10 mins read

Sales Force: Fungsi, Tugas, Manfaat, dan Cara Meningkatkan Kinerjanya dalam Bisnis

Tayang
Sales Force: Fungsi, Tugas, Manfaat, dan Cara Meningkatkan Kinerjanya dalam Bisnis
Mekari Qontak Highlights
  • Sales force adalah tim penjualan yang bertugas mencari prospek, membangun hubungan, hingga menutup penjualan untuk mencapai target bisnis
  • Tugas utama sales force meliputi menjual produk, mencapai KPI, melacak aktivitas, melaporkan penjualan, dan menjaga komunikasi dengan pelanggan
  • Peran sales force mencakup branding, meningkatkan loyalitas pelanggan, mendorong pendapatan, memberikan sales support, layanan pelanggan, dan pengembangan lead.
  • Keberhasilan sales force didukung oleh tiga elemen utama yakni kualitas SDM, penggunaan teknologi (CRM), dan integrasi antar tim serta sistem.
  • Penggunaan CRM membantu meningkatkan kinerja sales force melalui otomatisasi, pelacakan aktivitas, integrasi komunikasi, dan analisis data penjualan

Sales force menjadi tim penting yang memiliki peran untuk menjual produk seperti barang atau jasa sesuai kebutuhan pelanggan.

Untuk membantu tanggung jawab tim tersebut, penerapan sales force dapat dibantu dengan sebuah aplikasi penjualan untuk memonitor aktivitas sales.

Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembahasan lengkap tentang apa itu sales force di ulasan Mekari Qontak blog berikut ini.


Apa itu Sales Force?

Sales force adalah tim atau individu dalam sebuah perusahaan yang bertanggung jawab menjalankan aktivitas penjualan secara langsung, mulai dari mencari prospek, membangun hubungan dengan pelanggan, hingga menutup penjualan untuk mencapai target bisnis.

Sales force terdiri dari berbagai peran, seperti sales representative (perwakilan penjualan), sales manager (manajer penjualan), sales executive (eksekutif penjualan), dan lain sebagainya.

Penerapan sales force pada sebuah bisnis untuk mendorong tumbuh pesatnya bisnis tersebut. Dalam memaksimalkan produktivitas mereka, sales force selalu memerlukan sebuah software CRM ,atau sering disebut salesforce CRM dan juga sales automation software mileapp.


Tugas dan Tanggung Jawab Sales Force

Tugas dan pekerjaan utama sales force adalah menjual produk atau jasa perusahaan Anda sebaik mungkin. Mereka harus sangat paham tentang apa sebenarnya pekerjaan sales force dan bagaimana KPI sales mereka.

Dengan dukungan sistem CRM, sales force dapat dengan mudah meningkatkan produktivitas bisnis Anda serta dapat meningkatkan efisiensi biaya.

Berikut tugas atau pekerjaan yang harus diselesaikan oleh sales force adalah:

1. Melakukan Penjualan

Setiap anggota penjualan harus berhasil menjual produk atau jasa yang ditawarkan bisnis Anda. Mereka harus berusaha keras agar produk yang dijual sampai ke tangan konsumen. Dengan begitu bisnis memperoleh pendapatan

2. Memenuhi target atau KPI Harian

Dasbor laporan KPI Sales untuk melacak Sales Force

Sebagian besar bisnis beroperasi mengukur pencapaian KPI sales yang tidak hanya sekedar berorientasi pada pendapatan saja, tapi juga kinerja salesman mereka.

Hal ini bertujuan agar mereka dapat memastikan tim penjualan mereka memiliki kinerja yang baik. Selain itu juga dapat dihubungkan dengan perhitungan insentif dan evaluasi kinerja mereka.

3. Melacak aktivitas tenaga sales

Konsultasikan hal ini dengan perusahaan CRM lokal yang dapat mengatur hal ini untuk Anda. Aplikasi CRM terbaik dapat diatur dengan mudah dalam kurun waktu 2 jam sehingga seluruh sistem yang Anda miliki telah disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

4. Komunikasikan aktivitas penjualan kepada para manajer melalui sistem CRM

Tenaga penjualan terbaik akan selalu mengisi setiap titik data (termasuk kontak, informasi perusahaan, informasi transaksi, tugas dan kegiatan).

Selain itu, tugas tenaga penjualan juga termasuk meningkatkan komunikasi dan budaya dalam sebuah Manajemen perusahaan harus selalu mempergiat kolaborasi dan kerjasama tim.

5. Menjalin Komunikasi Baik dengan Pelanggan

Pelanggan adalah komponen paling penting bagi bisnis. Tim penjualan harus dapat membangun komunikasi baik dengan mereka.

Caranya dapat dengan memanfaatkan aplikasi CRM yang terintegrasi dengan omnichannel yang menghubungkan berbagai saluran untuk memudahkan menghubungi mereka.


Peran Sales Force pada Perusahaan

Fungsi utama dari sales force adalah melakukan penjualan sehingga menghasilkan penghasilan dan pendapatan. Selain itu, secara umum tugas sales force adalah sebagai berikut:

1. Melakukan Branding

Sebagian prospek akan memulai interaksi untuk mempelajari bisnis sebelum mengambil keputusan bertransaksi. Sales force dapat mengambil peran untuk menghubungi pelanggan potensial, melakukan promosi sales campaign, dan menyediakan informasi yang perlu diketahui pelanggan maupun calon pelanggan.

Misalnya dengan memanfaatkan aplikasi CRM yang terintegrasi dengan Whatsapp. Fitur pesan pada Whatsapp Business API berupa template message membantu memberikan informasi umum dan FAQ (frequently asked questions) kepada pelanggan.

2. Meningkatkan loyalitas pelanggan

Sales representatif harus bekerja untuk membangun hubungan kembali dengan pelanggan sebelumnya, antara lain melalui promosi, diskon, maupun komunikasi yang baik.

Komunikasi yang baik dapat diperoleh dengan aplikasi CRM, di mana aplikasi CRM dapat menyimpan seluruh informasi mengenai pelanggan. Hal ini akan mempermudah sales tim sales ketika melakukan komunikasi kembali ke pelanggan.

3. Meningkatkan pendapatan

Untuk menghasilkan pendapatan, sales force harus membangun kepercayaan terhadap pelanggan. Tim sales representatif harus bisa melakukan keterkaitan pada tiap tahapan dalam sales funnel hingga pelanggan sampai di tahap decision making dan melakukan pembelian.

Melacak tiap tahapan dalam sales funnel artinya semakin mudah dengan penggunaan software CRM.

4. Sales support

Sales support bekerja untuk membantu tim sales melakukan close deal lebih cepat. Fungsi sales support meliputi investigasi calon pelanggan dan membuat profil pelanggan, menganalisis data, dan melakukan research mengenai informasi pelanggan. Fungsi dapat dengan mudah dioperasikan software CRM.

Hal ini tak lepas kemampuan CRM yang akan menyimpan seluruh data pelanggan, merekam interaksi dengan pelanggan, serta menganalisisnya dalam satu platform.

Sales support semakin mudah melakukan fungsinya dalam melakukan research pelanggan dan menyediakan data yang diperlukan.

5. Menyediakan Layanan Pelanggan

Fungsi ini untuk memastikan semua permintaan pelanggan terpenuhi dan menjalin hubungan yang baik. Dengan memastikan kepuasan pelanggan, peran ini dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis melalui pelanggan eksisting.

Memberikan pelayanan yang baik dapat memberikan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Dengan cara ini bisnis dapat mempertahankan pelanggan (customer retention) sehingga pendapatan meningkat.

6. Lead development

Peran ini berfungsi dalam melakukan penelitian dan membangun jaringan untuk membuat koneksi bisnis yang baru. Penelitian yang tepat dapat membawa bisnis menemukan pelanggan potensial.

Lead generation juga bertanggung jawab menilai apakah calon klien tersebut akan memberikan manfaat untuk perusahaan.


Manfaat Sales Force

Manfaat yang utama dari memiliki sales force adalah mendorong pertumbuhan bisnis menjadi lebih baik. Selain itu, manfaat lainnya dari sales force adalah:

  • Meningkatkan pelayanan pelanggan
  • Merampingkan proses administrasi tim sales dan marketing
  • Mengotomatisasi proses komunikasi dengan pelanggan
  • Mendapatkan laporan penjualan secara analitis
  • Memonitor KPI dari tim sales
  • Mendapatkan real-time update mengenai customer journey

Elemen Penting Pendukung Suksesnya Sales Force

Berikut adalah elemen pendukung sales force:

1. Skill atau Kemampuan SDM

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwasanya sales force adalah sebuah grup karyawan di perusahaan yang bertanggung jawab dalam melakukan penjualan produk atau service.

Dalam hal ini, karyawan yang merupakan sumber daya penting perusahaan memiliki peranan penting untuk melangsungkan penjualan itu sendiri.

Oleh karena itu, perusahaan tentunya harus mampu untuk menemukan sumber daya manusia (SDM) dengan bakat terbaik untuk mendukung tim penjualan perusahaan.

2. Teknologi

Kehidupan saat ini sudah sangat lekat dengan yang namanya teknologi, begitu juga dengan dunia bisnis. Ada berbagai teknologi yang dapat mempercepat dan meningkatkan bisnis, termasuk meningkatkan penjualan seperti CRM.

Dengan menggunakan teknologi yang tepat, perusahaan dapat meningkatkan kinerja sales force. Sehingga, mereka tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk melakukan hal-hal administratis yang memakan waktu lama, dan pada akhirnya mereka dapat fokus pada peningkatan penjualan.

3. Integrasi

Integrasi yang dimaksud di sini adalah integrasi antar tim dan integrasi teknologi. Untuk mencapai kesuksesan penjualan, tentunya tidak hanya dapat mengandalkan satu tim penjualan saja, tetapi juga seluruh tim yang ada di perusahaan.

Misalnya seperti marketing, keuangan, purchasing, administrasi, dan masih banyak lagi. Oleh sebab itu, dibutuhkan adanya kolaborasi antar tim untuk mencapai penjualan dan pendapatan yang diharapkan.

Selain melakukan integrasi tim, perusahaan juga dapat memaksimalkan kinerja masing-masing tim dengan menggunakan integrasi teknologi, seperti CRM yang terintegrasi dengan Omnichannel dalam satu platform terpadu.

Dengan demikian, setiap tim tidak perlu lagi repot-repot berpindah aplikasi untuk menyelesaikan tugas yang perlu dilakukan, karena semuanya dapat dilakukan dengan mudah dalam satu tampilan.


Berapa Kebutuhan Biaya untuk Sales Force?

Untuk melakukan sales force secara optimal, bisnis perlu menyiapkan sejumlah biaya yang dapat memfasilitasi proses berjalannya sales force itu sendiri, atau dikenal dengan sales force budget.

Dalam hal ini, Anda perlu menghitung total biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan penjualan bisnis, sehingga dapat menentukan margin laba bersih dan laba kotor yang dihasilkan. Di mana menghitung sales force budget secara akurat dapat membantu Anda untuk membuat kuputusan bisnis yang lebih tepat.

Sementara itu, sebuah sales force budget mencakup pengeluaran langsung (direct expenses) dan pengeluaran tidak langsung (indirect expenses) yang dapat mendukung kinerja serta produktivitas tim sales secara maksimal.

1. Pengeluaran langsung

Pengeluaran langsung dalam sales force budget mencakup biaya tetap yang dikeluarkan secara rutin dalam kurun waktu tertentu. Misalnya, gaji, komisi, bonus, pajak gaji, dan tunjangan yang diterima oleh karyawan.

Dikutip dari dailysocial.id bahwa gaji sales force tentu berbeda-beda di setiap perusahaan, tergantung beban kerja dan praktik yang ada. Rata-rata gaji seorang Sales Representative di Indonesia adalah Rp1.800.000 per bulan atau Rp21.600.000 per bulan.

Bukan hanya gaji, pengeluaran langsung juga termasuk pengeluaran tetap untuk alat pendukung seperti biaya layanan telepon, software, sewa gedung atau ruang kerja, komputer, dan peralatan kantor lainnya.

2. Pengeluaran tidak langsung

Berbeda dengan pengeluaran langsung, indirect expenses bukanlah pengeluaran rutin yang harus dikeluarkan oleh perusahaan untuk mempertahankan tenaga penjualan. Namun demikian, pengeluaran ini tetap dibutuhkan untuk memaksimalkan penjualan.

Pengeluaran tidak langsung dalam sales force budget mencakup biaya untuk dukungan yang ditawarkan perusahaan kepada karyawannya, yang mungkin berbeda-beda. Misalnya, biaya komersial untuk produk yang akan dijual, konfrensi dan pelatihan karyawan, acara pameran, hadiah, makanan, dan hiburan.


Tips Sales Force Training yang Tepat

Kebanyakan manajemen lupa akan pentingnya sales force training yang sebenarnya merupakan pilar terpenting dari sebuah perusahaan. Sebuah bisnis pada dasarnya merupakan sekelompok orang dan salesforce itulah yang mendorong tumbuhnya sebuah bisnis.

Kami merekomendasikan hal berikut ini untuk diterapkan pada Pelatihan Tenaga Penjualan (sales force training) Anda:

  1. Selalu siapkan program pelatihan tenaga penjualan yang intensif dan sistematis dengan memanfaatkan sistem teknologi. Jika Anda ingin bisnis Anda tumbuh, Anda membutuhkan sebuah sistem yang dapat meningkatkan skala bisnis Anda.
  2. Pelatihan tenaga penjualan dapat dibagi menjadi 2 kategori utama: Pelatihan kelompok dan pelatihan perorangan. Kami menyarankan Anda untuk menerapkan keduanya untuk memaksimalkan hasil yang diperoleh.
  3. Aturlah aliran utama, proses, dan prosedur operasional bisnis Anda. Tuliskan hal-hal tersebut di buku petunjuk bisnis Anda.
  4. Siapkan skenario kasus untuk melatih tim penjualan Anda dalam menghadapi semua keadaan unik yang berbeda yang mungkin saja Sertakan juga skenario kasus ini di dalam buku petunjuk bisnis Anda.
  5. Siapkan sesi pelatihan reguler di dalam bisnis Anda menggunakan teknologi untuk membantu program tenaga penjualan Anda.

Bagaimana Cara Meningkatkan Kinerja Sales Force dengan CRM?

Sales force merupakan kelompok karyawan yang melakukan penjualan, sementara CRM (Customer Relationship Management) adalah teknologi yang digunakan untuk mengelola semua hubungan dan interaksi pelanggan.

Dalam penerapannya, sales force dan CRM saling berkaitan satu sama lain. Aplikasi CRM dibutuhkan untuk menjalankan sales force dengan seefektif dan seefisien mungkin. Sehingga dapat menghemat waktu dan meningkatkan kinerja sales force itu sendiri.

Aplikasi CRM adalah sebuah aplikasi web dan seluler yang digunakan pada sebuah bisnis untuk meningkatkan produktivitas dan mengotomatiskan tim mereka (sales force automation) untuk menurunkan biaya. Aplikasi CRM terbaik bagi tim Anda akan mampu mencapai hasil sebagai berikut:

  • Menghasilkan laporan komprehensif & analitik secara otomatis.
  • Menyediakan proses penjualan & sales funnel yang disesuaikan dengan bisnis Anda
  • Melacak pergerakan GPS tim penjualan Anda (tanpa koneksi internet & secara langsung/ live)
  • Melacak KPI sales & KPI khusus apapun yang Anda butuhkan
  • Menyambungkan ke Whatsapp, Aplikasi Obrolan lain, Email, Telepon dan lainnya untuk merekam semua percakapan
  • Mengotomatiskan tugas dan pesanan pembelian Menghubungkan tim Anda satu sama lain termasuk dengan pelanggan Anda

Dapatkan Sales Force Terbaik dari Solusi Mekari Qontak Sekarang!

Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwasanya sales force adalah kelompok karyawan atau sistem yang bertanggung jawab dalam melakukan penjualan produk atau layanan.

Di mana penerapan sales forced dapat membantu mendorong pertumbuhan bisnis dengan cepat. Adapun alat yang dibutuhkan untuk memaksimalkan dan meningkatkan salesforce ialah CRM.

Salah satu penyedia aplikasi sales force CRM terbaik di Indonesia adalah Mekari Qontak. Anda dapat mengintegrasikan aplikasi sales force CRM Mekari Qontak dengan Omnichannel dan sistem lainnya untuk meningkatkan bisnis Anda secara keseluruhan.

Selain itu, aplikasi CRM Mekari Qontak juga dilengkapi dengan berbagai fitur-fitur canggih seperti manajemen kontak dan database, pelacakan KPI sales, otomatisasi dokumen, dan laporan end-to-end 360 derajat.

Di sisi lain, Mekari Qontak telah dipercaya lebih dari 3000+ perusahaan untuk membantu mereka mengelola pemasaran, penjualan, dan layanan pelanggan. Tidak hanya itu saja, mekari Qontak juga telah tersertifikasi ISO 27001 untuk memastikan keamanan informasi data pelanggan.

Jadi tunggu apa lagi? Yuk, Dapatkan FREE TRIAL Omnichannel CRM Mekari Qontak selama 14 hari atau Konsultasi Gratis dengan Tim Mekari Qontak sekarang!

Kategori : BisnisSales

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Sales Force (FAQ)

Apa perbedaan sales force dengan sales marketing?

Apa perbedaan sales force dengan sales marketing?

Sales force berfokus pada aktivitas penjualan langsung seperti closing deal dan menjaga hubungan dengan pelanggan, sedangkan sales marketing lebih berperan dalam menarik minat pasar melalui strategi promosi, branding, dan kampanye pemasaran.

Apa skill tambahan yang harus dimiliki sales force di era digital?

Apa skill tambahan yang harus dimiliki sales force di era digital?

Selain kemampuan komunikasi, sales force modern perlu memiliki skill analisis data, pemanfaatan CRM, pemahaman digital tools, serta kemampuan membangun hubungan melalui berbagai channel (omnichannel).

Berapa rata-rata gaji sales force di Indonesia?

Berapa rata-rata gaji sales force di Indonesia?

Gaji sales force di Indonesia bervariasi tergantung industri, pengalaman, dan target penjualan. Berdasarkan riset Deals, gaji sales force berkisar antara Rp3.000.000 hingga Rp10.000.000 per bulan, belum termasuk komisi, bonus, dan insentif yang bisa значительно meningkatkan total penghasilan.

Apa dampak jika bisnis tidak memiliki sistem sales force yang baik?

Apa dampak jika bisnis tidak memiliki sistem sales force yang baik?

Tanpa sistem yang baik, bisnis berisiko kehilangan peluang penjualan, data pelanggan tidak terkelola dengan baik, performa tim sulit dipantau, dan proses penjualan menjadi tidak efisien.

Apakah sales force harus selalu bekerja di lapangan?

Apakah sales force harus selalu bekerja di lapangan?

Tidak selalu. Saat ini banyak sales force yang bekerja secara hybrid, baik di lapangan maupun secara digital melalui telepon, email, atau platform omnichannel.