
- WhatsApp adalah kanal paling efektif untuk menghasilkan leads berkualitas dengan menawarkan komunikasi personal dan real-time.
- Ada berbagai jenis kampanye WhatsApp untuk tujuan berbeda, dari CTA Campaign, promosi eksklusif, edukasi & nurturing, dan chabot kualifikasi leads.
- Tiga saluran utama menjadi titik masuk utama lead generation di WhatsApp, yaitu Click-to-WhatsApp Ads, tombol atau widget chat di website, dan QR code atau short link.
Apakah Anda pernah merasa sudah gencar promosi, tetapi calon pelanggan tidak kunjung datang? Atau traffic tinggi, tetapi yang benar-benar tertarik menghubungi bisnis hanya sedikit?
Dalam era bisnis online yang semakin kompetitif, memanfaatkan setiap celah untuk menarik prospek menjadi kunci, dan salah satu kanal paling efektif yang sering terlewat adalah WhatsApp untuk lead generation.
Dengan lebih dari 2 miliar pengguna aktif, WhatsApp menjadi jalur komunikasi paling personal, responsif, dan mudah dijangkau bagi pelanggan modern. Di sinilah brand punya peluang besar untuk mengumpulkan leads berkualitas.
Dalam artikel ini, Mekari Qontak Blog akan membahas tentang cara bisnis dapat memaksimalkan WhatsApp, lengkap dengan strategi, contoh penerapan, hingga cara mengukur keberhasilannya. Pelajari dalam artikel ini!

Apa Itu WhatsApp Lead Generation?
WhatsApp lead generation adalah proses pemanfaatan WhatsApp dalam mengumpulkan calon pelanggan. Platform ini mempermudah bisnis untuk berinteraksi langsung dan membangun hubungan dengan calon pelanggan (leads) melalui fitur chat.
Biasanya, banyak bisnis mulai menambahkan WhatsApp atau membagikan kode QR WhatsApp ke beberapa saluran komunikasi seperti website dan sosial media. Hal ini diharapkan mampu mendatangkan leads dari saluran-saluran tersebut.
Di sisi lain, WhatsApp dianggap sebagai lead generator efektif karena memiliki tingkat keterlibatan dan respon yang tinggi daripada media komunikasi lainnya.
Baca juga: WA Blaster: Cara Mendapatkan WhatsApp Blaster Resmi untuk Bisnis
Efektifitas WhatsApp untuk Lead Generation
Jika digunakan dengan tepat, aplikasi WhatsApp memiliki potensi besar untuk membantu mendatangkan banyak pelanggan untuk konversi. Hal tersebut karena WhatsApp memiliki beberapa kelebihan saat digunakan sebagai lead generation.
Berikut beberapa manfaat utama WhatsApp untuk lead generation.
1. Memiliki Jangkauan Pengguna yang Luas di Indonesia
Popularitas WhatsApp sebagai platform komunikasi tidak perlu diragukan lagi. Bahkan di Indonesia, pengguna aktif WhatsApp mencapai 112 juta pada tahun 2023 dan membuatnya berada di peringkat ketiga dunia, seperti dikutip dari goodstats.
Dengan angka tersebut, kesempatan bisnis untuk menjangkau audiens baru terbuka lebar. Setelah berhasil menjangkau audiens tersebut melalui WhatsApp diharapkan bisa menghasilkan penjualan.
2. Tingkat Keterlibatan yang Tinggi
Selain memiliki basis pengguna aktif yang besar, tingkat pembukaan dan respon WhatsApp relatif tinggi hingga 98%. Angka tersebut jauh daripada email yang rata-rata tingkat pembukaannya hanya 17-28%.
Dengan persentase tingkat pembukaan tinggi, artinya pesan WhatsApp Anda lebih mungkin dilihat dan dibaca. Hal ini juga meningkatkan peluang untuk terhubung dengan calon pelanggan.
3. Komunikasi yang Personal
Berbeda dengan media komunikasi lainnya, WhatsApp memungkinkan Anda berinteraksi secara langsung dan personal. Pesan WhatsApp dapat disesuaikan berdasarkan interaksi dan preferensi pelanggan sebelumnya.
Hal tersebut menciptakan pengalaman yang lebih relevan bagi pelanggan, sehingga mendorong mereka untuk melakukan konversi.
4. Dukungan dan Interaksi Real-Time
Melalui WhatsApp, Anda dapat memberikan dukungan dan berinteraksi secara langsung. Dalam hal ini, Anda bisa memberikan respon cepat untuk membangun kepercayaan dan membantu calon pelanggan. Dengan begitu, prospek akan bergerak lebih dekat ke pembelian.
Baca juga: Rekomendasi Software Leads Management System Terbaik untuk Tingkatkan Prospek Bisnis
Manfaat Lead Generation untuk Bisnis
Dengan pendekatan yang tepat, bisnis dapat menjaring audiens potensial, mengedukasinya, lalu mengubahnya menjadi pelanggan loyal. Berikut manfaat utama yang bisa didapat.
1. Meningkatkan Jumlah Prospek secara Cepat
Lead generation memungkinkan bisnis menjangkau audiens lebih luas melalui berbagai saluran, seperti media sosial, website, dan kampanye digital.
Ketika calon pelanggan bisa menghubungi bisnis dengan mudah, contohnya melalui formulir, link, atau chat, jumlah leads akan bertambah lebih cepat. Ini memberi bisnis peluang lebih besar untuk menemukan calon pembeli yang tepat dalam waktu singkat.
2. Komunikasi Menjadi Personal dan Real-time
Proses pengumpulan leads modern tidak hanya berhenti pada mendapatkan kontak. Pasalnya, komunikasi lanjutan sangat penting.
Melalui channel cepat seperti WhatsApp atau live chat, bisnis Anda bisa merespons pertanyaan secara langsung, memberikan rekomendasi, dan membantu calon pelanggan membuat keputusan.
3. Conversion Rate Lebih Tinggi
Leads yang masuk melalui kanal direct communication biasanya memiliki tingkat ketertarikan lebih tinggi. Dengan membangun interaksi sejak awal, peluang untuk mengonversi mereka menjadi pelanggan juga meningkat.
Contohnya, ketika calon pelanggan merasa dipahami dan dibimbing dengan baik, mereka cenderung lebih yakin untuk melakukan transaksi dengan bisnis Anda sehingga akan meningkatkan conversion rate.
4. Proses Follow-up Lebih Efektif
Tidak semua leads langsung siap membeli. Untuk itu, lead generation yang baik menyertakan langkah follow-up, seperti pengiriman penawaran, edukasi produk, atau reminder melalui pesan otomatis.
Dengan alur komunikasi yang konsisten, bisnis Anda dapat menjaga minat calon pelanggan dan meminimalkan peluang kehilangan prospek di tengah proses.
Baca juga: Software Follow Up Tracking Terbaik untuk Bisnis
5. Membangun Hubungan dan Loyalitas Pelanggan
Interaksi yang terjalin sejak tahap awal akan menciptakan ikatan emosional antara brand dan calon pelanggan. Dengan memberikan perhatian, menjawab pertanyaan, dan menawarkan solusi, bisnis dapat membangun hubungan jangka panjang.
Ketika calon pelanggan merasa nyaman dan percaya, pelanggan akan lebih loyal serta berpotensi menjadi promotor atau rujukan bagi orang lain.
6. Membantu Segmentasi dan Kualifikasi Leads
Tidak semua prospek memiliki kebutuhan atau kapasitas pembelian yang sama. Melalui proses komunikasi dan pengumpulan informasi, bisnis dapat mengidentifikasi leads yang paling potensial.
Segmentasi tersebut mempermudah tim marketing dan sales dalam menyusun strategi komunikasi yang tepat serta mengalokasikan waktu dan sumber daya secara efisien.
7. Hemat Biaya Pemasaran
Dibandingkan metode pemasaran tradisional yang membutuhkan budget besar, lead generation digital lebih efisien dan terukur.
Contohnya, strategi seperti organic traffic, media sosial, dan automation dapat menghasilkan leads dengan biaya lebih rendah. Makin efektif proses penyaringan dan nurturing, maka makin kecil biaya yang diperlukan untuk memperoleh pelanggan baru.
Baca juga: Pembaruan Harga WhatsApp Business Platform Terbaru dan Cara Optimalkan Biayanya
Jenis-Jenis Kampanye WhatsApp Lead Generation
Memiliki tingkat keterlibatan yang tinggi dan sifat komunikatif yang personal, WhatsApp memungkinkan bisnis Anda menjalin hubungan langsung dengan calon pelanggan.
Berikut ini beberapa jenis kampanye WhatsApp lead generation yang bisa Anda terapkan sesuai dengan tujuan bisnis Anda.
1. Kampanye CTA (Call to Action) WhatsApp
Kampanye Call to Action (CTA) di WhatsaApp bertujuan mengarahkan audiens untuk langsung memulai percakapan dengan bisnis melalui satu klik. Biasanya kampanye ini digunakan pada media lain seperti website, iklan media sosial, atau email marketing.
Contohnya, menambahkan tombol “Chat via WhatsApp” pada halaman produk, atau menggunakan fitur Click-to-WhatsApp Ads di Facebook dan Instagram.
Melalui strategi ini, Anda dapat mengurangi hambatan komunikasi karena pelanggan bisa langsung bertanya tanpa harus mengisi formulir dan meningkatkan rasio konversi dari pengunjung ke leads aktif.
2. Kampanye Promosi & Penawaran Eksklusif
Jenis kampanye promosi dan penawaran eksklusif fokus pada menarik perhatian calon pelanggan melalui insentif atau promo khusus bagi mereka yang menghubungi bisnis lewat WhatsApp.
Selain meningkatkan engagement, kampanye promosi ini juga dapat digunakan untuk membangun database kontak pelanggan potensial yang bisa diolah lebih lanjut di sistem CRM.
Beberapa bentuk kampanye ini antara lain sebagai berikut.
- Memberikan diskon khusus untuk pemesanan melalui WhatsApp.
- Menawarkan paket bundling terbatas.
- Mengundang pelanggan ke event eksklusif atau early access produk baru.
Baca juga: Mengenal Peran Penting CRM Digital Marketing untuk Ciptakan Kepuasan Pelanggan
3. Kampanye Edukasi dan Nurturing
Tidak semua prospek siap membeli di interaksi pertama. Di sinilah kampanye edukasi dan nurturing berperan penting. Tujuannya adalah membangun kepercayaan dan memberikan nilai tambah melalui konten informatif.
Dengan lead nurturing yang konsisten, Anda bisa menciptakan hubungan jangka panjang dengan prospek. Dengan demikian, mereka lebih siap mengambil keputusan saat waktunya tepat.
Contoh bentuk kampanye ini:
- Mengirimkan e-book atau panduan gratis melalui WhatsApp setelah pengguna mengisi formulir.
- Menyediakan mini-series pesan edukatif seputar produk, tips, atau solusi bisnis.
- Menjawab pertanyaan pelanggan dengan format percakapan yang informatif dan ramah.
4. Kampanye Chatbot Kualifikasi Leads
Kampanye chatbot untuk kualifikasi leads memanfaatkan WhatsApp chatbot untuk menyaring dan menilai kualitas calon pelanggan secara otomatis.
Selain menghemat waktu, strategi ini juga membantu memastikan hanya leads berkualitas tinggi yang masuk ke pipeline penjualan. Anda juga bisa menggunakan integrasi dengan CRM agar data prospek dari chatbot tersimpan otomatis dan bisa di-follow up secara personal oleh tim sales.
Baca juga: Chatbot CRM: Pengertian, Manfaat, dan Contoh Penerapannya
5. Kampanye Registrasi Acara dan Webinar
Kampanye registrasi acara dan webinar digunakan untuk mengumpulkan leads melalui pendaftaran event, webinar, atau workshop online. WhatsApp berfungsi sebagai kanal utama untuk pendaftaran, konfirmasi, dan pengingat acara.
Jenis kampanye ini efektif karena bersifat interaktif dan memudahkan peserta untuk mendapatkan informasi langsung di perangkat yang mereka gunakan setiap hari.
Baca juga: Digital Campaign: Strategi Efektif untuk Kampanye Digital Bisnis Anda
Saluran Utama sebagai Titik Masuk WhatsApp Lead Generation
Salah satu faktor penentu keberhasilan dalam strategi WhatsApp lead generation adalah bagaimana Anda membuka titik masuk (entry point) bagi calon pelanggan untuk memulai percakapan.
Makin mudah dan cepat seseorang dapat menghubungi Anda melalui WhatsApp, makin tinggi pula peluang mereka berubah menjadi prospek yang siap dikonversi.
Berikut tiga saluran utama yang bisa Anda optimalkan untuk menarik high-intent leads secara efektif.
1. Click-to-WhatsApp Ads
Click-to-WhatsApp Ads merupakan jenis iklan berbayar yang dirancang khusus untuk menghubungkan pengguna dari media sosial langsung ke percakapan WhatsApp bisnis Anda.
Biasanya iklan ini dijalankan melalui platform Facebook dan Instagram Ads dengan tujuan kampanye “Leads” atau “Messages”.
Ketika seseorang menekan tombol “Kirim Pesan di WhatsApp”, mereka langsung diarahkan ke ruang chat tanpa perlu mengisi formulir tambahan.
2. Tombol Chat dan Widget WhatsApp di Website
Tidak semua pengunjung website langsung melakukan pembelian. Namun, dengan menyediakan tombol chat atau widget WhatsApp di halaman situs, Anda memberi cara mudah untuk bertanya dan mendapatkan jawaban instan.
Widget ini dapat ditempatkan di area strategis seperti pojok kanan bawah halaman, halaman produk, atau halaman checkout. Pengunjung dapat memulai percakapan tanpa perlu berpindah platform.
Misalnya:
- “Halo, saya tertarik dengan produk ini. Apakah masih tersedia?”
- “Hai, bisakah saya dapatkan informasi promo terbaru hari ini?
Baca juga: Aplikasi Live Chat Widget Terbaik, No 1 Wajib Dicoba
3. QR Code dan Short Link WhatsApp
Selain saluran digital, Anda juga bisa menarik leads dari channel offline melalui QR Code atau tautan pendek WhatsApp (wa.me link). Keduanya memungkinkan calon pelanggan untuk langsung membuka chat WhatsApp tanpa harus mengetik nomor secara manual.
Untuk hasil yang lebih terukur, Anda bisa menambahkan parameter pelacakan (UTM) pada setiap link atau QR Code. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui dari saluran mana prospek paling banyak datang.
Baca juga: Cara Membuat Link WhatsApp untuk Bisnis Secara Mudah dan Gratis
Cara Menghasilkan Leads di WhatsApp
Penggunaan WhatsApp mendatangkan sejumlah keuntungan bagi bisnis seperti disebutkan sebelumnya. Bahkan dengan cara yang tepat, WhatsApp bisa menghasilkan leads potensial.
Ikuti langkah berikut untuk mendatangkan leads melalui WhatsApp:
1. Buat Akun WhatsApp Business

Sebagai pelaku bisnis, Anda harus memiliki akun WhatsApp Business yang berbeda dengan akun personal. Sebab, aplikasi WhatsApp Business memiliki fitur-fitur yang mempermudah proses lead generation, seperti katalog produk, label kontak, dan balasan otomatis.
Sementara untuk bisnis skala menengah hingga enterprise, disarankan menggunakan WhatsApp Business API, seperti Mekari Qontak Platform WhatsApp API yang dirancang khusus bisnis memiliki fitur lebih lengkap seperti verified badge (centang biru), broadcast, hingga chatbot.
Baca juga: Chatbot AI Mekari Qontak: Solusi Automasi Pesan untuk Respon Pelanggan Lebih Cepat
2. Aktifkan Chatbot WhatsApp

Selanjutnya, coba manfaatkan fitur chatbot di WhatsApp untuk mendatangkan leads. Dalam hal ini, Anda bisa mengatur chatbot untuk mengarahkan lead ke konversi.
Chatbot WhatsApp adalah program kecerdasan buatan yang mampu bekerja otomatis seperti menyediakan tanggapan instan kepada prospek potensial, dan menjaga percakapan tetap berjalan tanpa memerlukan agen manusia.
3. Pasang Tombol WhatsApp di Website & Media Sosial

Tambahkan widget chat WhatsApp di website dan akun media sosial Anda untuk mendatangkan leads. Melalui widget chat, pengunjung bisa langsung memulai percakapan di WhatsApp dari website atau medsos Anda.
Kemudian, atur alur percakapan dalam widget chat untuk membantu proses pendaftaran atau onboarding lancar, pengumpulan umpan balik, permintaan testimoni dan memberikan dukungan pelanggan yang efektif.
Hal tersebut dapat meningkatkan keterlibatan calon pelanggan yang sudah tertarik dengan produk atau layanan Anda.
Anda bisa membuat link generator untuk bisnis Anda di sini.
4. Jalankan Iklan Click-to-WhatsApp
Iklan Click-to-WhatsApp adalah alat yang sangat efektif untuk mendapatkan calon pelanggan di platform WA. Iklan ini memungkinkan bisnis membuat kampanye menarik di Facebook dan Instagram, dengan ajakan langsung untuk memulai percakapan di WhatsApp.
Ketika pengguna mengklik iklan tersebut, mereka langsung diarahkan ke chat WhatsApp dengan bisnis, sehingga mereka dapat dengan mudah berinteraksi dan menanyakan tentang produk atau layanan.
Iklan Click-to-WhatsApp bisa sangat ampuh dalam menarik calon pelanggan yang berkualitas dan meningkatkan konversi.
5. Optimalkan Penggunaan QR Code WhatsApp

Buatlah kode QR WhatsApp yang bisa dipindai oleh calon pelanggan untuk memulai percakapan dengan bisnis Anda. Kode QR ini bisa ditempatkan di berbagai materi pemasaran, seperti:
- Selebaran
- Poster
- Kartu nama
- Ditampilkan di website dan profil media sosial
Ketika dipindai, kode QR akan langsung membuka chat WhatsApp, sehingga pengguna dapat dengan mudah terhubung dengan merek Anda.
6. Gunakan WhatsApp Group dan Broadcast List

Terakhir, buatlah grup atau daftar siaran untuk membagikan informasi kepada calon pelanggan secara massal di WhatsApp. Dengan mengirim pesan massal, bisnis dapat menghubungi calon pelanggan dan pelanggan yang sudah ada melalui berbagai kampanye pemasaran, seperti pesan utilitas, pesan layanan, dan pesan pemasaran.
Meskipun aplikasi WhatsApp Business memiliki batasan untuk mencegah bisnis terblokir, WhatsApp Business API adalah solusi terbaik untuk menjangkau banyak pelanggan tanpa risiko pemblokiran.
Baca juga: Cara Kirim Broadcast WhatsApp Tanpa Simpan Nomor ke Banyak Kontak dan Pelanggan
Strategi Penggunaan WhatsApp Sebagai Lead Generation yang Efektif
1. Berikan Insentif untuk Menghubungi Melalui WhatsApp
Saat melakukan lead generation di WhatsApp, penting untuk menyesuaikan pesan dengan platform. WhatsApp adalah platform pesan yang sangat menarik dan memungkinkan interaksi yang lebih santai dan bersahabat.
Dorong leads untuk menghubungi Anda melalui WhatsApp dengan menawarkan insentif seperti diskon eksklusif, promo khusus, atau akses awal ke produk.
Alih-alih menggunakan bahasa formal dan berorientasi penjualan, gunakan nada yang lebih santai dan ramah. Ini dapat membantu membangun koneksi yang lebih kuat dengan audiens dan menciptakan pengalaman yang lebih personal.
2. Hubungkan WhatsApp dengan CRM
Integrasi WhatsApp dengan CRM membantu Anda mengelola leads lebih efisien. Dengan mengatur integrasi CRM WhatsApp yang baik, Anda bisa dengan mudah mengotomatiskan alur kerja dan menetapkan pemicu saat calon pelanggan bergerak sepanjang proses penjualan.
Kemudian, kelompokkan calon pelanggan berdasarkan tanggapan mereka untuk memahami kebutuhan dan minat mereka. Dengan membagi calon pelanggan ke dalam kategori yang berbeda, seperti minat produk atau tingkat urgensi kebutuhan mereka, pesan Anda akan lebih efektif.
Baca juga: Kenali Apa itu WhatsApp CRM, Manfaat dan Cara Mendapatkannya
3. Gunakan WhatsApp Chatbot untuk Menyaring Leads
Chatbot dapat membantu menyaring dan mengkualifikasi prospek secara otomatis. Ini memungkinkan bisnis untuk menentukan prospek mana yang memiliki potensi tinggi dan dapat ditindaklanjuti secara lebih efisien.
Chatbot akan melacak interaksi, mengukur keterlibatan, dan memberikan skor kepada calon pelanggan berdasarkan seberapa responsif dan aktif mereka. Setelah itu, chatbot akan menyaring prospek yang memiliki potensi tinggi.
Baca juga: Contoh Template Chatbot Customer Service untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan
4. Menemukan Keseimbangan yang Tepat
Terakhir, menemukan keseimbangan antara percakapan santai dan otomatisasi sangat penting untuk lead generation yang sukses di WhatsApp.
Meskipun otomatisasi dapat membantu memperlancar proses dan menghemat waktu, jangan terlalu bergantung padanya. Pastikan interaksi Anda tetap memiliki sentuhan manusia dan bahwa calon pelanggan merasa dihargai dan didengarkan.
5. Gunakan Fitur Call to Action WhatsApp di Platform Digital Lain
Salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan jumlah leads dari WhatsApp adalah dengan memanfaatkan tombol CTA yang langsung terhubung ke chat bisnis Anda.
Anda bisa menambahkan tombol “Chat via WhatsApp” atau “Konsultasi Sekarang” di berbagai saluran digital seperti website, media sosial, email marketing, atau landing page iklan berbayar.
Dengan CTA WhatsApp, calon pelanggan tidak perlu melalui banyak langkah untuk menghubungi Anda karena cukup satu klik untuk langsung membuka percakapan.
Baca juga: Contoh Call to Action untuk Tarik Banyak Pelanggan!
Tips untuk Mengukur Keberhasilan WhatsApp Lead Generation
Setelah menerapkan strategi lead generation lewat WhatsApp seperti dijelaskan di atas, kini saatnya Anda untuk mengukur tingkat kesuksesannya. Ikuti langkah-langkah berikut:
1. Tentukan Matrik Kesuksesan Lead Generation
Menggunakan metrik adalah cara terbaik untuk mengetahui seberapa sukses Anda dalam menarik calon pelanggan baru. Oleh sebab itu, Anda perlu menentukan matrik yang akan diukur sebagai indikator kinerja utama (KPI).
KPI yang dimaksud mencakup tingkat respons dan tingkat keterlibatan pelanggan. Tetapkan target angka yang harus dicapai di setiap matrik untuk menunjukkan seberapa efektif strategi lead generation Anda melalui WhatsApp.
Baca juga: Contoh KPI Digital Marketing: Wajib Diukur Bisnis Pemula
2. Mengubah dan Melacak Konversi
Selain melacak matrik yang disebutkan sebelumnya, Anda juga perlu memantau konversi yang dihasilkan dari aktivitas lead generation.
Namun, melacak konversi di WhatsApp bisa sedikit rumit karena platform ini tidak menyediakan fitur pelacakan konversi bawaan. Meski begitu, dengan sedikit kreativitas dan penggunaan alat eksternal, hal ini bisa dilakukan.
Salah satu cara adalah dengan menggunakan kode diskon unik atau URL pelacakan dalam pesan WhatsApp Anda. Ketika pelanggan menggunakan kode diskon atau mengklik URL pelacakan tersebut, Anda dapat menghitung ini sebagai konversi.
Baca juga: Contoh Template Sales Pipeline Gratis untuk Konversi Penjualan
3. Analisis Data
Dengan menganalisis data dari KPI yang Anda pantau, Anda dapat mengidentifikasi tren dan pola dalam perilaku calon pelanggan. Berdasarkan wawasan yang diperoleh, lakukan penyesuaian pada strategi Anda.
Misalnya perubahan dalam cara Anda menulis pesan, waktu pengiriman, atau segmentasi audiens. Dengan terus mengoptimalkan strategi berdasarkan data, Anda dapat meningkatkan efektivitas lead generation dan mencapai hasil yang lebih baik.
4. Memanfaatkan Alat Pihak Ketiga
Gunakan alat pelacakan untuk mencatat semua interaksi dengan calon pelanggan. Ini akan membantu Anda memahami jenis pesan yang paling efektif dan memberikan wawasan tentang bagaimana menyesuaikan pesan Anda agar lebih relevan.
Ada berbagai alat pihak ketiga yang dapat membantu Anda melacak calon pelanggan dan konversi di WhatsApp. Alat-alat ini terintegrasi dengan WhatsApp Business API dan menyediakan analitik serta laporan yang detail.
5. Evaluasi Kualitas Leads yang Dihasilkan
Selain fokus pada jumlah leads, penting juga untuk menilai kualitas setiap leads yang masuk melalui WhatsApp. Pasalnya, tidak semua leads memiliki potensi yang sama untuk menjadi pelanggan.
Oleh karena itu, lakukan penilaian berdasarkan faktor seperti tingkat minat, kebutuhan, dan kemampuan membeli. Anda dapat menggunakan metode lead scoring sederhana untuk menilai prospek berdasarkan interaksi mereka, seperti:
- Seberapa cepat leads merespons pesan.
- Seberapa sering leads mengajukan pertanyaan atau meminta informasi tambahan.
- Apakah leads menunjukkan niat membeli yang jelas.
Baca juga: Rekomendasi Aplikasi Analisis Data Terbaik untuk Perusahaan
Datangkan Lebih Banyak WhatsApp Lead Generation dengan Mekari Qontak!
Dengan demikian, WhatsApp menjadi salah satu media terbaik untuk mendatangkan leads di era digital saat ini. Melalui berbagai entry point dan jenis kampanye, WhatsApp membantu bisnis menjalin hubungan langsung dengan leads sehingga berpotensi untuk konversi.
Untuk mendatangkan banyak leads, pastikan bisnis Anda menggunakan WhatsApp Business API. Platform khusus bisnis ini menawarkan sejumlah fitur canggih untuk membantu penjualan, pemasaran dan layanan pelanggan di WhatsApp untuk bisnis skala enterprise.
Melalui WhatsApp Business API Mekari Qontak, bisnis Anda bisa menjawab pelanggan otomatis 24/7, kirim pesan broadcast, serta bisa digunakan oleh banyak admin di berbagai device.
Selain itu, WhatsApp API Mekari Qontak juga bisa dihubungkan dengan Aplikasi CRM yang memungkinkan Anda mengelola hubungan pelanggan lebih efisien, serta dihubungkan juga dengan modul omnichannel CRM lainnya.
Jadi, tunggu apalagi? Konsultasikan kebutuhan bisnis Anda dan dapatkan free trial Mekari Qontak sekarang!

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang WhatsApp Lead Generation (FAQ)
Apa perbedaan antara WhatsApp Business dan WhatsApp Business API untuk lead generation?
Apa perbedaan antara WhatsApp Business dan WhatsApp Business API untuk lead generation?
WhatsApp Business cocok untuk bisnis kecil karena pengelolaan chat masih manual dan bersifat individual.
Sementara WhatsApp Business API ditujukan untuk bisnis menengah hingga besar karena mendukung integrasi dengan CRM, chatbot, automasi pesan, hingga multi-admin untuk menangani volume chat besar dengan efisien.
Apakah WhatsApp bisa diintegrasikan dengan CRM untuk memantau leads?
Apakah WhatsApp bisa diintegrasikan dengan CRM untuk memantau leads?
Bisa. Integrasi WhatsApp dengan sistem CRM (Customer Relationship Management) memungkinkan bisnis mencatat riwayat percakapan, menandai status leads, mengatur follow-up otomatis, dan mengukur performa sales secara real-time.
Salah satu contohnya adalah Mekari Qontak WhatsApp CRM yang sudah mendukung API resmi.
Bagaimana cara mengukur keberhasilan kampanye WhatsApp lead generation?
Bagaimana cara mengukur keberhasilan kampanye WhatsApp lead generation?
Anda bisa menggunakan metrik seperti response rate, conversion rate, cost per lead (CPL), dan lead quality.
Selain itu, gunakan kode diskon unik, URL tracking, atau UTM link untuk melacak sumber leads. Evaluasi performa secara berkala dan lakukan penyesuaian strategi berdasarkan data KPI tersebut.
Apa perbedaan antara WhatsApp Chatbot dan Broadcast untuk lead generation?
Apa perbedaan antara WhatsApp Chatbot dan Broadcast untuk lead generation?
- Chatbot: digunakan untuk kualifikasi leads dan percakapan otomatis, seperti menanyakan kebutuhan atau minat pelanggan.
- Broadcast: digunakan untuk mengirim pesan massal (promo, pengingat, atau update produk) kepada banyak kontak sekaligus.
Keduanya bisa digabung agar funnel lead generation lebih efisien, yaitu chatbot di awal, kemudian broadcast untuk nurturing lanjutan.
Bagaimana cara memastikan leads dari WhatsApp berkualitas?
Bagaimana cara memastikan leads dari WhatsApp berkualitas?
Gunakan metode lead scoring, yaitu memberi nilai pada setiap prospek berdasarkan interaksi mereka — seperti kecepatan membalas, jumlah pertanyaan yang diajukan, atau niat membeli.
Leads dengan skor tinggi bisa langsung dihubungi tim sales, sementara yang lain dimasukkan ke alur nurturing.
Apakah WhatsApp efektif untuk menghasilkan leads pada bisnis B2B?
Apakah WhatsApp efektif untuk menghasilkan leads pada bisnis B2B?
Ya, sangat efektif. WhatsApp membantu bisnis B2B menjalin komunikasi cepat, mengirimkan penawaran atau demo produk, hingga melakukan follow-up personal. Dengan pendekatan yang tepat, WhatsApp bisa mempercepat siklus penjualan dan meningkatkan customer engagement.