8 mins read

Bisnis Digital: Manfaat, Jenis, dan Contohnya untuk Bisnis

Tayang
Diperbarui
Bisnis Digital: Manfaat, Jenis, dan Contohnya untuk Bisnis
Mekari Qontak Highlights
  • Bisnis digital merupakan seluruh kegiatan bisnis yang sistem operasional, sales, & marketing-nya dilakukan secara digital . Ini menjadi faktor penting bagi perusahaan di era modern.
  • Bisnis digital sangat bermanfaat untuk bisnis, seperti untuk efisiensi biaya operasional, skalabilitas tinggi, mampu beroperasi 24/7, jangakuan global, dan mampu meningkatkan kapasitasnya tanpa investasi fisik yang besar.
  • Terdapat beberapa jenis bisnis digital, mencakup e-commerce, digital marketing, aplikasi/software, konten digital, freelancing, dan dropshipping.

Di tengah pesatnya kemajuan teknologi dan penetrasi internet yang luas, bisnis digiital muncul sebagai kekuatan utama . Peluang ini mempermudah akses pasar dan membuka potensi untuk inovasi dan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Agar Anda lebih memahami bisnis digital, dalam artikel ini Mekari Qontak akan membahas seputar apa itu bisnis digital, menfaat, jenis, contoh, dan alasan perusahaan harus menggunakan bisnis digital.


Apa Itu Bisnis Digital?

Bisnis digital adalah jenis bisnis yang seluruh operasinya atau sebagian besar dijalankan melalui media digital, terutama internet. Contohnya, toko online, layanan digital, aplikasi, dan konten digital.

Bisnis-bisnis tersebut menggunakan teknologi digital untuk memasarkan, menjual barang dan jasa, serta berinteraksi dengan konsumen secara online.

Baca juga: Apa itu Konten Digital? Ini Manfaat dan Contoh Penggunaannya pada Bisnis

Keuntungan Bisnis Digital Untuk Perusahaan

Bisnis digital membawa berbagai keuntungan penting bagi perusahaan, terutama dalam meningkatkan efisiensi, memperluas jangkauan pasar, dan menekan biaya operasional.

Berikut ini beberapa keuntungan utama bisnis digital untuk perusahaan.

1. Efisiensi Biaya dan Operasional

Bisnis digital bisa mengurangi biaya promosi dan pemasaran karena pemasaran digital lebih terjangkau dan terukur dibandingkan pendekatan tradisional.

Beberapa contoh biaya operasional yang lebih rendah, seperti penghematan sewa ruang fisik dan pengelolaan staf.

Penggunaan teknologi akan memudahkan otomasi proses bisnis. Ini tentunya bisa meningkatkan produktivitas dan mengurangi kesalahan manual.

Baca juga: Aplikasi Tracking Terbaik untuk Monitoring Karyawan

2. Fleksibilitas dan Skalabilitas

Bisnis digital mampu beroperasi sepanjang waktu 24/7, tanpa batasan jam. Langkah ini tentunya bisa memberikan akses kepada pelanggan kapan saja saat bisnis dibutuhkan. Misalnya, dengan menyediakan customer service yang responsif.

Keuntungan lainnya adalah bisnis bisa memiliki skalabilitas yang lebih tinggi karena dapat meningkatkan kapasitas tanpa memerlukan investasi fisik yang besar.

3. Meningkatkan Hubungan Pelanggan

Interaksi digital memungkinkan perusahaan untuk memberikan pelayanan dan komunikasi yang lebih personal serta responsif.

Langkah ini sangat efektif untuk meningkatkan loyalitas pelanggan melalui layanan purna jual yang berbasis digital.

4. Mendorong Inovasi Bisnis

Melalui bisnis digital, bisnis dapat dengan mudah berinovasi secara cepat untuk menyesuaikan diri dengan tren pasar dan teknologi terbaru.

Bisnis digital memungkinkan pengembangan produk dan layanan menjadi lebih dinamis berkat adanya feedback digital langsung dari konsumen.

Baca juga: Contoh Ide Bisnis Digital Kreatif untuk Peluang Usaha yang Menjanjikan Keuntungan

Manfaat Utama Menerapkan Bisnis Digital

1. Meningkatkan Efisiensi Operasional

Bisnis digital mengurangi ketergantungan pada proses manual dan fisik yang memakan waktu dan biaya.

Otomatisasi dan digitalisasi mempercepat proses, mengurangi kesalahan, serta menekan biaya operasional, seperti pengelolaan inventaris, penjualan, dan layanan pelanggan.

2. Memperluas Pasar dan Peluang Penjualan

Dengan platform digital, perusahaan dapat menjangkau pelanggan tidak hanya di lokal, tapi juga secara global tanpa batas geografis. Digital marketing yang terarah memungkinkan penetrasi pasar lebih efektif dan efisien.

3. Meningkatkan Pengalaman dan Loyalitas Pelanggan

Digitalisasi memberikan kemudahan dalam interaksi melalui banyak saluran, seperti website, aplikasi, media sosial. Personalisasi penawaran berdasarkan data pelanggan meningkatkan kepuasan dan loyalitas.

4. Akses Data dan Analitik yang Lebih Baik

Data real-time ke pelanggan dan analitik membantu perusahaan memahami perilaku konsumen, tren pasar, dan kinerja produk sehingga keputusan bisnis dapat lebih tepat sasaran dan adaptif terhadap perubahan.

5. Inovasi dan Adaptasi Cepat

Bisnis digital memungkinkan perusahaan lebih cepat berinovasi dengan model bisnis, produk, dan layanan baru yang sesuai kebutuhan pasar yang berubah dengan cepat.

Baca juga: Rekomendasi Data Management Platform (DMP) Terbaik untuk Bisnis

Fungsi Bisnis Digital yang Mendukung Pertumbuhan Bisnis

Fungsi bisnis digital meliputi berbagai aspek yang mendukung operasional dan pengembangan bisnis. Di antaranya sebagai berikut.

  • Pemasaran dan Branding: Memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan visibilitas merek dan menjangkau konsumen secara langsung.
  • Penjualan: Melalui e-commerce, bisnis digital dapat melakukan transaksi penjualan secara online, memudahkan konsumen untuk membeli produk atau jasa.
  • Layanan Pelanggan: Menggunakan alat digital untuk memberikan layanan pelanggan yang lebih baik, termasuk dukungan melalui media sosial dan chatbot.
  • Pengelolaan Data: Mengumpulkan dan menganalisis data pelanggan untuk memahami perilaku dan preferensi mereka, yang dapat digunakan untuk meningkatkan produk dan layanan.
Baca juga: Rekomendasi Aplikasi Customer Service Terbaik di Indonesia

Alasan Perusahaan Perlu Menerapkan Bisnis Digital

Bisnis digital kini menjadi elemen krusial bagi perusahaan untuk bertahan dan berkembang di era pasar yang sangat kompetitif.

Perusahaan yang mampu bertransformasi dengan memanfaatkan teknologi digital akan meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, dan mengoptimalkan pelayanan kepada pelanggan yang proaktif, cepat, dan personal.

Di sinilah peran penting dari institusi seperti IT Telkom, yang mampu mempersiapkan sumber daya manusia unggul di bidang digital sekaligus berkontribusi dalam mendorong adopsi bisnis digital di perusahaan-perusahaan melalui riset, edukasi, dan solusi teknologi.

Dengan bergabungnya IT Telkom dalam ekosistem bisnis digital, diharapkan perusahaan bisa mendapatkan kemitraan strategis yang kuat dalam perjalanan transformasi digitalnya


Urgensi Bisnis Digital dan Peluangnya di Indonesia

Bisnis digital bukanlah sekadar tren, melainkan kebutuhan utama bagi keberlangsungan bisnis modern. Hal ini diperkuat dengan prospek kerja di bidang digital yang terus berkembang pesat di Indonesia, termasuk pembukaan program studi bisnis digital oleh kampus ternama seperti IT Telkom.

IT Telkom menjadi pionir dalam mencetak talenta yang siap menghadapi tantangan digital. Berikut ini beberapa peluang bisnis digital dalam memepngaruhi keuntungan perusahaan.

  • Perubahan perilaku konsumen: Konsumen makin mengandalkan platform digital untuk berbelanja dan mencari layanan sehingga bisnis harus mengikuti tren tersebut untuk tetap relevan.
  • Persaingan bisnis yang kian ketat: Bisnis digital membuka peluang untuk ekspansi pasar dan inovasi, tetapi juga menghadapkan perusahaan pada persaingan global yang lebih intens.
  • Efisiensi operasional: Transformasi digital dapat mengurangi biaya operasional, mempercepat proses bisnis, dan meningkatkan produktivitas.
  • Peluang pertumbuhan bisnis: Dengan digitalisasi, perusahaan bisa memanfaatkan data untuk strategi pemasaran yang lebih baik dan menciptakan model bisnis baru yang berpotensi meningkatkan keuntungan.

Jenis-jenis Bisnis Digital

Berikut ini adalah penjabaran jenis-jenis bisnis digital yang umum dijalankan saat ini.

1. E-commerce

E-commerce adalah bisnis digital yang berfokus pada penjualan produk atau jasa secara online. Contohnya adalah toko online, marketplace, dan platform penjualan digital lainnya. Dengan e-commerce, perusahaan dapat menjangkau pasar yang lebih luas tanpa batas geografis.

2. Digital Marketing

Digital marketing mencakup semua aktivitas promosi yang dilakukan secara digital, seperti iklan di media sosial, search engine optimization (SEO), email marketing, dan content marketing. Ini menjadi alat penting bagi perusahaan untuk menjangkau dan berinteraksi dengan pelanggan secara lebih efektif.

Baca juga: Rekomendasi Aplikasi Digital Marketing untuk Bisnis Online

3. Aplikasi dan Software

Bisnis ini berfokus pada pembuatan dan pengembangan aplikasi maupun perangkat lunak yang mendukung berbagai kebutuhan pengguna, seperti aplikasi mobile, software enterprise, dan SaaS (Software as a Service) yang kini banyak digunakan berbagai sektor bisnis.

Baca juga: Mengenal SaaS CRM: Perkembangan dan Manfaatnya untuk Bisnis

4. Konten Digital

Konten digital mencakup produksi dan distribusi konten berupa video, artikel, podcast, dan media digital lainnya. Bisnis ini memberi peluang monetisasi melalui iklan, sponsorship, dan langganan (subscription).

5. Freelancing

Freelancing atau pekerjaan lepas di bidang digital menawarkan layanan profesional secara online, seperti desain grafis, penulisan konten, programming, dan konsultasi digital. Platform freelancing menjadi penghubung antara penyedia layanan dan klien global.

6. Dropshipping

Dropshipping adalah bisnis penjualan online tanpa harus menyimpan stok produk secara fisik. Penjual bertugas memasarkan produk, sementara pengiriman dan penyimpanan produk dilakukan oleh pihak ketiga (supplier).

Baca juga: Aplikasi yang Dibutuhkan Online Shop untuk Maksimalkan Cuan

Contoh Bisnis Digital yang Sukses

Berikut ini beberapa contoh bisnis digital yang sudah berhasil dilakukan oleh berbagai perusahaan yang ada di Indonesia.

1. Bidang E-commerce: Tokopedia

Tokopedia adalah salah satu platform e-commerce terbesar di Indonesia yang berhasil menghubungkan jutaan penjual dan pembeli secara online.

Model bisnis Tokopedia fokus pada marketplace yang menyediakan produk dari berbagai kategori, memudahkan transaksi digital, serta memberikan layanan pembayaran dan pengiriman yang terintegrasi.

Baca juga: Logistic CRM: Solusi Terbaik untuk Kelola Pengiriman dan Transportasi Logistik

2. Digital Marketing: Gojek

Gojek tidak hanya sebagai aplikasi transportasi online, tetapi juga menggunakan digital marketing secara intensif untuk memperluas jangkauan layanan mereka seperti GoFood, GoSend, dan GoPay.

Strategi digital marketing Gojek yang efektif melalui media sosial, promosi digital, dan kemitraan dengan berbagai pelaku usaha menjadi contoh penerapan digital marketing yang sukses.

3. Aplikasi dan Software: Mekari Jurnal

Mekari Jurnal merupakan software akuntansi berbasis cloud yang membantu usaha skala kecil hingga enterprise dalam mengelola pembukuan secara digital.

Dengan memanfaatkan teknologi SaaS (Software as a Service), Mekari Jurnal memberikan kemudahan dan efisiensi dalam proses akuntansi yang sebelumnya rumit jika dilakukan manual.

Baca juga: Mengenal SaaS CRM: Perkembangan dan Manfaatnya untuk Bisnis

4. Konten Digital: Rans Entertainment

Rans Entertainment adalah saluran konten digital yang sukses mengembangkan berbagai video hiburan dan edukasi yang menarik jutaan penonton di YouTube dan platform digital lainnya.

Monetisasi tersebut dilakukan melalui iklan, sponsor, dan merchandise, menjadikan konten digital sebagai ladang bisnis digital yang menjanjikan.

Baca juga: Youtube Ads 101: Cara Beriklan Efektif untuk Bisnis Pemula

5. Dropshipping: Shopee

Shopee adalah contoh dropshipping sukses yang memanfaatkan platform digital untuk pemasaran produk tanpa harus menyimpan stok barang.

Dengan sistem kerja sama dengan supplier, Shopee fokus pada pemasaran online sehingga modal awal bisa diminimalisir dengan risiko yang lebih rendah.

Baca juga: Rekomendasi Aplikasi Penjualan Barang Terbaik untuk Bisnis di Indonesia

Kesimpulan

Dengan demikian, bisnis digital menjadi salah satu sektor yang kian berkembang saat ini. Mampu meningkatkan efisiensi bisnis, memperluas pasar hingga meningkatkan efisiensi biaya dan operasional, bisnis digital menjadi keharusan.

Apabila sedang memulai bisnis digital, tentunya Anda membutuhkan tools pengelolaan pelanggan, seperti layanan Qontak Service Suite. Kami menyediakan solusi all-in-one dengan kombinasi CRM dan omnichannel.

Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi tim kami atau dapatkan coba gratis Mekari Qontak sekarang!

Kategori : Bisnis

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Bisnis Digital (FAQ)

Kapan perusahaan harus menerapkan bisnis digital?

Kapan perusahaan harus menerapkan bisnis digital?

Sebaiknya, bisnis Anda sudah menerapkan bisnis digital mulai dari sekarang.

Namun, bisa juga dimulai saat perusahaan menghadapi tantangan seperti penurunan penjualan, kesulitan menjangkau pasar baru, atau kebutuhan untuk meningkatkan pelayanan pelanggan yang lebih cepat dan personal.

Apakah bisnis digital hanya untuk perusahaan besar?

Apakah bisnis digital hanya untuk perusahaan besar?

Bisnis digital tidak hanya untuk perusahaan besar dan sangat cocok untuk UMKM agar berkembang lebih cepat.

Bisnis digital cenderung memiliki biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan bisnis konvensional. Usaha kecil dapat memulai bisnis digital dengan modal yang lebih terjangkau.

Dengan bisnis digital, UMKM juga memiliki daya bersaing yang lebih adil dengan perusahaan besar karena akses ke pasar dan alat pemasaran digital yang sama.

Bisnis apa yang cocok pada era digital di masa sekarang

Bisnis apa yang cocok pada era digital di masa sekarang

Bisnis yang cocok di era digital masa sekarang adalah bisnis-bisnis yang mampu memanfaatkan teknologi digital, internet, dan perubahan perilaku konsumen menuju dunia online.

Sebagai contoh, bisnis e-commerce, drop shipping, digital marekting dan jasa konsultasi, jasa titip (jastip), affiliate marketing hingga web developer.