
- Product knowledge adalah pemahaman mendalam mengenai informasi dan fitur suatu produk yang diperlukan untuk menyampaikan nilai dan manfaatnya kepada pelanggan.
- Product knowledge berperan penting dalam mempermudah penjualan dan membangun kepercayaan pelanggan.
- Manfaat product knowledge tidak hanya untuk penjualan, tetapi juga meningkatkan komunikasi, kepercayaan diri SDM, kualitas produk, serta menjadi bahan evaluasi dan inovasi produk.
- Contoh penerapan product knowledge dapat dilakukan melalui konten edukatif, optimasi SEO, testimoni pelanggan, media sosial, hingga email marketing yang tepat sasaran.
Product knowledge menjadi hal penting yang harus dikuasai oleh para pelaku usaha. Tanpanya, bisnis akan kesulitan dalam mengedukasi pelanggan terkait informasi produk secara mendalam.
Di sisi lain, product knowledge juga bisa menjadi pedoman dalam menjalankan kampanye pemasaran supaya bisa sejalan dengan program sales yang dijalankan. Hal ini dapat mengurangi kesalahan komunikasi yang dapat membingungkan pelanggan.
Nah, sebelum membahas lebih lanjut mengenai product knowledge, ada baiknya untuk mengetahui definisi, manfaat, fungsi, hingga pentingnya pengetahuan produk dalam ulasan Mekari Qontak blog berikut.
Apa itu Product Knowledge?
Product knowledge adalah pemahaman mendalam mengenai informasi dan fitur suatu produk yang diperlukan untuk menyampaikan nilai dan manfaatnya kepada pelanggan.
Pengetahuan ini penting bagi sales representative untuk memudahkan penjualan, memenuhi kebutuhan pelanggan, serta menciptakan hubungan yang baik, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan dan keputusan pembelian pelanggan.
Mengapa Product Knowledge Penting bagi Bisnis?
Pentingnya product knowledge dalam dunia bisnis selalu dikaitkan dengan proses untuk meningkatkan penjualan sehingga mampu meraih laba yang signifikan. Kenyataannya di lapangan, pentingnya pengetahuan produk ini mencakup beberapa hal.
Tidak hanya berkaitan dengan keuntungan penjualan, namun terdapat juga aspek lain yang berkaitan dengan pentingnya pengetahuan produk dalam dunia bisnis. Berikut terangkum beberapa diantaranya:
1. Memudahkan Penjualan
Dengan penguasaan pengetahuan produk yang baik, maka penjualan pun dapat dilakukan dengan mudah. Melalui penguasaan ini maka para pelaku usaha akan lebih mudah menyampaikan kelebihan hingga kekurangan masing-masing produk.
Dengan demikian, maka dapat dipastikan bahwa pelanggan akan lebih mudah menentukan pilihannya untuk membeli produk yang ditawarkan.
2. Memenuhi Kebutuhan Pelanggan
Dengan penguasaan pengetahuan produk yang baik, maka kebutuhan pelanggan pun akan terpenuhi dengan mudah. Seringkali pelanggan ingin membeli sebuah produk tanpa mengetahui arti penting kebutuhan mereka pada sebuah produk.
Dengan kemampuan para pelaku usaha dalam menguasai pengetahuan produk, akan lebih memudahkan pelanggan dalam memenuhi kebutuhannya.
3. Menciptakan Hubungan Baik
Dengan penguasaan pengetahuan produk yang baik, tentu saja akan mampu menciptakan hubungan baik antara para pelaku usaha dengan pelanggan. Tidak hanya itu, dengan hubungan baik ini maka prospek penjualan pun akan cenderung meningkat dengan mudah seiring berjalannya waktu.
4. Bahan Evaluasi
Dengan penguasaan pengetahuan produk yang baik, maka tim product development akan lebih mudah dalam membuat bahan evaluasi suatu produk.
Dengan demikian maka peluang untuk menciptakan produk baru atau meningkatkan produk menjadi lebih mudah dilakukan.
Jenis-jenis Product Knowledge
Jenis product knowledge yang paling sering ditemukan dalam dunia usaha diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Pengetahuan Manfaaat Produk
Pengetahuan manfaat produk merupakan salah satu jenis product knowledge yang paling umum ditemukan. Penjual secara tidak langsung mendapatkan product knowledge yang dapat disampaikan untuk pelanggan sebagai senjata penjualannya.
2. Pengetahuan Karakteristik dan Spesifikasi Produk
Karakteristik dan spesifikasi produk merupakan salah satu jenis pengetahuan produk yang paling sering didapatkan yang berperan penting dalam mendongkrak angka penjualan.
3. Pengetahuan Kepuasan Produk
Kepuasan produk merupakan salah satu jenis pengetahuan produk yang didapatkan oleh pelanggan setelah mengetahui manfaat, karakteristik, hingga spesifikasi produk.
Dengan mendapatkan pengetahuan kepuasan produk maka akan lebih mudah bagi pelanggan untuk menyebarkan keuntungan yang mereka dapatkan ke calon pelanggan lainnya.
Manfaat Product Knowledge Bagi Pelaku Usaha
Secara spesifik, berikut terdapat beberapa manfaat product knowledge bagi para pelaku usaha yang sering ditemukan dalam dunia bisnis:
1. Meningkatkan Kemampuan Komunikasi
Kemampuan komunikasi para pelaku usaha akan semakin meningkat secara signifikan begitu mereka menguasai pengetahuan produk. Mereka akan lebih mudah menjawab setiap pertanyaan pelanggan akan suatu produk yang dijual.
Terlebih lagi, para pelaku usaha juga akan lebih mudah dalam berinovasi dalam urusan penjualan melalui pengetahuan produk yang mereka kuasai.
2. Meningkatkan Kepercayaan Diri
Seiring dengan penguasaan product knowledge yang mumpuni, maka kepercayaan diri para pelaku usaha pun akan meningkat secara signifikan. Mereka akan lebih mudah menyampaikan kelebihan dan kekurangan produk dengan tujuan menjual produk tersebut dengan baik.
3. Meningkatkan Kualitas Produk
Dengan kemampuan percaya diri dan komunikasi yang baik atas penguasaan pengetahuan produk, tentu saja akan membantu meningkatkan kualitas produk secara signifikan. Dengan demikian maka tingkat kepercayaan pelanggan akan suatu produk pun lebih meningkat dari sebelumnya.
4. Membentuk Karakter SDM
Dengan adanya penguasaan pengetahuan produk yang baik, maka secara signifikan akan mampu membentuk karakter SDM yang berkualitas. Akibatnya, para pelaku usaha tidak akan khawatir lagi mengenai kualitas aset SDM mereka.
Fungsi Product Knowledge Bagi Pelanggan
Secara spesifik, berikut terdapat beberapa fungsi product knowledge yang sering ditemukan dalam dunia bisnis:
1. Meningkatkan customer trust
Pengetahuan produk akan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap suatu produk. Untuk itulah, dengan penyampaian yang baik maka kepercayaan pelanggan akan meningkat dan dengan mudah untuk mengambil keputusan pembelian.
2. Meningkatkan keputusan pembelian
Seiring dengan penyampain pengetahuan produk yang mumpuni dari para pelaku usaha pada pelanggan, maka secara signifikan akan mampu meyakinkan pelanggan untuk mengambil keputusan pembelian atas suatu produk.
3. Meningkatkan Peluang Usaha
Dengan menguasai pengetahuan produk maka akan lebih mudah bagi para pelaku usaha untuk menciptakan peluang usaha yang baru. Dengan kemampuan ini, menarik minat pelanggan akan semakin mudah sehingga peluang usaha pun akan lebih mudah ditemukan.
5. Meningkatkan penjualan
Dengan adanya kemampuan penguasaan pengetahuan produk yang baik, maka penjualan pun akan semakin meningkat secara signifikan. Dengan penyampaian yang mumpuni akan pengetahuan produk maka menarik minat pembeli pun semakin mudah.
Tips Mengaplikasikan Product Knowledge dalam Kampanye Digital Marketing
Mengaplikasikan product knowledge dalam kampanye digital marketing sangat penting untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada calon pelanggan akurat, relevan, dan menarik. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa diambil:
1. Pahami Produk dengan Mendalam
Memahami setiap detail produk sangat penting, termasuk pemahaman tentang fitur-fitur produk, manfaatnya, dan bagaimana produk tersebut dapat memecahkan masalah atau memenuhi kebutuhan pelanggan. Hal ini memudahkan Anda untuk menjelaskan produk secara komprehensif kepada calon pelanggan.
Selain itu, penting juga untuk mengenali siapa yang paling mungkin tertarik dengan produk Anda. Ini mencakup pemahaman tentang demografi, preferensi, dan kebutuhan audiens. Dengan informasi ini, Anda dapat menyesuaikan pesan pemasaran Anda agar lebih relevan dan menarik bagi audiens target.
2. Buat Konten Edukatif dan Informatif
Langkah selanjutnya Anda bisa membuat sejumlah konten edukatif dan informatif dari product knowledge yang Anda miliki. Hal ini memudahkan pelanggan untuk mengakses informasi tersebut dengan mudah.
Berikut konten-konten yang bisa Anda buat:
- Blog dan Artikel: Tulis artikel yang menjelaskan cara kerja produk, manfaatnya, dan bagaimana produk tersebut bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
- Video dan Webinar: Buat video demonstrasi produk, tutorial penggunaan, dan webinar yang mengedukasi audiens tentang produk Anda.
- Infografis dan Whitepapers: Gunakan infografis untuk menyampaikan informasi produk secara visual dan menarik. Whitepapers bisa digunakan untuk menjelaskan produk secara lebih mendalam.
3. Optimalkan SEO
Selain pembuataan konten marketing, product knowledge juga bisa digunakan untuk memaksimalkan SEO. Dengan begitu, bisa meningkatkan visibilitas. Salah satunya untuk kebutuhan berikut:
- Keyword Research: Lakukan riset kata kunci untuk menemukan istilah yang paling relevan dan sering dicari oleh audiens terkait produk Anda.
- On-Page SEO: Optimalkan konten website dengan kata kunci yang relevan, termasuk dalam judul, meta deskripsi, dan heading.
4. Gunakan Testimoni dan Ulasan Pelanggan
Bagikan ulasan positif dan testimoni dari pelanggan yang puas di situs web dan media sosial Anda. Testimoni dan ulasan pelanggan adalah bukti sosial yang kuat. Mereka membantu membangun kepercayaan dan menunjukkan keunggulan produk Anda.
Selain testimoni, Anda juga bisa membuat studi kasus yang menunjukkan bagaimana produk Anda telah membantu pelanggan lain. Hal ini bisa menjadi bukti konkret tentang manfaat produk Anda dan bisa sangat meyakinkan bagi calon pelanggan.
5. Interaksi Aktif di Media Sosial
Seringkali calon pelanggan memiliki pertanyaan spesifik tentang produk. Jawab pertanyaan mereka di media sosial untuk menunjukkan pengetahuan Anda tentang produk dan membangun hubungan dengan audiens.
Selain itu, Anda juga bisa membuat konten interaktif seperti kuis atau polling yang melibatkan audiens dan mengedukasi mereka tentang produk Anda. Konten interaktif ini dapat meningkatkan keterlibatan dan membuat audiens lebih tertarik pada produk Anda.
6. Kampanye Email Marketing yang Tepat Sasaran
Segmentasikan daftar email Anda berdasarkan preferensi dan perilaku pelanggan. Dengan segmentasi ini, Anda bisa mengirim email yang lebih relevan dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing segmen audiens.
Selain itu, Anda bisa mengirim newsletter yang berisi informasi bermanfaat tentang produk, termasuk tips penggunaan dan berita terbaru tentang produk. Newsletter ini dapat membantu menjaga pelanggan tetap terinformasi dan terlibat dengan produk Anda.
7. Berikan Dukungan Pelanggan yang Proaktif
Product knowledge juga bisa Anda gunakan untuk memberikan dukungan pelanggan dengan cara berikut:
- FAQ dan Pusat Bantuan: Buat halaman FAQ dan pusat bantuan yang menjawab pertanyaan umum tentang produk.
- Live Chat dan Chatbots: Sediakan layanan live chat atau chatbots di website Anda untuk menjawab pertanyaan pelanggan secara real-time.
8. Analisis dan Optimasi
Gunakan alat analitik untuk memantau performa kampanye digital marketing Anda. Lihat metrik seperti tingkat konversi, klik, dan interaksi untuk menilai efektivitas kampanye Anda.
Kemudian kumpulkan feedback dari pelanggan dan gunakan untuk meningkatkan kampanye Anda. Tinjau kembali strategi Anda secara berkala dan buat perbaikan yang diperlukan berdasarkan feedback dan data analitik.
Bagaimana Cara Meningkatkan Product Knowledge?
Secara umum cara meningkatkan product knowledge dapat dilakukan oleh semua para pelaku usaha demi meningkatkan angka penjualan. Berikut terdapat beberapa cara yang sering ditemukan di dunia bisnis.
1. Sosialisasi
Sosialisasi yang bersifat intens merupakan salah satu cara meningkatkan pengetahuan produk yang dapat diterapkan di perusahaan. Dengan menerapkan sosialisasi yang intens setiap tim akan saling mengingatkan satu sama lain terkait pentingnya pengetahuan produk.
2. Pahami Jenis Product Knowledge
Pahami jenis pengetahuan produk merupakan salah satu cara meningkatkan pengetahuan produk  yang diterima setiap SDM. Hal tersebut tidak hanya berlaku bagi tim penjualan namun seluruh tim agar memudahkan proses pemasaran ke depannya.
3. Kreatif dan Inovatif
Kreatif dan inovatif merupakan cara meningkatkan product knowledge yang paling umum dijalankan untuk menjaga pelanggan tetap mencintai kualitas produk yang ada.
Tingkatkan Product Knowledge Karyawan dengan Solusi Mekari Qontak!
Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa product knowledge merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam proses penjualan produk.
Dengan memaksimalkan pemahaman terkait pengetahuan produk Anda dan tim akan mampu memberikan peningkatan penjualan dengan mudah. Selain itu, Anda juga akan lebih mudah menarik minat pelanggan untuk memutuskan pembelian.
Mekari Qontak menawarkan produk Qontak Service Suite yang terintegrasi sistem CRM dan omnichannel. Produk terbaru ini memungkinkan Anda memiliki knowledge base terpadu. Hal ini memudahkan Anda untuk mengetahui kebutuhan pelanggan Anda, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik.
Sementara itu, Mekari Qontak telah dipercaya lebih dari 3500+ perusahaan untuk mengelola dan mengembangkan bisnis mereka. Selain itu, Mekari Qontak telah juga telah tersertifikasi ISO 27001 untuk memastikan keamanan informasi data pelanggan.
Konsultasikan kebutuhan bisnis Anda dengan tim Ahli Mekari Qontak melalui link berikut.
Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Product Knowledge (FAQ)
Bagaimana cara mempresentasikan product knowledge agar mudah dipahami oleh pelanggan?
Bagaimana cara mempresentasikan product knowledge agar mudah dipahami oleh pelanggan?
Presentasi product knowledge harus disusun secara terstruktur, dimulai dari informasi dasar produk, lalu dilanjutkan dengan fitur, spesifikasi, dan keunggulannya. Fokuskan penyampaian pada manfaat dan solusi yang relevan dengan kebutuhan pelanggan, bukan hanya detail teknis. Gunakan visual atau demo agar lebih mudah dipahami, serta sesuaikan gaya presentasi dengan audiens agar nilai produk tersampaikan secara efektif.
Bagaimana cara mengukur tingkat penguasaan product knowledge karyawan secara objektif?
Bagaimana cara mengukur tingkat penguasaan product knowledge karyawan secara objektif?
Penguasaan product knowledge dapat diukur melalui beberapa metode, seperti tes internal, simulasi penjualan, evaluasi performa saat berinteraksi dengan pelanggan, hingga monitoring kualitas jawaban di customer service. Selain itu, feedback pelanggan juga bisa menjadi indikator apakah informasi produk disampaikan dengan jelas dan akurat. Pendekatan berbasis data akan membantu perusahaan menilai efektivitas pelatihan produk.
Apa dampak kurangnya product knowledge terhadap citra brand?
Apa dampak kurangnya product knowledge terhadap citra brand?
Kurangnya product knowledge dapat menyebabkan informasi yang tidak konsisten, kesalahan komunikasi, dan menurunnya kepercayaan pelanggan. Jika hal ini terjadi terus-menerus, citra brand bisa dianggap tidak profesional atau kurang kompeten. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi menghambat loyalitas pelanggan dan pertumbuhan bisnis.
Apa perbedaan product knowledge untuk produk B2B dan produk B2C?
Apa perbedaan product knowledge untuk produk B2B dan produk B2C?
Product knowledge untuk B2B umumnya lebih fokus pada solusi jangka panjang, efisiensi bisnis, dan nilai investasi. Sementara itu, product knowledge B2C lebih menekankan manfaat langsung, kemudahan penggunaan, dan aspek emosional pelanggan. Perbedaan ini membuat pendekatan komunikasi produk harus disesuaikan dengan karakter target pasar masing-masing.
Apakah product knowledge yang kuat dapat menjadi keunggulan kompetitif bagi bisnis?
Apakah product knowledge yang kuat dapat menjadi keunggulan kompetitif bagi bisnis?
Product knowledge yang kuat dapat menjadi pembeda dibanding kompetitor, terutama dalam hal pelayanan dan edukasi pelanggan. Bisnis yang mampu menjelaskan produknya secara jelas dan meyakinkan cenderung lebih dipercaya. Keunggulan ini dapat meningkatkan peluang konversi dan loyalitas pelanggan.