2 mins read

Customer Relationship: Definisi, Jenis, dan Manfaatnya untuk Bisnis

Tayang
Ditulis oleh:
Customer Relationship: Definisi, Jenis, dan Manfaatnya untuk Bisnis
Mekari Qontak Highlights
  • Customer relationship membantu bisnis membangun loyalitas, memperluas jangkauan, meningkatkan reputasi brand, hingga menjaga kepuasan pelanggan
  • Manfaat utama customer relationship mencakup peningkatan pendapatan, efisiensi biaya akuisisi, kualitas layanan lebih baik, serta produktivitas tim yang optimal
  • Ada beberapa jenis hubungan pelanggan, mulai dari emosional, berbasis komunitas, nilai tambah, hingga transaksional sesuai kebutuhan bisnis.
  • Tanda hubungan pelanggan lemah antara lain pembelian sekali, data pelanggan tercecer, keluhan tak tertangani, dan komunikasi satu arah

Dalam dunia bisnis modern, customer relationship bukan lagi sekadar menjual produk atau layanan, tetapi tentang bagaimana sebuah brand mampu membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggannya. 

Dengan hubungan pelanggan yang kuat, bisnis dapat menciptakan kepuasan, loyalitas, sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Pada artikel ini, Mekari Qontak akan membahas secara lengkap mengenai definisi customer relationship, pentingnya dalam bisnis, manfaat yang diperoleh, hingga tips praktis untuk membangunnya.

CTA Banner - customer relationship

Apa Itu Customer Relationship?

Customer relationship adalah strategi bisnis untuk mengelola dan memelihara hubungan dengan pelanggan agar lebih terarah, konsisten, dan saling menguntungkan. 

Strategi ini mencakup interaksi personal, pelayanan berkualitas, hingga pengelolaan data pelanggan yang baik untuk menciptakan customer engagement, customer satisfaction, hingga customer loyalty.

Tujuan utamanya adalah menghadirkan customer experience yang positif sehingga pelanggan merasa dihargai, percaya pada brand, dan akhirnya menjadi pelanggan setia. 

Dengan hubungan yang kuat, bisnis Anda tidak hanya menjaga hubungan baik dengan pelanggan, tetapi juga meningkatkan customer lifetime value, yang berarti setiap pelanggan berkontribusi lebih besar terhadap profitabilitas jangka panjang.


Pentingnya Customer Relationship dalam Bisnis

Dalam dunia bisnis yang kompetitif, membangun customer relationship yang kuat dapat menjadi kunci keberlangsungan perusahaan.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa customer relationship penting untuk bisnis Anda:

1. Menciptakan Loyalitas Pelanggan

Jika hubungan pelanggan terjaga, konsumen akan cenderung tetap memilih brand Anda meskipun ada banyak kompetitor yang menawarkan penawaran serupa. 

Loyalitas pelanggan ini merupakan aset berharga untuk bisnis karena mampu mendorong pembelian berulang tanpa harus merogoh kocek untuk biaya promosi yang besar.

Selain itu, pelanggan yang loyal juga lebih terbuka untuk mencoba produk baru dari brand yang mereka percaya. Hal ini memberikan dampak positif pada customer retention untuk jangka panjang.

Baca juga: Software Customer Retention Terbaik untuk Meningkatkan Pembelian Berulang

2. Jangkauan Pelanggan Lebih Luas

Ketika pelanggan merasa puas dengan pengalaman mereka, mereka akan cenderung membagikannya kepada orang lain. Rekomendasi atau word of mouth ini mampu memperluas pasar secara alami tanpa biaya pemasaran tambahan.

Efek domino dari rekomendasi pelanggan ini akan meningkatkan visibilitas brand yang pada gilirannya akan menjangkau audiens baru dengan cara yang lebih organik.

3. Membangun Reputasi Brand yang Positif

Customer relationship yang baik secara alami akan berimplikasi terhadap citra positif perusahaan. Pelanggan yang merasa dihargai akan melihat brand Anda sebagai mitra yang dapat dipercaya.

Reputasi positif ini mampu mendorong customer engagement yang lebih tinggi. Selain itu, brand yang memiliki reputasi baik juga akan lebih mudah menarik pelanggan baru.

4. Meningkatkan Efisiensi Operasional

Dengan manajemen pelanggan yang lebih terstruktur membuat proses kerja menjadi lebih ringkas dan terarah. 

Hal ini tidak hanya dapat mengoptimalkan sumber daya perusahaan, tetapi juga meningkatkan produktivitas tim internal yang pada akhirnya, mempercepat pelayanan terhadap pelanggan dengan tepat.

5. Kepuasan Pelanggan

Hubungan yang kuat memastikan tingkat customer satisfaction tetap konsisten. Pelanggan yang puas akan lebih cenderung untuk melakukan pembelian ulang dan memberikan ulasan positif.

Kepuasan pelanggan yang terjaga juga akan membangun customer loyalty secara alami. Karena ketika pelanggan merasa dihargai, mereka akan memiliki ikatan emosional yang lebih dalam dengan brand Anda.

Baca juga: Indikator Kepuasan Pelanggan dan Contohnya

Manfaat Customer Relationship

Membangun customer relationship yang baik memberikan dampak langsung pada pertumbuhan bisnis. Tidak hanya dari sisi pendapatan, tetapi juga daya saing di pasar. Berikut beberapa manfaat utama customer relationship:

1. Meningkatkan Pendapatan Bisnis

Customer relationship_meningkatkan pendapatan bisnis

Hubungan pelanggan yang terjaga akan mendorong pelanggan untuk melakukan pembelian berulang dan cross-selling. Karena sejatinya loyalitas pelanggan berkontribusi langsung pada peningkatan pendapatan.

2. Mengefisiensi Biaya Akuisisi Pelanggan

Customer relationship_efisiensi biaya akuisisi

Menjaga pelanggan lama (existing customer) jauh lebih hemat dibanding mencari pelanggan baru (akuisisi). Dengan customer relationship yang kuat, biaya akuisisi menjadi berkurang dan sekaligus mampu meningkatkan tingkat retensi.

3. Meningkatkan Pertumbuhan dan Daya Saing Bisnis

Customer relationship_pertumbuhan bisnis

Bisnis yang memiliki hubungan pelanggan yang baik akan lebih unggul dibanding pesaing. Strategi ini dapat menjadi nilai diferensiasi yang sulit untuk ditiru oleh kompetitor.

4. Meningkatkan Kualitas Produk dan Layanan

Customer relationship_Meningkatkan Kualitas Produk

Masukan dari pelanggan membantu perusahaan dalam meningkatkan kualitas produk maupun layanan. Dengan demikian, bisnis dapat terus beradaptasi sesuai kebutuhan pasar.

5. Mendapatkan Feedback yang Berharga

Customer relationship_Feedback yang Berharga

Hubungan yang baik akan mendorong pelanggan memberikan feedback secara terbuka. Informasi ini sangat bermanfaat untuk menyusun strategi pengembangan bisnis.

6. Meningkatkan Produktivitas dan Kolaborasi Tim Internal


Customer relationship_Produktivitas dan kolaborasi tim

Manajemen hubungan pelanggan yang terintegrasi memudahkan kolaborasi antar tim. Mulai dari tim marketing, sales, hingga customer service dapat bekerja dengan data yang sama sehingga lebih efisien.

7. Membuat Bisnis Lebih Beradaptasi dan Fleksibel


Customer relationship_Bisnis Lebih Beradaptasi dan Fleksibel

Dengan memahami preferensi pelanggan, bisnis Anda akan lebih cepat merespons tren baru. Fleksibilitas ini menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan usaha Anda dalam jangka panjang.


Jenis-Jenis Customer Relationship

Strategi pendekatan dalam membangun hubungan pelanggan yang dilakukan oleh bisnis biasanya berbeda-beda. Bisa disesuaikan oleh beberapa instrumen, mulai dari tujuan, karakteristik produk, hingga kebutuhan konsumen. 

Berikut ini adalah beberapa jenis customer relationship yang umum diterapkan dalam bisnis:

1. Customer Relationship Emosional

Jenis hubungan ini terbangun dari kedekatan emosional antara pelanggan dan brand. Hal ini biasanya terjadi dengan melibatkan komunikasi yang terpersonalisasi atau pengalaman pelanggan yang mampu menyentuh mereka.

Dengan menciptakan ikatan emosional, pelanggan akan merasa lebih dekat dan memiliki keterikatan kuat pada brand. Hal ini akan mendorong loyalitas yang lebih stabil dibandingkan sekadar transaksi biasa.

2. Customer Relationship Berbasis Komunitas

Dalam model ini, bisnis membentuk wadah komunitas agar pelanggan bisa saling berinteraksi sekaligus berhubungan dengan brand. Komunitas ini bisa berupa forum online, grup media sosial, maupun event eksklusif.

Pendekatan ini efektif untuk menciptakan engagement karena pelanggan merasa menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar. Selain itu, komunitas juga berperan sebagai media promosi alami melalui interaksi antar anggotanya.

3. Customer Relationship Nilai Tambah

Jenis hubungan ini berfokus dalam memberikan manfaat tambahan di luar produk utama, seperti promo khusus, konten edukatif, atau layanan after sales. Pendekatan ini memberi pelanggan alasan lebih untuk terus berinteraksi dengan brand.

Dengan nilai tambah yang konsisten, bisnis mampu meningkatkan kepuasan sekaligus memperpanjang customer lifetime value. Pelanggan pun merasa lebih dihargai karena mendapat keuntungan ekstra dari brand.

4. Customer Relationship Transaksional

Jenis customer relationship[ yang terakhir ini berfokus pada interaksi jangka pendek. Hubungan transaksional hanya melibatkan pelanggan ketika melakukan pembelian. Setelah transaksi selesai, biasanya tidak ada tindak lanjut dari brand.

Meskipun sederhana, strategi ini tetap relevan untuk produk dengan siklus pembelian cepat. Namun, jika ingin membangun loyalitas, perusahaan perlu mengembangkan strategi yang berkelanjutan.


Tanda Customer Relationship yang Masih Lemah

Tidak semua bisnis memiliki hubungan pelanggan yang kuat sejak awal. Ada beberapa indikator yang bisa menunjukkan bahwa strategi customer relationship masih perlu ditingkatkan. Berikut tanda-tandanya:

1. Tingkat Pembelian Satu Kali yang Masih Tinggi

Jika sebagian besar pelanggan hanya melakukan pembelian sekali tanpa kembali, ini menandakan hubungan yang dibangun belum cukup kuat. Kondisi tersebut menunjukkan kurangnya strategi untuk menjaga pelanggan tetap setia.

2. Data Pelanggan yang Masih Tersebar

Database pelanggan yang tidak terintegrasi membuat tim sulit melakukan analisis maupun personalisasi. Akibatnya, strategi pelayanan dan pemasaran menjadi kurang efektif.

Baca juga: Cara Memanfaatkan Database Customer

3. Keluhan Pelanggan Tidak Tertangani

Keluhan yang ditangani terlalu lama atau bahkan terabaikan dapat menurunkan kualitas pengalaman pelanggan. Jika hal ini berulang, pelanggan bisa kehilangan kepercayaan dan beralih ke kompetitor.

4. Tingkat Konversi Rendah

Konversi prospek menjadi pelanggan akan sulit tercapai jika komunikasi masih minim dan pendekatannya terlalu umum. Hal ini biasanya terjadi karena kurangnya pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan.

5. Kurangnya Komunikasi Dua Arah dengan Pelanggan

Interaksi satu arah, misalnya hanya sebatas promosi tanpa mendengarkan feedback, membuat pelanggan merasa tidak dihargai. Situasi ini menjadi tanda bahwa strategi hubungan pelanggan perlu diperbaiki.

Baca juga: Tips Komunikasi Penjualan Efektif untuk Meningkatkan Penjualan Anda

Tips Membangun Customer Relationship yang Kuat

Hubungan pelanggan yang kuat tidak terjadi begitu saja, melainkan perlu strategi yang konsisten. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan bisnis untuk memperkuat customer relationship:

1. Prioritaskan Komunikasi Dua Arah

Komunikasi yang efektif bukan hanya tentang menyampaikan informasi, tetapi juga mendengarkan kebutuhan dan feedback pelanggan. Respons cepat terhadap pertanyaan atau keluhan akan meningkatkan rasa percaya dan kenyamanan mereka.

Dengan komunikasi dua arah, pelanggan akan merasa dihargai dan lebih terhubung dengan brand. Hal ini dapat menjadi fondasi kuat untuk membangun hubungan jangka panjang.

Baca juga: Cara Membangun Komunikasi Efektif dengan Pelanggan

2. Berikan Layanan Pelanggan yang Luar Biasa

Layanan pelanggan yang responsif, ramah, dan solutif berperan besar dalam menciptakan pengalaman positif yang membedakan bisnis Anda dari kompetitor. Kepuasan pelanggan yang tinggi biasanya lahir dari pelayanan yang sesuai bahkan melebihi ekspektasi.

Dengan pelayanan pelanggan yang baik, mereka akan lebih cenderung kembali membeli dan bahkan merekomendasikan bisnis Anda kepada orang lain.

3. Personalisasi Pengalaman Pelanggan

Data pelanggan dapat dimanfaatkan untuk menciptakan pengalaman yang lebih relevan, mulai dari rekomendasi produk hingga penawaran khusus. Pendekatan personal seperti ini membuat interaksi terasa lebih bermakna. 

Personalisasi tidak hanya meningkatkan engagement, tetapi juga peluang konversi. Karena sejatinya, semakin tepat strategi personalisasi, akan semakin besar potensi pelanggan menjadi loyal.

4. Berikan Nilai Tambah Secara Konsisten

Nilai tambah yang dimaksud di sini yaitu bisa berupa promo eksklusif, konten edukatif, atau tips bermanfaat yang membuat pelanggan merasa diperhatikan. Konsistensi dalam memberikan nilai tambah akan menjaga keterlibatan pelanggan tetap tinggi.

Dengan strategi ini, pelanggan akan melihat brand Anda sebagai mitra yang relevan dalam kehidupan mereka.

5. Buat Program Loyalitas yang Menguntungkan

Program loyalitas seperti reward points, cashback, atau diskon khusus dapat menjadi motivasi bagi pelanggan untuk terus membeli. Mereka merasa dihargai karena setiap transaksi memberi keuntungan tambahan.

Selain meningkatkan frekuensi pembelian, program loyalitas juga memperkuat ikatan emosional pelanggan dengan brand. Inilah yang membuat mereka lebih sulit beralih ke kompetitor.

Baca juga: Mengenal Loyalty Program, Manfaat, Jenis, dan Contoh Suksesnya

Bangun Hubungan Pelanggan yang Kuat Bersama Mekari Qontak!

Customer relationship adalah elemen kunci yang menentukan kesuksesan bisnis untuk berbagai skala. 

Dengan memahami jenis, manfaat, dan strategi membangun hubungan pelanggan, bisnis Anda dapat meningkatkan loyalitas sekaligus memperkuat daya saing di pasar.

Untuk membantu mewujudkan hal tersebut, Mekari Qontak menghadirkan solusi Qontak Sales Suite dengan dukungan aplikasi CRM modern yang terintegrasi. 

Solusi ini memungkinkan Anda mengelola database pelanggan hingga memantau performa tim secara real-time.

Qontak Sales Suite Mekari Qontak ini juga terhubung dengan berbagai kanal komunikasi seperti WhatsApp, email, dan media sosial sehingga interaksi pelanggan lebih terpusat.

Mulailah mengoptimalkan manajemen hubungan pelanggan dengan aplikasi CRM Mekari Qontak dan rasakan dampaknya pada peningkatan penjualan serta loyalitas pelanggan.

Hubungi kami untuk konsultasi gratis atau coba demo gratis Qontak Sales Suite sekarang juga!

CTA Banner - customer relationship

Referensi

Kategori : CustomerSales