10 mins read

10 Cara Mengetahui WA Disadap, Cara Mencegah dan Tips Mengatasinya untuk Bisnis

Tayang
Diperbarui
Ditulis oleh:
10 Cara Mengetahui WA Disadap, Cara Mencegah dan Tips Mengatasinya untuk Bisnis
Mekari Qontak Highlights
  • WhatsApp disadap adalah kondisi ketika akun WhatsApp seseorang diakses atau dipantau oleh pihak lain tanpa izin pemiliknya
  • Ada beberapa tanda utama yang bisa dikenali saat akun WA disadap atau diakses pihak lain tanpa izin, dari WA tiba-tiba keluar sendiri hingga ada perangkat asing di menu Linked Devices.
  • Penyadapan WA bisa mengakibatkan pencurian data pribadi, kerugian finansial, hingga penyalahgunaan akun untuk tindak kejahatan.
  • Untuk keperluan bisnis, WhatsApp Business API dengan enkripsi end-to-end menjadi pilihan yang lebih aman dibanding aplikasi modifikasi.

Tiba-tiba mendapat kode OTP yang tidak Anda minta dan melihat pesan sudah terbaca padahal Anda belum membukanya? Kemungkinan besar, akun WhatsApp Anda sedang diakses pihak lain.

Ancaman penyadapan WhatsApp nyata dan terus berkembang.

Laporan dari Cyber News mengungkap bahwa seorang peretas mengklaim memiliki data lebih dari 487 juta pengguna WhatsApp dari 84 negara, termasuk nomor telepon yang siap dijual. 

Artinya, celah keamanan di WhatsApp bukan sekadar isu teknis, dampaknya bisa langsung menyentuh privasi dan keamanan finansial Anda.

Dalam artikel ini, Mekari Qontak Blog akan membahas secara lengkap cara mengetahui WA disadap, tanda-tandanya, penyebab utamanya, dan langkah yang bisa segera Anda ambil untuk mengamankan akun.

solusi whatsapp business api mekari qontak untuk percepat respon pelanggan

Apa Itu WhatsApp (WA) Disadap?

WhatsApp (WA) disadap adalah tindakan mengakses, membaca, atau memantau akun WhatsApp seseorang (termasuk pesan, panggilan, dan media) secara diam-diam tanpa izin pemiliknya.

Pihak tersebut bisa membaca seluruh isi percakapan, melihat riwayat panggilan, mengakses file yang dikirim, bahkan bertindak seolah-olah menjadi Anda.

Pada umumnya, penyadapan WA tidak terjadi karena aplikasi WhatsApp diretas secara langsung karena ada enkripsi end-to-end yang membuat isi pesan sulit dicegat di tengah jalan. 

Titik lemahnya justru ada di sisi perangkat, yakni akses melalui WhatsApp Web yang tidak pernah di-logout, fitur Linked Devices yang disalahgunakan, atau aplikasi pihak ketiga yang berbahaya.

Untuk pengguna bisnis, risiko ini lebih besar. Satu akun yang disadap bisa mengekspos data pelanggan, detail transaksi, hingga informasi internal yang seharusnya bersifat rahasia.


Penyebab Utama WhatsApp Bisa Disadap

Berikut ini beberapa penyebab utama akun WA Anda bisa disadap.

1. Sesi WhatsApp Web yang Tidak Pernah Di-logout

Sesi WhatsApp Web yang tidak pernah di-logout adalah penyebab paling sering akun WA bisa disadap. 

Banyak pengguna membuka WhatsApp Web di komputer kantor atau warnet, lalu lupa logout. Nantinya, siapaun pun yang mengakses browser tersebut bisa langsung membaca dan mengirim pesan atas nama Anda.

2. Linked Devices yang Diakses Tanpa Izin

Fitur Linked Devices memungkinkan WhatsApp digunakan di hingga empat perangkat sekaligus. 

Jika seseorang sempat memegang ponsel Anda dan menautkan perangkat mereka, nantinya orang tersebut bisa terus memantau percakapan Anda bahkan setelah perangkat dikembalikan.

3. Aplikasi WhatsApp Modifikasi

WhatsApp GB, WhatsApp Plus, dan sejenisnya adalah aplikasi tidak resmi yang berpotensi menyisipkan kode berbahaya. Selain berisiko disadap, penggunaan aplikasi modifikasi juga bisa mengakibatkan akun Anda diblokir oleh WhatsApp secara permanen.

4. Spyware dan Malware di Perangkat

Perangkat yang terinfeksi spyware bisa merekam semua aktivitas, termasuk isi percakapan WhatsApp. Biasanya, spyware ini disebarkan melalui tautan mencurigakan yang tidak sengaja diklik pengguna.

5. SS7 Attack (Serangan Jaringan Telekomunikasi)

Metode SS7 Attack atau serangan jaringan telekomunikasi termasuk penyebab WA disadap yang statusnya lebih canggih. Penyadapan ini umumnya dilakukan oleh pelaku dengan sumber daya teknis tinggi.

Oknum tersebut bisa mengeksploitasi kerentanan pada sistem sinyal jaringan seluler (SS7) untuk mencegah pesan verifikasi OTP WhatsApp, kemudian mengambil alih akun WA Anda.


Cara Mengetahui WA Disadap Secara Efektif

Cara Mengetahui WA Disadap Secara Efektif
Sumber: Mekari Qontak

Berikut tanda-tanda yang perlu Anda waspadai. Satu tanda saja sudah cukup alasan untuk segera memeriksa keamanan akun Anda.

1. Akun WA Tiba-tiba Keluar Sendiri

WhatsApp hanya bisa aktif di satu perangkat utama dalam satu waktu. Jika tiba-tiba Anda mendapat notifikasi ‘Nomor ini tidak terdaftar’ atau akun otomatis keluar, kemungkinan besar ada orang yang baru saja mengambil alih akun Anda dari perangkat lain.

2. Menerima Pesan Kode OTP Tanpa Alasan

WhatsApp mengirimkan kode OTP setiap kali ada upaya registrasi ulang dari perangkat baru. 

Jika Anda menerima pesan berisi kode enam digit ini padahal tidak sedang melakukan pendaftaran apa pun, sebaiknya abaikan dan jangan bagikan kode tersebut kepada siapa pun, termasuk yang mengaku sebagai pihak WhatsApp.

3. Status Online Meski Sedang Tidak Aktif

Cara mengetahui WA disadap selanjutnya adalah melalui status online. Apabila akun Anda terlihat online, padahal Anda sedang tidak mengaksesnya kemungkinan akun Anda disadap. Namun status tersebut tidak akan terlihat jika Anda mematikan fitur ‘last seen.’

4. Pesan Sudah Terbaca Meski Belum Dibuka

Cara mengetahui WA disadap selanjutnya juga bisa dilihat dari isi pesan. Apabila pesan telah terbaca terlihat dari dua centang biru WhatsApp, padahal Anda belum membacanya maka ini bisa mengindikasikan bahwa akun WA Anda disadap. 

Namun, perlu diperhatikan bahwa cara ini tidak berlaku saat Anda menonaktifkan fitur ‘Tanda Terima Pesan’ (Read Receipts).

5. Pesan Terkirim yang Tidak Anda Kirim

Ada pesan yang terkirim meskipun Anda tidak mengirimnya adalah salah satu tanda paling jelas bahwa akun Anda benar-benar dikendalikan pihak lain. 

Apabila Anda menemukan pesan di kotak keluar yang tidak pernah Anda tulis, atau kontak Anda melaporkan menerima pesan aneh dari Anda, segera ambil tindakan karena ini adalah aktivitas yang bisa dicurigai bahwa akun WA Anda disadap.

6. Baterai Ponsel Cepat Habis Tanpa Sebab Jelas

Aktivitas penyadapan di latar belakang, seperti sinkronisasi data, unduhan file, atau transmisi informasi, bisa menguras baterai lebih cepat dari biasanya. 

Dengan demikian, jika baterai ponsel Anda tiba-tiba habis jauh lebih cepat meski tidak ada perubahan kebiasaan penggunaan, hal ini bisa dicurigai bahwa akun WA Anda disadap.

7. Aplikasi WhatsApp Berjalan Lambat atau Sering Error

Cara mengetahui WA disadap adalah ketika aplikasi WhatsApp pada ponsel Anda berjalan lambat. Pasalnya, saat satu akun digunakan di beberapa perangkat sekaligus, server WhatsApp harus menyinkronkan semua sesi tersebut. 

Dengan demikian, beban ekstra ini bisa membuat aplikasi terasa lebih lambat, sering tidak responsif hingga mengalami crash tidak wajar.

8. Data Seluler atau Wi-Fi Terkuras Lebih Cepat

Pada umumnya, aktivitas penyadapan yang berjalan di latar belakang akan mengonsumsi data untuk mentransfer informasi. 

Dengan demikian, jika tagihan data atau kuota internet Anda tiba-tiba membengkak tanpa ada perubahan kebiasaan streaming atau browsing, ini bisa menjadi tanda bahwa akun WA Anda disadap.

9. Ponsel Terasa Panas Tidak Normal

Prosesor yang bekerja keras untuk menjalankan aktivitas tersembunyi di latar belakang akan menghasilkan panas berlebih. Jika ponsel Anda terasa panas bahkan saat tidak digunakan secara aktif, ada kemungkinan ada proses yang berjalan tanpa sepengetahuan Anda.

10. Ada Perangkat Asing di Menu Linked Devices

Mengecek perangkat asing di menu ‘Linked Devices’ adalah cara paling cepat dan pasti untuk mengecek apakah akun Anda disadap. Cara mengeceknya pun mudah, yaitu sebagai berikut.

  1. Buka WhatsApp
  2. Ketuk ikon titik tiga di sudut kanan atas
  3. Pilih Perangkat Tertaut (Linked Devices). Jika ada perangkat yang tidak Anda kenali, akun Anda sedang diakses dari luar.
Catatan

Cek Linked Devices secara rutin, minimal seminggu sekali. Langkah ini menjadi kebiasaan sederhana yang bisa mencegah penyadapan berlangsung lama tanpa diketahui.


Dampak dan Bahaya Akun WhatsApp yang Disadap

Banyak resiko menghantui saat akun WhatsApp Anda disadap oleh oknum tidak bertanggung jawab. Berikut ini beberapa bahaya apabila akun WhatsApp Anda disadap oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

1. Pencurian Data Pribadi

Semua informasi yang pernah Anda kirim dan terima, dari nomor rekening, data KTP, hingga password, berpotensi diakses penyadap. Data ini bisa dijual atau digunakan untuk berbagai kejahatan digital.

2. Penyalahgunaan Akun untuk Penipuan

Penyadap bisa menggunakan akun WA Anda untuk menghubungi kontak dan meminta transfer uang dengan dalih darurat. Banyak korban penipuan berbasis WhatsApp justru menjadi korban karena akun orang yang mereka percaya telah dikuasai pihak lain.

3. Kerugian Finansial Langsung

Jika WA Anda terhubung dengan rekening bank atau dompet digital, penyadap bisa memanfaatkan akses tersebut untuk transaksi tidak sah, khususnya bila kombinasi OTP dan detail akun berhasil oknum tersebut kumpulkan.

4. Risiko Hukum

Bila akun Anda disalahgunakan untuk menyebarkan konten ilegal atau melakukan tindak penipuan, Anda berpotensi terseret dalam masalah hukum meskipun tidak tahu-menahu soal aktivitas tersebut.

5. Kehilangan Kepercayaan Pelanggan

Khusus untuk bisnis yang menggunakan WhatsApp sebagai saluran komunikasi utama, akun yang disadap bisa merusak reputasi secara serius. Pelanggan yang tiba-tiba dihubungi oleh akun WA Anda dengan pesan mencurigakan tentu tidak akan mudah kembali percaya.


Cara Mengatasi WA yang Sudah Disadap

Bagaimana jika akun WA Anda sudah terlanjur disadap? Jika Anda menemukan satu atau lebih tanda di atas, berikut langkah-langkah yang harus segera dilakukan.

1. Keluarkan Semua Perangkat dari Linked Devices

Pertama-tama, Anda harus mengeluarkan semua perangkat dari Linked Devices. Berikut ini langkah praktisnya.

  1. Buka aplikasi WhatsApp > Perangkat Tertaut
  2. Pilih setiap perangkat yang tidak dikenali 
  3. Ketuk Hapus Perangkat (Remove Device). 

Langkah-langkah ini akan memutus akses penyadap dari semua sesi aktif di luar ponsel utama Anda.

2. Install Ulang Aplikasi WhatsApp

Selanjutnya adalah menghapus aplikasi WhatsApp dari ponsel, lalu unduh ulang dari Google Play Store atau App Store. 

Selama proses registrasi ulang, WhatsApp akan mengirimkan kode OTP ke nomor Anda. Tahap ini secara otomatis mengeluarkan semua sesi lain yang aktif.

3. Nonaktifkan Akun Sementara Jika Diperlukan

Jika Anda yakin akun telah diambil alih dan tidak bisa mengaksesnya, Anda bisa mengirim email ke support@whatsapp.com.

Sebagai contoh, Anda bisa mengirim email dengan subjek “Lost/Stolen: Please deactivate my account” disertai nomor telepon Anda. Nantinya, WhatsApp akan menonaktifkan akun tersebut. Akun dapat diaktifkan kembali dalam 30 hari.

4. Ubah Kata Sandi Akun yang Terhubung

Jika WhatsApp Anda terhubung dengan email atau akun bisnis lain, segera ubah kata sandi di semua akun tersebut. Penyadap mungkin telah mengumpulkan cukup informasi untuk mengakses layanan lain.

5. Scan Perangkat dari Malware

Langkah selanjutnya untuk mengatasi akun WA yang disadap adalah dengan menggunakan aplikasi keamanan terpercaya untuk memeriksa apakah ada spyware atau malware di ponsel Anda. 

Apabila ditemukan malware, sebaiknya Anda membersihkan malware tersebut sebelum mendaftar ulang WhatsApp agar masalah tidak berulang.


Tips Ampuh Mencegah WA Disadap

Mengingat bahayanya saat mengetahui akun WhatsApp disadap, maka akan lebih baik mencegah agar hal tersebut tidak terjadi.

Berikut cara mencegah agar akun WA tidak disadap adalah

1. Aktifkan Autentikasi Dua Faktor

Autentikasi dua faktor akan mengunci akun Anda dan mencegah peretas mengakses akun Anda dari perangkat lain. Ini adalah tindakan proaktif untuk mencegah orang jahat mengakses akun Anda.

Berikut cara mengaktifkan autentikasi dua faktor di perangkat Android Anda:

  1. Buka WhatsApp di perangkat Android Anda.
  2. Ketuk tombol bertitik tiga di pojok kanan atas.
  3. Pilih menu “Account”.
  4. Pilih opsi “Two-step verification.”
  5. Tekan “Turn on.”
  6. Masukkan 6 digit pin untuk keamanan akun.
  7. Ulangi masukkan pin pada halaman berikutnya untuk konfirmasi.
  8. Masukkan alamat email, lalu klik “Done”.

2. Aktifkan Pemindaian Sidik Jari

Cara mengantisipasi WA disadap lainnya, yaitu dengan mengaktifkan pemindaian sidik jari. Berikut cara mengaktifkannya:

  1. Klik opsi titik 3 di pojok kanan atas
  2. Klik Privasi (Privacy)
  3. Klik Kunci Sidik Jari
  4. Geser tombol abu-abu menjadi hijau

3. Selalu Logout dari WhatsApp Web dan Linked Devices

Cara ketiga agar WA tidak diretas adalah dengan selalu logout setelah menggunakan WhatsApp Web. Tujuan agar akun Anda tidak bisa diretas oleh orang tidak bertanggung jawab.

3. Jangan Pernah Bagikan Kode OTP

Kode OTP bersifat sangat rahasia dan tidak pernah diminta oleh WhatsApp atau siapa pun. 

Modus penipuan yang paling umum adalah berpura-pura menjadi teman, keluarga, atau petugas yang ‘membutuhkan’ kode tersebut. Dengan demikian, tidak ada alasan valid bagi Anda untuk membagikannya.

5. Gunakan Hanya Aplikasi WhatsApp Resmi

Menghapus WhatsApp GB, WhatsApp Plus, atau WhatsApp versi modifikasi lainnya adalah langkah praktis yang dapat mencegah akun WA Anda disadap. 

Sebaiknya, Anda mengunduh dan menggunakan hanya aplikasi resmi dari toko aplikasi resmi (Google Play Store atau Apple App Store), seperti aplikasi WhatsApp Messenger dan WhatsApp Business API. Selain lebih aman, aplikasi resmi mendapat pembaruan keamanan secara rutin.

Namun untuk keperluan bisnis, sebaiknya Anda menggunakan aplikasi WhatsApp Business API. Aplikasi ini memiliki fitur lengkap yang mendukung aktivitas bisnis. Terlebih aplikasi ini memiliki sistem keamanan enkripsi end-to-end.

Berikut cara mengaktifkan WhatsApp Business API:

  1. Bermitra dengan official BSP WhatsApp
  2. Verifikasi akun Facebook Manager
  3. WhatsApp Business API telah aktif

Untuk informasi tambahan selengkapnya tentang WhatsApp Business API, Anda bisa menyimak video YouTube berikut.


Hindari Akun WA Bisnis Anda Disadap dengan WhatsApp Business API Mekari Qontak

Mengingat bahayanya WhatsApp yang disadap, ada baiknya untuk mendeteksinya lebih dini. Ada beberapa cara mengetahui akun WA disadap, dari akun WA tiba-tiba keluar sendiri, pesan terbaca meski belum dibuka hingga baterai ponsel cepat habis tanpa sebab jelas.

Jika Anda menggunakan WhatsApp untuk keperluan bisnis, seperti mengelola pesanan, komunikasi pelanggan, atau pengiriman notifikasi, ancaman penyadapan membawa risiko yang jauh lebih besar dibanding pengguna biasa.

WhatsApp Business API yang diakses melalui mitra resmi (BSP), seperti Mekari Qontak hadir dengan beberapa lapisan keamanan tambahan yang berbeda dari aplikasi biasa, seperti enkripsi end-to-end di semua jalur komunikasi dan tidak ada risiko dari aplikasi modifikasi atau pihak ketiga tidak resmi.

Jadi, tunggu apalagi? Konsultasikan kebutuhan bisnis Anda dengan tim ahli Mekari Qontak dan dapatkan uji coba gratis Mekari Qontak sekarang!

Referensi

solusi whatsapp business api mekari qontak untuk percepat respon pelanggan
Kategori : WhatsApp

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Cara Mengetahui WA Disadap (FAQ)

Apakah WhatsApp bisa disadap meski sudah dienkripsi?

Apakah WhatsApp bisa disadap meski sudah dienkripsi?

Ya. Enkripsi end-to-end melindungi isi pesan saat dikirim, tetapi tidak melindungi akun dari akses tidak sah di sisi perangkat. Penyadap umumnya masuk melalui WhatsApp Web, Linked Devices, atau malware di ponsel, bukan dengan mencegat pesan di jaringan.

Bagaimana cara cek WA disadap atau tidak dengan cepat?

Bagaimana cara cek WA disadap atau tidak dengan cepat?

Cara cek WA disadap atau tidak bisa dilakukan dengan cara Buka Pengaturan → Perangkat Tertaut (Linked Devices). Jika ada perangkat asing, akun Anda sedang diakses dari luar. Hapus segera perangkat tersebut dan aktifkan verifikasi dua langkah.

Apa itu istilah kenon di WA?

Apa itu istilah kenon di WA?

Istilah kenon di WA dalah singkatan dari Kena Nonaktif yang merupakan bahasa slang dalam pengguna WhatsApp di Indonesia. Biasanya, “kenon” juga bisa merujuk pada kondisi:

  • Akun WhatsApp terkena masalah atau error
  • Bisa juga diartikan sebagai akun yang dibatasi, diblokir, atau tidak bisa digunakan normal
  • Dalam beberapa konteks, orang juga menyebut “kenon” saat akun dianggap tidak aman atau bermasalah.
Apa bedanya WhatsApp Business API dengan aplikasi WA biasa untuk bisnis?

Apa bedanya WhatsApp Business API dengan aplikasi WA biasa untuk bisnis?

WhatsApp Business API dirancang untuk skala enterprise dengan fitur keamanan, audit trail, dan manajemen multi-agen yang tidak tersedia di aplikasi reguler. Akses harus melalui mitra resmi (BSP) sehingga standar keamanannya lebih terjamin.

Apakah verifikasi dua langkah benar-benar efektif?

Apakah verifikasi dua langkah benar-benar efektif?

Sangat efektif. Bahkan jika penyadap berhasil mendapatkan kode OTP Anda, mereka tetap tidak bisa masuk tanpa PIN verifikasi dua langkah. Ini adalah lapisan perlindungan paling penting yang bisa langsung Anda aktifkan hari ini.