Daftar isi
7 min read

Apa Itu Kode OTP dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Tayang 30 Mei 2024
Diperbarui 12 Juni 2024
Kenali Apa Itu Kode OTP dan Bagaimana Cara Kerjanya
Apa Itu Kode OTP dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Saat mencoba masuk akun di website atau aplikasi, mungkin Anda sering diminta verifikasi menggunakan kode OTP. Penggunaan kode tersebut bertujuan untuk melindungi keamanan data pribadi Anda dari pihak tidak bertanggung jawab.

Kin penggunaan kode OTP menjadi hal yang wajar, seiring tingginya angka kejahatan siber di Indonesia. Hampir semua perusahaan yang menawarkan program loyalitas atau member akan mengirimkan kode OTP setiap kali pelanggan mencoba masuk ke akun mereka.

Simak penjelasan selengkapnya mengenai keuntungan menggunakan kode OTP dan cara melindungi akun dari pencurian data pada artikel berikut.

Apa itu kode OTP?

OTP (One Time Password) adalah kata sandi unik yang hanya dapat digunakan sekali untuk masuk ke suatu jaringan atau layanan. Penggunaan satu kali bertujuan untuk menghindari pencurian identitas secara online.

OTP umumnya berisi 6 digit kode unik dengan maksud untuk memverifikasi identitas pengguna. Kode tersebut akan dikirimkan ke pengguna melalui SMS, Email, pesan suara atau aplikasi seluler.

Sebagian perusahaan memberikan batas waktu penggunaan kode tersebut untuk memperketat keamanannya.

Namun sebelum bisa menggunakannya, beberapa jaringan akan meminta Anda untuk mengaktifkan autentikasi 2 faktor pada akun pribadi mereka.

Bagaimana Cara Kerja Kode OTP?

Autentikasi OTP bekerja dengan mengirimkan kode yang terdiri dari angka atau huruf yang berasal dari MFA (Multi-factor Authentication) saat mencoba login akun pada website atau aplikasi. Kode yang diberikan bukan merupakan nama atau kata sandi pengguna.

Sistem akan mengirimkan kode unik tersebut melalui SMS, pesan suara, email, notifikasi ke aplikasi seluler.

Setelah pesan diterima, pengguna bisa menyalin kode ke jendela autentikasi atau formulir lain yang memverifikasi kode dengan server autentikasi untuk memastikan adanya kecocokan.

Jika kode yang dimasukkan cocok, pengguna kemudian menerima notifikasi “Terautentikasi”. Kemudian pengguna bisa mengakses akun sesuai dengan kebutuhan.

Namun apabila waktu penggunaan OTP telah habis, kode tersebut tidak dapat digunakan kembali.

Dengan begitu, Anda perlu mengulangi langkah dari awal mulai dari memasukkan ID dan kata sandi pengguna. Sementara sistem akan memberikan kode OTP baru.

Apa saja Jenis-jenis OTP?

Sebelum lebih jauh membahas mengenai one time password, ada baiknya Anda mengenali macam-macam OTP. Pada dasarnya ada lima jenis OTP berdasarkan media yang digunakan untuk mengirimkan kode tersebut, seperti berikut:

SMS

Media yang paling populer digunakan untuk mengirim kode OTP adalah pesan teks melalui SMS. Setelah menerima pesan, pengguna harus segera memasukkan OTP ke kode ke jendela autentikasi untuk verifikasi.

Meskipun mudah dan cepat, OTP SMS dianggap sebagai cara paling tidak aman untuk mengautentikasi pengguna. Bahkan Institut Standar dan Teknologi Nasional AS (NIST) mempertimbangkan untuk menghentikan penggunaan SMS untuk 2FA.

Para ahli seperti yang ada di NIST juga merekomendasikan agar perusahaan mempertimbangkan metode pengiriman one time password selain SMS karena penggunaan pesan SMS tidak dapat membuktikan kepemilikan perangkat penerima.

Baca juga: Cara Menggunakan WhatsApp OTP dan Perbedaannya dengan SMS

Pesan Suara

Selain SMS, OTP juga bisa dikirimkan kepada pengguna melalui pesan suara otomatis dalam panggilan telepon. OTP suara dianggap aman karena kode disampaikan secara audible langsung ke nomor pengguna.

Perangkat Keras

Perangkat keras berukuran kecil, seperti gantungan kunci bisa menghasilkan kode numerik baru setiap 30 detik. Hal tersebut bisa dimanfaatkan untuk mengirimkan kode OTP.

Setelah kode terkirim, pengguna bisa masukkan ke situs atau aplikasi untuk proses verifikasi.

Sayangnya, untuk mendistribusikan perangkat tersebut bisnis perlu merogoh kocek cukup dalam. Selain itu, karena ukurannya kecil membuatnya mudah hilang dan tidak sepenuhnya aman dari peretasan.

Email

Email menjadi media paling sering dimanfaatkan untuk mengirimkan OTP, selain SMS. Sayangnya, beberapa orang meragukan keamanan dari jenis OTP ini karena email tidak terikat pada perangkat tertentu.

Push notification

Website dan aplikasi sekarang dapat mengirimkan push notification kepada pengguna dalam upaya autentikasi. Pemilik perangkat cukup melihat detailnya dan dapat menyetujui atau menolak akses dengan satu sentuhan.

Baca juga: Cara Mengirimkan Push notification di WhatsApp

Apa Manfaat Penggunaan Kode OTP?

One-Time Password memanfaatkan banyak media untuk menjangkau pengguna di seluruh dunia. Hal ini membuatnya mudah diakses dan ramah pengguna.

Selain itu, masih banyak keuntungan yang bisa dapatkan dengan menerapkan perlindungan autentikasi 2 faktor melalui kode OTP. Keuntungan tersebut antara lain, sebagai berikut:

Memberikan perlindungan ekstra dari akses tidak sah

Keuntungan pertama, OTP sangat efektif dalam mengurangi risiko yang timbul dari keamanan kata sandi yang lemah.

OTP memberikan kode berisi enam digit secara acak. Hal ini membuat pencuri identitas harus menebak setiap angka dengan benar dalam waktu singkat atau sebelum kode kadaluarsa.

Jika dilihat secara matematis, ada 10 angka berbeda dikali enam peluang (10x10x10x10x10x10) untuk bisa menebak OTP Anda dengan benar. Artinya pencuri identitas memiliki satu dari sejuta peluang (0,000001% tingkat probabilitas-nya) untuk bisa mengakses akun Anda.

Mencegah penipuan online

Keuntungan lainnya, pelanggan bisa terhindar dari penipuan online meskipun pencuri identitas bisa menebak kode OTP dengan benar. Sebab, saat ada orang yang tidak sah mencoba mengakses akun Anda, maka Anda sebagai pengguna yang sah akan menerima kode yang tidak Anda minta.

Hal tersebut jelas mencurigakan, karena pengguna bisa segera mengamankan akunnya dengan memperbarui kata sandi.

Baca juga: Modus Penipuan WhatsApp yang Marak Terjadi

Meningkatkan kepercayaan dalam transaksi digital

Kode OTP yang dikirim langsung ke nomor ponsel atau alamat email Anda yang terdaftar, membuat orang lain yang tidak bisa dengan mudah mengakses akun. Bahkan Anda sebagai pemilik akun yang sah dapat dengan mudah menandai aktivitas mencurigakan hanya dengan sekali klik.

Dengan kontrol penuh yang pengguna tersebut miliki, tidak perlu lagi ada rasa kekhawatiran pencurian data pribadi secara online. Hal ini bisa menumbuhkan rasa kepercayaan untuk transaksi digital.

Menurut Adobe Trust Report 2022 bahwa 73% pelanggan memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi ketika informasi dan akun mereka aman.

Kemudahan penggunaan

Solusi autentikasi multifaktor seperti OTP menyediakan keamanan yang skalabel dengan pengalaman pengguna yang sangat mulus. Kode OTP akan dengan cepat pengguna terima melalui saluran komunikasi favorit mereka.

Misalnya saja, OTP SMS yang bisa dengan mudah diakses dari perangkat ponsel Anda. Selain itu, SMS merupakan saluran komunikasi yang familiar, sehingga Anda tidak perlu lagi mempelajari atau mengunduhnya terlebih dahulu.

Tersedia di berbagai platform

Kemudahan akses OTP juga berkat dukungan API yang memungkinkan untuk mengirimkan kode tersebut ke berbagai saluran komunikasi. Perusahan yang mengirimkan OTP bisa memilih saluran mana yang banyak pelanggan mereka gunakan.

Tips Menjaga Keamanan Kode OTP

Kode OTP adalah alat keamanan penting dalam melindungi akun Anda. Namun, Anda tetap perlu melindungi akun dari aktivitas mencurigakan. Ada tiga tips yang perlu Anda ingat untuk menjaga kerahasiaan kode OTP:

Jangan pernah berikan kode OTP kepada siapa pun

Poin penting pertama yang harus selalu diingat adalah jangan pernah memberikan kode OTP kepada siapapun, meskipun mereka mengaku sebagai keluarga, teman dekat atau perwakilan dari perusahaan.

Hal tersebut dikarenakan marak modus penipuan yang mengaku sebagai orang-orang tersebut untuk mendapatkan kode akses OTP yang dikirimkan ke pengguna. Kemudian penipu akan mencuri data pribadi pengguna untuk tindakan ilegal.

Waspadai tautan atau permintaan mencurigakan

Modus lainnya yang kerap digunakan penipu adalah dengan mengirimkan kode verifikasi OTP tanpa Anda minta. Selain kode verifikasi, penipu juga kerap mengirim pesan yang menawarkan hadiah atau insentif dengan mengklik tanutan tertentu.

Jika menerima pesan tersebut baik dari HP atau email, sebaiknya abaikan dan hindari mengikuti instruksi di dalamnya. Ingatlah bahwa layanan resmi jarang meminta pengguna memberikan kode verifikasi untuk tujuan hadiah atau promosi.

Gunakan aplikasi otentikasi jika memungkinkan

Perlindungan yang bisa Anda lakukan selanjutnya adalah menggunakan aplikasi otentikasi. Tentu tidak semua penyedia layanan memiliki aplikasi khusus untuk melakukan otentikasi.

Namun jika mereka membuatnya, maka sebaiknya menggunakan aplikasi tersebut. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari penipu yang meminta kode verifikasi OTP melalui pesan teks atau email.

Kesimpulan

Keberadaan kode OTP membantu menjaga kemanan data pribadi dari kejahatan siber seperti yang dijelaskan di atas. Pengguna hanya bisa memasukkan kode verifikasi tersebut satu kali dalam jangka waktu terbatas.

Selain itu, pemilik akun akan mendapatkan pemberitahuan ketika ada aktivitas mencurigakan seperti menerima pesan yang berisi kode OTP tanpa memintanya. Hal ini memungkinkan untuk pengguna untuk melakukan langkah pencegahan dengan memblokir akun.

Ada beberapa cara untuk mengirimkan kode OTP. Salah satu yang populer adalah menggunakan pesan teks, seperti SMS. Sebagai pelaku usaha, Anda juga bisa memanfaatkan WhatsApp untuk mengirimkan OTP ke pelanggan Anda.

Mekari Qontak merupakan mitra resmi WhatsApp API terbaik di Indonesia. Fitur WhatsApp API Mekari Qontak memungkinkan Anda untuk mengirimkan kode verifikasi OTP secara otomatis ke pelanggan.

Kosnultasikan kebutuhan bisnis Anda dengan tim ahli Mekari Qontak secara gratis dengan klik di sini.

Referensi

Kategori : Bisnis
WhatsApp WhatsApp Sales