
- Persaingan bisnis yang semakin ketat membuat perusahaan harus terus mencari cara baru untuk menjaga dan meningkatkan profit.
- Meningkatkan profit dapat dilakukan melalui strategi penjualan seperti menambah produk, memperluas target pasar, dan membuka lebih banyak channel penjualan.
- Peningkatan nilai jual melalui kualitas produk, demo yang menarik, dan ukuran produk yang lebih besar dapat mendorong revenue.
- Follow-up pelanggan, efisiensi biaya operasional, serta menghindari perang harga menjadi kunci menjaga margin keuntungan.
- Strategi peningkatan profit akan lebih optimal jika didukung oleh sistem CRM Sales yang terintegrasi seperti Mekari Qontak.
Setiap perusahaan pasti mengharapkan mendapatkan profit atau keuntungan sebanyak mungkin. Namun sayangnya untuk menghasilkan profit sesuai harapan tidaklah mudah. Perusahaan harus berfikir keras bagaimana cara meningkatkan profit dalam waktu singkat.
Berbagai cara coba dilakukan untuk meningkatkan profit perusahaan. Masing-masing bisnis tentu memiliki caranya sendiri. Misalnya dengan memperluas target pasar atau menambah nilai produk yang dijual dan masih banyak cara lainnya.
Lalu bagaimana cara efektif menaikkan profit perusahaan? simak selengkapnya pada ulasan Mekari Qontak blog dibawah ini.
Mengapa Anda Perlu Meningkatkan Profit Perusahaan?
Perusahaan dengan orientasi profit, baik itu berupa produk maupun jasa, tentu selalu mencari cara untuk meningkatkan keuntungan penjualan. Seiring berjalannya waktu, persaingan bisnis pun semakin ketat.
Sayangnya dalam waktu yang singkat, banyak bermunculan pesaing baru yang akan segera mengeluarkan produk / jasa yang serupa dengan bisnis Anda. Hal ini kadang menjadi hambatan untuk perusahaan mendapatkan profit maksimal.
Akibatnya saat tim penjualan tidak mampu bersaing dan menjual produk / jasa Anda, maka bisa dipastikan bisnis yang Anda jalankan tidak akan berlangsung lama. Disinilah pentingnya Anda menerapkan strategi untuk meningkatkat profit perusahaan.
Baca juga: Apa Itu Profit Margin? Cara Menghitung dan Contohnya
10 Cara Efektif Meningkatkan Profit Perusahaan
1. Menambah produk atau layanan
Cara menaikkan profit perusahaan pertama adalah dengan menambah jumlah produk yang Anda jual. Apabila dihitung secara matematika, dengan menbah produk di pasaran, peluang Anda mendapatkan revenue (pendapatan) perusahaan juga akan mengingkat.
Namun agar tidak salah dalam perhitungan, Anda harus melihat kondisi pasar sebelum menambah jumlah produk. Pastikan permintaan produk atau layanan Anda belum tercukupi dengan stok yang ada sekarang.
Setelah itu, analisis perkiraan jumlah produk yang akan ditambahkan. Hal ini membantu Anda terhindar dari kerugian yang disebabkan stok melimpah.
Baca juga: Product Development: Definisi, Tahapan, Diagram, dan Contohnya
2. Tampilkan demo yang menarik
Calon pelanggan Anda, pasti telah beberapa kali melihat demo produk / jasa yang serupa dengan bisnis Anda.
Tampilkanlah demo yang menarik dan berbeda, maka calon pelanggan Anda pun akan dengan segera memilih produk / jasa yang Anda tawarkan. Hal ini secara tidak langsung akan meningkatkan revenue perusahaan Anda.
3. Tawarkan produk dalam ukuran besar
Berikan pelanggan Anda opsi lainnya untuk menggunakan produk Anda. Salah satunya dengan membuat produk dalam ukuran besar.
Dengan menjual produk lebih besar, tentu harga yang ditawarkan juga akan bertambah. Jika pelanggan Anda lebih memilih produk tersebut, artinya Anda akan mendapatkan tambahan keuntungan.
Baca juga: Product Bundling: Definisi, Jenis, dan Strategi Efektifnya
4. Menaikkan Nilai Jual
Cara meningkatkan keuntungan lainnya adalah dengan menaikkan kualitas produk. Anda bisa menambahkan kualitas produk atau pelayanan. Hal ini akan menambah nilai jual produk Anda. Pelanggan juga tidak akan keberatan membayar lebih untuk mendapatkan kualitas produk terbaik.
Namun sebelum itu, Anda perlu membangun customer trust yang kuat terlebih dahulu. Tujuannya agar mereka tidak berpindah ke kompetitor saat Anda menawarkan harga lebih tinggi seiring kenaikan kualitas.
Baca juga: Mengenal Strategi Penetapan Harga yang Menguntungkan Bisnis
5. Memperluas Target Penjualan
Sebelum mulai berjualan, Anda akan menetukan target pasar yang sesuai dengan produk yang Anda tawarkan. Target tersebut biasanya dibedakan berdasarkan jenis kelamin, usia, demografi, lokasi dan lain sebagainya.
Namun untuk meningkatkan revenue perusahaan, tidak ada salahnya untuk mencoba mencari target penjualan yang baru.
Jangkau mereka dengan memanfaatkan teknologi yang ada saat ini. Misalnya menggunakan media sosial seperti TikTok untuk menjangkau target penjualan yang lebih muda atau generasi Z.
Baca juga: Social Media Marketing: Pengertian, Manfaat, dan Strateginya
6. Perbanyak Pintu Penjualan
Buka pintu penjualan sebanyak-banyaknya agar menyentuh seluruh pasar. Jika saat ini Anda hanya memiliki usaha offline, perluaslah dengan memasuki ranah online.
Lakukan pemasaran menggunakan platform online seperti Instagram, Facebook, e-commerce dan lainnya.
Baca juga: Social Media Branding: Pengertian, Manfaat, & Tips Penerapannya
7. Selalu Follow-Up Calon Pembeli
Jangan pernah menyerah untuk menghubungi calon pembeli yang pernah berinteraksi dengan Anda sebelumnya. Pasalnya berdasarkan riset oleh The Marketing Donut, 80% penjualan memerlukan 5 kali follow-up. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu melakukan follow-up calon pelanggan dengan cara dan waktu yang tepat.
Baca juga: Rekomendasi Software Follow Up Tracking Terbaik untuk Bisnis
8. Mengurangi Biaya Operasional
Cara meningkatkan revenue ini bersifat internal. Di mana Anda harus bisa menekan biaya operasional baik dari produksi, pemasaran hingga penjualan sehingga semua pengeluaran di perusahaan harus efisien.
Misalnya dengan mencari supplier yang lebih murah, menggunakan kemasan yang ekonomis, meningkatkan keamanan dan sistem kontrol untuk mengurangi kemungkinan terjadinya pencurian.
Baca juga: Mengenal Supplier Relationship Management dan Implementasinya
9. Tidak Terpengaruh dengan Kompetisi Harga
Hal yang sering kali dikerapkali dilakukan oleh pebisnis yang justru merugikan adalah kompetisi harga dengan pesaing.
Mereka berlomba menjual produk lebih murah dari kompetitor, dengan harapan mendatangkan banyak penjualan. Akibatnya untuk menurunkan kualitas produk demi mengimbangi harga penjualan rendah.
Cara tersebut justru bisa membuat perusahaan Anda dijauhi pelanggan. Cobalah cara lainnya yang lebih bijak, seperti mengurangi biaya-biaya operasional yang kurang efektif.
Hilangkan biaya pengeluaran yang tidak memberikan nilai tambah pada produk, layanan atau perusahaan Anda. Dengan begitu, Anda tetap bisa menjual produk lebih murah tapi tetap mempertahankan kualitas.
Baca juga: Mengenal Dynamic Pricing: Jenis, Faktor, dan Cara Implementasinya
10. Manfaatkan Koneksi Pribadi
Dalam dunia bisnis, koneksi adalah segalanya. Manfaatkanlah segala koneksi yang Anda miliki, baik itu teman, keluarga atau siapapun yang anda kenal untuk mendapatkan referral dari mereka.
Beberapa hal di atas mungkin bukan hal baru bagi Anda, namun tidak ada salahnya mengambil langkah proaktif dan kembali mencoba hal tersebut untuk meningkatkan penjualan Anda.
Baca juga: Rekomendasi Aplikasi Bisnis untuk Memperluas Koneksi Profesional
Gunakan Aplikasi Sales untuk Meningkatkan Profit Perusahaan Anda Lebih Cepat!
Pebisnis manapun pasti ingin meningkatkan revenue dan keuntungan dengan cara praktis dan biaya yang lebih ringan. Hal tersebut dapat dicapai dengan bantuan aplikasi sales yang akan sangat bermanfaat bagi strategi penjualan dan social selling bisnis tersebut.
Untuk membantu melacak proses sales dengan benar, Anda harus memiliki sebuah sistem yang dilengkapi dengan fitur tertentu. Beberapa fitur penting yang harus diperhatikan yaitu:
- Software yang mudah disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan proses bisnis agar dapat mengelola bisnis dengan mudah.
- Aplikasi mobile dan GPS offline. Dengan fitur ini, Anda dapat menggunakan aplikasi mobile untuk mengelola bisnis dan melacak lokasi GPS tim sales di lapangan walaupun tanpa akses internet.
- Dashboard pelaporan dengan analisis yang dapat disesuaikan, misalnya disaring berdasarkan per tenaga sales, tim, atau periode waktu tertentu
- Software KPI dan manajemen tugas untuk melacak kinerja tim dengan metrik yang dapat disesuaikan sehingga dapat meningkatkan sales dan operasional bisnis
- Otomatisasi dokumen. Fitur ini memudahkan dalam mengunggah template Spreadsheet dan Word untuk mengotomatisasi seluruh dokumen secara instan sehingga dapat menghemat waktu dan biaya
- Integrasi dengan WhatsApp, Chat, dan Call Center untuk dapat merekam percakapan secara instan
- Sales pipeline yang jelas harus dapat mudah dipahami untuk mengetahui apa yang terjadi pada tiap tahapan prospek.
Baca juga: Rekomendasi Software Sales Terbaik di Indonesia untuk Perusahaan
Tingkatkan Profit Perusahaan Anda Sekarang!
Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan profit perusahaan, setidaknya ada 10 poin seperti yang dijelaskan diatas. Namun hal tersebut tidak akan maksimal jika dilakukan secara konvensional. Oleh karena itu, sebagian besar bisnis saat ini memilih menggunakan tools seperti aplikasi sales untuk mengelola semua urusan bisnisnya.
Aplikasi sales ini mampu bekerja secara otomatis dalam mengelola penjualan bisnis. Salah satu penyedia aplikasi sales terbaik di Indonesia adalah Mekari Qontak.
Aplikasi Sales Qontak berbasis sistem CRM (Customer Relationship Management). Jadi memudahkan Anda mengelola perusahaan dengan fokus utama customer (customer centric). Dengan memahami customer, peluang Anda meningkatkan keuntungan terbuka lebar.
Selain itu, Mekari Qontak mampu menghubungkan berbagai aplikasi (Facebook, Instagram, Twitter, Line, WhatsApp dan lainnya) dalam satu platform Omnichannel.
Qontak juga telah dipercaya lebih 3000+ perusahaan untuk membantu mereka meningkatkan tahapan bisnis secara keseluruhan. Sementara itu, Mekari Qontak juga telah tersertifikasi ISO 27001 untuk memastikan keamanan informasi data pelanggan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Cara Meningkatkan Profit Perusahaan (FAQ)
Apa perbedaan antara meningkatkan profit dan meningkatkan revenue?
Apa perbedaan antara meningkatkan profit dan meningkatkan revenue?
Revenue adalah total pendapatan yang diperoleh perusahaan, sedangkan profit adalah keuntungan bersih setelah dikurangi seluruh biaya operasional. Perusahaan bisa saja mengalami kenaikan revenue, tetapi profit tetap stagnan jika biaya tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, strategi peningkatan profit harus selalu dibarengi dengan efisiensi biaya.
Bagaimana cara mengetahui strategi peningkatan profit yang paling efektif untuk bisnis?
Bagaimana cara mengetahui strategi peningkatan profit yang paling efektif untuk bisnis?
Setiap bisnis memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga strategi yang efektif perlu didasarkan pada data penjualan, perilaku pelanggan, dan biaya operasional. Analisis laporan penjualan dan KPI secara berkala membantu perusahaan memahami area mana yang paling berpotensi meningkatkan profit. Penggunaan sistem CRM dapat mempermudah proses analisis ini.
Apakah meningkatkan profit selalu berarti menaikkan harga produk?
Apakah meningkatkan profit selalu berarti menaikkan harga produk?
Tidak selalu. Profit juga dapat ditingkatkan melalui strategi seperti fisiensi operasional, otomatisasi proses bisnis, dan peningkatan produktivitas tim. Dengan biaya yang lebih terkendali, perusahaan tetap bisa memperoleh keuntungan lebih besar tanpa membebani pelanggan dengan harga tinggi.
Berapa ideal profit margin perusahaan?
Berapa ideal profit margin perusahaan?
Ideal profit margin perusahaan bergantung pada jenis industri dan model bisnis yang dijalankan. Secara umum, profit margin 10–20% dianggap sehat karena menunjukkan keseimbangan antara pendapatan dan biaya operasional. Beberapa sektor seperti jasa dan teknologi bahkan dapat memiliki margin lebih tinggi karena biaya operasional yang relatif lebih efisien. Yang terpenting, profit margin harus stabil dan berkelanjutan agar bisnis dapat terus berkembang.
Apa kelebihan penggunaan CRM Sales dalam meningkatkan profit perusahaan?
Apa kelebihan penggunaan CRM Sales dalam meningkatkan profit perusahaan?
CRM Sales membantu perusahaan mengelola seluruh proses penjualan secara lebih terstruktur dan berbasis data. Dengan sistem seperti Mekari Qontak, tim sales dapat memantau pipeline, melakukan follow-up tepat waktu, dan memprioritaskan prospek yang paling potensial. Proses yang lebih efisien ini membantu mempercepat closing dan menekan biaya operasional. Hasilnya, perusahaan dapat meningkatkan profit secara lebih konsisten tanpa harus menambah banyak sumber daya.