
- Link Telegram bisnis memudahkan bisnis menjangkau audiens lebih luas tanpa perlu bertukar nomor telepon, sekaligus meningkatkan engagement melalui grup atau channel.
- Telegram unggul dari segi jangkauan dan impression, dengan kapasitas anggota hingga jutaan dan tingkat tayang lebih tinggi dibanding media sosial lain.
- Pembuatan link Telegram sangat mudah melalui t.me, cukup dengan username dan bisa langsung dibagikan ke berbagai platform.
- Link Telegram efektif untuk promosi, edukasi, dan interaksi, seperti kuis, polling, event, hingga layanan pelanggan 24/7 dengan chatbot.
Telegram telah berubah menjadi kanal bisnis dengan komunitas besar dan tingkat keterlibatan tinggi. Banyak perusahaan di Indonesia kini memanfaatkan link Telegram sebagai jalur masuk pelanggan tanpa perlu meminta nomor telepon terlebih dulu.
Sementara itu, Indonesia merupakan pasar terbesar keempat dengan sekitar 27 juta pengguna. Angka penetrasi tersebut menjadikan Telegram salah satu saluran komunikasi bisnis paling potensial setelah WhatsApp di pasar domestik.
Artikel Mekari Qontak blog ini akan membahas jenis link Telegram, cara membuatnya untuk akun bisnis, dan strategi membagikannya agar berdampak nyata pada penjualan.

Apa itu Link Telegram?
Link Telegram adalah tautan langsung (hyperlink) yang memungkinkan pengguna untuk memulai percakapan pribadi atau bergabung dalam grup, channel hingga bot di Telegram. Tautan tersebut bisa dilihat pada profil Telegram yang biasanya diawali dengan t.me/, kemudian diikuti username.
Umumnya pengguna akan membagikan Telegram link pada grup atau platform media sosial untuk memudahkan komunikasi dengan orang lain tanpa harus mengetahui nomor telepon masing-masing.
Sementara bagi bisnis, keberadaan link Telegram memudahkan calon pelanggan yang juga pengguna Telegram untuk bergabung ke channel atau grup mereka. Hal ini berimbas pada peningkatan engagement dan interaksi dengan pelanggan yang tinggi.
Manfaat Link Telegram Bisnis untuk Akselerasi Pertumbuhan
Keberadaan tautan telegram membantu bisnis berinteraksi dengan pelanggan mereka lebih mudah seperti disinggung sebelumnya.
Namun selain itu, masih banyak keuntungan yang bisa bisnis dapatkan dengan membagikan link Telegram di berbagai media komunikasi bisnis seperti email marketing, SMS, dan WhatsApp.
Manfaat dari link telegram yang bisa bisnis dapatkan adalah:
- Memiliki jangkauan lebih luas karena batas maksimal anggota grup telegram 5 atau 10 juta pengguna, berbeda dengan WhatsApp grup yang hanya 200 orang dengan rata-rata tingkat jangkauannya sekitar 10%
- Tingkat tanyang (impression) dari Telegram rata-rata 20% atau lebih besar dari Instagram (3%) dan Facebook (4%)
- Memudahkan untuk promosi dan mengedukasi audiens lebih baik melalui grup Telegram yang memiliki tingkat jangkauan dan impression yang tinggi
- Menyediakan dukungan layanan pelanggan otomatis selama 24/7 dengan menghubungkan Telegram dan chatbot
- Meningkatkan keterlibatan audiens dengan melakukan jajak pendapat atau kuis melalui tautan Telegram
Cara Membuat Link Telegram Bisnis dengan Mudah untuk Bisnis
1. Membuat Link Akun Bisnis Personal Melalui t.me/username
Buka aplikasi Telegram dan masuk ke menu Settings (Pengaturan), lalu pilih opsi Username. Isi username yang merepresentasikan brand Anda, contohnya @qontak_sales atau @qontak_support.
- Buka aplikasi Telegram, lalu masuk ke menu Settings (Pengaturan).
- Pilih opsi Username dan ketik nama unik untuk akun bisnis Anda.
- Simpan perubahan dengan menekan tombol centang di pojok kanan atas.
- Salin URL t.me/[username Anda] sebagai link siap dibagikan.
2. Membuat Link Grup Publik Telegram Bisnis
Pastikan Anda berstatus admin pada grup yang akan diberi link. Buka info grup dan ubah pengaturan privasi grup dari “Private” menjadi “Public” agar grup dapat memiliki username unik.
- Buka grup Telegram > tap nama grup > pilih Edit (ikon pensil).
- Pilih menu Group Type, lalu ubah menjadi Public Group.
- Tentukan link grup berformat t.me/namagrupbisnis Anda.
- Simpan pengaturan, lalu salin link untuk dibagikan ke pelanggan.
3. Membuat Link Channel untuk Siaran ke Pelanggan
Channel Telegram dibuat melalui menu New Channel di tab Chats. Setelah channel dibuat, Anda perlu mengubah tipe channel menjadi publik agar mendapatkan link permanen dengan format t.me/namachannel.
- Buat channel baru lewat menu Pencil (Compose) > New Channel.
- Isi nama channel dan unggah logo brand sebagai identitas.
- Pilih Channel Type, lalu set menjadi Public Channel.
- Tentukan link permanen dan simpan untuk digunakan dalam kampanye.
4. Membuat Link Bot Telegram untuk Layanan Otomatis
Bot Telegram dibuat melalui BotFather, yaitu bot resmi Telegram yang berfungsi sebagai pengelola bot. Setiap bot baru otomatis mendapat link bawaan setelah username bot terdaftar.
- Buka percakapan dengan @BotFather di Telegram.
- Ketik perintah /newbot, lalu isi nama dan username bot Anda.
- BotFather akan memberikan token API dan link bot berformat t.me/namabot.
- Hubungkan bot dengan platform chatbot AI seperti Mekari Qontak untuk menjalankan automasi percakapan.
5. Membuat Link Undangan Terbatas (Invite Link) untuk Grup Eksklusif
Invite link berguna untuk grup berbayar atau komunitas tertutup yang tidak boleh ditemukan lewat pencarian publik. Tautan ini berformat acak sehingga sulit ditebak orang luar.
- Buka info grup > pilih menu Invite Links.
- Tap Create a New Link untuk membuat invite link baru.
- Atur masa berlaku (Expiration) dan batas anggota (Member Limit) sesuai kebutuhan kampanye.
- Salin link berformat t.me/+[kode acak] dan distribusikan ke segmen yang dituju.
6. Membuat QR Code dari Link Telegram Bisnis
Setelah link Telegram tersedia, Anda dapat mengonversinya menjadi QR code menggunakan generator gratis seperti QR Code Monkey atau Bitly. Tempatkan QR tersebut pada materi promosi cetak untuk memudahkan pelanggan offline bergabung ke channel Anda.
- Salin link Telegram bisnis Anda (akun, grup, atau channel).
- Buka generator QR code tepercaya seperti QR Code Monkey.
- Tempel link Telegram pada kolom input, lalu sesuaikan warna dan logo brand.
- Unduh QR code dalam format PNG atau SVG, lalu cetak pada materi marketing offline.
Jenis-Jenis Link Telegram Bisnis untuk Berbagai Tujuan Komunikasi
Telegram menyediakan beberapa jenis link yang masing-masing memiliki fungsi spesifik. Memahami perbedaannya akan membantu Anda memilih tautan paling tepat untuk setiap kampanye atau alur layanan.
1. Link Akun Personal Bisnis (t.me/username)
Link ini mengarahkan pelanggan langsung ke jendela percakapan privat dengan akun bisnis Anda. Jenis tautan ini paling cocok untuk tim sales, konsultan, atau agen layanan pelanggan yang membutuhkan komunikasi satu lawan satu.
2. Link Grup Publik untuk Komunitas Pelanggan
Link grup memungkinkan banyak pelanggan bergabung dalam satu ruang diskusi yang sama. Tipe ini efektif untuk membangun komunitas brand, forum tanya jawab, atau program loyalty yang membutuhkan interaksi antaranggota.
3. Link Channel untuk Siaran Konten dan Promo
Link channel mengarahkan pelanggan untuk berlangganan kanal siaran satu arah dari admin ke audiens. Bisnis biasanya memakai channel untuk distribusi promo, pengumuman produk baru, hingga newsletter karena formatnya bebas dari komentar yang mengganggu.
4. Link Bot Telegram untuk Layanan Otomatis
Setiap bot Telegram memiliki link bawaan berformat t.me/namabot. Tautan ini mengarahkan pelanggan ke sesi percakapan dengan asisten otomatis yang dapat menangani pertanyaan umum, pengecekan status pesanan, hingga reservasi tanpa kehadiran agen manusia.
5. Link Undangan Privat (Invite Link)
Telegram menyediakan invite link berformat t.me/+abc123 yang berisi hash acak alih-alih username publik. Tautan ini cocok untuk grup eksklusif seperti komunitas member berbayar, beta tester produk, atau channel internal karyawan yang tidak boleh ditemukan lewat pencarian.
Admin grup juga dapat membatasi masa berlaku invite link, mengatur kuota anggota, atau mencabutnya kapan saja. Fitur ini memberikan kontrol granular yang berguna untuk kampanye terbatas waktu.
6. Deep Link dengan Parameter ?start= untuk Pelacakan
Deep link adalah link bot berformat t.me/namabot?start=parameter yang membawa data tambahan saat percakapan dimulai. Bisnis e-commerce dan SaaS sering memakainya untuk melacak sumber traffic.
Sebagai conoth, t.me/qontakbot?start=ads_meta_06 untuk membedakan klik dari iklan Meta dengan klik dari iklan TikTok.
7. Link Berbasis QR Code untuk Akses Offline
Link Telegram apa pun dapat dikonversi menjadi QR code menggunakan generator pihak ketiga atau fitur bawaan respond.io. Bisnis kemudian dapat mencetak QR tersebut di kemasan produk, kartu nama, atau billboard untuk menjembatani titik kontak offline dengan kanal digital.
Cara Membagikan atau Mengirim Link Telegram
Setelah berhasil membuat link Telegram, Anda bisa membagikan tautan tersebut. Ikuti langkah-langkah berikut:
- Buka aplikasi Telegram
- Masuk ke percakapan grup atau channel yang ingin Anda bagikan link
- Klik nama grup atau channel yang ada di bagian atas layar
- Cari link undangan dalam format t.me/username pada bagian bawah profil deskripsi
- Klik untuk membagikan link, Anda juga bisa menyalin link dengan mengklik di bagian bawah pop-up
Contoh Penerapan Link Telegram Bisni yang Tepat
Berikut cara terbaik agar link Telegram bisa membantu meningkatkan engagement:
1. Sisipkan pada Pesan yang Dipersonalisasi
Tips pertama adalah buat pesan atau keterangan yang dipersonalisasi. Kemudian sertakan tautan Telegram pada pesan tersebut. Cara ini lebih efektif untuk mendorong keterlibatan audiens mengklik tautan tersebut.
2. Bagikan pada Platform Media Sosial
Cara kedua adalah dengan menambahkan link Telegram di profil sosial media bisnis. Tujuannya untuk memudahkan audiens menemukan link tersebut. Anda juga bisa menambahkan telegram di konten sosmed seperti story IG, status WA dan lainnya.
3. Buat Event Interaktif
Dorong keterlibatan audiens dengan mengadakan jajak pendapat atau sekedar meminta feedback dari mereka. Selain itu, Anda juga bisa membuat kuis atau promo lainnya. Tentu saja syaratnya mereka perlu mengklik link Telegram yang Anda tambahkan untuk diskusi lebih lanjut di grup.
4. Buat Kode QR
Cara lain agar audiens mudah mengakses link Telegram Anda adalah membuat kode QR. Kemudian tambahkan QR tersebut pada konten marketing Anda. Jadi ketika audiens memindai kode QR, mereka akan diarahkan ke grup telegram Anda untuk memulai percakapan.
5. Jadikan Link Telegram sebagai CTA
Cara terakhir adalah menyertakan tautan Telegram pada CTA (Call To Action) konten marketing Anda. CTA tersebut akan mengarahkan audiens bergabung ke grup Telegram bisnis Anda.
Optimalkan Link Telegram Bisnis Anda dengan Mekari Qontak!
Demikian penjelasan mengenai link Telegram yang bisa bisnis manfaatkan untuk memperluas jangkauan pasar. Hal ini membuka kesempatan bisnis untuk peningkatan penjualan dan pendapatan.
Untuk memaksimalkan dampak link Telegram bisnis Anda, dibutuhkan platform yang dapat menyatukan percakapan Telegram dengan saluran lain seperti WhatsApp, Instagram, dan email dalam satu dashboard.
Mekari Qontak menyediakan aplikasi omnichannel berbasis AI yang terintegrasi agar tim sales dan customer service merespons seluruh interaksi pelanggan dalam satu dashboard, dari Telegram, WhatsApp, media sosial hingga marketplace.
Siap memperluas jangkauan dan meningkatkan konversi bisnis Anda lewat Telegram? Dapatkan demo gratis Mekari Qontak sekarang atau konsultasikan kebutuhan strategis Anda bersama tim ahli kami untuk mulai membangun sistem komunikasi pelanggan yang lebih cerdas dan terukur.
Referensi

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Cara Membuat Link Telegram Bisnis (FAQ)
Apakah link Telegram aman digunakan untuk komunikasi bisnis dengan pelanggan?
Apakah link Telegram aman digunakan untuk komunikasi bisnis dengan pelanggan?
Ya, link Telegram relatif aman karena tidak mengharuskan bisnis membagikan nomor telepon secara langsung. Pengguna hanya perlu mengklik tautan untuk bergabung ke grup atau memulai percakapan. Namun, bisnis tetap perlu mengatur privasi, moderasi anggota, dan aturan grup agar komunikasi tetap profesional dan terhindar dari spam.
Jenis bisnis apa saja yang paling cocok dijalankan melalui Telegram?
Jenis bisnis apa saja yang paling cocok dijalankan melalui Telegram?
Telegram banyak dimanfaatkan untuk bisnis edukasi, komunitas berbayar, reseller, digital product, hingga layanan konsultasi. Model bisnis yang mengandalkan konten rutin dan komunikasi langsung cenderung lebih mudah berkembang di Telegram. Kunci utamanya adalah konsistensi dan nilai yang diberikan kepada anggota.
Apa perbedaan efektivitas link Telegram untuk channel dibandingkan grup bisnis?
Apa perbedaan efektivitas link Telegram untuk channel dibandingkan grup bisnis?
Link Telegram untuk channel lebih efektif untuk menyebarkan informasi satu arah seperti promo atau edukasi karena tidak ada diskusi terbuka. Sementara itu, grup Telegram lebih cocok untuk membangun interaksi dua arah, diskusi, dan engagement komunitas. Pemilihan channel atau grup sebaiknya disesuaikan dengan tujuan komunikasi bisnis.
Apakah link Telegram bisa dilacak performanya untuk kebutuhan marketing?
Apakah link Telegram bisa dilacak performanya untuk kebutuhan marketing?
Secara bawaan, Telegram tidak menyediakan fitur analitik detail untuk link. Namun, bisnis dapat memanfaatkan URL tracking, link shortener, atau integrasi dengan tools pihak ketiga untuk memantau jumlah klik dan sumber traffic. Dengan begitu, efektivitas kampanye berbasis Telegram tetap bisa diukur.
Apakah link Telegram cocok digunakan sebagai bagian dari strategi omnichannel bisnis?
Apakah link Telegram cocok digunakan sebagai bagian dari strategi omnichannel bisnis?
Sangat cocok, terutama jika Telegram diintegrasikan dengan saluran komunikasi lain seperti WhatsApp, email, atau media sosial. Dengan pendekatan omnichannel, bisnis dapat mengelola interaksi pelanggan dari berbagai platform secara terpusat sehingga respons lebih cepat dan pengalaman pelanggan lebih konsisten.