6 mins read

Riset Pemasaran: Metode dan Tahapan Panduan Lengkap untuk Bisnis

Tayang
Ditulis oleh:
Riset Pemasaran: Metode dan Tahapan Panduan Lengkap untuk Bisnis
Mekari Qontak Highlights
  • Riset pemasaran adalah proses mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data terkait pasar, konsumen, dan kompetitor bisnis.
  • Metode riset pemasaran mencakup pendekatan primer, sekunder, kualitatif, kuantitatif, hingga social listening.
  • Enam tahapan riset pemasaran mencakup merumuskan masalah bisnis, mengumpulkan sampel data di lapangan hingga menyusun laporan untuk keputusan berbasis data.

Berapa banyak pelaku bisnis yang meluncurkan produk baru hanya bermodalkan feeling, tanpa data pasar yang jelas? Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid pernah mengangkat isu ini lewat sebuah data yang cukup mengejutkan.

Ia mengutip studi Boston Consulting Group (BCG) tahun 2022 yang menemukan bahwa baru 22 persen UMKM Indonesia yang sudah terdigitalisasi, seperti dilaporkan Tempo.co.

Angka ini menyimpan makna penting bagi para pengambil keputusan bisnis. Bisnis Anda mempertaruhkan uang promosi dan pengembangan produk tanpa data pasar yang memadai, ketika riset pemasaran tidak menjadi prioritas dari awal.

Dr. Boyke Rudy Purnomo dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM memperkuat kekhawatiran ini dalam forum UMKM Class Series #11.

Ia mengutip laporan International Finance Corporation (IFC) yang mencatat sekitar 60 peserta UMKM mengalami kegagalan produk atau layanan dalam tiga tahun terakhir, menurut laporan resmi UGM.

Minimnya riset pasar menjadi salah satu penyebab utama di balik kegagalan tersebut.

Lewat artikel Mekari Qontak Blog ini, Anda akan memahami apa itu riset pemasaran, metode dan tahapan yang bisa Anda terapkan hingga contoh implementasinya di berbagai fungsi bisnis.

CTA Banner https://qontak.com/aplikasi crm mekari qontak untuk mempercepat closing

Apa Itu Riset Pemasaran dalam Bisnis?

Riset pemasaran adalah proses sistematis yang mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data terkait pasar, konsumen, dan kompetitor.

Proses ini membantu perusahaan Anda membuat keputusan berbasis data, memahami kebutuhan audiens, meminimalkan risiko kerugian, dan menyusun strategi bisnis yang tepat sasaran.

Sejumlah akademisi memperkuat definisi ini dengan pendekatan yang lebih teknis.

Mereka menyebut riset pemasaran sebagai penerapan sistematis dan objektif dari metode pengumpulan dan analisis data yang bertujuan mengidentifikasi serta menyelesaikan masalah dan peluang dalam pemasaran.

Sederhananya, riset pemasaran menjawab satu pertanyaan penting: apa yang sebenarnya pasar Anda inginkan, dan bagaimana bisnis Anda bisa memenuhinya dengan tepat?


Metode Riset Pemasaran yang Bisa Anda Terapkan

Bisnis Anda bisa memilih beragam metode riset pemasaran sesuai kebutuhan dan sumber daya yang Anda miliki. Berikut lima metode utama yang perlu Anda ketahui.

1. Riset Primer dan Sekunder

Riset primer mengumpulkan data langsung dari sumbernya, seperti pelanggan atau calon pelanggan Anda, melalui wawancara, survei, atau observasi lapangan.

Anda bisa memilih metode ini ketika bisnis Anda membutuhkan data spesifik dan terkini yang belum tersedia di sumber mana pun.

Sebaliknya, riset sekunder memanfaatkan data yang sudah tersedia, seperti laporan industri, publikasi pemerintah, atau riset akademik.

Anda memilih metode ini ketika ingin menghemat waktu dan biaya, atau saat membutuhkan konteks pasar secara luas sebelum melakukan riset primer yang lebih mendalam.

2. Metode Kualitatif

Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara mendalam membantu Anda memahami motivasi, kebutuhan, dan pola pikir pelanggan secara lebih personal.

Anda memilih metode ini ketika ingin menggali alasan di balik perilaku konsumen, bukan sekadar angka semata.

3. Metode Kuantitatif

Survei dan kuesioner memberikan Anda data terukur dalam skala besar. Metode ini memvalidasi hipotesis atau temuan kualitatif dengan angka yang representatif sehingga Anda bisa mengambil keputusan dengan lebih percaya diri.

4. Observasi dan Social Listening di Era Digital

Media sosial kini menyimpan jejak digital berupa komentar, ulasan, dan percakapan pelanggan Anda setiap hari.

Anda bisa memantau percakapan ini melalui social listening untuk menangkap tren, keluhan, atau ekspektasi pasar secara real-time tanpa perlu bertanya langsung ke pelanggan.

5. Riset Berbasis Data CRM dan Histori Interaksi Pelanggan

Aplikasi CRM merekam setiap interaksi pelanggan Anda, mulai dari pertanyaan produk hingga keluhan layanan.

Anda bisa menganalisis data ini untuk menemukan pola pembelian, preferensi produk, dan potensi churn pelanggan tanpa perlu menjalankan riset tambahan dari nol.


6 Tahapan Riset Pemasaran yang Efektif untuk Bisnis Anda

Freddy Rangkuti dalam bukunya Riset Pemasaran (2007) menyusun kerangka enam tahapan yang membantu Anda menjalankan riset secara sistematis, seperti yang dirangkum Kompas.com.

Berikut keenam tahapan tersebut.

1. Merumuskan Masalah dan Tujuan Riset secara Spesifik

Anda menentukan masalah bisnis yang ingin Anda selesaikan, lalu merumuskan tujuan riset yang ingin Anda capai. Kejelasan di tahap ini menentukan arah seluruh proses riset selanjutnya.

2. Menentukan Desain Riset

Anda memilih desain riset yang sesuai, seperti eksploratif untuk menggali ide awal, deskriptif untuk memetakan karakteristik pasar, atau kausal untuk menguji hubungan sebab-akibat antar-variabel.

3. Merancang Metode Pengumpulan Data Primer dan Sekunder

Anda merancang instrumen riset seperti kuesioner, panduan wawancara, atau daftar data sekunder yang relevan dengan tujuan riset Anda.

4. Menentukan Sampel dan Mengumpulkan Data di Lapangan

Anda menetapkan responden yang representatif, lalu mengumpulkan data melalui wawancara, survei, atau observasi langsung di lapangan.

5. Menganalisis dan Menginterpretasi Data

Anda mengolah data mentah menjadi insight yang bisa Anda tindaklanjuti segera. Tahap ini mengubah angka dan jawaban responden menjadi rekomendasi bisnis yang konkret.

6. Menyusun Laporan Riset yang Mendorong Keputusan

Anda mendokumentasikan seluruh temuan riset dalam laporan yang sistematis, lalu melengkapinya dengan rekomendasi strategis untuk manajemen Anda.


Contoh Implementasi Riset Pemasaran dalam Bisnis

Riset pemasaran bekerja secara berbeda di setiap fungsi bisnis Anda. Berikut lima contoh penerapan yang bisa Anda adaptasi.

1. Riset Pemasaran untuk Validasi Produk Baru pada Bisnis Kuliner/F&B

Anda menguji menu baru dalam skala terbatas sebelum meluncurkannya secara massal. Langkah ini membantu Anda menghindari kegagalan produk akibat rasa, harga, atau kemasan yang tidak sesuai selera pasar.

2. Riset Kepuasan Pelanggan untuk Tim CS Berbasis Data CRM

Tim customer service Anda memanfaatkan data CRM untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan dari waktu ke waktu.

Data ini menunjukkan pola keluhan berulang yang perlu Anda perbaiki segera sebelum keluhan tersebut mempengaruhi loyalitas pelanggan.

3. Riset Kompetitor untuk Tim Sales B2B

Menurut riset McKinsey B2B Pulse, pembeli B2B kini menggunakan rata-rata sepuluh kanal interaksi sepanjang perjalanan pembelian mereka.

Gartner bahkan menemukan bahwa 61% pembeli B2B lebih memilih pengalaman pembelian tanpa keterlibatan sales representative sama sekali.

Kedua data ini menegaskan bahwa tim sales B2B Anda perlu meriset preferensi kompetitor dan perilaku pembeli secara digital, bukan hanya mengandalkan pendekatan tatap muka konvensional.

4. Riset Segmentasi Pasar untuk Kampanye Marketing Digital

Tim marketing Anda mengelompokkan audiens berdasarkan demografi, perilaku, dan preferensi produk sebelum merancang kampanye digital. Segmentasi ini meningkatkan relevansi pesan dan efisiensi budget iklan Anda.

5. Riset Pemasaran Berkelanjutan lewat Data Omnichannel

Bisnis Anda mengumpulkan data pelanggan dari berbagai kanal seperti WhatsApp, media sosial, dan marketplace secara bersamaan. Riset berkelanjutan ini memberi Anda gambaran perilaku pelanggan yang jauh lebih utuh dibanding riset satu kali saja.


Optimalkan Riset Pemasaran Bisnis Anda Bersama Mekari Qontak!

Riset pemasaran menjadi fondasi berkelanjutan yang membantu bisnis Anda memahami pasar, menghindari kegagalan produk, dan menyusun strategi yang lebih presisi dari waktu ke waktu.

Omnichannel CRM Mekari Qontak hadir untuk membantu bisnis mengumpulkan seluruh histori interaksi pelanggan secara otomatis dalam satu platform terpusat.

Data ini menjadi bahan riset pemasaran yang siap Anda analisis kapan saja, tanpa perlu survei tambahan dari nol setiap kali Anda membutuhkan insight baru.

Dapatkan demo gratis Mekari Qontak sekarang atau konsultasikan kebutuhan bisnis Anda dengan tim ahli Mekari Qontak untuk mulai membangun strategi pemasaran yang lebih terukur dan menguntungkan!

Referensi

CTA Banner https://qontak.com/aplikasi crm mekari qontak untuk mempercepat closing
Kategori : Marketing

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Riset Pemasaran (FAQ)

Apa perbedaan riset pemasaran dan riset pasar?

Apa perbedaan riset pemasaran dan riset pasar?

Riset pasar berfokus khusus pada kondisi pasar, seperti ukuran pasar, tren, dan persaingan.

Riset pemasaran mencakup cakupan yang lebih luas, pasar, konsumen, kompetitor, hingga efektivitas strategi pemasaran Anda secara keseluruhan.

Berapa lama waktu riset pemasaran biasanya berjalan?

Berapa lama waktu riset pemasaran biasanya berjalan?

Waktu riset bergantung pada kompleksitas masalah dan metode yang Anda pilih.

Anda bisa menyelesaikan riset sederhana lewat survei online dalam beberapa hari, sedangkan riset mendalam lewat FGD atau studi lapangan biasanya membutuhkan waktu beberapa minggu hingga bulan.

Apa contoh riset pemasaran sederhana yang bisa dijalankan tanpa budget besar?

Apa contoh riset pemasaran sederhana yang bisa dijalankan tanpa budget besar?

Anda bisa memanfaatkan Google Form untuk survei singkat, memantau komentar media sosial, atau mewawancarai beberapa pelanggan setia secara langsung.

Bagaimana cara mengubah data CRM menjadi insight riset pemasaran?

Bagaimana cara mengubah data CRM menjadi insight riset pemasaran?

Anda bisa mengelompokkan data CRM berdasarkan pola pembelian, keluhan, atau preferensi produk pelanggan. Pengelompokan ini membantu Anda menemukan tren yang bisa langsung Anda terapkan dalam strategi pemasaran berikutnya.

Metode riset pemasaran apa yang paling cocok untuk bisnis B2B?

Metode riset pemasaran apa yang paling cocok untuk bisnis B2B?

Bisnis B2B Anda umumnya cocok menggunakan kombinasi riset kualitatif, seperti wawancara mendalam dengan decision maker, serta riset data digital, seperti analisis perilaku pembeli di berbagai kanal online.

Tools apa saja yang bisa Anda gunakan untuk riset pemasaran digital?

Tools apa saja yang bisa Anda gunakan untuk riset pemasaran digital?

Anda bisa memanfaatkan Google Forms atau Typeform untuk survei online, tools social listening untuk memantau percakapan pelanggan, serta sistem CRM seperti Mekari Qontak untuk menganalisis histori interaksi pelanggan Anda secara terpusat.