6 mins read

Marketing Executive: Skill dan Contoh Penerapan Tugasnya dalam Perusahaan

Tayang
Ditulis oleh:
Marketing Executive: Skill dan Contoh Penerapan Tugasnya dalam Perusahaan
Mekari Qontak Highlights
  • Marketing executive adalah profesional yang bertugas merancang, mengeksekusi, dan mengevaluasi kampanye pemasaran untuk mencapai target penjualan perusahaan.
  • Peran marketing executive berbeda dari digital marketing dan sales karena mencakup riset pasar, strategi kampanye lintas channel, hingga analisis performa secara menyeluruh.
  • Seorang marketing executive membutuhkan kombinasi skill komunikasi, berpikir strategis, analisis data, negosiasi, dan penguasaan tools CRM.
  • Bisnis perlu mempertimbangkan penguatan tim marketing executive saat kompleksitas kanal, volume data pelanggan, dan kebutuhan pengukuran ROI terus meningkat.

Banyak perusahaan merekrut posisi marketing executive tanpa merancang job desk yang jelas sejak awal. Akibatnya, tanggung jawab marketing executive tumpang tindih dengan tugas sales atau social media specialist sehingga tim kesulitan mengukur efektivitas strategi.

Pertumbuhan ekonomi digital turut mendorong permintaan talenta marketing yang mampu bekerja berbasis data.

Riset Google, Temasek, dan Bain memproyeksikan ekonomi digital Asia Tenggara menembus USD 300 miliar, tren yang menuntut perusahaan memperjelas peran marketing executive agar strategi pemasaran tetap terukur.

Melalui artikel Mekari Qontak Blog ini, Anda akan memahami definisi marketing executive, tugas utamanya untuk mencapai target penjualan, skill yang dibutuhkan hingga contoh penerapannya di berbagai industri.

aplikasi omnichannel mekari qontak untuk mengelola leads terpusat

Apa Itu Marketing Executive?

Marketing executive adalah profesional yang merancang, mengimplementasikan, dan mengelola kampanye pemasaran untuk memperkuat nilai produk di mata konsumen.

Tim marketing executive akan menjembatani kebutuhan perusahaan dan konsumen, mulai dari riset pasar, eksekusi promosi hingga pencapaian target penjualan dan akuisisi pelanggan.


Tugas Marketing Executive untuk Pencapaian Target Penjualan

Marketing executive menjalankan rangkaian tugas yang saling berkaitan agar strategi pemasaran berjalan efektif dan terukur. Berikut tugas utama yang biasanya dijalankan seorang marketing executive.

1. Melakukan Riset Pasar untuk Dasar Strategi Berbasis Data

Marketing executive mengumpulkan data pasar, perilaku konsumen, dan pergerakan kompetitor sebelum menyusun strategi kampanye. Data riset ini menjadi dasar bagi tim untuk menentukan target audiens, positioning produk, dan channel pemasaran yang paling relevan.

2. Membuat Rencana Kampanye Online dan Offline

Marketing executive menyusun rencana kampanye yang mengombinasikan channel online seperti media sosial dan email marketing dengan aktivitas offline seperti pameran atau event.

Kombinasi ini membantu perusahaan menjangkau audiens secara lebih luas sekaligus konsisten.

3. Melakukan Analisis Performa untuk Iklan dan Konversi Terukur

Marketing executive memantau metrik kampanye seperti click-through rate, cost per acquisition, dan tingkat konversi secara berkala. Analisis ini memungkinkan tim mengalokasikan ulang anggaran ke channel yang memberikan hasil paling optimal.

4. Melakukan Kolaborasi Lintas Tim

Marketing executive berkoordinasi secara aktif dengan tim sales, product, dan customer service untuk memastikan seluruh strategi pemasaran sejalan dengan kondisi riil di lapangan.

Sinergi antar-divisi ini sangat penting dalam membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan serta menjaga loyalitas mereka agar tetap bertahan dalam jangka panjang.

5. Melakukan Pelaporan Berkala

Marketing executive menyusun laporan performa kampanye secara rutin untuk manajemen, mencakup pencapaian target, kendala, dan rekomendasi perbaikan.

Laporan penjualan ini menjadi acuan bagi perusahaan dalam mengambil keputusan strategi pemasaran berikutnya.


Skill Marketing Executive untuk Eksekusi Strategi yang Efektif

Riset Limakrisna dan Yoserizal dalam National Library of Medicine terhadap bank nasional di Jakarta menemukan bahwa kompetensi SDM berpengaruh signifikan terhadap keunggulan kompetitif, yang pada akhirnya berdampak positif pada kinerja pemasaran perusahaan.

Temuan ini menegaskan pentingnya perusahaan untuk memiliki praktisi, termasuk marketing executive, dengan penguasaan kompetensi perilaku dan sikap yang tepat demi keberhasilan eksekusi strategi.

Berikut ini beberapa kemampuan (skill) marketing executive yang perlu Anda pahami.

1. Komunikasi dalam Menulis dan Presentasi Strategi

Marketing executive menyampaikan strategi pemasaran secara jelas kepada manajemen maupun tim lintas divisi. Kemampuan menulis brief kampanye dan mempresentasikan hasil analisis membantu memastikan seluruh pihak memahami arah strategi yang sama.

2. Berpikir Strategis untuk Menyusun Rencana Jangka Pendek-Panjang

Marketing executive menyusun rencana pemasaran yang mempertimbangkan target jangka pendek sekaligus posisi merek jangka panjang.

Cara berpikir strategis ini membantu perusahaan menghindari kampanye yang hanya efektif sesaat namun tidak membangun brand secara berkelanjutan.

3. Analisis Data untuk Mengukur Hasil Campaign

Marketing executive mengolah data kampanye menggunakan tools analitik untuk mengukur efektivitas setiap channel pemasaran. Kemampuan ini memungkinkan tim mengambil keputusan berbasis bukti, bukan sekadar asumsi.

4. Negosiasi dalam Kemitraan Media dan Vendor

Marketing executive bernegosiasi dengan media partner, influencer, atau vendor untuk mendapatkan harga dan value terbaik bagi kampanye.

Kemampuan negosiasi yang baik membantu perusahaan mengoptimalkan anggaran pemasaran tanpa mengorbankan kualitas eksekusi.

5. Adaptasi Teknologi dalam Memakai Tools CRM dan Automation

Marketing executive memanfaatkan teknologi CRM dan sistem otomatisasi untuk mengelola hubungan dengan pelanggan serta menjalankan kampanye pemasaran secara lebih efisien.

Integrasi teknologi ini terbukti mampu mendongkrak kinerja penjualan sekaligus menjaga kesetiaan pelanggan.

Selain itu, seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi modern, kemampuan untuk menguasai berbagai perangkat berbasis kecerdasan buatan (AI) kini menjadi kompetensi utama yang wajib dimiliki untuk mendukung efektivitas kerja sehari-hari.


Contoh Penerapan Tugas Marketing Executive dalam Bisnis

Penerapan tugas marketing executive berbeda-beda tergantung karakteristik industri dan skala bisnis. Berikut beberapa contoh penerapannya di berbagai sektor.

1. Ritel

Marketing executive di sektor ritel merancang kampanye musima, seperti promo akhir tahun atau back to school berdasarkan pola data penjualan periode sebelumnya.

Pendekatan ini membantu bisnis memaksimalkan momentum belanja tanpa mengandalkan tebakan semata.

2. B2B SaaS

Marketing executive di perusahaan B2B SaaS menyusun alur nurturing seperti email edukatif dan webinar untuk menghangatkan lead sebelum tim sales mengambil alih proses closing.

Proses ini meningkatkan kualitas lead yang diterima tim sales sehingga peluang konversi menjadi lebih besar.

3. F&B

Marketing executive di industri F&B bekerja sama dengan tim social media untuk membangun brand awareness melalui konten visual dan kolaborasi dengan food influencer.

Sinergi ini membantu brand tetap relevan di tengah persaingan konten kuliner yang padat.

4. Startup

Pada startup tahap awal, marketing executive sering merangkap peran riset pasar, eksekusi campaign, hingga analisis performa sekaligus karena keterbatasan tim.

Kondisi ini menuntut kemampuan multitasking sekaligus prioritas kerja yang jelas agar strategi tetap berjalan efektif.

5. Enterprise

Marketing executive di perusahaan enterprise berkoordinasi dengan tim public relations untuk menyusun dan mendistribusikan press release terkait peluncuran produk atau pencapaian bisnis.

Koordinasi ini menjaga konsistensi pesan brand di mata media dan publik.


Kapan Bisnis Perlu Marketing Executive?

Sebelum merekrut atau memperkuat posisi marketing executive, bisnis perlu mengevaluasi beberapa indikator berikut.

1. Adopsi CRM

Perusahaan perlu mengevaluasi apakah tim sudah menggunakan sistem data pelanggan terpusat atau masih mengandalkan spreadsheet manual. Tanpa CRM, marketing executive akan kesulitan memantau perjalanan pelanggan secara akurat.

2. Tren Pasar

Pasar software CRM sales terus tumbuh.

Gartner memproyeksikan pasar ini mencapai USD 28,7 miliar pada 2025 dan tumbuh dengan CAGR 12,8% hingga 2029.

Tren investasi ini menandakan semakin banyak bisnis yang mengandalkan tools pendukung tim marketing dan sales, sehingga perusahaan perlu mempertimbangkan kesiapannya mengikuti arah pasar tersebut.

3. Beban Kerja

Bisnis perlu memperhatikan apakah satu orang di tim menangani lebih dari tiga channel pemasaran sekaligus. Beban kerja yang terlalu tinggi pada satu orang berisiko menurunkan kualitas eksekusi kampanye di setiap channel.

4. Pengukuran ROI

Perusahaan perlu memastikan setiap campaign sudah dievaluasi menggunakan data, bukan hanya perkiraan hasil.

Marketing executive berperan memastikan setiap rupiah anggaran pemasaran dapat dipertanggungjawabkan hasilnya.

5. Kesiapan Tim

Bisnis perlu mengevaluasi apakah kebutuhan sebenarnya adalah tools pendukung yang lebih baik atau memang penambahan headcount. Optimalisasi tools seperti CRM dan automation kerap membantu tim yang ada bekerja lebih efisien sebelum perusahaan menambah karyawan baru.


Optimalkan Peran Marketing Executive dengan Mekari Qontak!

Marketing executive memegang peran sentral dalam memastikan strategi pemasaran perusahaan berjalan terukur, mulai dari riset pasar, eksekusi kampanye, hingga kolaborasi lintas tim.

Dengan tugas dan skill yang tepat, marketing executive dapat mengubah data pelanggan menjadi strategi yang benar-benar mendorong target penjualan.

Mekari Qontak menghadirkan Omnichannel CRM yang terintegrasi native dengan WhatsApp Business API untuk membantu marketing executive mengelola data pelanggan, komunikasi, dan kampanye pemasaran dalam satu dashboard terpusat.

Dengan Mekari Qontak, tim marketing Anda dapat memantau performa campaign secara real-time sekaligus mempercepat kolaborasi dengan tim sales dan customer service.

Coba Gratis Omnichannel CRM Mekari Qontak sekarang atau konsultasikan kebutuhan strategi pemasaran bisnis Anda dengan tim ahli kami.

aplikasi omnichannel mekari qontak untuk mengelola leads terpusat

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Marketing Executive (FAQ)

Apa perbedaan marketing executive dan digital marketing?

Apa perbedaan marketing executive dan digital marketing?

Marketing executive merancang strategi pemasaran secara menyeluruh, sedangkan digital marketing berfokus pada eksekusi kanal digital seperti SEO, iklan, dan media sosial.

Apakah marketing executive butuh latar belakang pendidikan khusus?

Apakah marketing executive butuh latar belakang pendidikan khusus?

Sebagian besar perusahaan mensyaratkan latar belakang pendidikan minimal S1 di bidang marketing, komunikasi, bisnis, atau jurusan terkait.

Apakah marketing executive sama dengan sales executive?

Apakah marketing executive sama dengan sales executive?

Marketing executive dan sales executive adalah dua peran yang berbeda meski saling berkaitan.

Marketing executive berfokus pada strategi dan eksekusi kampanye untuk menghasilkan lead, sedangkan sales executive berfokus pada proses closing dan negosiasi transaksi dengan calon pelanggan.

Apakah bisnis kecil butuh marketing executive atau cukup outsourcing?

Apakah bisnis kecil butuh marketing executive atau cukup outsourcing?

Bisnis kecil dengan volume kampanye yang masih sederhana dapat memulai dengan outsourcing atau freelancer untuk menekan biaya operasional.