
- Penerapan Customer Relationship Management (CRM) membantu bisnis membangun hubungan pelanggan yang lebih kuat untuk meningkatkan layanan dan penjualan.
- Terdapat berbagai jenis CRM seperti Inbound, General, Fully Integrated, Operational, dan Sales CRM yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.
- Penerapan CRM yang baik memungkinkan bisnis mengumpulkan data pelanggan, meningkatkan loyalitas, dan menjalankan pemasaran yang lebih tepat sasaran.
- Implementasi CRM terbukti efektif di berbagai industri seperti kesehatan, retail, konstruksi, manufaktur, dan perhotelan.
Bagi bisnis, membangun customer relationship management sangatlah penting untuk mengembangkan perusahaan. Meskipun tidak mudah, banyak contoh bisnis berhasil membangun customer relationship yang baik.
Mereka yang berhasil menerapkan customer relationship management (CRM) yang baik, berhasil meningkatkan penjualan.
Pada artikel ini akan menjelaskan pengertian dan apa pentingnya customer relationship management untuk bisnis? Serta contoh customer relationship yang baik pada bisnis. Yuk pelajari selengkapnya dalam ulasan Mekari Qontak blog berikut.
Apa itu Customer Relationship Management?
Customer Relationship Management adalah sebuah sistem yang mengelola hubungan pelanggan. Implementasi CRM membantu bisnis membangun hubungan pelanggan lebih mendalam, sehingga meningkatkan layanan pelanggan dan penjualan.
Misalnya contoh penerapan customer relationship pada industri perhotelan. Bisnis tersebut menggunakan tools seperti aplikasi CRM untuk mengumpulkan data pelanggan dari berbagai sumber, seperti riwayat pemesanan, hingga layanan pelanggan.
Baca juga: Mengenal CRM Automation: Definisi, Cara Kerja, dan Contoh Tugas yang Dapat Diotomatisasi
Contoh CRM Berdasarkan Jenisnya
1. Inbound CRM
CRM jenis ini berfungsi untuk meningkatkan inbound marketing atau penjualan secara tradisional.
Dengan kata lain, CRM ini melakukan pendekatan penjualan dan pemasaran tertentu sesuai dengan target produk.
2. General CRM
Sebagian besar solusi bisnis yang Anda perlukan mungkin akan jatuh pada pilihan general CRM.
Jenis ini menyediakan fitur standard berupa kontak dan deals yang sedang berjalan. Jenis ini bisa digunakan untuk berbagai macam industri, baik bisnis kecil maupun bisnis besar.
3. Fully Integrated CRM
Beberapa CRM saat ini berkembang menjadi platform yang mengintegrasikan ketiga fungsi di satu tempat.
Dalam sistem tersebut, tim marketing dapat mengirim email, tim sales dapat melakukan follow up deals melalui telepon, chat, atau email, sedangkan customer service dapat menjawab chat. Ini merupakan contoh fully integrated CRM pada perusahaan.
4. Operational CRM
Operational CRM dapat mempersingkat proses bisnis. Selain fungsi dari CRM biasa, jenis ini dapat mengotomatisasi sales, marketing, dan customer service.
Pada jenis ini, data yang kita masukkan dikonversi menjadi kontak dengan melihat keseluruhan detail dan menjaga hubungan pada siklus customer. CRM terbukti meningkatkan konversi sebesar 300%.
Baca juga: Operational CRM: Definisi, Tujuan, Cara Kerja, dan Manfaatnya untuk Perusahaan
5. Sales CRM
CRM bukanlah sekedar alat penjualan, melainkan tentang bagaimana cara menjual.
Beberapa perusahaan mengutamakan penjualan, dan hal ini ideal jika pemasukan Anda sebagian besar berasal dari kemampuan tenaga sales Anda.
Namun, tentu saja dibutuhkan proses sales yang efektif untuk mengoptimalkan penggunaan CRM Anda.
Baca juga: Sales CRM: Sistem Efektif untuk Meningkatkan Penjualan Bisnis
Contoh Menerapkan Customer Relationship Management yang Baik
Contoh customer relationship pada setiap bisnis berbeda-beda. Memilih CRM yang tepat dapat membantu bisnis mengelola hubungan dengan pelanggan secara lebih efisien.
Berikut adalah contoh penerapan customer relationship management:
1. Kumpulkan Informasi Pelanggan

Informasi pelanggan sangat penting bagi bisnis untuk memahami kebutuhan atau tren pasar. Dari informasi pelanggan tersebut, Anda juga dapat dengan mudah mengetahui aktivitas mereka selama berinteraksi.
Misalnya produk yang sering dilihat, produk yang dipesan, total belanjaan mereka hingga preferensi produk yang mereka inginkan. Informasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyusun strategi pengembangan bisnis lebih baik.
Baca juga: Customer Insight: Pengertian, Jenis dan Cara Mengumpulkannya
2. Mendorong Loyalitas dengan Program Reward
CRM dapat Anda manfaatkan untuk memilih pelanggan setia melalui riwayat interaksi mereka.
Untuk meningkatkan loyalitas mereka, Anda bisa memberikan reward sebagai bentuk terimakasih. Reward yang diberikan bisa berupa potongan harga atau voucher gratis.
Selain itu, juga mendorong mereka untuk menjadi lebih loyal bahkan mempromosikan brand Anda ke kolega mereka. Hal ini tentu menguntungkan Anda karena meningkatkan penjualan serta pendapatan Anda.
Baca juga: Contoh Penggunaan Loyalty Program Berbasis CRM untuk Bisnis
3. Pemasaran Tepat Sasaran

Selama ini, banyak bisnis menghabiskan waktu dan uang untuk melakukan pemasaran yang terkadang tidak sebanding dengan hasil yang didapatkan. Salah satu penyebabnya adalah target pasar yang tidak sesuai. Hal ini akan berbeda hasilnya apabila Anda menggunakan CRM.
Contoh penggunaan customer relationship management yang tepat adalah membantu bisnis memahami pelanggan atau target pasar bisnis Anda.
Segmentasikan pelanggan menurut demografis, riwayat pembelian, dan preferensi pribadi. Hal ini bisa lebih memudahkan Anda dalam mengirimkan pesan ke pelanggan yang tepat. Setelah itu, Anda dapat mengirimkan pesan promosi yang telah dipersonalisasi ke pelanggan.
Baca juga: Segmentasi Pasar: Definisi, Tujuan, Jenis, dan Contohnya untuk Layanan Pelanggan yang Baik
4. Manfaatkan laporan Analisis CRM

CRM memiliki laporan analisis akurat secara real-time. Dari laporan tersebut, Anda dapat melihat kondisi real bisnis Anda. Hal ini memudahkan Anda untuk mengidentifikasi masalah lebih cepat dan langsung memperbaikinya.
Laporan akurat juga bisa meningkatkan kredibilitas serta transparansi bisnis Anda yang memudahkan dalam pengambilan keputusan.
Baca juga: Cara Membuat Custom Report di Aplikasi CRM untuk Tingkatkan Wawasan Bisnis
5. Membangun Kolaborasi Tim

Pada sebuah bisnis, sebuah tim tidak selamanya bisa berdiri sendiri untuk menyelesaikan masalah. Maka dari itu, butuh kolaborasi dengan tim lainnya.
CRM memudahkan tim satu dengan yang lainnya untuk berkolaborasi tanpa berpindah aplikasi.
Setiap tim dapat dengan mudah berbagi informasi dan dokumen, bahkan bisa mendistribusikan tugas hanya dengan @ mention notifikasi untuk rekan tim. Hal ini penyelesaian permasalahan pelanggan lebih cepat.
Baca juga: Kenali Fitur CRM untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis
Contoh Penerapan Customer Relationship Management dalam Dunia Bisnis
Mengetahui apa itu CRM saja tidak cukup untuk Anda. Mungkin Anda masih bingung bagaimana penerapan CRM pada industri.
Anda tidak perlu khawatir sebab, kami memiliki beberapa contoh penerapan CRM di berbagai industri seperti berikut:
1. Industri Kesehatan
Industri kesehatan memiliki data cukup banyak seperti data pasien yang selalu update, peralatan medis, data karyawan, obat-obatan dan masih banyak lainnya.
Semua data tersebut dapat disimpan secara lengkap dan otomatis, serta dikelola dengan baik melalui aplikasi CRM.
Baca juga: Rekomendasi Healthcare CRM Software untuk Optimalkan Layanan Kesehatan
2. Industri Retail
Aplikasi CRM dapat mengatur masalah stok barang, akuntansi, laporan penjualan dan pendapatan, dan lain-lain. Hal ini sangat diperlukan oleh industri retail yang mempunyai alur penjualan kompleks.
Implementasi sistem CRM pada bisnis retail juga untuk menghindari kesalahan umum yang biasa terjadi saat proses penjualan dilakukan secara manual.
Baca juga: Rekomendasi Retail CRM Software Terbaik untuk Meningkatkan Loyalitas Pelanggan
3. Industri Konstruksi
Pemanfaatan aplikasi CRM pada industri kontruksi adalah untuk menjalin hubungan yang baik dengan mitra bisnis. Dengan begitu menambah peluang untuk memperoleh proyek baru.
Pelanggan atau rekanan yang mempercayai seorang kontraktor cenderung memberikan proyek dengan nilai yang tinggi dan merekomendasikannya ke kolega mereka.
4. Industri Manufaktur
Aplikasi CRM banyak dilirik sebagai solusi cerdas untuk perusahaan manufaktur mengelola pelanggan lebih efisien. Hal ini karena kemampuan sistem CRM dalam melacak pipeline dan proses bisnis secara real-time serta dalam mengelola kontak pelanggan.
5. Industri Perhotelan
Kepuasan pelanggan merupakan aspek penting yang harus menjadi prioritas utama sebuah manajemen hotel. Pengelola hotel harus mampu melayani dan memahami keinginan dan kebutuhan pelanggan dengan sebaik-baiknya.
Baca juga: Apa itu CRM Hotel? Cara Kerja, Manfaat, dan Fitur Utamanya
Bangun Customer Relationship yang Baik Sekarang!
Seiring dengan semakin ketatnya persaingan bisnis, CRM memegang peranan penting dalam berbagai hal untuk rumah sakit.
Penerapan customer relationship management memberikan banyak manfaat yang akan bisnis dapatkan, salah satu peningkatan layanan pelanggan dan penjualan.
Mekari Qontak menyediakan aplikasi CRM untuk Bisnis yang telah dipercaya lebih dari 3000+ perusahaan dari berbagai kalangan.
Teknologi CRM Mekari Qontak memiliki fitur lengkap seperti integrasi WhatsApp Business API untuk membantu bisnis mengelola sales, marketing dan customer service.
Miliki hubungan yang lebih baik dengan pelanggan dan kembangkan bisnis Anda bersama kami.
Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Contoh Customer Relationship Management (FAQ)
Apa perbedaan CRM dengan sistem customer service biasa?
Apa perbedaan CRM dengan sistem customer service biasa?
CRM memiliki fungsi yang lebih luas dibandingkan sistem customer service. Customer service biasanya hanya fokus pada penanganan keluhan atau pertanyaan pelanggan, sedangkan CRM mengelola seluruh siklus hubungan pelanggan, mulai dari pemasaran, penjualan, hingga layanan purna jual. Dengan menerapkan CRM, semua interaksi pelanggan tercatat dan dapat digunakan untuk menyusun strategi bisnis jangka panjang.
Bagaimana cara mengukur keberhasilan implementasi CRM dalam bisnis?
Bagaimana cara mengukur keberhasilan implementasi CRM dalam bisnis?
Keberhasilan CRM dapat diukur melalui beberapa indikator seperti peningkatan kepuasan pelanggan, pertumbuhan penjualan, tingkat retensi pelanggan, serta efisiensi kerja tim. Selain itu, bisnis juga dapat menilai keberhasilan CRM dari kemudahan akses data dan kecepatan dalam merespons kebutuhan pelanggan.
Apa tantangan paling umum saat bisnis mulai menggunakan CRM?
Apa tantangan paling umum saat bisnis mulai menggunakan CRM?
Tantangan yang sering dihadapi adalah adaptasi tim dan konsistensi penggunaan CRM. Tanpa kebiasaan mencatat dan memanfaatkan data secara rutin, manfaat CRM tidak akan maksimal. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen tim dan proses kerja yang jelas sejak awal.
Apakah bisnis perlu menggunakan tools CRM dibandingkan pengelolaan manual?
Apakah bisnis perlu menggunakan tools CRM dibandingkan pengelolaan manual?
Ya, karena pengelolaan manual rentan terhadap kesalahan, data terpisah, dan sulit dianalisis. Tools CRM seperti Mekari Qontak akan membantu bisnis mengelola data pelanggan secara terpusat, otomatis, dan real-time, sehingga proses sales, marketing, dan layanan pelanggan menjadi lebih efisien dan terukur.
Fitur apa saja yang sebaiknya dimiliki oleh tools CRM untuk bisnis?
Fitur apa saja yang sebaiknya dimiliki oleh tools CRM untuk bisnis?
Tools CRM idealnya memiliki fitur manajemen kontak pelanggan, pelacakan aktivitas dan penjualan, otomatisasi pemasaran, laporan analisis, serta integrasi dengan berbagai channel komunikasi. Fitur-fitur ini membantu bisnis memahami pelanggan dan meningkatkan kinerja tim secara menyeluruh.