6 mins read

Apa itu Canvasser? Tugas, Skill, dan Perannya dalam Strategi Penjualan

Tayang
Apa itu Canvasser? Tugas, Skill, dan Perannya dalam Strategi Penjualan
Mekari Qontak Highlights
  • Canvasser adalah tenaga penjualan yang menawarkan produk langsung kepada pelanggan dari pintu ke pintu, berfungsi untuk meningkatkan penjualan dan mengumpulkan informasi pelanggan.
  • Tugas utama canvasser mencakup mengunjungi calon pelanggan, menjelaskan produk, dan menangani pertanyaan serta keberatan untuk menghasilkan penjualan.
  • Manfaat keberadaan canvasser termasuk pendalaman penetrasi pasar, pemerataan produk, serta pengumpulan feedback langsung dari pengguna.
  • Skill penting bagi seorang canvasser meliputi pengetahuan produk yang mendalam, kemampuan negosiasi, dan komunikasi yang efektif.
  • Pelatihan berkelanjutan, menjaga hubungan baik dengan pelanggan, dan memanfaatkan teknologi menjadi strategi kunci untuk meningkatkan kinerja canvasser.

Sebagian besar orang mungkin pernah didatangi oleh canvasser tanpa tahu sebutan mereka. Orang hanya mengenalnya sebagai sales yang datang ke rumah untuk menawarkan suatu produk.

Hal tersebut wajar mengingat istilah canvasser cukup asing di kalangan konsumen Indonesia daripada sales. Namun apabila dilihat dari tugasnya, keduanya memiliki kemiripan menawarkan barang ke calon pelanggan.

Yuk, pelajari selengkapnya mengenai canvasser dan tugasnya pada ulasan Mekari Qontak blog berikut ini.


Apa itu Canvasser?

Canvasser adalah tenaga penjualan yang bertugas menawarkan produk secara langsung kepada pelanggan dari pintu ke pintu, dengan tujuan untuk meningkatkan penjualan dan mengumpulkan informasi mengenai calon pembeli.

Mereka memainkan peran penting dalam memperkenalkan produk, melakukan promosi, serta membangun hubungan dengan pelanggan, sehingga meningkatkan peluang penjualan dan memperluas jangkauan pasar.

Di sisi lain, mereka juga harus menjaga penampilan profesional, menunjukkan pengetahuan tentang produk, berupaya mempengaruhi pilihan, dan memenuhi kuota yang ditetapkan oleh organisasi.

Baca juga: Mengenal Canvassing: Definisi, Cara Kerja, Strategi dan Contoh Penerapannya pada Sales

Tugas dan Tanggung Jawab Canvasser dalam Perusahaan

Berikut tugas dan tanggung jawab seorang Canvasser:

  • Menghafalkan naskah penjualan serta pertanyaan yang kerap calon pelanggan ajukan.
  • Mengunjungi calon pelanggan dari pintu ke pintu untuk memperkenalkan produk perusahaan.
  • Melakukan cold calling untuk menindaklanjuti, melakukan promosi, dan memproses pesanan.
  • Menunjukkan pengetahuan tentang produk, layanan, atau kebijakan perusahaan untuk meyakinkan masyarakat agar mau bertransaksi.
  • Mengumpulkan informasi, seperti detail kontak dan tanda tangan, dari calon pelanggan dan klien untuk ditindaklanjuti.
  • Menjawab pertanyaan dan penolakan calon pelanggan dengan percaya diri untuk menghasilkan penjualan.
  • Menghadiri acara dan pameran industri termasuk pekan raya, rapat umum, dan seminar untuk membangun networking dan menemui calon pelanggan baru.
Baca juga: Sales Funnel: Manfaat, Tahapan, Contoh, dan Strategi untuk Meningkatkan Penjualan

Peran Penting Canvasser dalam Perusahaan

Canvasser memberikan dampak dalam banyak hal, terutama mendorong peningkatan penjualan, seperti berikut:

1. Memudahkan Penetrasi Pasar

Perusahaan dapat menjual produknya melalui toko-toko yang tersebar di berbagai tempat. Namun, penetrasi pasar akan lebih cepat dan efektif dengan keberadaan canvasser.

Pasalnya mereka bertugas melakukan penjualan langsung kepada target pasar sehingga peluang penjualan lebih besar.

2. Membantu Pemerataan Produk

Jika perusahaan tidak memiliki toko di wilayah tertentu, potensi penjualan bisa disebut tidak maksimal. Namun, karena pertimbangan tertentu, membangun toko dianggap belum ideal. Untuk membantu pemerataan produk di wilayah tersebut, peran canvasser menjadi vital.

3. Memperoleh Feedback yang Akurat

Setiap pelanggan memiliki opini tersendiri produk yang bagus atau tidak, karena menggunakan langsung produk tersebut. Perusahaan membutuhkan masukan dari pengguna produk untuk memperbaiki kualitas. Melalui canvasser, masukan tersebut bisa disampaikan secara langsung.

Baca juga: Customer Feedback: Cara Mengumpulkan dan Rekomendasi Tools

4. Memperoleh Peluang Penjualan Lebih Tinggi

Keunggulan selanjutnya adalah dapat berkomunikasi langsung dengan calon pembeli. Kondisi ini membuka kesempatan terhadap peluang penjualan yang lebih tinggi.

Canvasser berperan untuk memperkenalkan produk secara lebih baik dan tepat sesuai target pasarnya. Sebab mereka bisa meyakinkan calon pembeli dengan lebih optimal.

Baca juga: Tips Efektif Melakukan Presentasi Sales untuk Tingkatkan Closing

Keterampilan yang Wajib Seorang Canvasser Miliki

Untuk mendukung hal tersebut, seorang canvasser memerlukan keterampilan atau kemampuan seperti berikut:

1. Product Knowledge yang Mendalam

Kemampuan utama seorang canvasser adalah memahami tentang seluk-beluk produk yang dijual. Hal ini meliputi spesifikasi, cara penggunaan, serta hal-hal terkait lainnya.

Dengan kemampuan tersebut, mereka akan lebih mudah dalam menjelaskan mengenai produknya, dan konsumen juga memiliki kepercayaan tersendiri.

Baca juga: Product Knowledge: Definisi, Manfaat, dan Fungsinya

2. Negosiasi

Agar dapat menawarkan sesuatu kepada pembeli, tentu seorang canvasser harus bisa melakukan negosiasi. Pasalnya calon pelanggan sangat mungkin untuk melakukan penawaran harga.

Sebagai canvasser, harus paham kapan saatnya menanggapi hal tersebut, serta bagaimana caranya. Tujuannya agar barang dapat terjual, namun tetap mendatangkan keuntungan bagi perusahaan.

Baca juga: Cara Sukses Negosiasi dalam Bisnis Capai Kesepakatan

3. Komunikasi

Sementara untuk bisa menjelaskan mengenai produk, bernegosiasi, serta menggaet pelanggan, seorang canvasser harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

Kemampuan komunikasi tersebut bertujuan agar apa yang disampaikan mendapatkan timbal balik yang baik, serta tertata dan membuat konsumen nyaman.

Baca juga: Komunikasi Bisnis: Tujuan, Jenis, dan Contoh Tingkatkan Kolaborasi yang Sukses

Bagaimana Cara Menjadi Canvasser yang Baik?

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menjadi canvasser adalah

1. Analisa Target Pasar

Pertama, penting untuk canvasser mengenali target pasar. Mereka harus mengenal target pelanggan mereka untuk mengetahui strategi seperti apa yang tepat mendekati calon pelanggan.

Setelah itu, mereka bisa menganalisa solusi yang tepat dari produk yang mereka tawarkan untuk memenuhi kebutuhan target pelanggan.

Kemudian akan terbentuklah buyer persona yang terperinci. Dengan ini, Anda akan dapat menarik lebih banyak pelanggan, daripada jika Anda mencoba untuk menargetkan semua orang.

2. Bekerja secara Optimal

Sebagian besar waktu canvasser dihabiskan untuk mengurus administrasi, pelaporan, maupun pencatatan data-data. Hal tersebut sangat menyita waktu dan energi mereka. Oleh karena itu, dianjurkan untuk menggunakan teknologi yang mendukung tugas mereka.

Misalnya dengan menggunakan aplikasi yang bisa mengotomasi proses pencatatan data, pembuatan invoice, pelaporan, atau bahkan absensi berbasis GPS Tracking.

Baca juga: Rekomendasi Aplikasi GPS Tracker Terbaik untuk Memantau Tim Sales

3. Manajemen Waktu yang Baik

Penjelajahan lapangan mengharuskan canvasser mengatur waktu secara efisien. Mereka harus bisa memprioritaskan tugas, menetapkan tujuan, dan merencanakan hari agar dapat memaksimalkan produktivitas.

4. Kemampuan Beradaptasi

Ketekunan sangat penting dimiliki oleh seorang canvasser. Mereka harus mampu menangani penolakan, terus maju ketika keadaan menjadi sulit, dan menindaklanjuti petunjuk.

Terlebih dengan kondisi lapangan yang tidak dapat diprediksi, mereka dituntut harus mampu beradaptasi dengan perubahan keadaan, cuaca, dan lokasi.

Baca juga: Strategi Sales Engagement: Komponen Utama dan Contoh Terbaiknya

Tips Meningkatkan Kinerja sebagai Canvasser

Berikut adalah tiga cara untuk memaksimalkan kinerja canvasser:

1. Menyediakan Pelatihan dan Pengembangan

Salah satu cara efektif untuk meningkatkan kinerja canvasser adalah dengan menyediakan pelatihan yang komprehensif dan berkelanjutan.

Pelatihan tersebut dapat mencakup pengetahuan tentang produk atau layanan yang ditawarkan, keterampilan penjualan, negosiasi, komunikasi, serta penggunaan alat dan teknologi yang relevan.

Dengan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan, canvasser akan menjadi lebih percaya diri, efektif, dan mampu menghadapi tantangan penjualan dengan lebih baik.

Baca juga: Sales Training: Manfaat, Jenis, Komponen, dan Kunci Efektivitasnya

2. Menjaga Hubungan Baik dengan Pelanggan

Canvasser harus berfokus pada memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan, memberikan pelayanan yang baik, dan menjalin hubungan jangka panjang.

Dengan membangun hubungan yang positif, canvasser dapat meningkatkan loyalitas pelanggan, mendapatkan referensi, dan memperluas jaringan pelanggan mereka.

3. Memanfaatkan Teknologi

Tingkatkan kinerja canvasser dengan bantuan teknologi seperti aplikasi CRM. Aplikasi manajemen hubungan pelanggan ini mampu melacak semua interaksi baik sebelum atau sesudah penjualan.

Penggunaan aplikasi CRM juga memudahkan dalam analisis data penjualan, sehingga membantu canvasser menjangkau pelanggan potensial lebih efisien dan efektif. Dengan begitu, mereka lebih cepat mencapai target penjualan.

Baca juga: Rekomendasi Software Sales Canvassing Terbaik untuk Penjualan Door to Door

Tingkatkan Performa Canvasser dengan Mekari Qontak

Peran canvasser dalam perusahaan cukup central. Pasalnya mereka membantu perusahaan dalam mengenalkan dan menjualkan produk langsung ke pelanggan. Hal ini mendorong pentingkatan pendapatan perusahaan.

Meski begitu, perusahaan tetap perlu memantau kinerja canvasser agar bisa mendapatkan keuntungan maksimal. Salah satu cara tercepat memantau performa mereka adalah menggunakan teknologi.

Mekari Qontak memiliki aplikasi Sales CRM terbaik di Indonesia. Aplikasi Mekari Qontak dapat menyimpan dan mengelola semua interaksi canvasser dengan pelanggan. Hal ini memudahkan perusahaan memantau kinerja mereka secara real time.

Selain itu, Mekari Qontak juga telah tersertifikasi ISO 27001 untuk memastikan keamanan informasi data pelanggan Anda.

Coba Gratis Omnichannel CRM terbaik untuk bisnis Anda sekarang atau Konsultasi Gratis dengan tim Mekari Qontak sekarang.

Kategori : Sales

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Canvasser (FAQ)

Apa perbedaan canvasser dengan sales?

Apa perbedaan canvasser dengan sales?

Canvasser melakukan aktivitas penjualan secara aktif dengan mendatangi calon pelanggan langsung ke lokasi mereka, seperti rumah atau tempat usaha. Sementara itu, Sales biasanya melayani pelanggan yang sudah tertarik, baik di toko, kantor, maupun melalui kanal online. Perbedaan utama keduanya terletak pada pendekatan penjualan, di mana canvasser bersifat proaktif di lapangan, sedangkan sales lebih fokus pada proses follow-up dan penutupan penjualan.

Berapa gaji seorang canvasser?

Berapa gaji seorang canvasser?

Gaji canvasser bervariasi tergantung industri, wilayah kerja, dan kebijakan perusahaan. Umumnya, canvasser menerima gaji pokok yang dikombinasikan dengan insentif atau komisi berdasarkan pencapaian target penjualan. Di Indonesia, kisaran penghasilan canvasser dapat meningkat signifikan jika target tercapai secara konsisten. Oleh karena itu, performa individu sangat memengaruhi total pendapatan yang diterima.

Apakah semua bisnis cocok menggunakan strategi canvassing?

Apakah semua bisnis cocok menggunakan strategi canvassing?

Tidak semua bisnis cocok menggunakan canvassing, terutama produk dengan target pasar digital atau berbasis online. Strategi ini lebih efektif untuk produk yang membutuhkan edukasi langsung atau demonstrasi. Bisnis FMCG, asuransi, properti, dan layanan berlangganan sering memanfaatkan canvasser. Kesesuaian strategi bergantung pada karakter produk dan target pasar.

Apakah profesi canvasser masih relevan di era digital?

Apakah profesi canvasser masih relevan di era digital?

Profesi Canvasser masih relevan, terutama untuk menjangkau pasar yang belum sepenuhnya digital. Pendekatan tatap muka memberikan kepercayaan lebih tinggi bagi sebagian konsumen. Namun, efektivitasnya meningkat jika dikombinasikan dengan teknologi digital seperti CRM dan omnichannel. Strategi hybrid menjadi pilihan paling optimal saat ini.

Bagaimana perusahaan mengukur kinerja canvasser?

Bagaimana perusahaan mengukur kinerja canvasser?

Kinerja canvasser umumnya diukur dari jumlah kunjungan, prospek yang dihasilkan, tingkat konversi penjualan, dan pencapaian target. Selain itu, kualitas data pelanggan dan feedback pasar juga menjadi indikator penting. Dengan bantuan CRM, perusahaan dapat memantau kinerja secara lebih objektif dan real time. Data ini membantu evaluasi dan pengambilan keputusan.