7 mins read

Sales Agent: Jenis, Skill, dan Perbedaannya dengan Agen Penjualan Berbasis AI

Tayang
Ditulis oleh:
Sales Agent: Jenis, Skill, dan Perbedaannya dengan Agen Penjualan Berbasis AI
Mekari Qontak Highlights
  • Sales agent adalah perwakilan atau pihak ketiga profesional yang bertugas memasarkan dan menjual produk dan layanan bisnis.
  • Sales agent kini mencakup tenaga penjualan manusia, agen independen hingga AI yang mendukung proses penjualan secara otomatis.
  • Sales agent modern wajib menguasai komunikasi, negosiasi, CRM, analisis data, dan pemanfaatan AI.
  • Kombinasi AI dan sales manusia menjadi pendekatan paling efektif untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga hubungan dengan pelanggan.
Menurut proyeksi Gartner via Digital Commerce 360, sekitar 90% aktivitas pembelian B2B akan ditangani oleh AI agent pada 2028, mengalirkan lebih dari US$15 triliun transaksi melalui sistem otomatis.

Angka ini menandai pergeseran besar dalam cara bisnis mendekati fungsi penjualan.

Namun pergeseran ini bukan berarti sales manusia kehilangan relevansi. Justru sebaliknya, bisnis yang salah memilih jenis sales agent berisiko kehilangan efisiensi sekaligus kualitas hubungan pelanggan.

Melalui artikel di Mekari Qontak Blog ini, Anda akan memahami apa itu sales agent, perbedaannya dengan sales representative dan salesperson, jenis, skill yang wajib dimiliki hingga kapan sebaiknya bisnis Anda memilih sales agent manusia, AI, atau kombinasi keduanya.

CTA Banner https://qontak.com/aplikasi crm mekari qontak untuk mempercepat closing

Apa Itu Sales Agent?

Sales agent adalah individu atau entitas yang bertugas mewakili bisnis untuk menjual produk atau jasa kepada pelanggan, baik secara langsung sebagai karyawan internal, sebagai pihak independen berbasis komisi, maupun dalam bentuk sistem otomatis bertenaga AI.

Tugas sales agent termasuk mencari klien/pelanggan baru, melakukan negosiasi, menutup deals hingga membangun dan menjalin hubungan baik dengan pelanggan.


Perbedaan Sales Agent, Sales Representative, dan Salesperson

Istilah Sales Agent, Sales Representative (tenaga penjualan), dan Salesperson sering dipakai bergantian, padahal masing-masing punya implikasi berbeda terhadap struktur biaya, status kerja, dan cakupan tanggung jawab dalam bisnis Anda.

Gunakan tombol panah kiri/kanan untuk menggulir secara horizontal.

Aspek PerbedaanSales AgentSales RepresentativeSalesperson
Status kerjaBisa karyawan internal atau independen (komisi)Umumnya karyawan tetap perusahaanUmumnya karyawan tetap, sering di ritel/toko fisik
Struktur kompensasiKomisi dominan, kadang tanpa gaji tetapGaji tetap + insentif/komisiGaji tetap, komisi kecil atau tidak ada
Cakupan wilayah kerjaBisa multi-wilayah, multi-prinsipalUmumnya satu wilayah/segmen, satu perusahaanUmumnya satu lokasi/toko
Tingkat otonomiTinggi, sering menentukan strategi pendekatan sendiriSedang, mengikuti playbook & target dari sales managerRendah, mengikuti SOP toko/perusahaan
Contoh konteks pemakaianAgen asuransi independen, sales agency eksternalSales rep B2B SaaS, field sales FMCGPramuniaga ritel, kasir yang juga menjual

Jenis-Jenis Sales Agent yang Perlu Bisnis Pahami

Sebelum menentukan struktur tim penjualan, penting untuk memahami lima jenis sales agent yang berkembang saat ini.

1. Sales Agent Tradisional (In-House Full-Time)

Jenis Sales Agent Tradisional bekerja sebagai karyawan tetap perusahaan dengan gaji pokok ditambah komisi. 

Sales agent tradisional paling cocok untuk deal kompleks dan bernilai tinggi yang membutuhkan proses negosiasi panjang, relasi jangka panjang, dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan klien enterprise.

2. Sales Agent Independen atau Freelance

Berbeda dari model tradisional, sales agent independen bekerja dengan skema komisi 100% tanpa gaji tetap. 

Model ini menghemat biaya tetap perusahaan secara signifikan, tetapi konsekuensinya adalah tingkat loyalitas dan kontrol yang lebih rendah dibanding karyawan internal.

3. Tim Sales Agency

Bisnis yang ingin ekspansi ke multi-kota atau multi-industri secara cepat sering menggunakan jasa agency eksternal, pihak ketiga yang menyediakan tim sales siap pakai dengan jaringan dan pengalaman lokal, tanpa perlu merekrut dan melatih tim internal dari nol.

4. Sales Online Agent

Jenis Sales Online Agent adalah spesialis kanal digital dan social selling yang mengelola penjualan melalui marketplace, live shopping, dan media sosial. 

Data APJII mengungkapkan penetrasi internet Indonesia yang mencapai 79,5% atau sekitar 221 juta pengguna pada 2024), kanal ini menjadi semakin krusial, khususnya untuk menjangkau Gen Z (34,4%) dan generasi milenial (30,6%) yang mendominasi profil pengguna internet.

5. AI Sales Agent (Autonomous)

Jenis AI Sales Agent mengotomatisasi lead qualification, follow-up, hingga quoting tanpa intervensi manusia untuk tugas-tugas repetitif. 

Data McKinsey memperkirakan potensi produktivitas AI di fungsi sales dan marketing global mencapai US$0,8–1,2 triliun (McKinsey & Company, 2025).

Tabel Ringkasan Perbedaan Jenis-Jenis Sales Agent

Gunakan tombol panah kiri/kanan untuk menggulir secara horizontal.

Aspek PerbedaanSales AgentSales OnlineAI Sales Agent
Model biayaGaji tetap + komisiGaji + komisi kanal digitalSubscription tool / usage-based
Kekuatan utamaRelasi tatap muka, deal kompleksJangkauan luas, kanal digitalSkala tanpa headcount, 24/7
KelemahanBiaya tetap tinggi, skala terbatasKetergantungan platformButuh data bersih; tidak untuk deal kompleks
Cocok untukB2B enterprise, high-ticketB2C, D2C, SMBTop-of-funnel, repetitive tasks

Tugas dan Skill yang Harus Dimiliki Sales Agent Profesional

Terlepas dari jenisnya, sales agent yang efektif membutuhkan kombinasi skill teknis dan interpersonal berikut ini.

1. Kemampuan Prospecting hingga Closing

Sales cycle yang solid umumnya bergerak melalui lima tahap, yaitu prospecting (mencari calon pembeli) > qualifying (menyaring minat serius) > presenting/demo > handling objection > closing. 

Sales agent profesional perlu menguasai kelima tahap ini secara berurutan, bukan hanya kuat di satu tahap saja.

2. Komunikasi dan Aktif Mendengarkan Pelanggan

Kemampuan komunikasi, negosiasi, dan empati tetap menjadi diferensiator utama sales manusia. 

Gartner memprediksi bahwa pada 2030, 75% pembeli B2B akan tetap lebih memilih pengalaman penjualan yang mengutamakan interaksi manusia dibanding AI.

Ini menjadi sebuah sinyal bahwa investasi pada skill komunikasi bukan hal usang, justru makin bernilai di tengah adopsi otomatisasi.

3. Negosiasi dan Objection Handling

Teknik menutup deal tanpa terjebak perang harga membutuhkan kemampuan membingkai ulang objeksi pelanggan, dari sekadar soal harga menjadi soal nilai jangka panjang yang ditawarkan produk atau layanan.

4. Product Knowledge Mendalam

Sales agent yang kredibel mampu membandingkan produk sendiri dengan kompetitor secara jujur, termasuk mengakui kelemahan produknya sendiri bila relevan.

Pendekatan ini justru membangun kepercayaan lebih besar dibanding klaim produk Anda yang terdengar terlalu sempurna.

5. Literasi CRM dan Kebersihan Data

Sales agent modern perlu terbiasa mengelola pipeline penjualan di dalam aplikasi CRM, mulai dari mencatat setiap interaksi, memperbarui status prospek hingga menjaga data tetap bersih agar tidak terjadi duplikasi atau follow-up yang terlewat.

6. Analitik Penjualan

Kemampuan membaca metrik seperti quota attainment, sales velocity, dan win rate memungkinkan sales agent mengidentifikasi sendiri di tahap mana pipeline mereka tersendat, alih-alih menunggu evaluasi dari sales manager.

7. Prompt Design dan AI Supervision

Skill yang relatif baru ini dibutuhkan untuk berkolaborasi dengan AI sales agent dalam menyusun instruksi (prompt) yang tepat agar output AI relevan.

Hal ini sekaligus tetap melakukan supervisi manusia terhadap keputusan penting seperti penawaran harga khusus atau eskalasi ke klien besar.


Sales Agent Manusia dan AI Sales Agent, Mana yang Bisnis Anda Butuhkan?

Berikut ini tips memilih agen manusia vs AI sales agent untuk bisnis Anda.

1. Kapan Sales Agent Manusia Tidak Tergantikan?

Untuk deal kompleks, negosiasi kontrak bernilai tinggi, dan relasi jangka panjang dengan klien enterprise, sales agent manusia tetap menjadi pilihan utama. 

Konteks ini membutuhkan penilaian situasional dan pembangunan kepercayaan yang belum bisa direplikasi sepenuhnya oleh sistem otomatis.

2. Kapan AI Sales Agent Memberi Dampak Nyata untuk Bisnis

AI sales agent memberi dampak paling nyata di tahap top-of-funnel, dari lead nurturing dan follow-up dalam volume besar. 

Data Salesforce menunjukkan tim yang mengadopsi AI sales tools memiliki peluang 3,7 kali lebih tinggi untuk mencapai kuota dibanding yang tidak menggunakan AI.

3. Model Hybrid (Human + AI) Menjadi Standar Baru

Baca juga: Gartner memprediksi jumlah AI agent akan melampaui jumlah sales manusia hingga 10 kali lipat pada 2028. 

Namun, proyeksi ini bukan berarti sales manusia hilang, justru mengindikasikan bahwa AI akan menangani volume besar tugas repetitif.

Sementara itu, sales manusia fokus pada momen-momen bernilai tinggi dalam sales cycle.


Contoh Implementasi Sales Agent dalam Bisnis

Berikut beberapa contoh penerapan nyata sales agent di berbagai industri, menggambarkan bagaimana jenis-jenis yang dibahas sebelumnya bekerja dalam konteks operasional.

1. Lead Qualification untuk Bisnis Properti

Sales agent, baik manusia maupun AI, mampu memfilter inquiry yang masuk dari berbagai channel, memisahkan prospek yang benar-benar berniat membeli dari yang sekadar bertanya harga, sebelum diteruskan ke tim closing.

2. Field Sales Automation di Industri FMCG

Merchandiser di lapangan menggunakan CRM mobile untuk mencatat ketersediaan stok di toko, memasukkan pesanan langsung dari lokasi, dan melaporkan kondisi rak secara real-time ke kantor pusat.

3. Sales Online di Industri Fashion dan Kecantikan

Sales online agent memanfaatkan live shopping di platform, seperti TikTok Shop dan Shopee Live untuk berinteraksi langsung dengan calon pembeli, menjawab pertanyaan produk secara real-time sambil mendorong transaksi impulsif.

4. AI Sales Agent di Industri SaaS untuk Follow-up Trial User Otomatis

AI sales agent mengirim pengingat otomatis kepada pengguna trial yang belum melakukan upgrade, mempersonalisasi pesan berdasarkan fitur yang paling sering mereka gunakan selama masa uji coba.

Baca juga: https://qontak.com/blog/mobile-crm-software/

5. Hybrid Model di Layanan Keuangan

AI menangani screening awal calon nasabah, dari memverifikasi kelengkapan dokumen dan kelayakan dasar. Sementara itu, closing tetap dilakukan sales agent manusia mengingat sensitivitas keputusan finansial dan regulasi yang berlaku.


Skalakan Bisnis Anda dengan Sales Agent Mekari Qontak!

Baik mengandalkan sales agent tradisional, tim sales online, atau mengadopsi AI sales agent, keberhasilan penjualan tetap bergantung pada seberapa rapi data pelanggan Anda dikelola.

Aplikasi CRM Mekari Qontak hadir sebagai platform yang mendukung seluruh spektrum kebutuhan sales agent Anda, dari pencatatan manajemen pipeline hingga otomatisasi follow-up berbasis AI, semua dalam satu ekosistem yang terintegrasi.

Bukan hanya itu, seluruh solusi di Mekari Qontak juga sudah ditenagai Agentic AI yang mengotomatiskan tugas repetitif, seperti quoting dan reminder sehingga membuat sales agent manusia fokus pada deal bernilai tinggi

Dapatkan demo gratis sekarang atau konsultasikan kebutuhan strategis Anda dengan tim ahli kami!

Referensi

CTA Banner https://qontak.com/aplikasi crm mekari qontak untuk mempercepat closing
Kategori : AI AgentSales

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Sales Agent (FAQ)

Apa perbedaan sales agent dan sales representative?

Apa perbedaan sales agent dan sales representative?

Sales agent mencakup cakupan yang lebih luas, bisa berstatus karyawan internal maupun independen berbasis komisi.

Sementara itu, sales representative umumnya merujuk pada karyawan tetap perusahaan dengan gaji pokok dan target dari satu prinsipal saja.

Apakah sales online termasuk bagian dari sales agent atau profesi terpisah?

Apakah sales online termasuk bagian dari sales agent atau profesi terpisah?

Sales online adalah salah satu jenis sales agent yang berfokus pada kanal digital seperti marketplace dan media sosial, bukan profesi yang berdiri sendiri di luar konsep sales agent secara umum.

Skill apa yang paling penting untuk menjadi sales agent profesional?

Skill apa yang paling penting untuk menjadi sales agent profesional?

Kombinasi antara komunikasi/negosiasi (skill yang tetap relevan di era AI menurut data Gartner di atas) dan literasi CRM/data menjadi dua skill inti yang saling melengkapi bagi sales agent modern.

Bagaimana cara mengukur kinerja sales agent secara objektif?

Bagaimana cara mengukur kinerja sales agent secara objektif?

Melalui metrik seperti quota attainment, sales velocity, dan win rate, bukan sekadar jumlah closing, karena metrik ini juga menunjukkan efisiensi proses, bukan hanya hasil akhir.

CRM apa yang cocok untuk mengelola sales agent tim kecil di Indonesia?

CRM apa yang cocok untuk mengelola sales agent tim kecil di Indonesia?

Tim kecil membutuhkan CRM yang mudah diimplementasikan tanpa proses teknis rumit namun tetap bisa berkembang seiring skala bisnis, salah satu pertimbangan utama saat memilih platform seperti, Mekari Qontak.