8 mins read

15 Cara Meningkatkan Engagement Rate di Facebook Secara Efektif Bagi Bisnis

Tayang
15 Cara Meningkatkan Engagement Rate di Facebook Secara Efektif Bagi Bisnis
Mekari Qontak Highlights
  • Engagement rate adalah indikator utama keberhasilan pemasaran di Facebook, karena mencerminkan tingkat keterlibatan audiens dan berpengaruh langsung pada peluang penjualan.
  • Kualitas konten lebih penting daripada kuantitas, baik dalam bentuk gambar, video, maupun teks.
  • Strategi targeting dan timing posting sangat menentukan, termasuk penentuan audiens, jam unggah terbaik, serta analisis performa konten secara berkala.
  • Variasi format konten seperti video, visual menarik, pertanyaan, kontes, dan CTA terbukti mampu mendorong like, komentar, dan share secara signifikan.
  • Integrasi Facebook dengan platform lain melalui Omnichannel CRM membantu bisnis mengelola engagement lintas kanal secara terpusat, aman, dan lebih responsif.

Di era digital saat ini, banyak bisnis melakukan pemasaran secara online memanfaatkan beberapa platform media sosial. Salah satunya adalah Facebook yang telah banyak digunakan di dunia. Untuk mengukur keberhasilan kampanye digital tersebut, dilihat dari jumlah engagement rate. Oleh karena itu bayak bisnis melakukan berbagai cara untuk meningkatkan engagement di Facebook.

Hal tersebut tidak lepas dari keyakinan semakin banyak jumlah engagement suatu kampanye di Facebook, makin besar juga peluang penjualan produk. Artinya strategi digital marketing yang diterapkan bisa dikatakan berhasil.

Pada artikel kali ini akan diusal cara meningkatkan engagement di Facebook yang bisa Anda coba. Yuk, pelajari selengkapnya pada ulasan Mekari Qontak blog berikut.


Apa itu Engagement Rate di Facebook?

Engagement rate adalah istilah yang banyak digunakan pada digital marketing mengukur keterlibatan audiens di media sosial.

Sementara itu, Facebook merupakan salah satu media sosial populer yang banyak digunakan di dunia. Maka dari itu, platform inu juga sering digunakan bisnis untuk melakukan pemasaran untuk branding atau penjualan online.

Mengingat peran Facebook tersebut, mengukur keterlibatan audiens atau pengguna Facebook sangatlah penting. Dengan demikian, bisnis lebih mudah dalam mengukur seberapa efektif strategi digital marketing yang diterapkan.

Apabila dilihat dari definisinya dapat disimpulkan semakin tinggi engagement yang didapatkan bisnis maka kesempatan bisnis mendapatkan penjualan lebih tinggi. Oleh karenanya, setiap bisnis berusaha untuk meningkatkan engagement rate di Facebook.

Baca juga: Facebook Ads: Pengertian, Cara Kerja, dan Strategi Optimasinya

Cara Meningkatkan Engagement Rate di Facebook

Seperti yang dibahas sebelumnya, engagement rate digunakan untuk mengukur keterlibatan audiens Anda di Facebook. Hal ini bisa jadi tolak ukur keberhasilan strategi digital marketing yang anda terapkan.

Berikut ini cara meningkatkan engagement di Facebook, diantaranya:

1. Meningkatkan kualitas

Cobalah untuk fokus membuat konten yang berkualitas baik gambar atau video di Facebook. Jangan fokus pada jumlah atau kuantitas konten. Sebab tidak ada jaminan jika Anda banyak membagikan konten, akan meningkatkan engagement.

Sebaliknya, jika Anda berhasil membuat konten yang dapat menarik interaksi, meskipun dalam jumlah kecil tetap akan dikunjungi oleh audiens. Misalnya untuk konten video, pastikan pencahayaan, pembingkaian, dan latar belakang terlihat bagus. Selain itu, pastikan audio juga terdengar jernih.

Baca juga: Cara Membuat Content Pillar dan Contohnya

2. Tentukan target audiens

Selanjutnya, cara meningkatkan engagement di Facebook harus memilih target audiens Anda sesuai dengan market Anda. Hal ini akan memudahkan Anda untuk membuat konten marketing.

Anda bisa memilih target audiens Anda berdasarkan lokasi atau topik tertentu. Gunakan alat platform untuk menargetkan konten ke pengguna yang sudah tertarik pada topik. Selain itu, usia dan jenis kelamin juga bisa mempengaruhi ketertarikan mereka akan suatu produk.

Baca juga: Customer Segmentation: Definisi, Jenis, dan Contoh Penerapan

3. Jadwalkan posting konten terbaik

Konten marketing Anda akan menjadi sia-sia apabila tidak didukung dengan pemilihan waktu yang tepat. Sebab posting pada waktu yang salah akan membuat konten Anda tidak dibaca oleh target audiens Anda.

Ketahuilah bahwa waktu terbaik untuk posting di Facebook adalah antara pukul 12 siang dan jam 3 pagi untuk hari Senin, Rabu, Kamis, dan Jumat. Sementara pada hari Sabtu dan Minggu antara pukul 12 malam dan 1 pagi.

Meski begitu, waktu terbaik untuk posting Facebook setiap brand berbeda. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan riset untuk menemukan waktu terbaik versi Anda sendiri.

Baca juga: Contoh Template Kalender Konten Gratis: Organisasi Konten Jadi Lebih Mudah

4. Bagikan konten yang berkualitas

Bagian paling penting untuk meningkatkan engagement adalah membuat konten berkualitas. Lalu seperti apa konten yang berharga?

Berikut kriteria untuk menciptakan konten berkualitas:

  • Konten yang membantu penonton. Seperti konten yang memberikan solusi yang memecahkan masalah mereka atau menyembunyikan informasi produk sebagai saran.
  • Konten yang berfokus pada masalah pelanggan yang spesifik, nyata, dan nyata.
  • Isi konten yang memenuhi janji ke pelanggan untuk membuat mereka sukses, saran Anda perlu memberikan langkah konkret yang membantu mereka mengatasi tantangan mereka.
  • Setelah membaca isi konten, apa yang bisa pembaca lalui dan langsung terapkan pada bisnis mereka?
  • Menimbulkan rasa bangga saat membaginya. Apakah itu sesuatu yang akan Anda bagikan dengan teman Anda?
Baca juga: Content Marketing: Pengertian, Jenis dan Tipsnya

5. Belajar dari kegagalan Anda

Coba lacak konten marketing Anda sebelumnya. Cari tahu apakah konten tersebut memberikan hasil positif atau justru kegagalan.

Lakukan analisis pada konten yang anda gagal. Temukan faktor penyebab kegagalan tersebut. Jadikan hal tersebut pembelajaran yang tidak akan diulang pada konten selanjutnya.

6. Gunakan visual yang menarik

Dalam usaha menarik audiens, sebagai marketer memperkaya kontennya dengan beberapa visual. Misalnya dengan menggunakan gambar, grafik, dan sejenisnya.

Dengan menyertakan visual tersebut, setidaknya Anda bisa menikmati dua kali tingkat keterlibatan audiens. Hal ini dapat terlihat dari jumlah komentar, suka, dan berbagi yang berlipat ganda.

Baca juga: Social Media Marketing: Pengertian, Manfaat, dan Strateginya

7. Ajukan pertanyaan kepada audiens Anda

Untuk meningkatkan keterlibatan audiens Anda, jangan ragu untuk membuat konten yang mengandung pertanyaan. Hal ini dapat mendorong mereka untuk memberikan tanggapan.

Facebook sendiri merekomendasikan agar Anda mengajukan pertanyaan kepada audiens Anda, dengan:

“Bagikan artikel atau blog dari situs web Anda, berikan tautan ke formulir pendaftaran buletin Anda, mintalah penggemar Anda untuk menjawab pertanyaan atau memberikan pendapat mereka di bagian komentar pos Anda.”

8. Perhitungkan panjang postingan

Status pada Facebook dibatasi 60.000 karakter. Hal ini mendukung anda membuat postingan yang cukup panjang. Lakukan uji coba beberapa macam postingan dari panjang atau pendek artikel yang Anda buat. Kemudian, analisis mana yang terbaik bagi audiens Anda.

9. Buatlah Kontes

Kontes dengan iming-iming hadiah langkah terbaik untuk meningkatkan engagement. Meskipun, hadiah yang ditawarkan tidak harus mahal. Misalnya voucher potongan harga atau gratis produk.

10. Buat konten berupa video

Konten video selalu berhasil menciptakan rasa penasaran audiens. Oleh karena itu, cara ini terbaik untuk meningkatkan engagement di Facebook.

Berikut beberapa ide untuk membuat konten video:

  • Video inspirasional yang menampilkan kutipan bijak.
  • Video Facebook Live untuk menyiarkan informasi penting langsung ke audiens
  • Menampilkan video yang muncul di bagian Tentang Anda untuk keunggulan ekstra.
  • Video edukasi untuk memandu audiens melakukan sesuatu lebih mudah.
  • Video di balik layar yang memberi pemirsa pandangan informal dan akses ke brand Anda.
Baca juga: Mengenal Video Marketing, Jenis, Manfaat, dan Cara Membuatnya

11. Kurangi, Gunakan Kembali, Daur Ulang

Dari banyaknya konten marketing yang Anda buat, mungkin ada beberapa yang mendatangkan banyak lalu lintas. Cobalah untuk rotasi atau posting ulang konten tersebut.

Sebab tidak semua audiens sudah melihat konten masa lalu Anda. Jadi dengan memposting ulang, mereka mungkin akan terlibat kembali. Namun sebelum itu, pastikan untuk menukar gambar fitur dan teks deskripsi setiap saat agar tetap segar.

12. Bergabunglah dengan grup Facebook

Cobalah untuk bergabung dengan orang-orang yang berada di industri yang sama dengan Anda atau yang mencari solusi untuk masalah yang ditangani konten Anda. Dengan bergabung grup Facebook yang tepat, Anda bisa terhubung dengan mereka.

Oleh karena itu, partisipasi Anda dalam kelompok yang tepat dapat mengarahkan lalu lintas dan keterlibatan ke halaman Facebook Anda.

Baca juga: Community Marketing: Definisi, Jenis, dan Manfaatnya untuk Tingkatkan Bisnis 

13. Terlibatlah dengan brand dan halaman lain yang relevan

Keterlibatan disini bukan berarti, Anda secara terang-terangan mempromosikan produk Anda di halaman brand lain. Sebagai gantinya, Anda bisa dengan tulus mengeposkan konten atau komentar yang relevan ke halaman lain dan berbagi konten brand lain bila relevan dengan audiens Anda.

Komentar yang Anda bubuhkan bisa menimbulkan rasa penasaran audiens lainnya. Dengan begitu, mereka akan mengunjungi halaman Anda di facebook.

14. Gunakan call to action

Studi menunjukkan bahwa menggunakan kata-kata tertentu pada posting dapat membantu meningkatkan rasio konversi. Oleh karena itu jangan ragu gunakan kata ajakan bertindak berkorelasi dengan efektivitas yang lebih tinggi di seluruh papan.

Facebook sendiri mengenalkan Call To Action (CTA) pada halaman dalam realisasinya sehingga mendorong pelanggan untuk mengambil tindakan. Berdasarkan data ini, masuk akal jika Anda menyertakan CTA di posting yang Anda publikasikan, dan juga di halaman Facebook Anda.

15. Arahkan lalu lintas ke halaman Facebook Anda dari sumber lain

Meski Anda tengah melakukan kampanye di facebook, bukan berarti itu adalah satu-satunya sumber audien berasal. Cara meningkatkan engagement di facebook terakhir adalah dengan mengarahkan audiens platform lainnya ke FB.

Cobalah untuk memasukkan link halaman Facebook Anda dalam Twitter, Website atau bio Instagram Anda. Melalui link tersebut, audiens akan diarahkan ke halaman Facebook Anda.

Baca juga: Cara Jualan Online Laris Manis di Facebook, Dijamin Cuan

Tingkatkan Engagement Rate di Facebook Anda Sekarang!

Demikian cara meningkatkan engagement di Facebook. Banyak cara yang bisa Anda terapkan pada bisnis Anda. Salah satu yang terpenting adalah dengan menghubungkan halaman Facebook dengan salauran komunikasi bisnis lainnya seperti Twitter atau Instagram.

Bisnis saat ini, banyak yang menggunakan Omnichannel CRM dari Mekari Qontak. Aplikasi ini dapat menghubungkan Facebook dengan aplikasi bisnis lainnya dalam satu platform terpadu. Hal ini memudahkan Anda untuk menelola respon audiens dari berbagai saluran hanya melalui satu dashboard. Dengan begitu, tidak ada lagi audiens yang terabaikan.

Mekari Qontak juga telah dipercaya lebih dari 3000+ perusahaan untuk membantu mengelola pemasaran, penjualan, dan layanan pelanggan mereka. Tidak hanya itu saja, MekariQontak juga telah tersertifikasi ISO 27001 untuk memastikan keamanan informasi data pelanggan.

Kategori : BisnisMarketing

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Cara Meningkatkan Engagement Facebook (FAQ)

Berapa engagement rate Facebook yang dianggap baik untuk bisnis?

Berapa engagement rate Facebook yang dianggap baik untuk bisnis?

Engagement rate yang dianggap baik di Facebook umumnya berada di kisaran 1%–5%, tergantung industri dan jenis konten. Page dengan audiens niche biasanya memiliki engagement lebih tinggi dibanding page dengan audiens umum. Fokus utama sebaiknya bukan hanya angka, tetapi konsistensi interaksi yang relevan dengan tujuan bisnis.

Apakah engagement tinggi selalu berbanding lurus dengan peningkatan penjualan?

Apakah engagement tinggi selalu berbanding lurus dengan peningkatan penjualan?

Tidak selalu. Engagement tinggi menunjukkan minat dan perhatian audiens, namun penjualan tetap bergantung pada kualitas funnel, seperti kejelasan penawaran, respons admin, serta pengalaman pelanggan setelah berinteraksi. Engagement adalah pintu masuk, bukan hasil akhir.

Apakah membalas komentar dan pesan cepat memengaruhi engagement Facebook?

Apakah membalas komentar dan pesan cepat memengaruhi engagement Facebook?

Ya, kecepatan respon sangat berpengaruh. Facebook menilai interaksi dua arah sebagai sinyal positif, sehingga respon yang cepat dan konsisten dapat membantu meningkatkan visibilitas konten di feed audiens sekaligus membangun kepercayaan brand.

Kapan waktu terbaik untuk posting di Facebook?

Kapan waktu terbaik untuk posting di Facebook?

Waktu yang cukup efektif untuk memposting konten di Facebook adalah saat jam makan siang, yaitu sekitar pukul 11.00 hingga 14.00, ketika banyak audiens sedang aktif membuka media sosial di sela aktivitas mereka. Selain itu, pukul 19.00 hingga 21.00 juga menjadi waktu yang potensial karena pengguna cenderung mengakses Facebook untuk bersantai setelah menyelesaikan rutinitas harian.

Bagaimana cara mengelola komentar dan pesan Facebook agar respon tetap cepat saat engagement meningkat?

Bagaimana cara mengelola komentar dan pesan Facebook agar respon tetap cepat saat engagement meningkat?

Ketika engagement Facebook meningkat, jumlah komentar dan pesan yang masuk sering kali sulit dikelola secara manual. Tanpa sistem terpusat, respon bisa terlambat atau bahkan terlewat. Oleh karena itu, bisnis perlu menggunakan tools seperti Omnichannel CRM dari Mekari Qontak yang mampu mengumpulkan seluruh interaksi Facebook dalam satu dashboard agar tim dapat merespons lebih cepat dan konsisten, hingga menganalisis hasilnya secara real-time.