
- Business inquiries adalah permintaan formal informasi (produk/layanan/operasional) dari calon pelanggan, mitra, atau investor, yang bisa menjadi peluang konversi dan membangun kepercayaan.
- Melalui business inquiry, bisnis dapat menggali kebutuhan, preferensi, dan ekspektasi pasar untuk menyesuaikan strategi produk atau layanan.
- Business inquiry bersifat eksploratif (informasi, kerja sama), sedangkan sales inquiry fokus pada keputusan pembelian seperti harga dan metode transaksi.
- Beberapa contoh business inquiries, seperti template untuk permintaan informasi produk, informasi pengiriman hingga permintaan pengembalian dana.
Business inquiries seringkali diajukan untuk mengetahui informasi terkait produk atau layanan dari suatu bisnis. Permintaan ini bisa dilakukan melalui berbagai platform, seperti email, telepon, atau media sosial.
Berawal dari permintaan yang diajukan tersebut bisa menjadi peluang bagi bisnis untuk mengubahnya menjadi konversi penjualan. Oleh sebab itu, penting untuk menanggapi business inquiries dengan cepat dan efisien.
Dalam artikel ini, Mekari Qontak Blog akan menjelaskan mengenai business inquiries, contoh template hingga cara menanganinya dengan cepat.

Apa itu Business Inquiries?
Business inquiries adalah permintaan formal untuk mendapatkan informasi terkait produk, layanan, atau lainnya dari perusahaan. Inquiry ini bisa datang dari pelanggan, mitra bisnis, calon pelanggan, investor, atau masyarakat umum.
Ahli pemasaran Philip Kotler, menjelaskan bahwa inquiries memberikan peluang untuk membangun kepercayaan dan hubungan positif dengan pelanggan.
Oleh sebab itu, setiap jenis permintaan memerlukan respon atau pendekatan yang jelas dan persiapan matang. Jika tidak ditangani dengan baik, bisa membuat pelanggan atau mitra potensial beralih ke pesaing.
Pentingnya Business Inquiries Bagi Bisnis
Business inquiries sangat penting karena perusahaan dapat memahami kebutuhan, preferensi, dan harapan calon pelanggan. Informasi ini sangat berharga untuk menyesuaikan produk atau layanan agar sesuai dengan permintaan pasar.
Di sisi lain, business inquiry juga memiliki berperan penting dalam membangun hubungan dengan memberikan kesan positif. Penanganan permintaan yang baik dapat mengubah calon pelanggan menjadi pelanggan setia.
Mengingat krusialnya aspek manajemen hubungan pelanggan ini, pendalaman strategi berbasis data kini menjadi fokus utama dalam studi lanjut, seperti yang ditawarkan pada program S2 Manajemen di PPM School of Management.
Oleh karena itu, jika Anda menerima permintaan bisnis, anggaplah itu sebagai peluang emas untuk menunjukkan keahlian Anda dalam melayani pelanggan.
Perbedaan antara Business Inquiry dan Sales Inquiry

Berikut ini beberapa perbedaan business inquiry dan sales inquiry dalam bisnis yang harus Anda pahami.
Gunakan tombol panah kiri/kanan untuk menggulir secara horizontal.
| Aspek Perbedaan | Business Inquiry | Sales Inquiry |
|---|---|---|
| Definisi | Permintaan informasi umum tentang perusahaan/produk | Permintaan spesifik terkait pembelian/penjualan |
| Tujuan | Eksplorasi awal atau membangun hubungan bisnis | Mendukung keputusan pembelian/penjualan |
| Orientasi | Umum dan tidak langsung terkait transaksi | Spesifik dan fokus pada transaksi |
| Contoh inquiries | Meminta katalog atau brosur terkait produk | Meminta penawaran harga |
| Hasil yang Diharapkan | Peningkatan pemahaman atau hubungan bisnis | Informasi untuk keputusan transaksi |
Jenis-Jenis Business Inquiries yang Umum Diterima Bisnis
Memahami jenis inquiry yang masuk membantu tim Anda menentukan siapa yang harus menangani, bagaimana nada respons yang tepat, dan seberapa cepat prioritas harus diberikan.
Berikut ini beberapa jenis business inquiries yang biasanya diterima oleh bisnis.
1. Sales Inquiries
Sales inquiries adalah jenis inquiry yang paling sering masuk, terutama untuk bisnis yang aktif di marketplace atau media sosial. Sales inquiry umumnya berisi pertanyaan tentang harga, stok produk, fitur layanan, atau proses pemesanan.
Calon pelanggan yang mengirim sales inquiry biasanya sudah di tahap consideration atau hampir memutuskan. Respons yang cepat, informatif, dan dilengkapi dengan CTA yang tepat dapat langsung mendorong konversi.
2. Service Inquiries
Service inquiry berisi pertanyaan tentang detail layanan yang Anda tawarkan, seperti cakupan layanan, cara kerja, waktu penyelesaian, garansi, atau kebijakan purna jual.
Jenis inquiry ini sering datang dari calon pelanggan di sektor B2B yang perlu memahami lebih dalam sebelum mengambil keputusan.
Respons yang baik untuk service inquiry biasanya lebih panjang dan detail, sering kali dilengkapi dengan brosur, case study, atau penawaran sesi demo.
3. Partnership Inquiries
Partnership inquiry datang dari perusahaan lain yang tertarik menjalin kerja sama, baik itu reseller, afiliasi, co-branding, atau kolaborasi proyek.
Jenis ini memerlukan penanganan yang berbeda karena keputusannya biasanya melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan dan proses negosiasi yang lebih panjang.
Respons awal yang profesional dan tepat waktu tetap krusial. Kesan pertama menentukan apakah diskusi lanjutan akan berlanjut atau tidak.
4. General Inquiries
General inquiry mencakup pertanyaan yang tidak masuk ke kategori di atas, seperti permintaan media, pertanyaan tentang lowongan kerja, klarifikasi kebijakan, atau permintaan informasi umum tentang perusahaan.
Meskipun tidak selalu memiliki potensi konversi langsung, general inquiry tetap perlu ditangani dengan baik karena menyangkut reputasi dan citra perusahaan di mata publik.
5. Technical Support Inquiries
Khusus untuk bisnis berbasis produk atau software, technical inquiry adalah permintaan bantuan teknis dari pelanggan yang sudah menggunakan produk Anda.
Jenis ini memerlukan tim yang kompeten dan sistem tiket yang terstruktur agar setiap permintaan dapat dilacak dan diselesaikan tepat waktu.
Contoh Template Business Inquiries untuk Berbagai Kebutuhan
Business inquiries banyak diajukan untuk berbagai kebutuhan mengenal lebih jauh tentang produk atau layanan. Berikut beberapa contoh template business inquiries yang sering digunakan:
1. Template Business Inquiries untuk Permintaan Informasi Produk
Business inquiry yang paling banyak dikirimkan bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut tentang produk tertentu, baik itu spesifikasi atau ketersediaan produk.
Sebaiknya, bahasa yang digunakan bersifat formal dan spesifik, seperti contoh template inquiry yang dikirimkan melalui email berikut:
Kepada [Nama Penerima],
Semoga email ini menemui Anda dalam keadaan baik. Saya menulis untuk menanyakan mengenai produk tertentu atau kombinasi item yang Anda tawarkan. Saya ingin mengetahui spesifikasi dan ketersediaan produk tersebut.
Mohon untuk memberikan informasi tambahan mengenai produk tersebut. Saya juga akan sangat menghargai jika Anda dapat memberitahu jika ada diskon atau promosi yang sedang berlangsung.
Terima kasih atas perhatian dan tanggapan cepat Anda.
Salam hormat,
[Nama Anda]
2. Template Business Inquiries untuk Permintaan Informasi Pengiriman
Informasi lainnya yang seringkali diajukan dalam business inquiry berkaitan dengan informasi lebih lanjut tentang pengiriman produk. Poin yang ditanyakan mencakup permintaan mengenai biaya pengiriman, waktu pengiriman, dan lainnya.
Berikut contoh template bisnis inquiry yang biasa digunakan untuk menanyakan perihal pengiriman produk:
Halo [Nama Penerima],
Semoga Anda dalam keadaan baik. Saya ingin menanyakan informasi terkait pengiriman produk yang baru saja saya beli. Bisa tolong informasikan biaya pengiriman dan perkiraan waktu sampai produk tersebut? Jika ada detail lain yang perlu saya ketahui tentang proses pengiriman, saya akan sangat menghargainya.
Terima kasih banyak atas bantuan Anda. Saya menunggu informasi lebih lanjut.
Salam,
[Nama Anda]
3. Template Business Inquiries untuk Permintaan Informasi Harga
Sebelum membeli suatu produk dari bisnis, sebagian calon pelanggan akan mengirimkan inquiry yang menanyakan perihal harga kepada berbagai perusahaan atau pemasok adalah langkah yang bijak.
Hal tersebut memungkinkan Anda untuk membandingkan harga dengan mudah dan mendapatkan harga terbaik dari berbagai pemasok.
Template di bawah ini bisa dijadikan contoh untuk mendapatkan semua informasi mengenai harga yang sesuai dan tepat:
Kepada [Nama Penerima],
Melalui pesan ini, saya ingin menanyakan harga untuk [produk atau layanan tertentu] yang perusahaan Anda tawarkan. Bisakah Anda memberikan informasi berikut:
- Harga per unit/kuantitas:
- Jumlah pesanan minimum (jika ada):
- Waktu pengiriman:
- Metode pembayaran yang tersedia:
- Diskon atau promosi yang sedang berlangsung:
Saya akan sangat menghargai jika Anda dapat mengirimkan rincian tersebut sesegera mungkin, karena saya sedang membandingkan harga dari berbagai pemasok.
Terima kasih atas perhatian Anda.
Salam hormat,
[Nama Anda]
4. Template Business Inquiries untuk Permintaan Pengembalian Dana
Selain harga, business inquiry juga digunakan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kebijakan pengembalian dana atau barang yang dibeli.
Dalam hal ini, Anda perlu memberikan deskripsi rinci tentang barang yang dimaksud dan menjelaskan alasan mengapa pengembalian dana diperlukan.
Gunakan contoh template berikut saat Anda ingin menanyakan perihal kebijakan pengembalian dana:
Halo [Nama Penerima],
Saya baru membeli beberapa barang dari toko Anda, yaitu [deskripsi barang]. Namun, barang tersebut tidak sesuai harapan karena [masalah spesifik]. Saya ingin mengajukan permintaan pengembalian dana sesuai kebijakan yang berlaku.
Mohon info mengenai proses pengembalian dan dokumen yang diperlukan, serta perkiraan waktu pemrosesan.
Terima kasih,
[Nama Anda]
Cara Menangani Business Inquiries dengan Efektif
Berikut adalah tips singkat untuk merespons permintaan secara efektif:
1. Respon dengan Cepat
Idealnya <1 jam, maksimum 24 jam. Bila belum dapat jawaban lengkap, kirim acknowledgment singkat: “Terima kasih atas inquiry Anda. Tim kami sedang memproses dan akan memberikan informasi lengkap dalam 2 jam.”
2. Jelas dan Singkat
Gunakan bullet untuk info teknis. Contoh:
- Diskon tersedia: 5% untuk pembelian ≥100 unit
- Estimasi harga: Rp X per unit
- Estimasi pengiriman: 3–5 hari kerja
- Metode pembayaran: transfer bank / kartu kredit
3. Professional tetapi Ramah
Pertahankan nada komunikasi yang profesional namun ramah. Gunakan bahasa yang sopan dan terbuka untuk menciptakan kesan bahwa perusahaan Anda kompeten dan mudah dijangkau.
4. Personalisasi Tanggapan
Sesuaikan tanggapan dengan nama pengirim dan pertanyaan spesifik mereka. Personalisasi ini menunjukkan bahwa Anda memperhatikan kebutuhan mereka dan siap membantu. Misal: “Bapak/Ibu [Nama], berdasarkan inquiry Anda tentang fitur X…”
5. Tindak Lanjut
Lakukan tindak lanjut (follow up) jika diperlukan untuk memastikan penerima menerima respon Anda untuk menjawab pertanyaan tambahan. Tindak lanjut menunjukkan komitmen terhadap pelayanan pelanggan.
6. Manfaatkan Teknologi dengan Cerdas
Gunakan sistem CRM dan alat otomatisasi untuk mengelola dan melacak permintaan secara efisien. Teknologi ini membantu merespons lebih cepat dan menjaga kualitas pelayanan.
Kelola Business Inquiries Lebih Cerdas dengan Mekari Qontak!
Business inquiries menjadi permintaan informasi formal terkait produk, layanan, atau operasional perusahaan yang sering diajukan oleh pelanggan, mitra bisnis, atau calon investor. Jenis pertanyaan ini dapat mencakup informasi harga, pengiriman, atau peluang kolaborasi.
Untuk mengubah permintaan tersebut menjadi peluang bisnis yang berharga, Anda bisa menggunakan teknologi seperti CRM yang Mekari Qontak tawarkan untuk mengelola semua inquiry masuk.
Anda bisa mempertimbangkan Aplikasi CRM Mekari Qontak yang sudah didukung Chatbot AI untuk memberikan respon otomatis. Hal ini memungkinkan Anda menjalin komunikasi dengan pelanggan lebih baik dan personal.
Hubungi kami untuk mengonsultasikan kebutuhan bisnis Anda dan dapatkan uji coba Mekari Qontak secara gratis sekarang!

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Business Inquiries (FAQ)
Apa manfaat business inquiry bagi proses penjualan?
Apa manfaat business inquiry bagi proses penjualan?
Business inquiry berperan sebagai tahap awal dalam proses penjualan (top of funnel).
Melalui inquiry, bisnis dapat mengidentifikasi kebutuhan calon pelanggan, membangun hubungan awal, serta mengumpulkan data penting untuk proses follow-up yang lebih terarah hingga peluang closing meningkat.
Kapan sebaiknya bisnis melakukan business inquiry?
Kapan sebaiknya bisnis melakukan business inquiry?
Business inquiry sebaiknya dilakukan pada tahap awal sebelum kerja sama atau pembelian terjadi, seperti saat mencari vendor, membandingkan solusi, atau menggali informasi produk dan layanan untuk kebutuhan bisnis.
Bagaimana cara menulis business inquiry yang efektif?
Bagaimana cara menulis business inquiry yang efektif?
Business inquiry yang efektif harus ditulis dengan jelas, singkat, dan spesifik. Anda bisa menyertakan tujuan inquiry, informasi yang dibutuhkan, serta konteks bisnis agar penerima dapat memberikan respons yang relevan dan cepat.
Apa perbedaan Inquiry dengan Proposal?
Apa perbedaan Inquiry dengan Proposal?
Inquiry adalah permintaan informasi awal dari pihak yang tertarik, sedangkan proposal adalah penawaran resmi yang berisi solusi, harga, dan detail kerja sama dari pihak penyedia.