
- Sales pemula perlu strategi presentasi yang tepat agar mampu menjelaskan produk dengan jelas, membangun kepercayaan prospek, dan meningkatkan peluang mencapai target penjualan.
- Bangun komunikasi dua arah dengan prospek melalui pertanyaan, diskusi, dan mendengarkan kebutuhan pelanggan agar presentasi terasa lebih interaktif dan relevan.
- Kuasai product knowledge dan bangun hubungan jangka panjang karena penjualan modern lebih menekankan hubungan relasional daripada sekadar transaksi.
- Gunakan dukungan teknologi seperti CRM untuk memantau aktivitas sales, mengelola pipeline penjualan, serta membantu tim lebih mudah mencapai deal dan target penjualan.
Menjadi sales pemula tentu memiliki banyak tantangkan. Salah satunya mengalami situasi di mana presentasi yang Anda lakukan pada prospek.
Pada situasi tersebut selesperson ditutut bisa menjelaskan produk dengan baik sehingga pelanggan tertarik memebeli.
Selain itu, sales person juga harus mencetak penjualan setiap hari untuk memenuhui target KPI sales. Dengan demikian, mereka berhasil mengumpulkan pemasukan yang banyak bagi brand yang Anda wakili.
Ulasan Mekari Qontak blog berikut akan membantu Anda memahami terkait cara menjadi sales pemula yang mudah untuk diaplikasikan untuk memperbaharui strategi presentasi sales Anda.
Cara Sukses Menjadi Sales Pemula yang Handal
Berbeda dengan yang berpengalaman, sales pemula memiliki tantangan berat. Umumnya mereka belum mengenal target pelanggan dan teknik pendekatan yang tepat untuk menarik pelanggan berbelanja. Namun, tentu hal tersebut akan teratasi dengan menerapkan metode penjualan yang tepat.
Berikut tips untuk menjadi sales pemula yang sukses, antara lain:
1. Jangan Mengubah Presentasi Sales di Menit Terakhir
Tips menjadi sales pemula adalah selalu percaya diri. Percaya dirilah dengan isi dari presentasi Anda dan pastikan Anda menguasai hal pertama yang harus Anda sampaikan dari isi presentasi Anda.
Saat Anda menguasai betul bagian pertama presentasi Anda, rasa percaya diri Anda akan terbangun dengan sendirinya dan sisanya akan mengalir begitu saja.
2. Usahakan Interaksi Sifatnya Dua Arah
Kedua, tips menjadi sales pemula adalah dengan mengingat bahwa berjualan adalah aktivitas dua arah.
Memang pembicaraan mengenai produk dan jasa yang ditawarkan akan didominasi oleh Anda, namun tetap pastikan prospek yang Anda ajak berbicara tidak hanya menyimak dan bisa tetap berpartisipasi.
Berikan kesempatan prospek untuk memberikan respon secara verbal dan non-verbal, dan pastikan nada bicara Anda seperti sedang bercakap-cakap, bukan menggurui atau seperti membawakan acara.
Pastikan pertanyaan dan ruang untuk prospek memberikan responnya sudah ada dari awal Anda memulai presentasi Anda.
3. Ajukan Beberapa Pertanyaan ke Pelanggan
Selain itu, tips menjadi sales pemula adalah dengan mencoba memakai kacamata prospek Anda dalam melakukan presentasi.
Dari cara Anda berbicara serta durasi presentasi yang Anda habiskan, selalu tanyakan kenapa kira-kira prospek harus mempedulikan presentasi Anda.
Dikutip dari Forbes.com bahwa keingintahuan adalah percikan untuk pertanyaan besar, dan pertanyaan menghasilkan empati dan minat otentik pada orang lain. Atas dasar itu, seorang profesional penjualan memiliki posisi yang baik untuk membangun hubungan saling percaya dan menemukan kesuksesan.
4. Membahas Masalah yang Pernah Dihadapi oleh Brand Anda
Adanya skandal atau masalah yang pernah terkait dengan brand Anda haruslah Anda ungkap di awal presentasi sebelum prospek bertanya.
Berikan analogi yang tepat agar Anda tetap bisa menjaga nama baik brand Anda dan langsung melanjutkan ke inti presentasi Anda.
5. Sampaikan Benefit Produk Anda
Tips menjadi sales pemula selanjutnya yaitu mengingat tujuan prospek mau bertemu dengan Anda untuk mendengarkan presentasi Anda adalah untuk mendapatkan manfaat.
Dengan memaparkan manfaat sejak awal presentasi Anda, prospek Anda akan lebih perhatian dengan presentasi Anda, sehingga memungkinkan adanya deal di ujung presentasi.
Selain itu, masukkan juga analogi atau studi kasus yang dapat membuat prospek lebih memahami posisi brand Anda.
Pastikan juga prospek dapat mengetahui kelebihan dari brand Anda dan membuat brand Anda menonjol dibandingkan kompetitor.
Perbandingan yang jelas kontras dan kontradiksi yang ada antara brand Anda dan brand saingan akan membuat prospek Anda memperhatikan dengan lebih seksama.
6. Dengarkan Pelanggan Anda
Cobalah untuk mendengarkan insight dari pelanggan Anda. Saat itu mereka tidak hanya akan memberi tahu Anda apa yang mereka butuhkan, tetapi juga bagaimana menyelesaikan masalah mereka.
Jangan ragu juga untuk tanyakan tentang keinginan dan prespektif mereka. Biarkan mereka melihat seberapa lebar jarak antara rasa sakit dan impian mereka.
Tanyakan apa yang sebenarnya merugikan mereka untuk tidak menyelesaikan masalah mereka. Kemudian coba selesaikan masalah merekan dengan produk yang Anda tawarkan.
7. Kenali Produk Anda Luar Dalam
Sebagian besar pembeli modern telah menyelesaikan penelitian tentang suatu produk, sebelum membeli.
Jadi pastikan Anda tidak hanya memiliki product knowledge, tetapi juga memahami masalah pelanggan dan bagaimana produk Anda dapat membantu meringankannya.
8. Berpikir Relasional
Seorang sales pemula perlu berpikir secara relasional, bukan transaksional, karena menjual sekarang adalah sebuah perjalanan, bukan tindakan.
Pasar bukan lagi tempat berjualan, tapi Anda juga perlu membantu pelanggan mencapai tujuan mereka dengan nyaman dan dengan emosi positif.
Pasalnya pelanggan akan menyebarkan berita dari pengalaman menyenangkan berbelanja suatu produk. Pelanggan juga akan menyebarkan pengalaman buruk yang Anda buat. Maka, tidak peduli seberapa bagus keahlian Anda, Anda tidak akan bisa melakukan penjualan.
9. Hindari Menunda Terjadinya Deal
Kesalahan berikutnya adalah menunda-nunda terjadinya deal pembelian dari prospek. Setelah Anda mempresentasikan manfaat dari produk serta menjawab pertanyaan dari klien, jangan menunda untuk langsung masuk ke penawaran untuk terjadinya pembelian.
Berikan kesempatan bagi prospek Anda untuk membuat keputusan, dan jika hasilnya adalah deal. Segera lengkapi surat-surat atau kebutuhan lainnya untuk membantu pelanggan.
Jangan sampai memperpanjang proses ini sehingga membuat customer merasa tidak nyaman dan memiliki kesempatan untuk berubah pikiran.
Terakhir, ingatlah untuk selalu bersikap profesional. Anda memang tidak sempurna, namun bukan menjadi alasan untuk tidak mencapai kesuksesan dalam karir sales Anda.
Optimalkan Kinerja Tim Sales dengan Solusi Mekari Qontak!
Semua tips menjadi sales pemula mudah dilakukan oleh para tim sales itu sendiri, tapi untuk memastikan apakah tim sales sudah mulai menjual sampai close deal, Anda tentunya memerlukan bantuan berupa software CRM.
Mekari Qontak menyediakan solusi end-to-end melalui aplikasi CRM yang dapat terhubung ke WhatsApp API dan omnichannel lainnya.
Teknologi yang Qontak tawarkan telah membantu perusahaan dalam mendorong pertumbuhan pendapatan, memperbaiki produktivitas, serta meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.
Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh aplikasi sales Mekari Qontak adalah sebagai berikut:
- Tampilan yang bisa di-custom sesuai kebutuhan. Aplikasi CRM dapat diubah secara instan agar cocok dengan perspektif bisnis para pelanggannya.
- Menyajikan data yang lengkap, meliputi monitoring dan manajemen aktivitas sales, visualisasi sales pipeline untuk melacak proses bisnis dan deals yang sedang berlangsung.
- Pelaporan dan analisis yang lengkap untuk memberikan insight dan pengambilan keputusan yang lebih baik.
- Memiliki fitur Live GPS yaitu pelacakan lokasi yang dapat dilakukan secara offline dan pada waktu yang sebenarnya walaupun tanpa koneksi internet sekalipun.
- Memiliki fitur pelacakan KPI marketing maupun sales dan task management yang dapat dikostumisasi. Sehingga para penggunanya dapat menciptakan KPI tertentu yang ingin mereka pantau sesuai dengan kebutuhan.
- Terintegrasi dengan WhatsApp dan Omnichannel lainnya seperti media sosial, e-commerce dan VOIP call center pada customer service.
- Memberikan otomatisasi dokumen serta dukungan/layanan penuh terhadap penggunanya.
Untuk mengetahui cara kerja CRM marketing serta konsultasi aplikasi sales marketing yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda, segera Coba Demo Gratis Aplikasi CRM Mekari Qontak sekarang!
Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Cara Menjadi Sales Pemula (FAQ)
Apa saja keterampilan dasar yang harus dimiliki sales pemula?
Apa saja keterampilan dasar yang harus dimiliki sales pemula?
Sales pemula sebaiknya memiliki kemampuan komunikasi yang baik, kemampuan mendengarkan pelanggan, negosiasi, serta kemampuan memahami kebutuhan pelanggan. Selain itu, keterampilan presentasi dan manajemen waktu juga penting untuk membantu mencapai target penjualan.
Apa kesalahan yang sering dilakukan oleh sales pemula?
Apa kesalahan yang sering dilakukan oleh sales pemula?
Beberapa kesalahan umum antara lain terlalu fokus menjelaskan produk tanpa memahami kebutuhan pelanggan, kurang mendengarkan prospek, serta tidak melakukan follow-up setelah presentasi. Hal ini dapat mengurangi peluang terjadinya penjualan.
Bagaimana cara kerja sales dalam proses penjualan?
Bagaimana cara kerja sales dalam proses penjualan?
Secara umum, cara kerja sales dimulai dari mencari prospek potensial (prospecting), melakukan pendekatan awal, mempresentasikan produk atau layanan, memahami kebutuhan pelanggan, hingga menawarkan solusi yang tepat. Setelah itu, sales akan melakukan negosiasi, menutup penjualan (closing), dan menjaga hubungan dengan pelanggan untuk peluang penjualan berikutnya.
Apa perbedaan tugas sales dan marketing dalam sebuah bisnis?
Apa perbedaan tugas sales dan marketing dalam sebuah bisnis?
Marketing berfokus pada menarik minat calon pelanggan melalui strategi promosi, branding, dan kampanye pemasaran. Sementara itu, sales bertugas mengubah minat tersebut menjadi penjualan dengan melakukan pendekatan langsung kepada prospek hingga terjadi transaksi.
Bagaimana cara sales pemula menemukan calon pelanggan potensial?
Bagaimana cara sales pemula menemukan calon pelanggan potensial?
Sales dapat mencari calon pelanggan melalui berbagai cara seperti memanfaatkan media sosial, database pelanggan perusahaan seperti CRM, rekomendasi dari pelanggan lama, mengikuti pameran atau event bisnis, serta melakukan pendekatan langsung kepada target pasar yang relevan.