7 mins read

9 Cara Ampuh Mengatasi Masalah Marketing yang Menghambat Pertumbuhan Bisnis

Tayang
9 Cara Ampuh Mengatasi Masalah Marketing yang Menghambat Pertumbuhan Bisnis
Mekari Qontak Highlights
  • Langkah awal mengatasi masalah pemasaran adalah menganalisis setiap tahapan sales funnel untuk menemukan di titik mana calon pelanggan berhenti (tidak melakukan konversi).
  • Masalah marketing sering dipicu oleh target audiens yang salah, pemilihan waktu kampanye yang tidak tepat, penggunaan media iklan yang terlalu terbatas, dan lainnya.
  • Kesalahan fatal dalam bisnis adalah tidak mengukur efektivitas promosi; mengevaluasi data analitik dan Return on Investment (ROI) sangat krusial.
  • Solusi efektif melibatkan inovasi produk, penyesuaian harga yang ideal, melakukan A/B testing pada strategi baru, serta memaksimalkan keterlibatan pelanggan.

Setiap bisnis pasti pernah menemui masalah saat menjalankan usahanya, tak terkecuali dalam menerapkan taktik pemasaran. Sebagian besar masalah marketing ditandai dengan strategi pemasaran yang tidak mencapai target atau laba atas investasi (ROI). Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Salah satu cara mengatasi masalah pemasaran adalah dengan mengidentifikasi sumber masalah tersebut. Kemudian Anda bisa mulai merancang solusi untuk memecahkan masalah tersebut seperti membuat strategi baru dengan melakukan inovasi.

Ulasan Mekari Qontak blog ini akan dibahas secara lengkap bagaimana cara mengidentifikasi masalah marketing, apa saja masalah pemasaran yang sering terjadi pada bisnis, dan bagaimana cara mengatasi masalah pemasaran.

Manfaar fitur utama aplikasi sales Mekari Qontak

Bagaimana Cara Mengidentifikasi Masalah Marketing?

Langkah pertama untuk mengidentifikasi masalah marketing dimulai dengan saluran penjualan. Sebab dari saluran penjualan, Anda bisa memahami detail setiap tahapan pada penjualan, sehingga Anda mengetahui perjalanan pelanggan Anda.

Selanjutnya, Anda bisa memahami di mana atau apa yang salah dari perjalanan pelanggan tersebut.

Misalnya sebuah proses industri linier dimana ada empat langkah untuk sampai ke produk terjual. Langkah-langkahnya meliputi: kesadaran akan masalah, pertimbangan solusi, pencarian solusi dan pembelian.

Oleh karena itu, jika di bagian atas saluran penjualan, Anda mengumpulkan jumlah prospek yang ekspresif. Meski pada akhirnya, Anda tidak bisa mengubahnya menjadi pelanggan. Hal ini kemungkian ada masalah dalam prosesnya. Oleh karena itu, Anda perlu mengidentifikasi hambatan di saluran penjualan tersebut.

Setelah itu, Anda perlu untuk menganalisis data penjualan Anda. Penting juga bagi Anda untuk memahami tingkat konversi pasar digital. Dengan demikian, Anda dapat mengoptimalkan pemasaran perusahaan Anda.

Singkatnya, jika Anda tidak dapat menjual produk, artinya ada sesuatu dalam proses Anda sehingga tidak dapat bekerja dengan baik. Untuk mengidentifikasinya, cobalah untuk mengukur hasil yang Anda capai, baik dari segi  kuantitatif maupun kualitatif.

Untuk membantu Anda dengan analisis ini, disarankan untuk membuat daftar masalah yang paling umum dan bagaimana cara mengatai masalah pemasaran di bawah ini.

Baca juga: Apa itu Marketing? Tujuan, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya dalam Bisnis

Apa saja Masalah Marketing yang Sering Terjadi?

Sebelum membahas cara mengatasi masalah pemasaran, Anda harus tahu masalah apa saja yang sering terjadi pada marketing. Dengan begitu Anda bisa melakukan pendekatan yang lebih tepat untuk menjangkau pelanggan.

Berikut ini adalah beberapa masalah yang sering dihadapi oleh marketer:

1. Fokus pada audiens yang salah

Masalah paling umum dalam pemasaran adalah salah menargetkan audiens. Hal ini membuat pesan yang Anda sampaikan tidak sampai ke mereka. Selain itu, Anda juga akan kesulitan dalam membangun persona buyer atau gagal dalam memahami kebutuhan pelanggan.

2. Kesalahan pemilihan waktu

Pemilihan waktu sangat penting menentukan keberhasilan pemasaran. Gunakan customer data untuk menentukan waktu kapan yang tepat membagikan konten marketing. Jika tidak akan sia-sia usaha Anda melakukan kampanye pemasaran. Misalnya Anda menjual produk saat pelanggan sedang tidak minat membeli produk.

3. Metode promosi yang kurang tepat

Saat ini banyak sekali jenis metode marketing yang digunakan bisnis untuk memasarkan produknya. Misalnya dengan menerapkan bundling product, giveaway, pemberian voucer,  diskon, dan lainnya. Sayangnya tidak semua metode promosi tersebut berhasil menarik pelanggan.

4. Hanya Mengandalkan Satu Media untuk Beriklan

Di era digital saat ini, banyak media yang bisa bisnis gunakan untuk memasarkan produk. Sayangnya tidak sedikit bisnis yang belum menyadari hal ini. Mereka masih fokus melakukan pemasaran secara konvensional dengan menggandalkan satu media saja.

5. Tidak Mengukur Efektivitas Promosi

Kebiasaan lainnya yang sering dilakukan bisnis adalah melakukan promosi tanpa mengukur keefektivitasannya. Akibatnya kesalahan dalam marketing terjadi berulang. Padahal dengan mengukurnya, Anda dapat mengidentifikasi sumber permasalahan marketing dan memperbaikinya.

Baca juga: KPI Marketing: Indikator, Cara Mengukur dan Contohnya untuk Bisnis

6. Kurang berinteraksi dengan pelanggan

Perilaku pelanggan saat ini lebih meyukai untuk terlibat langsung dengan sebuah bisnis. Mereka berharap dapat berkomunikasi langsung dengan bisnis. Sayangnya sebagian bisnis masih membatasi interaksi dengan pelanggan. Misalnya tidak menyediakan live chat atau tidak membalas pesan dari pelanggan.

Baca juga: Cara Membangun Komunikasi Efektif dengan Pelanggan

Cara Efektif Mengatasi Masalah Marketing

Untuk bisa menghindari masalah marketing, ada berbagai cara mengatasi masalah pemasaran yang bisa dilakukan baik lewat internal dan external. Contohnya adalah penyusunan strategi pemasaran yang mengikuti tren populer.

Namun itu saja tidak cukup, diperlukan penyusunan berkala dan strategi untuk melakukan marketing.

Berikut 9 Cara mengatasi masalah pemasaran yang efektif adalah

1. Lakukan Inovasi

Hal pertama untuk mengatasi masalah pemasaran adalah Anda perlu melakukan inovasi. Dimana inovasi ini bisa dimulai dengan produk Anda. Misalnya dengan memberikan sesuatu yang unik untuk menjadi ciri khas baru produk Anda

2. Tawarkan Harga yang Lebih Terjangkau

Cara mengatasi masalah pemasaran keuda adalah dengan menurunkan harga. Bisa saja harga yang Anda tawarkan terlalu mahal, sehingga pelanggan yang berminat tidak mampu membelinya.

Buatlah harga baru yang ideal sesuai dengan kemampuan target pasar Anda. Tapi jangan sampai harga tersebut di bawah biaya produksi.

3. Carilah Target yang Lebih Sesuai dengan Produk

Bisa saja target pasar Anda tidak tepat. Oleh karena itu, cara mengatasi masalah pemasaran ketiga ini Anda bisa melakukan riset target baru. Buatlah segmentasi pasar baru sesuai dengan produk Anda untuk menemukan target baru yang tepat.

Manfaatkan database customer yang Anda miliki untuk mempermudah menemukan target pelanggan baru.

Baca juga: Cara Menentukan Target Pasar dan Contoh Penerapannya

4. Buatlah Strategi Baru

Tidak ada salahnya untuk membuat strategi pemasaran yang baru. Siapa tahu dengan memodifikasi strategi pemasaran yang Anda akan membuahkan hasil yang memuaskan.

Tapi, Anda perlu mengidentifikasi masalah marketing pada strategi sebelumnya, kemudian memperbaikinya di strategi baru.

5. Uji Coba Strategi Baru

Setelah Anda membuat strategi baru, langkah selanjutnya yang paling tepat adalah dengan mengujinya. Coba jalankan tes A/B untuk melihat mana yang berkinerja lebih baik. Jangan ragu untuk mengujinya diberbagai media pemasaran sekaligus untuk mendapatkan hasil lebih spesifik.

6. Maksimalkan Penggunaan Media Sosial

Konten yang baik tidak hanya untuk dibawa ke dunia sosial media dan diinformasikan begitu saja kepada para target customer, namun konten yang baik di dalam media sosial haruslah dapat menimbulkan interaksi dengan orang-orang di media sosial.

Sebagai tips marketing, maka lakukan banyak share informasi bermanfaat dan berkomunikasilah secara responsif dengan orang-orang yang sudah menyukai page atau mem-follow Anda.

Untuk mengatasi kesulitan ini, Anda harus menemukan media sosial tempat di mana target customer Anda banyak berkumpul dan lakukan interaksi sesering mungkin dengan mengeposkan sesuatu. Tetaplah aktif agar tidak kehilangan kesempatan menemui customer baru.

Baca juga: Tips Social Media Marketing yang Efektif untuk Tingkatkan Engagement & Penjualan

7. Tentukan Rate of Return (ROI)

Tips marketing yang satu ini adalah atasi kesulitan ini dengan mengecek kembali status data analitik marketing yang sudah Anda lakukan. Anda dapat mengecek mana strategi yang bekerja lewat data yang akurat dan memfokuskan budget marketing Anda ke strategi tersebut.

Jangan hanya memperhatikan berapa jumlah trafik yang diterima situs Anda, namun perhatikan trafik mana yang mendatangkan penjualan, customer baru dan memberikan kesempatan untuk terjadinya interaksi.

Baca juga: Cara Menghitung Return on Investment (ROI) yang Tepat

8. Berikan lebih banyak waktu

Jangan cepat mengambil kesimpulan bahwa pemasaran yang Anda jalankan gagal. Padahal setiap metode pemasaran membutuhkan waktu untuk mencapai keberhasilan. Tentukan tenggang waktu yang tepat agar bisa dievaluasi, jangan terlalu lama.

9. Libatkan pelanggan

Meski ini masalah bisnis Anda, tapi jangan ragu untuk meminta feedback dari pelanggan Anda. Misalnya terkait keluhan yang mereka rasakan saat menggunakan produk atau jasa Anda.

Jangan lupa untuk meminta saran dari mereka untuk sebagai bahan pertimbangan untuk melakukan perbaikan strategi pemasaran Anda.

Dengan begitu, Anda akan memiliki strategi pemasaran sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Selain itu, pelanggan juga merasa dihargai karena saran mereka bermanfaat.

Baca juga: 80+ Daftar Istilah Penting dalam Dunia Marketing

Atasi Masalah Marketing Anda Sekarang!

Dari uraian diatas, Anda dapat mengetahui  bahwasanya tidak sedikit masalah marketing yang dihadapi oleh bisnis. Di mana masalah tersebut mengakibatkan bisnis gagal untuk mendapatkan pelanggan.

Oleh karena itu, Anda bisa menerapkan 9 cara mengatasi masalah pemasaran. Namun hal tersebut tidak mudah tanpa bantuan aplikasi marketing.

Mekari Qontak menyediakan solusi end-to-end melalui aplikasi marketing yang dapat terhubung aplikasi lainnya melalui sistem omnichannel. Dengan menggunakan aplikasi marketing Qontak, Anda dapat memaksimalkan pemasaran Anda dan menghindari masalah pemasaran yang mungkin terjadi.

Manfaar fitur utama aplikasi sales Mekari Qontak
Kategori : BisnisMarketing

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Masalah Marketing (FAQ)

Apakah masalah marketing selalu bisa diselesaikan dengan mengganti strategi?

Apakah masalah marketing selalu bisa diselesaikan dengan mengganti strategi?

Tidak semua masalah marketing harus diselesaikan dengan mengganti strategi secara keseluruhan. Dalam banyak kasus, penyesuaian kecil seperti perubahan pesan, channel komunikasi, atau penawaran sudah cukup memberikan dampak signifikan. Pergantian strategi total sebaiknya dilakukan jika data menunjukkan strategi lama sudah tidak relevan dengan target pasar.

Bagaimana cara membedakan masalah marketing dan masalah produk?

Bagaimana cara membedakan masalah marketing dan masalah produk?

Masalah marketing biasanya terlihat dari rendahnya awareness, engagement, atau konversi meski produk sudah sesuai kebutuhan pasar. Sementara itu, masalah produk sering muncul dari keluhan berulang, tingkat churn tinggi, atau review negatif. Analisis data pelanggan dan feedback dapat membantu menentukan akar masalah secara lebih akurat.

Bagaimana Mekari Qontak membantu bisnis mengidentifikasi sumber masalah marketing?

Bagaimana Mekari Qontak membantu bisnis mengidentifikasi sumber masalah marketing?

Mekari Qontak membantu bisnis mengumpulkan dan memusatkan data interaksi pelanggan dari berbagai channel dalam satu dashboard. Dari data tersebut, bisnis dapat melihat titik penurunan performa, baik di tahap komunikasi, follow-up, maupun konversi. Insight ini memudahkan tim marketing menentukan akar masalah secara lebih akurat.

Apakah penurunan penjualan selalu menandakan kegagalan strategi marketing?

Apakah penurunan penjualan selalu menandakan kegagalan strategi marketing?

Penurunan penjualan tidak selalu berarti strategi marketing gagal. Faktor eksternal seperti kondisi ekonomi, musim penjualan, atau perubahan perilaku konsumen juga dapat memengaruhi hasil. Oleh karena itu, penjualan perlu dianalisis bersamaan dengan metrik lain seperti engagement, leads, dan conversion rate.

Apakah Mekari Qontak cocok untuk bisnis yang sedang mengevaluasi ulang strategi marketing?

Apakah Mekari Qontak cocok untuk bisnis yang sedang mengevaluasi ulang strategi marketing?

Mekari Qontak cocok digunakan saat bisnis melakukan evaluasi strategi karena menyediakan data dan insight yang komprehensif. Bisnis dapat melihat performa setiap channel dan menyesuaikan strategi berdasarkan data aktual. Dengan demikian, keputusan marketing menjadi lebih terukur dan minim risiko.