4 mins read

Cara Membuat Link Telegram Bisnis untuk Tingkatkan Keterlibatan Pelanggan

Tayang
Ditulis oleh:
Cara Membuat Link Telegram Bisnis untuk Tingkatkan Keterlibatan Pelanggan
Mekari Qontak Highlights
  • Link Telegram memudahkan bisnis menjangkau audiens lebih luas tanpa perlu bertukar nomor telepon, sekaligus meningkatkan engagement melalui grup atau channel.
  • Telegram unggul dari segi jangkauan dan impression, dengan kapasitas anggota hingga jutaan dan tingkat tayang lebih tinggi dibanding media sosial lain.
  • Pembuatan link Telegram sangat mudah melalui t.me, cukup dengan username dan bisa langsung dibagikan ke berbagai platform.
  • Link Telegram efektif untuk promosi, edukasi, dan interaksi, seperti kuis, polling, event, hingga layanan pelanggan 24/7 dengan chatbot.

Telegram memiliki lebih dari 800 juta pengguna aktif bulanan dengan ribuan saluran atau grup seperti dilansir dari demandsage.com. Angka tersebut diproyeksikan meningkat hingga satu miliar pengguna pada akhir tahun 2024.

Kepopuleran ini banyak dimanfaatkan oleh sebagian bisnis untuk mempromosikan produknya ke pelanggan. Tidak jarang pula, bisnis membagikan link Telegram mereka ke media sosial lainnya untuk memperluas jangkauannya.

Simak penjelasan selengkapnya mengenai apa itu Telegram, cara membuat dan membagikan link Telegram pada Mekari Qontak blog berikut.


Link Telegram adalah tautan yang memungkinkan orang untuk memulai percakapan pribadi atau bergabung dalam grup Telegram. Tautan tersebut bisa dilihat pada profil Telegram yang biasanya diawali dengan t.me/, kemudian diikuti username.

Umumnya pengguna akan membagikan Telegram link pada grup atau platform media sosial untuk memudahkan komunikasi dengan orang lain tanpa harus mengetahui nomor telepon masing-masing.

Sementara bagi bisnis, keberadaan link Telegram memudahkan calon pelanggan yang juga pengguna Telegram untuk bergabung ke channel atau grup mereka. Hal ini berimbas pada peningkatan engagement dan interaksi dengan pelanggan yang tinggi.


Keberadaan tautan telegram membantu bisnis berinteraksi dengan pelanggan mereka lebih mudah seperti disinggung sebelumnya.

Namun selain itu, masih banyak keuntungan yang bisa bisnis dapatkan dengan membagikan link Telegram di berbagai media komunikasi bisnis seperti email marketing, SMS, dan WhatsApp.

Manfaat dari link telegram yang bisa bisnis dapatkan adalah:

  • Memiliki jangkauan lebih luas karena batas maksimal anggota grup telegram 5 atau 10 juta pengguna, berbeda dengan WhatsApp grup yang hanya 200 orang dengan rata-rata tingkat jangkauannya sekitar 10%
  • Tingkat tanyang (impression) dari Telegram rata-rata 20% atau lebih besar dari Instagram (3%) dan Facebook (4%)
  • Memudahkan untuk promosi dan mengedukasi audiens lebih baik melalui grup Telegram yang memiliki tingkat jangkauan dan impression yang tinggi
  • Menyediakan dukungan layanan pelanggan otomatis selama 24/7 dengan menghubungkan Telegram dan chatbot
  • Meningkatkan keterlibatan audiens dengan melakukan jajak pendapat atau kuis melalui tautan Telegram

Berikut cara untuk membuat Link Telegram melalui t.me:

  • Buka pengaturan profil Telegram untuk mengetahui username
  • Salin dan tempel username tersebut setelah tautan https://t.me/
  • Bagikan tautan tersebut di lokasi yang mudah dijangkau
  • Klik tanda centang di sudut kanan atas untuk menyimpan perubahan
  • Tautan undangan Anda akan muncul di profil Grup Telegram atau Channel Telegram Anda

Setelah berhasil membuat link Telegram, Anda bisa membagikan tautan tersebut. Ikuti langkah-langkah berikut:

  • Buka aplikasi Telegram
  • Masuk ke percakapan grup atau channel yang ingin Anda bagikan link
  • Klik nama grup atau channel yang ada di bagian atas layar
  • Cari link undangan dalam format t.me/username pada bagian bawah profil deskripsi
  • Klik untuk membagikan link, Anda juga bisa menyalin link dengan mengklik di bagian bawah pop-up

Berikut cara terbaik agar link Telegram bisa membantu meningkatkan engagement:

1. Sisipkan pada Pesan yang Dipersonalisasi

Tips pertama adalah buat pesan atau keterangan yang dipersonalisasi. Kemudian sertakan tautan Telegram pada pesan tersebut. Cara ini lebih efektif untuk mendorong keterlibatan audiens mengklik tautan tersebut.

2. Bagikan pada Platform Media Sosial

Cara kedua adalah dengan menambahkan link Telegram di profil sosial media bisnis. Tujuannya untuk memudahkan audiens menemukan link tersebut. Anda juga bisa menambahkan telegram di konten sosmed seperti story IG, status WA dan lainnya.

3. Buat Event Interaktif

Dorong keterlibatan audiens dengan mengadakan jajak pendapat atau sekedar meminta feedback dari mereka. Selain itu, Anda juga bisa membuat kuis atau promo lainnya. Tentu saja syaratnya mereka perlu mengklik link Telegram yang Anda tambahkan untuk diskusi lebih lanjut di grup.

4. Buat Kode QR

Cara lain agar audiens mudah mengakses link Telegram Anda adalah membuat kode QR. Kemudian tambahkan QR tersebut pada konten marketing Anda. Jadi ketika audiens memindai kode QR, mereka akan diarahkan ke grup telegram Anda untuk memulai percakapan.

Cara terakhir adalah menyertakan tautan Telegram pada CTA (Call To Action) konten marketing Anda. CTA tersebut akan mengarahkan audiens bergabung ke grup Telegram bisnis Anda.


Demikian penjelasan mengenai link Telegram yang bisa bisnis manfaatkan untuk memperluas jangkauan pasar. Hal ini membuka kesempatan bisnis untuk meningkatan penjualan dan pendapatan.

Cara membuat link Telegram juga relatif mudah melalui t.me. Kemudian, Anda bisa membagikan link tersebut pada platform media sosial untuk menarik pelanggan untuk bergabung dalam grup atau channel bisnis Anda di Telegram.

Mekari Qontak menawarkan aplikasi omnichannel terpercaya di Indonesia. Aplikasi Omnichannel Mekari Qontak mampu menghubungkan berbagai saluran media sosial. Hal ini memudahkan bisnis untuk merespon semua interaksi pelanggan dalam satu platform terpadu.

Konsultasikan kebutuhan bisnis Anda dengan tim Ahli Mekari Qontak Gratis Sekarang.

Kategori : Marketing

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Cara Membuat Link Telegram Bisnis (FAQ)

Apakah link Telegram aman digunakan untuk komunikasi bisnis dengan pelanggan?

Apakah link Telegram aman digunakan untuk komunikasi bisnis dengan pelanggan?

Ya, link Telegram relatif aman karena tidak mengharuskan bisnis membagikan nomor telepon secara langsung. Pengguna hanya perlu mengklik tautan untuk bergabung ke grup atau memulai percakapan. Namun, bisnis tetap perlu mengatur privasi, moderasi anggota, dan aturan grup agar komunikasi tetap profesional dan terhindar dari spam.

Jenis bisnis apa saja yang paling cocok dijalankan melalui Telegram?

Jenis bisnis apa saja yang paling cocok dijalankan melalui Telegram?

Telegram banyak dimanfaatkan untuk bisnis edukasi, komunitas berbayar, reseller, digital product, hingga layanan konsultasi. Model bisnis yang mengandalkan konten rutin dan komunikasi langsung cenderung lebih mudah berkembang di Telegram. Kunci utamanya adalah konsistensi dan nilai yang diberikan kepada anggota.

Apa perbedaan efektivitas link Telegram untuk channel dibandingkan grup bisnis?

Apa perbedaan efektivitas link Telegram untuk channel dibandingkan grup bisnis?

Link Telegram untuk channel lebih efektif untuk menyebarkan informasi satu arah seperti promo atau edukasi karena tidak ada diskusi terbuka. Sementara itu, grup Telegram lebih cocok untuk membangun interaksi dua arah, diskusi, dan engagement komunitas. Pemilihan channel atau grup sebaiknya disesuaikan dengan tujuan komunikasi bisnis.

Apakah link Telegram bisa dilacak performanya untuk kebutuhan marketing?

Apakah link Telegram bisa dilacak performanya untuk kebutuhan marketing?

Secara bawaan, Telegram tidak menyediakan fitur analitik detail untuk link. Namun, bisnis dapat memanfaatkan URL tracking, link shortener, atau integrasi dengan tools pihak ketiga untuk memantau jumlah klik dan sumber traffic. Dengan begitu, efektivitas kampanye berbasis Telegram tetap bisa diukur.

Apakah link Telegram cocok digunakan sebagai bagian dari strategi omnichannel bisnis?

Apakah link Telegram cocok digunakan sebagai bagian dari strategi omnichannel bisnis?

Sangat cocok, terutama jika Telegram diintegrasikan dengan saluran komunikasi lain seperti WhatsApp, email, atau media sosial. Dengan pendekatan omnichannel, bisnis dapat mengelola interaksi pelanggan dari berbagai platform secara terpusat sehingga respons lebih cepat dan pengalaman pelanggan lebih konsisten.