
- Call to action (CTA) adalah kalimat ajakan singkat yang dirancang untuk mendorong konsumen melakukan tindakan tertentu, seperti membeli produk atau mengisi formulir.
- CTA dapat digunakan di berbagai channel pemasaran, mulai dari website, landing page, email marketing, media sosial, hingga iklan digital.
- CTA yang efektif perlu dirancang secara strategis, dengan desain menarik, kata-kata persuasif, penawaran terbatas, serta tautan yang berfungsi dengan baik.
- Contoh CTA di bawah ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti email, Instagram, e-commerce, Facebook Ads, YouTube, dan online shop.
- Penggunaan software omnichannel seperti Mekari Qontak membantu bisnis menyebarkan CTA secara konsisten dan terukur.
Pelaku bisnis tentu saja sudah sadar bahwa CTA atau call to action adalah hal yang mempengaruhi keberhasilan penjualan serta pemasaran.
Tanpa melakukan hal ini, pastinya tidak banyak target konsumen yang berhasil diraih. Hal tersebut berdampak pada proses bisnis yang tidak berjalan dengan maksimal sesuai dengan harapan.
Sebelum itu, Anda perlu memahami mengenai call to action yang merupakan kalimat ajakan pendek supaya konsumen segera melakukan pembelian produk. Melalui kalimat tersebut, secara tidak langsung bisnis mengajak agar konsumen merespon terhadap promosi atau iklan yang ditawarkan.
Pelajari lebih lanjut mengenai call to action dan contohnya pada ulasan Mekari Qontak blog berikut ini.
Apa itu Call to Action?
Call to action (CTA) adalah kalimat ajakan singkat yang dirancang untuk mendorong konsumen melakukan tindakan tertentu, seperti membeli produk atau mengisi formulir.
Dalam konteks pemasaran, CTA yang efektif dapat meningkatkan konversi dan penjualan dengan menarik perhatian audiens melalui penawaran menarik dan desain yang menarik.
CTA ini tidak hanya digunakan pada website saja, namun juga digunakan pada beberapa media lainnya. Diantaranya pada landing pages, email, maupun pada ads. Contoh CTA ini dapat berwujud macam-macam kata dan macam-macam jenis.
Cara Membuat Call to Action yang efektif
Agar call to action yang dibuat dapat efektif, tentu saja ada banyak hal yang harus dipikirkan. Maka dari itu merencanakan sebuah CTA yang baik memerlukan banyak pertimbangan. Supaya nanti pada akhirnya bisa sukses sesuai dengan target yang diharapkan. Adapun dalam membuat CTA yang efektif ini, berikut beberapa caranya.
Lakukan uji coba gratis dengan memberikan penawaran produk pada target konsumen. Umumnya cara ini berhasil untuk menarik perhatian konsumen untuk bertindak lebih jauh dari sekedar melihat penawaran tersebut.
Gunakan desain yang menarik atau atraktif. Desain harus terlihat menonjol agar dapat langsung dikenali oleh target konsumen. Pakai kata-kata unik yang membuat banyak konsumen merasa penasaran.
Sertakan internal link yang tepat. Jangan lupa melakukan pengujian untuk memastikan bahwa link akan menuju pada situs yang diinginkan.
Berikan penawaran terbatas, biasanya hal ini memicu konsumen untuk segera bertindak tanpa berpikir panjang. Misalnya waktu promo yang terbatas, atau hadiah gratis dalam hari itu saja. Dengan pancingan seperti ini umumnya konsumen akan tertarik untuk melakukan apa yang diminta.
Contoh Call to Action yang Efektif
Berikut adalah contoh-contoh kalimat call to action yang dapat Anda gunakan:
1. Contoh Call to Action Pada Email
Dalam melakukan strategi pemasaran melalui email, maka sangat memungkinkan juga untuk meletakkan kalimat dan tombol call to action di dalamnya.
Ini merupakan strategi yang cukup umum untuk membuat konsumen bertindak melakukan pembelian dengan segera. Sehingga tujuan dari pemasaran via email ini membuahkan hasil yang manis.
Untuk melakukan hal ini caranya juga mudah, di bagian akhir email segera sisipkan link dengan kalimat awalan. Misalnya seperti beberapa contoh CTA berikut ini:
- Klik di Sini untuk Mendapatkan Diskon
- Upgrade to Premium
- Learn More
- Apply Now
2. Call to Action Untuk Instagram
Instagram merupakan salah satu media sosial yang banyak digunakan oleh para pebisnis dalam menjaring berbagai macam konsumen. Melalui IG, Anda juga bisa menyematkan call to action pada postingan yang dibuat.
Berikut adalah contoh CTA di Instagram:
- Komen di bawah
- Share
- Klik link di bio
- Simpan postingan ini
- Follow Us
3. Tombol CTA pada Landing Page
Berikutnya tombol CTA yang efektif juga dapat disematkan di dalam sebuah landing page. Cukup umum bagi para pebisnis untuk membuat landing pages sebagai salah satu media promosi yang menarik banyak konsumen.
Umumnya dalam halaman landing page banyak kata dan ajakan menarik untuk mencoba produk yang ditawarkan. Misalnya seperti berikut ini:
- Berlangganan Sekarang
- Coba Sekarang
- Start Here
- Coba Gratis
4. Membuat Formulir Kontak
Rupanya membuat formulir kontak merupakan salah satu bentuk contoh call to action yang sukses. Oleh karena itu, tidak heran jika pada halaman situs sering kali terdapat halaman kontak serta formulir bagi konsumen yang tertarik untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Dengan cara ini maka setidaknya lebih mudah mendapatkan kontak para target konsumen. Sehingga selanjutnya bisa melakukan aksi pemasaran yang lebih intens dari kontak yang didapatkan.
Berikut adalah beberapa contoh CTA yang biasa megarah ke formulir kontak:
- Hubungi Customer Support
- Mulai Secara Gratis
- Hubungi Sales
- Daftar Sekarang
- Send Message
5. Call to Action pada E-Commerce
Halaman e-commerce juga banyak menggunakan call to action untuk menjaring lebih banyak pembelian. Sering kali penggunai tidak menyadari hal ini dan seketika menekan CTA yang terpasang cantik dan rapi pada e-commerce tersebut.
Berikut adalah beberapa contoh CTA pada e-commerce:
- Cek Sekarang
- Beli Sekarang
- Gabung Sekarang
- Shop Now
- Sign Up
Apabila ingin melihat beberapa contoh CTA yang efektif pada halaman e-commerce, cobalah melihat yang dilakukan oleh sebagian e-commerce ternama seperti Shopee atau Tokopedia. Tidak hanya menarik namun berhasil menjadi strategi pemasaran yang efektif.
6. CTA Iklan Facebook
Salah satu media iklan bisnis yang tidak kalah populer yaitu iklan Facebook. Maka tidak heran jika media yang satu ini juga tersisipkan kata-kata dan tombolcall to action untuk target konsumen. Supaya nantinya lebih banyak yang berminat melakukan pembelian produk.
Berikut adalah contoh CTA Iklan Facebook:
- Pelajari Selengkapnya
- Book Now
- Lihat Penawaran
- Pesan Sekarang
7. CTA pada Website
Jika memiliki website untuk melakukan promosi usaha, maka ini juga merupakan salah satu sarana yang tepat untuk menambahkan call to action ke dalamnya.
Kebanyakan CTA pada website dapat berhasil jika diletakkan dengan baik dan menggunakan desain yang sesuai. Sehingga hal ini adalah kedua komponen penting yang harus diperhatikan dan saling simultan.
Berikut adalah contoh CTA pada situs web:
- Go
- Buy Now
- Experience now
- Learn More
8. CTA Berupa Link Download
Banyak situs yang menyediakan link untuk mendownload konten tertentu. Banyak pembaca yang tidak sadar bahwa ini merupakan salah satu contoh CTA yang nyata.
Berikut adalah contoh CTA link dowload:
- Download Now
- Unduh Sekarang
- Dapatkan di Sini
- Download Sekarang
9. Contoh Call To Action Berupa Hyperlink
Hyperlink yang banyak terdapat pada artikel blog juga merupakan salah satu contoh call to action yang cukup umum. Biasanya banyak blog informatif yang menggunakan CTA semacam ini supaya audiens tertarik untuk tetap membaca.
Berikut adalah contoh CTA hyperlink:
- Baca Juga
- Selengkapnya
- Artikel lain
- Berita Terkait
10. Tombol untuk Berlangganan
Berikutnya contoh call to action yang juga cukup sering dipakai yaitu tombol untuk berlangganan. Cukup umum bahwa sebuah situs tidak hanya memberikan informasi yang menarik maupun menjual produk tertentu.
Namun di bagian bawah juga terdapat informasi dan tombol untuk mengajak berlangganan, seperti berikut ini:
- Subscribe
- Berlangganan di Sini
11. CTA Bergabung pada Komunitas
CTA tidak hanya bermanfaat pada bisnis saja, namun ada banyak juga bentuk konversi nirlaba yang digunakan di situs-situs dunia maya untuk menjaring anggota suatu komunitas. Ini adalah cara yang paling efektif untuk membuat pembaca forum diskusi untuk bergabung menjadi anggota komunitas tertentu.
Berikut Contoh CTA untuk bergabung pada komunitas:
- Bergabung di Sini
- Mari Bergabung
- Join Us
- Gabung Bersama Kami
12. CTA pada Online Shop
Kebanyakan online shop tentu saja memanfaatkan tombol call to action untuk memperoleh konversi yang besar. Oleh karena itu jangan heran jika ada banyak tombol CTA pada berbagai macam online shop di dunia maya.
Berikut adalah contoh CTA online shop:
- Beli
- Tambahkan
- Masukkan Keranjang
- Add Cart
- Klik Promo Menarik
13. Contoh Call To Action pada YouTube
Video pada YouTube juga memiliki contoh CTA yang dapat ditiru. Kebanyakan video Youtube tentu saja akan memberikan tombol Subscribe pada bagian bawah video.
Sehingga siapa saja yang tertarik setelah menonton video konten tertentu akhirnya melakukan subscribe untuk melihat konten-konten menarik di masa yang akan datang. Secara tidak langsung sebenarnya ini adalah trik pemasaran via CTA yang menarik.
Berikut adalah contoh CTA YouTube:
- Watch Now
- Tonton Sekarang
- Subscribe!
- Hear from our CEO
- Hear her story
14. CTA Gunakan Kode Promo
Beberapa website menggunakan CTA berupa “Gunakan Kode Promo” untuk membuat pengunjung situs tertarik untuk mengetahui produk yang ditawarkan. Biasanya CTA ini muncul pada saat pertama kali pengunjung membuka website dan ditampilkan dalam bentuk yang cukup atraktif.
Sehingga tanpa sadar banyak yang menekan tombol tersebut dan berhasil terperangkap melihat produk yang ditawarkan. Tidak sampai disitu saja, namun biasanya pengunjung situs jadi tergoda untuk membeli menggunakan kode promo tersebut.
- Our gift: 30% off
- Claim your birthday coupon
- Yes! I want my birthday deal
- Shop birthday deals
- Get 50% off now
- Claim your coupon
15. CTA pada Aplikasi
Ada banyak juga contoh call to action yang digunakan oleh aplikasi-aplikasi ternama yang ada pada smartphone.
Berikut contoh CTA pada aplikasi:
- Save today
- Booking
- Act now
- Buy Now. Pay Later
- Buy it today
Gunakan Solusi Omnichannel Qontak untuk Sebarkan CTA Bisnis!
Itulah beberapa contoh call to action terbaik yang bisa membantu mendukung bisnis yang lebih sukses kedepannya. Gunakan langkah sakti di atas pada media promosi dan strategi pemasaran yang diluncurkan. Dijamin tentunya contoh-contoh tersebut mampu menarik perhatian dan meningkatkan performa pembelian produk dan jasa yang ditawarkan.
Salah satu cara menarik yang bisa membuat strategi ini berhasil yaitu dengan menggunakan fitur pada software omnichannel milik Mekari Qontak. Aplikasi ini juga memudahkan Anda menghubungkan dari satu saluran ke saluran yang lain seperti WhatsApp. Selain itu, Anda juga bisa menyebarkan pesan promosi berisi CTA secara efektif menggunakan fitur WhatsApp Blast resmi.
Melalui penggunaan software omnichannel Qontak, Anda akan lebih mudah membuat call to action pada aplikasi menuju ke situs bisnis Anda. Atau sebaliknya, arahkan konsumen pengguna situs untuk mendownload aplikasi Anda di telepon genggam. Dengan demikian tentu bisnis berkembang lebih cepat dan target dapat diraih lebih optimal.
Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Call to Action (FAQ)
Apa itu hook CTA dan mengapa penting dalam strategi pemasaran?
Apa itu hook CTA dan mengapa penting dalam strategi pemasaran?
Hook CTA adalah bentuk call to action yang dirancang khusus untuk menarik perhatian audiens sejak awal dengan kalimat yang memicu rasa penasaran, urgensi, atau emosi. Berbeda dari CTA biasa, hook CTA fokus pada “daya tarik” sebelum ajakan bertindak disampaikan. Dengan hook yang kuat, peluang audiens untuk membaca, mengklik, hingga melakukan konversi menjadi lebih besar.
Apa perbedaan call to action yang bersifat soft selling dan hard selling?
Apa perbedaan call to action yang bersifat soft selling dan hard selling?
CTA soft selling mengajak audiens secara halus, misalnya dengan edukasi atau penawaran uji coba, sehingga cocok untuk membangun kepercayaan jangka panjang. Sementara itu, CTA hard selling lebih langsung mendorong aksi pembelian dengan kata-kata tegas dan urgensi tinggi. Pemilihan jenis CTA sebaiknya disesuaikan dengan tahap perjalanan pelanggan.
Di bagian mana CTA sebaiknya ditempatkan agar hasilnya lebih optimal?
Di bagian mana CTA sebaiknya ditempatkan agar hasilnya lebih optimal?
Penempatan CTA idealnya mengikuti alur baca pengguna, seperti di akhir paragraf penting, setelah penjelasan manfaat, atau di atas lipatan halaman (above the fold). CTA juga efektif jika ditempatkan berulang secara natural tanpa mengganggu pengalaman pengguna. Pengujian posisi CTA sangat disarankan untuk menemukan performa terbaik.
Bagaimana cara mengukur efektivitas call to action dalam sebuah kampanye?
Bagaimana cara mengukur efektivitas call to action dalam sebuah kampanye?
Efektivitas CTA dapat diukur melalui metrik seperti click-through rate (CTR), conversion rate, dan jumlah leads atau penjualan yang dihasilkan. Data tersebut bisa dianalisis untuk mengetahui CTA mana yang paling menarik perhatian audiens. Dari hasil ini, bisnis dapat melakukan optimasi lanjutan.
Apakah call to action perlu disesuaikan dengan karakter audiens?
Apakah call to action perlu disesuaikan dengan karakter audiens?
Sangat perlu, karena setiap segmen audiens memiliki preferensi bahasa, urgensi, dan kebutuhan yang berbeda. CTA untuk audiens B2B biasanya lebih informatif dan rasional, sedangkan B2C cenderung emosional dan mendukung tindakan cepat. Penyesuaian CTA membantu pesan terasa lebih relevan dan personal.