
- Database adalah kumpulan informasi dan data sistematis yang tersimpan rapi dalam suatu sistem komputer.
- Keberadaan database membantu bisnis memahami perilaku serta kebutuhan pelanggan, sehingga keputusan pemasaran dan penjualan bisa dibuat lebih tepat sasaran.
- Terdapat beberapa jenis database seperti operational, distributed, dan relational database yang masing-masing memiliki fungsi berbeda sesuai kebutuhan operasional perusahaan.
- Perusahaan disarankan menggunakan tools database yang tepat, terutama platform berbasis cloud yang terintegrasi dan memiliki sistem keamanan yang andal seperti Mekari Qontak untuk mengelolanya.Â
Manfaat database bagi perusahaan dan bisnis sangat sayang dilewatkan. Pasalnya database berperan penting dalam pengambilan keputusan bisnis yang tepat.
Database memberikan insight bagi perusahaan terutama perihal perilaku, trend hingga kebutuhan pelanggan. Wawasan tersebutlah yang menjadi landasan pengambilan keputusan dalam bisnis.
Pelajari selengkapnya terkait manfaat database bagi perusahaan dan bisnis pada ulasan Mekari Qontak blog berikut ini.
Apa itu Database Perusahaan?
Database perusahaan adalah kumpulan informasi dan data sistematis yang tersimpan rapi dalam suatu sistem komputer. Data tersebut dikelola dan diatur sedemikian rupa sehingga mudah untuk diakses.
Umumnya, database disajikan dalam bentuk tertentu yang memudahkan dalam penggunaannya. Misalnya diorganisasi dalam bentuk file atau tabel dengan kolom, baris, dan indeks untuk memudahkan menemukan database.
Pentingnya Database Bagi Perusahaan dan Bisnis
Informasi pelanggan sangatlah penting untuk keberlangsungan bisnis. Oleh karena itu, mengumpulkan dan mengelola database pelanggan sama pentingnya dengan menjalankan bisnis.
Customer database platform memberikan bisnis wawasan terkait perilaku dan kebutuhan pelanggan. Maka dari itu, database sangat penting dalam pengambilan keputusan saat menentukan strategi penjualan.
Misalnya database tersebut memberikan informasi terkait produk populer di kalangan usia 20-35 tahun. Selain itu, bisnis juga bisa mengetahui metode promosi seperti apa yang diminati di target pasar tersebut.
Metode pemanfaatan database tersebut memudahkan dalam menyusun rencana pemasaran yang lebih jelas. Dengan demikian, diharapkan hasil yang diperoleh akan lebih maksimal.
Jenis-Jenis Database Bisnis atau Perusahaan
Pada umumnya ada 3 jenis database pada bisnis dan perusahaan seperti berikut:
1. Operational Database
Operational database atau Online Transaction Processing (OLTP) berperan dalam mengelola data dinamis secara real time. Jenis database ini memungkinkan penggunanya menambah, mengubah hingga menghapus data secara langsung.
2. Distributed Database
Distributed database menyimpan data di beberapa perangkat komputer yang saling terintegrasi. Jenis database ini memiliki admin yang bertugas mendistribusikan data ke beberapa perangkat, sehingga kinerjanya tetap optimal meski banyak komputer yang digunakan.
3. Relational Database
Jenis database terakhir ini berfungsi mengelola data berdasarkan model relasi. Kemampuan ini banyak diadopsi oleh data management platform yang bisnis gunakan. Semua software tersebut menggunakan SQL sebagai bahasa pemrograman untuk memelihara basis data dan melakukan query.
Manfaat Database Bagi Bisnis dan Perusahaan
Manfaat utama database bagi bisnis dan perusahaan adalah menyimpan semua data dalam satu sistem. Kemampuan ini memudahkan dalam mengorganisir serta mengakses data tersebut.
Manfaat lainnya database bagi bisnis dan perusahaan adalah sebagai berikut:
1. Memusatkan Data
Perusahaan umumnya mengumpulkan database dalam satu sistem terpusat. Hal ini memudahkan dalam monitoring dan penggunaan data dalam waktu yang sama.
Misalnya untuk data penjualan, tim pemasaran tidak perlu mengunjungi divisi atau kantor untuk mendapatkan laporan. Mereka cukup mengaksesnya melalui satu server yang telah ditentukan.
2. Mengelola Data Lebih Mudah
Adanya database terpusat memudahkan bisnis untuk mengelola serta mengakses data saat diperlukan. Bisnis lebih mudah dalam mengorganisir sejumlah data dalam satu kelompok untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.
3. Hemat Biaya
Dengan sistem database terpusat, artinya perusahaan tidak memerlukan banyak perangkat untuk penyimpanan data. Hal ini tentu menguntungkan karena bisa menekan biaya operasional.
Meski begitu, semua yang memerlukan data tetap bisa mengaksesnya melalui server yang terhubung jaringan internet. Bahkan mereka bisa mengaksesnya dalam waktu bersamaan.
4. Meminimalisir Inkonsistensi Data
Database menyimpan dan mengelola data secara sistematis dalam satu platform. Maka dari itu, memudahkan Anda untuk mengurangi mengurangi data duplikat. Hal ini mengurangi redudansi dan inkonsistensi data yang akan dikelola.
5. Menjaga Privasi Perusahaan
Database memberikan bisnis kekuasaan untuk mengatur siapa saja yang bisa mengakses dan monitoringnya secara real time. Hal ini untuk menjaga privasi perusahaan serta keamanan data dari tindakan penyelewengan.
6. Mengoptimalkan Performa dan Keuntungan
Seperti penjelasan sebelumnya, adanya database memudahkan kinerja karyawan terutama yang berhubungan dengan data. Artinya kerja mereka menjadi lebih cepat yang berpengaruh pada peningkatan performa.
Selain itu, wawasan yang database berikan juga memudahkan bisnis untuk mengambil strategi yang tepat. Artinya keuntungan yang diperoleh juga menjadi lebih maksimal.
Memaksimalkan Manfaat Implementasi Database Pada Perusahaan Anda
Penjelasan sebelumnya menjabarkan manfaat database bagi bisnis dan perusahaan. Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh bisnis setelah menggunakan database dengan tepat.
Namun, manfaat tersebut tidak akan maksimal apabila Anda salah dalam memilih tools untuk mengelola database.
Mekari Qontak menawarkan software database berbasis cloud yang mengelola seluruh database pelanggan. Aplikasi Qontak juga bisa diintegrasikan ke berbagai aplikasi populer untuk mendapatkan data pelanggan lebih baik.
Fitur-fitur aplikasi Qontak memberikan bisnis kekuasaan untuk mengakses database dari mana saja melalui jaringan internet. Keamanan database Anda juga terlindungi karena Mekari Qontak memiliki sertifikat ISO 20007.
Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Manfaat Penggunaan Database (FAQ)
Bagaimana cara membangun database perusahaan dari nol?
Bagaimana cara membangun database perusahaan dari nol?
Membangun database dimulai dengan mengidentifikasi jenis data apa saja yang dibutuhkan bisnis, seperti data pelanggan, penjualan, atau inventaris. Setelah itu, tentukan struktur penyimpanan data yang rapi dan mudah dikelola. Gunakan software database yang sesuai dengan skala bisnis, lalu pastikan ada prosedur input dan pembaruan data yang konsisten agar informasi tetap akurat.
Apa risiko yang mungkin terjadi jika perusahaan tidak memiliki sistem database yang terstruktur?
Apa risiko yang mungkin terjadi jika perusahaan tidak memiliki sistem database yang terstruktur?
Tanpa database yang terorganisir, perusahaan berisiko mengalami kehilangan data, duplikasi informasi, dan kesalahan dalam pengambilan keputusan. Data yang tersebar di berbagai tempat juga dapat memperlambat proses kerja. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa menghambat pertumbuhan bisnis dan menurunkan daya saing.
Seberapa sering database perusahaan perlu diperbarui atau dibersihkan?
Seberapa sering database perusahaan perlu diperbarui atau dibersihkan?
Idealnya, pembaruan data dilakukan secara berkala, tergantung pada frekuensi perubahan informasi dalam bisnis. Untuk data pelanggan dan transaksi, pembaruan bisa dilakukan secara real-time atau harian. Sementara itu, proses pembersihan data dari duplikasi atau informasi tidak relevan sebaiknya dilakukan secara rutin, misalnya setiap bulan atau kuartal.
Apa perbedaan antara database tradisional dan database berbasis cloud untuk bisnis?
Apa perbedaan antara database tradisional dan database berbasis cloud untuk bisnis?
Database tradisional biasanya disimpan di server lokal perusahaan dan membutuhkan infrastruktur fisik serta perawatan internal. Sementara itu, database berbasis cloud disimpan di server online yang dapat diakses melalui internet. Cloud cenderung lebih fleksibel, mudah diskalakan, dan tidak memerlukan biaya perangkat keras yang besar di awal.
Apa perbedaan antara database pelanggan dan database operasional perusahaan?
Apa perbedaan antara database pelanggan dan database operasional perusahaan?
Database pelanggan berisi informasi terkait identitas, preferensi, dan riwayat transaksi pelanggan. Sementara itu, database operasional mencakup data internal seperti inventaris, keuangan, atau proses produksi. Keduanya sama-sama penting, tetapi memiliki fungsi dan fokus pengelolaan yang berbeda dalam mendukung aktivitas bisnis.