
- Klien adalah individu atau kelompok yang menggunakan jasa profesional, sedangkan pelanggan membayar untuk produk fisik.
- Hubungan antara klien dan perusahaan cenderung lebih lama dan melibatkan kesepakatan formal, sementara hubungan pelanggan bersifat singkat.
- Klien membutuhkan pendampingan, solusi, dan layanan yang dipersonalisasi. Sedangkan pelanggan lebih fokus pada kemudahan dan kecepatan layanan.
- Perusahaan berbasis klien menekankan hubungan jangka panjang, sedangkan perusahaan berbasis pelanggan fokus pada transaksi dan pengalaman pengguna.
Sebagian pelaku bisnis tentu tidak asing dengan istilah klien dengan pelanggan atau customer. Dari segi pengertian, keduannya memiliki kemiripan. Namun jika ditelisik lebih dalam client dan pelanggan berbeda.
Klien adalah seorang membayar sejumlah uang untuk menggunakan jasa atau layanan profesional. Sementara pelanggan cenderung membanyar untuk mendapatkan sebuah produk dalam bentuk barang atau item sejenisnya.
Selain itu, dari segi penggunaannya client menggunakan jasa dalam jangka waktu lebih lama. Sedangkan pelanggan umumnya pembeliannya dilakukan dalam sekali waktu.
Pelajari selengkapnya perbedaan klien dan pelanggan pada ulasan Mekari Qontak blog di bawah ini!
Apa itu Klien (Client)?
Klien (Client) adalah individu atau sekelompok orang yang menggunakan jasa dari sebuah bisnis. Biasanya mereka akan membayar sejumlah uang setelah menerima jasa atau layanan secara profesional.
Jangka waktu pelayanan tersebut bervariasi mulai dari jangka pendek hingga panjang tergantung kesepakatan. Namun umumnya bersifat kontinu, dimana klien cenderung loyal pada suatu perusahaan karena bisa menggunakan jasa yang sama selama bertahun-tahun.
Oleh karena itu, dalam perjalanannya klien membutuhkan pendampingan dari pihak perusahaan. Pendamping ini berperan sebagai perantara yang menangani keluhan client termasuk memberi solusi terkait jasa layanan yang mereka dapatkan.
Misalnya klien pada sektor hukum. Saat client menghadapi masalah berkaitan dengan hukum, perusahaan penyedia pelayanan hukum akan mendampingi mereka menyelesaikan masalah tersebut.
Perbedaan Klien dan Pelanggan
Perbedaan utama klien dan pelanggan adalah pada jenis produk yang dibeli dari bisnis. Di mana client mengacu pada pembeli yang menggunakan jasa atau layanan profesional dari sebuah bisnis. Sedangkan pelanggan cenderung membeli produk berupa barang dari perusahaan.
Ada beberapa poin perbedaan antara klien dan pelanggan yang perlu Anda ketahui sebagai berikut:
1. Pengertian
Dikutip dari oxford learners dictionaries, klien adalah individu atau organisasi yang memanfaatkan jasa atau nasihat yang disediakan oleh profesional atau organisasi tertentu. Sementara, pelanggan adalah individu atau organisasi yang melakukan pembelian barang atau jasa dari toko atau bisnis.
2. Hubungan dengan Perusahaan
Perbedaan klien dan customer lainnya adalah jenis hubungan yang terjalin dengan perusahaan. Umumnya hubungan customer dengan perusahaan dalam jangka waktu pendek. Sementara client cenderung lebih lama dalam berhubungan dengan perusahaan.
3. Kesepakatan yang Terjalin
Umumnya kesepakatan yang terjalin dengan perusahaan bersifat formal dan terjadi hanya satu kali. Sementara klien akan terlibat hubungan formal ditandatangi kedua pihak dalam jangka waktu panjang.
4. Durasi Waktu Hubungan
Seperti dijelaskan sebelumnya, jangka waktu berhubungan antara pelanggan dengan perusahaan cenderung singkat dengan menargetkan satu kali penjulan. Sementara client lebih loyal yang melakukan pembelian berulang kali dalam jangka waktu relatif lebih panjang.
5. Layanan yang Diterima
Biasanya, perusahaan memperlakukan client dan customer berbeda. Untuk customer, perusahaan akan memberikan layanan lebih sederhana dengan melakukan pembelian berupa barang atau jasa yang bisnis tawarkan.
Sedangkan untuk klien, perusahaan umumnya akan melakukan penawaran produk di bidang jasa profesional (konsultasi) atau solusi yang mereka butuhkan.
Mengapa Penting Mengetahui Perbedaan Klien dan Pelanggan?
Mengetahui perbedaan antara klien dan pelanggan sangatlah penting. Sebab, hal ini akan berpengaruh dalam memperlakukan mereka. Dimana klien dan pelanggan tentu memiliki kebutuhan yang berbeda.
Misalnya, saat bertemu klien sebagikan perusahaan memberikan perhatian khusus dengan memberikan pelayanan yang dipersonlaisasi. Anda juga perlu menugaskan karyawan dengan memiliki customer success manager (CSM) yang berdedikasi.
Sementara untuk menghadapi customer, Anda memerlukan strategi layanan pelanggan. Termasuk memahami bagaima trend kebutuhan pelanggan sehingga bisa diterapkan pada produk yang Anda tawarkan.
Untuk memudahkan dalam memahami kebutuhan pelanggan, banyak bisnis menggunakan aplikasi CRM (Customer Relationship Management). Aplikasi ini mempermudah bisnis untuk mengelola hubungan pelanggan secara efisien dan efektif.
Contoh Perusahaan Fokus Pada Klien vs Pelanggan
Perbedaan utama dari Klien dan pelanggan pada jenis layanan yang ditawarkan oleh perusahaan. Berikut contoh-contoh perusahaan client-based (klien) dan customer-based (pelanggan) seperti yang dikutip dari Hubspot.
1. Client-based Service (Fokus pada Klien)

Layanan berbasis klien memiliki fokus utama pada pengembangan hubungan yang kuat dengan klien, mamahami kebutuhan klien, dan menyediakan solusi untuk mereka.
Dengan memprioritaskan kebutuhan individu, tujuan layanan inimemberikan tingkat kepuasan pelanggan yang lebih tinggi dan menciptakan hubungan jangka panjang dengan klien.
Contoh perusahaan yang fokus memberikan layanan pada klien, sebagai berikut:
- Agen asuransi
- Agensi iklan
- Lembaga akuntan
- Kantor pengacara
- Agen perumahan
- Studio desain
2. Customer-based Service (Fokus Pada Pelanggan)

Layanan yang berbasis pelanggan mengacu pada pendekatan bisnis yang menempatkan pelanggan sebagai fokus utama dalam semua kegiatan dan keputusan terkait layanan.
Tujuannya adalah untuk memahami dan memenuhi kebutuhan, preferensi, dan harapan pelanggan guna memberikan pengalaman layanan yang luar biasa.
Pendekatan yang berpusat pada pelanggan ini mendorong organisasi untuk memahami dan melebihi harapan pelanggan, yang pada gilirannya meningkatkan loyalitas, retensi, dan dukungan pelanggan. Berikut contoh perusahaan yang fokus melayani pelanggan:
- Perusahaan FMCG
- Perusahaan SaaS
- Toko retail
- Bank
- Perusahaan berbasis langganan
- Restoran
Kelola Klien dan Pelanggan Lebih Profesional dengan CRM Terintegrasi!
Meski klien dan customer memiliki perbedaan, namun tidak salahnya bagi perushaan memiliki keduanya. Dengan begitu, akan meningkatkan penjualan dan pendapatan perusahaan.
Hal tersebut bisa tercapai, apabila Anda bisa menggubah pelanggan menjadi klien yang loyal. Namun pada prosesnya, Anda perlu memberikan customer layanan yang lebih profesional sesuai kebutuhan mereka. Anda juga bisa menugaskan customer success manager (CSM) untuk mencatat personalisasi layanan yang dibutuhkan.
Untuk mempermudah CSM dalam memahami kebutuhan pelanggan, banyak perusahaan menggunakan aplikasi CRM. Aplikasi ini membantu Anda memberikan layanan, perjalanan, dan pengalaman yang berkesan bagi pelanggan Anda. Sehingga, Anda dapat mempertahankan dan meningkatkan loyalitas pelanggan dan performa bisnis secara keseluruhan.
Mekari Qontak menyediakan solusi end-to-end yang mampu menghubungkan aplikasi CRM dengan Omnichannel dan aplikasi bisnis lainnya. Solusi CRM membantu mereka mendorong pertumbuhan pendapatan, meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.
Jadi, tidak heran apabila Mekari Qontak dipercaya lebih dari 3500+ perusahaan di Indonesia. Mekari Qontak juga telah tersertifikasi ISO 27001 untuk memastikan keamanan informasi data pelanggan.
Yuk, Dapatkan FREE TRIAL Aplikasi CRM Mekari Qontak selama 14 hari atau Konsultasi Gratis dengan tim Mekari Qontak sekarang!
Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Klien (FAQ)
Apakah satu orang bisa menjadi klien sekaligus pelanggan dalam satu bisnis?
Apakah satu orang bisa menjadi klien sekaligus pelanggan dalam satu bisnis?
Ya, sangat bisa. Seseorang dapat memulai sebagai pelanggan yang membeli produk, lalu berkembang menjadi klien ketika menggunakan layanan profesional atau solusi lanjutan yang bersifat jangka panjang.
Mengapa tingkat loyalitas klien umumnya lebih tinggi dibanding pelanggan?
Mengapa tingkat loyalitas klien umumnya lebih tinggi dibanding pelanggan?
Tingkat loyalitas klien lebih tinggi karna klien terikat pada kontrak, kepercayaan, dan kebutuhan berkelanjutan terhadap layanan tertentu, sehingga hubungan yang terbangun lebih personal dan sulit untuk langsung berpindah ke penyedia lain.
Apakah istilah klien dan pelanggan berpengaruh pada cara penetapan harga?
Apakah istilah klien dan pelanggan berpengaruh pada cara penetapan harga?
Ya. Klien biasanya dikenakan harga berbasis kontrak, paket layanan, atau retainer, sementara pelanggan lebih sering menggunakan harga satuan atau per transaksi.
Apa perbedaan cara komunikasi yang efektif antara klien dan pelanggan?
Apa perbedaan cara komunikasi yang efektif antara klien dan pelanggan?
Komunikasi dengan klien bersifat lebih personal, konsultatif, dan berkelanjutan karena fokus pada solusi jangka panjang. Sementara komunikasi dengan pelanggan cenderung informatif, cepat, dan berorientasi pada transaksi.
Bagaimana tanda-tanda pelanggan siap ditingkatkan menjadi klien?
Bagaimana tanda-tanda pelanggan siap ditingkatkan menjadi klien?
Pelanggan mulai melakukan pembelian berulang, meminta solusi yang lebih spesifik, dan membutuhkan pendampingan lebih intens. Hal ini menunjukkan adanya potensi hubungan jangka panjang.