
- Click-to-WhatsApp Ads membantu meningkatkan peluang konversi dengan mengarahkan calon pelanggan langsung ke percakapan WhatsApp.
- Bisnis dapat membuat iklan melalui aplikasi WhatsApp Business, Meta Ads Manager, dan WhatsApp Business API.
- Penggunaan pesan pembuka yang relevan, chatbot untuk respons cepat, CTA yang jelas, A/B testing, retargeting, dan pemantauan metrik untuk meningkatkan konversi.
- WhatsApp Business API memberikan nilai tambah bagi bisnis yang ingin mengelola percakapan dalam skala besar.
Tim sales Anda baru saja menghabiskan Rp50 juta untuk iklan Facebook bulan lalu, kemudian banyak klik berhenti di landing page tanpa pernah berubah menjadi percakapan.
Inilah masalah umum yang membuat banyak decision maker melirik strategi click-to-WhatsApp ads. Dibanding membawa pengguna ke website lalu menunggu mereka mengisi form, membuat iklan di WhatsApp Business justru memindahkan calon pembeli langsung ke chat.
Dalam artikel ini, Mekari Qontak Blog akan membahas tentang cara membuat iklan di WhatsApp Business. Simak artikel ini hingga selesai!

Syarat Membuat Iklan di WhatsApp Business

Sebelum mulai membuat iklan WhatsApp, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan seperti berikut:
1. Daftar Akun WhatsApp Business
Perlu diketahui bahwa Anda tidak bisa beriklan menggunakan akun WhatsApp messenger. Oleh karena itu, Anda perlu mengunduh aplikasi WhatsApp Business baru. Anda bisa menunggahnya secara gratis melalui Play Store atau App Store.
Selain menggunakan aplikasi WhatsApp Business, Anda juga bisa beriklan dengan WhatsApp Business API. WhatsApp API memiliki banyak kelebihan seperti:
- Akun WhatsApp terverifikasi centang biru
- Chatbot untuk balas pesan otomatis
- Akun WhatsApp bisa diakses oleh multi agen
- Blast pesan ke banyak nomor sekaligus
- Dan lain-lain
Berbeda dengan WhatsApp Business biasa, WhatsApp Business API hanya bisa diperoleh dengan bekerjasama denga Business Partner Solution (BSP) WhatsApp seperti Mekari Qontak.
Baca juga: Panduan WhatsApp Marketing untuk Promosi Bisnis
2. Halaman Facebook Bisnis yang Aktif
Iklan Click-to-WhatsApp wajib dijalankan dari halaman Facebook bisnis, bukan profil pribadi. Pastikan halaman sudah memiliki foto profil, deskripsi bisnis, dan minimal beberapa unggahan agar tidak dianggap akun mencurigakan oleh sistem Meta.
3. Akun Meta Business Suite dan Metode Pembayaran
Anda harus mendaftar bisnis di Meta Business Suite, lalu hubungkan kartu kredit/debit atau metode pembayaran lokal yang didukung. Untuk Indonesia, transfer bank dan kartu kredit Visa/Mastercard adalah opsi yang paling stabil.
4. Integrasikan WhatsApp Business dengan Halaman Facebook
Kemudian akun WhatsApp Business Anda bisa dihubungkan ke Facebook Business Manager. Ikuti langkah berikut untuk menghubungkannya:
- Buka halaman Facebook bisnis Anda
- Klik ‘Pengaturan’
- Pilih ‘WhatsApp’ di kolom sebelah kiri
- Masukkan nomor WhatsApp beserta kode negara Anda, lalu klik ‘Kirim Kode’
- Masukkan kode OTP dan klik ‘Konfirmasi’.
- Anda juga bisa menghubungkan akun Instagram Anda dengan Halaman Facebook Anda.
- Setelah ini dilakukan, Anda dapat mulai membuat iklan WhatsApp pertama Anda.
Baca juga: Cara Menggunakan WhatsApp Business Anti Banned Paling Ampuh
5. Katalog Produk dan Template Pesan Pembuka
Siapkan katalog produk untuk dipakai pada iklan format koleksi atau dynamic ads. Selanjutnya, rancang pesan pembuka otomatis, dari pertanyaan, sapaan, atau opsi balasan cepat agar percakapan tidak terhenti di pesan pertama.
Biasanya, pesan pembuka yang baik biasanya menaikkan reply rate 2–3 kali lipat.
Baca juga: Cara Melakukan Optimasi WhatsApp untuk Bisnis
Cara Membuat Iklan di WhatsApp Business yang Efektif untuk Penjualan

Setelah WhatsApp Business Anda terhubung dengan facebook, maka Anda bisa membuat iklan WhatsApp. Ikuti cara membuat iklan di WhatsApp Business berikut:
1. Membuat Iklan melalui Aplikasi WhatsApp Business
Cara paling sederhana untuk membuat iklan WhatsApp Business adalah dengan mengaksesnya langsung di aplikasi WA Business.
- Buka Aplikasi WhatsApp Business: Masuk ke menu “Pengaturan” dan pilih “Fitur Bisnis”.
- Pilih “Beriklan di Facebook”: Klik opsi ini untuk mulai membuat iklan.
- Buat Iklan Baru: Pilih “Buat iklan Facebook baru”.
- Pilih Media untuk Iklan: Unggah gambar atau video yang relevan dari perangkat Anda atau pilih dari katalog produk Anda.
- Sesuaikan Konten Iklan: Tambahkan teks yang menarik, tentukan audiens target, anggaran, dan durasi iklan.
- Konfirmasi dan Publikasikan: Setelah semua pengaturan selesai, klik “Promosikan Sekarang” untuk mempublikasikan iklan Anda.
Membuat iklan langsung dari aplikasi WhatsApp Business ini tidak membutuhkan akses ke Ads Manager.
2. Membuat Iklan via Meta Ads Manager (Click-to-WhatsApp Ads)
Membuat iklan via Meta Ads Manager menjadi alternatif untuk bisnis yang memang serius terkait konversi. Berikut ini langkah-langkahnya:
- Buka Meta Ads Manager dan klik tombol Buat untuk memulai kampanye baru.
- Pilih objektif kampanye yang sesuai. Anda bisa gunakan Engagement untuk awareness atau Sales untuk leads dan konversi penjualan.
- Beri nama kampanye sesuai konvensi internal Anda (misalnya: CTWA_NamaProduk_Bulan_Versi), lalu klik Berikutnya.
- Pada bagian Conversion Location, pilih Messaging Apps, kemudian pilih WhatsApp sebagai aplikasi tujuan.
- Hubungkan halaman Facebook bisnis dan nomor WhatsApp Business yang sudah terverifikasi.
- Tentukan audiens target: gunakan kombinasi lokasi, usia, minat, dan custom audience. Meta merekomendasikan ukuran audiens 2–10 juta untuk performa optimal.
- Atur jadwal iklan dengan durasi minimal 7 hari agar algoritma keluar dari learning phase.
- Tentukan anggaran harian atau lifetime sesuai benchmark CPC industri Anda (acuan awal: 50–100x cost per conversation).
- Pilih format iklan, seperti single image, video, carousel, atau collection, sesuaikan dengan aset kreatif yang tersedia.
- Unggah kreatif visual dan teks iklan, lengkapi dengan headline yang menjawab pertanyaan utama audiens dan CTA spesifik (mis. “Cek Stok via WhatsApp”).
- Susun pesan pembuka WhatsApp yang akan dikirim otomatis saat user mengklik iklan.
- Tinjau seluruh pengaturan, lalu klik Publikasikan untuk mengirim iklan ke proses review Meta (biasanya 1–24 jam).
Baca juga: Alternatif WhatsApp Business Terbaik di Indonesia untuk Bisnis
3. Membuat Iklan Skala Enterprise via WhatsApp Business API
Untuk bisnis dengan volume percakapan tinggi atau yang perlu integrasi dengan CRM, ERP, atau sistem inventory. WhatsApp Business API hanya dapat diakses melalui Business Solution Provider (BSP) resmi.
Setelah API aktif, kampanye Click-to-WhatsApp di Ads Manager dapat diarahkan ke nomor API yang sama dan langsung diterima oleh tim multi-agen Anda.
Kelebihan utama menggunakan cara ini adalah adanya fitur chatbot otomatis, distribusi chat ke agen, sinkronisasi data ke CRM, dan analitik percakapan real-time.
4. Memilih Objektif Kampanye yang Tepat
Selanjutnya, Anda perlu memilih objektif kampanye yang sesuai. Untuk awareness baru, gunakan Engagement.
Untuk leads atau penjualan, gunakan Sales dengan event optimization “Conversation”. Sebaiknya, hindari objektif Traffic untuk Click-to-WhatsApp karena algoritma akan memprioritaskan klik murah, bukan klik yang berakhir di percakapan berkualitas.
5. Mengatur Anggaran dan Jadwal yang Realistis
Mulai dengan anggaran harian setara 50–100x cost per conversation di industri Anda.
6. Mendesain Kreatif untuk Memicu Klik
Untuk memicu audiens meng-klik iklan, sebaiknya gunakan format vertikal 4:5 untuk feed dan 9:16 untuk Reels/Stories. Selanjutnya, pasang headline yang menjawab pertanyaan utama audiens.
Selain itu, gunakan juga headline yang menjawab pertanyaan utama audiens,misalnya “Berapa biaya konsultasi?”, bukan slogan umum.
Tips Mengoptimalkan Iklan WhatsApp Business untuk Tingkatkan Konversi
1. Tulis Pesan Pembuka yang Spesifik
Pesan default “Halo, ada yang bisa kami bantu?” memiliki reply rate rendah.
Untuk itu, ganti dengan pertanyaan yang mengarahkan, misalnya: “Halo! Tertarik dengan paket konsultasi bisnis kami, boleh tahu skala tim Anda saat ini?”
Pertanyaan spesifik mendorong jawaban dan langsung mengualifikasi prospek.
2. Pasang Chatbot untuk Respons di Bawah 5 Menit
Kecepatan respons pelanggan mampu menentukan konversi.
Untuk volume tinggi, chatbot AI seperti yang tersedia di Mekari Qontak mengisi celah ini di luar jam kantor.
3. Gunakan CTA yang Menggambarkan Hasil, Bukan Aksi
Tips selanjutnya adalah dengan mengganti tombol CTA standar “Kirim Pesan” dengan teks yang lebih spesifik, seperti “Cek Stok via WhatsApp”, “Tanya Promo Hari Ini”, atau “Booking Test Drive”. Langkah ini dapat meningkatkan interaksi audiens.
CTA yang secara jelas menggambarkan keuntungan bagi pengguna terbukti mampu menaikkan jumlah klik sebesar 15% hingga 30% pada berbagai kategori produk.
4. Jalankan A/B Test pada Tiga Variabel Utama
Pengujian sebaiknya difokuskan pada tiga elemen utama, seperti jenis visual awal (gambar atau video), tiga baris pertama teks iklan (berupa masalah, keuntungan, atau data angka), serta pesan pembuka WhatsApp.
Di luar ketiga elemen tersebut, variabel lain umumnya tidak memberikan dampak yang signifikan.
5. Aktifkan Retargeting ke Audiens yang Tidak Membalas
Buat custom audience dari pengguna yang membuka chat tetapi tidak menyelesaikan transaksi.
Jalankan kampanye follow-up berisi testimoni, garansi, atau penawaran terbatas. Langkah ini sering menjadi sumber 20–30% revenue tambahan tanpa harus menaikkan akuisisi baru.
6. Pantau Cost per Conversation, Bukan Cost per Click
CPC rendah, tetapi cost per conversation tinggi berarti klik Anda berhenti sebelum chat dimulai.
Untuk itu, Anda harus melacak metrik utama, seperti chat initiation rate, response rate, cost per qualified lead, dan ROAS percakapan. Pasalnya, hanya metrik-metrik ini yang menggambarkan efektivitas riil iklan WhatsApp.
Baca juga: Click to Chat WhatsApp Ads (CTWA): Cara Termudah Iklan di Facebook dan IG
Promosi Bisnis Makin Mudah dengan Mekari Qontak
Iklan WhatsApp Business adalah cara ampuh untuk meningkatkan engagement pelanggan. Namun, hanya membuat iklan saja tidak cukup! Pastikan bisnis Anda juga memiliki sistem pengelolaan pesan yang efisien, seperti WhatsApp API Mekari Qontak, agar komunikasi lebih lancar dan konversi lebih tinggi.
Coba gratis WhatsApp API terbaik dari Mekari Qontak sekarang atau konsultasikan kebutuhan bisnis Anda dengan tim ahli Mekari Qontak.
Referensi

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Cara Membuat Iklan di WhatsApp Business (FAQ)
Apakah iklan WhatsApp Business bisa dibuat tanpa akun Facebook?
Apakah iklan WhatsApp Business bisa dibuat tanpa akun Facebook?
Pada perangkat Android dan di sebagian wilayah, Anda bisa membuat iklan langsung dari aplikasi WhatsApp Business tanpa menghubungkan ke Facebook.
Namun, opsi targeting, format iklan, dan retargeting sangat terbatas dibanding membuat lewat Meta Ads Manager.
Apa perbedaan WhatsApp Business App dan WhatsApp Business API untuk beriklan?
Apa perbedaan WhatsApp Business App dan WhatsApp Business API untuk beriklan?
WhatsApp Business App cocok untuk UMKM dengan satu admin. WhatsApp Business API cocok untuk bisnis dengan multi-agen, integrasi CRM, chatbot, dan volume percakapan tinggi. API hanya bisa diakses lewat Business Solution Provider resmi, seperti Mekari Qontak.
Mengapa iklan WhatsApp ditolak oleh Meta?
Mengapa iklan WhatsApp ditolak oleh Meta?
Penyebab paling umum adalah pesan pembuka mengandung klaim berlebihan, gambar iklan menyalahi kebijakan komunitas, kategori produk dibatasi (seperti suplemen tertentu, kripto, judi), atau halaman Facebook belum diverifikasi. Periksa Notification Center di Ads Manager untuk alasan spesifik.
Bagaimana cara mengukur efektivitas iklan WhatsApp Business?
Bagaimana cara mengukur efektivitas iklan WhatsApp Business?
Metrik utama: chat initiation rate, response rate, cost per qualified lead, dan ROAS percakapan. Hindari hanya melihat CTR atau CPC, keduanya bisa terlihat bagus padahal percakapannya berakhir tanpa konversi.
Integrasi CRM memudahkan tracking dari iklan sampai closed deal.