
- Net Promoter Score (NPS) mengukur tingkat loyalitas pelanggan dengan mengidentifikasi apakah mereka akan merekomendasikan bisnis kepada orang lain.
- Skor NPS yang positif menunjukkan potensi pertumbuhan bisnis dan menurunkan kebutuhan pemasaran langsung.
- Langkah untuk menghitung NPS meliputi survei pengalaman pelanggan, mengelompokkan jawaban ke dalam kategori Promoter, Passive, dan Detractor.
- Evaluasi hasil NPS secara berkala penting untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan memperbaiki kelemahan dalam produk atau layanan.
- Memanfaatkan aplikasi CRM dapat memudahkan pengukuran NPS serta mengelola hubungan dengan pelanggan dengan lebih efektif.
Pelanggan loyal akan mendatangkan banyak keuntungan untuk bisnis. Oleh karena itu, sangat penting bagi bisnis untuk mengetahui tingkat loyalitas pelanggan. Salah satu cara yang bisa digunakan adalah mengukur net promoter score (NPS).
Nilai NPS yang positif menunjukan bahwa seberapa besar customer experience dan peluang mereka merekomendasikan bisnis ke kolega mereka. Artinya bisnis akan diuntungkan, sebab mereka tidak perlu melakukan pemasaran secara langsung.
Pelajari selengkapnya cara mengukur net promoter score pada artikel berikut.

Apa itu Net Promoter Score?
Net Promoter Score (NPS) adalah sebuah metode untuk mengukur loyalitas pelanggan terhadap suatu produk atau layanan.
NPS dihitung berdasarkan pertanyaan sederhana, yaitu seberapa besar kemungkinan pelanggan merekomendasikan produk atau layanan kepada orang lain, dengan skala 0 hingga 10.
Pelanggan dikelompokkan menjadi tiga kategori: Promotor, Pasif, dan Detraktor, yang membantu perusahaan memahami pengalaman pelanggan dan meningkatkan strategi layanan mereka.
Apabila hasil yang didapatkan bagus, maka kemungkinan pelanggan merasa puas dengan pengalaman yang bisnis berikat. Hal ini juga bisa meningkatkan retensi pelanggan mereka terhadap bisnis tersebut.
Baca juga: Customer Delight: Cara Menciptakan Loyalitas Pelanggan pada Bisnis
Apa Manfaat Mengukur Net Promoter Score?
Pengukuran NPS memberikan wawasan berharga terkait kemungkinan pelanggan melakukan pembelian berulang. Hal ini mempermudah Anda dalam memprediksi pendapatan serta pertumbuhan bisnis.
Manfaat mengukur NPS seperti berikut:
- Skor NPS yang baik dapat menunjukkan persepsi pelanggan yang positif tentang bisnis Anda.
- Melacak NPS Anda dari waktu ke waktu dapat memberi tim Anda cara untuk mengukur peningkatan dalam pelayanan dan kepuasan pelanggan.
- NPS yang tinggi mencerminkan perkembangan yang positif untuk bisnis Anda.
- Tingginya nilai NPS bisnis Anda dapat meningkatkan peluang untuk bisnis lebih unggul dari kompetitor.
Baca juga: Customer Satisfaction Score: Pengertian, Jenis, dan Cara Mengukur CSAT
Bagaimana Cara Mengukur Net Promoter Score?
Ada beberapa langkah untuk menghitung NPS seperti berikut:
1. Survei Pengalaman Pelanggan
Pertama, Anda perlu melakukan survei pengalaman pelanggan untuk mendapatkan wawasan dari mereka. Ajukan pertanyaan dengan pilihan jawaban yang menggunakan skala numerik mulai dari 1-10.
Selain itu, Anda juga bisa memberikan kolom kosong agar pelanggan bisa mengisinya dengan opini mereka atas pertanyaan yang diajukan. Respon tersebut berguna untuk memperbaiki kualitas produk atau layanan.
Survei pelanggan bisa Anda kumpulkan melalui notifikasi pop-up di aplikasi atau website, jajak pendapat media sosial, atau mengirimkan email setelah interaksi pelanggan.
2. Kelompokkan Jawaban
Tahapan selanjutnya, Anda perlu membagi jawaban mereka kedalam beberapa kategori seperti berikut:
- Promoter (skor 9-10): pelanggan yang masuk dalam kategori ini cenderung loyal dan akan merekomendasikan bisnis kepada orang lain.
- Passive (skor 7-8): kelompok pelanggan kategori ini merasa puas dengan bisnis tapi belum tentu akan merekomendasikannya. Umumnya kelompok ini tidak dimasukkan dalam perhitungan NPS karena dinilai tidak memberikan dampak buruk. Perusahaan hanya perlu mengatur strategi agar mereka mau jdai promoter.
- Detractor (skor 0-6): kelompok pelanggan yang kurang senang dengan produk atau layanan perusahaan. Kemungkinan mereka juga bisa mencegah orang lain untuk bertransaksi dengan perusahaan tersebut.
3. Hitung Menggunakan Rumus NPS

Setelah mengelompokkan pelanggan, Anda bisa menghitung NPS menggunakan rumus berikut:
NPS = %Promoter – %Detractor
Contoh perhitungan: perusahaan kosmetik memiliki indeks promoter sebesar 70%. Sementara untuk detractor mereka sebesar 10%. Maka nilai net promoter score mereka mungkin terlihat seperti:
NPS = 70% – 10% = 60%
Jadi nilai NPS perusahaan kosmetik tersebut 60%.
4. Evaluasi dan Perbaiki
Setelah mendapatkan hasil perhitungan NPS, lakukan analisis. Evaluasi penyebab pelanggan kurang puas. Kemudian coba perbaiki kekurangan tersebut.
Misalnya, pelanggan mengeluh sulitnya mendapatkan informasi produk secara detail. Perbaikan yang bisa Anda lakukan adalah dengan menyediakan informasi tambahan pada saluran komunikasi yang mudah pelanggan jangkau.
Begitu juga untuk ulasan positif dari pelanggan, Anda bisa meminta mereka untuk dipublikasikan di sosial media atau platform review lainnya. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan lain
5. Konsisten
Terakhir, Anda tidak boleh dengan puas dengan hasil yang Anda miliki. Bisnis tentu perlu terus berinovasi akan berkembang. Oleh karena itu, mengukur NPS ini juga selalu diperlukan.
Lakukan pengukuran NPS secara berkala untuk mendapatkan hasil akurat. Dengan begitu, Anda juga bisa meningkatkan pengalaman pelanggan.
Untuk meningkatkan efisiensi pengukuran ini, Anda dapat menggunakan beberapa pilihan aplikasi CRM terbaik yang didalamnya mengintegrasikan sistem omnichannel customer service untuk mempermudah memantau interaksi pelanggan.
Baca juga: Cara Meningkatkan Kepuasan Pelanggan Efektif
Contoh Pertanyaan Survei NPS
Beberapa contoh pertanyaan yang sering diajukan untuk mengukur NPS adalah:
- Berdasarkan skala 0 sampai 10, seberapa besar kemungkinan Anda merekomendasikan perusahaan kami kepada kolega Anda?
Setelah membeli, seberapa besar kemungkinan Anda merekomendasikan (nama produk) ke kolega Anda? - Seberapa besar kemungkinan Anda merekomendasikan (nama produk) kepada seseorang dengan minat yang sama?
- Apa alasan utama skor Anda?
- Apa yang paling Anda sukai dari (nama produk atau layanan)?
- Apa yang kurang dari produk kami yang dapat meningkatkan pengalaman Anda?
- Apa yang mengecewakan dari pengalaman Anda sebelumnya dengan (nama produk atau layanan)?
- Bagaimana kami dapat meningkatkan pengalaman Anda dengan (nama produk atau layanan)?
- Apa yang mengecewakan dari pengalaman Anda sebelumnya dengan perusahaan kami?
- Apa yang paling tidak Anda sukai dari (nama produk atau layanan)?
- Apa manfaat yang Anda peroleh dari (nama produk atau layanan)?
- Fitur mana yang paling penting bagi Anda?
- Bagaimana kami dapat meningkatkan pengalaman Anda dengan perusahaan kami?
Baca juga: Contoh Kuesioner Kepuasan Pelanggan Paling Banyak Digunakan
Hitung Net Promoter Score Bisnis Anda Sekarang
Mengukur net promoter score menjadi cara untuk mengukur kepuasan pelanggan dan berfungsi mengetahui tingkat loyalitas pelanggan dan mengetahui. Dari hasil pengukuran tersebut, bisa diketahui seberapa besar pelanggan berpeluang merekomendasikan produk.
Loyalitas pelanggan tentu perlu dibangun dengan menjalin hubungan baik dengan mereka. Artinya bisnis perlu membangun sistem yang terintegrasi sehingga bisa mengelola hubungan pelanggan dengan baik.
Mekari Qontak menawarkan aplikasi CRM terbaik untuk mengelola hubungan dengan pelanggan. Aplikasi Mekari Qontak juga memiliki dasbor yang berguna untuk mengukur kepuasan pelanggan (CSAT, CES dan NPS). Dasbor tersebut memudahkan Anda mengukur NPS.
Coba Gratis aplikasi CRM terbaik dari Mekari Qontak atau Konsultasi Gratis dengan tim Mekari Qontak sekarang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Net Promoter Score (NPS)
Mengapa penting untuk mengukur NPS untuk bisnis?
Mengapa penting untuk mengukur NPS untuk bisnis?
Mengukur NPS penting karena memberikan wawasan tentang peluang pelanggan untuk melakukan pembelian berulang serta merekomendasikan bisnis kepada orang lain. Skor NPS yang tinggi menunjukkan persepsi positif tentang bisnis dan dapat membantu dalam mengidentifikasi area perbaikan untuk meningkatkan loyalitas pelanggan.
Apa yang harus dilakukan setelah mendapatkan hasil pengukuran NPS?
Apa yang harus dilakukan setelah mendapatkan hasil pengukuran NPS?
Setelah mendapatkan hasil NPS, penting untuk menganalisis feedback pelanggan, baik positif maupun negatif. Identifikasi area yang perlu diperbaiki dan lakukan perubahan berdasarkan umpan balik tersebut untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan memperkuat loyalitas mereka.
Bagaimana cara menjaga NPS tetap tinggi dalam bisnis?
Bagaimana cara menjaga NPS tetap tinggi dalam bisnis?
Untuk menjaga NPS tetap tinggi, penting untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk atau layanan Anda. Lakukan survei NPS secara berkala untuk memantau perkembangan, serta tanggapi feedback pelanggan dengan serius guna memastikan kepuasan pelanggan yang berkelanjutan.
Apakah target NPS perlu ditetapkan untuk setiap tim atau divisi?
Apakah target NPS perlu ditetapkan untuk setiap tim atau divisi?
Penetapan target NPS per tim bisa meningkatkan akuntabilitas. Namun, target harus disesuaikan dengan peran dan tanggung jawab masing-masing tim. Target yang realistis mendorong perbaikan berkelanjutan. Evaluasi lintas tim juga menjadi lebih objektif.
Apa keunggulan dashboard NPS di Mekari Qontak dibandingkan tools survei biasa?
Apa keunggulan dashboard NPS di Mekari Qontak dibandingkan tools survei biasa?
Dashboard Mekari Qontak menyajikan data NPS secara real-time dan terpusat. Data terhubung langsung dengan riwayat pelanggan dan interaksi. Hal ini memudahkan analisis dan tindak lanjut. Insight menjadi lebih kontekstual dan actionable.