8 mins read

Loyalty App: Manfaat, Fitur, dan Contohnya untuk Tingkatkan Loyalitas Pelanggan

Tayang
Ditulis oleh:
Loyalty App: Manfaat, Fitur, dan Contohnya untuk Tingkatkan Loyalitas Pelanggan
Mekari Qontak Highlights
  • Loyalty app membantu bisnis mengelola program loyalitas pelanggan secara digital dan terukur
  • Integrasi mobile, data pelanggan, dan omnichannel membuat loyalty app lebih efektif dibanding program manual
  • Fitur seperti poin, reward, personalisasi, dan push notification meningkatkan repeat purchase dan engagement
  • Loyalty app memungkinkan bisnis mengumpulkan data pelanggan yang akurat untuk strategi pemasaran
  • Berbagai industri sukses meningkatkan retensi pelanggan melalui loyalty app berbasis poin, tier, dan membership

Menjaga loyalitas pelanggan jauh lebih efektif daripada terus mencari pelanggan baru. Agar pelanggan tetap setia dan tidak beralih ke kompetitor, bisnis memerlukan strategi yang tepat, salah satunya melalui pemanfaatan loyalty app.

Secara sederhana, loyalty app adalah platform digital yang membantu bisnis mengelola program loyalitas pelanggan, mulai dari pengumpulan poin hingga pemberian reward.

Dengan perilaku konsumen yang semakin terbiasa berinteraksi lewat smartphone, loyalty app memungkinkan bisnis untuk terus membangun hubungan yang lebih personal, relevan, dan konsisten dengan pelanggan.

Artikel Mekari Qontak Blog ini akan mengulas lengkap segala hal yang berkaitan dengan loyalty app, mulai dari pengertian cara kerjanya, hingga perbedaannya dengan loyalty program. 

Simak pembahasan selengkapnya di bawah ini untuk menemukan strategi yang paling efektif bagi bisnis Anda!

CTA Banner loyalty app

Apa Itu Loyalty App?

Loyalty app adalah aplikasi digital yang dirancang untuk mengelola dan menjalankan program loyalitas pelanggan secara otomatis. 

Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat mengumpulkan poin, mendapatkan reward, menerima penawaran khusus, hingga memantau status loyalitas mereka secara real-time.

Bagi bisnis, loyalty app berperan lebih dari sekadar alat pemberi hadiah, ia adalah sistem strategis untuk mendorong repeat order, meningkatkan engagement, serta mengumpulkan data perilaku pelanggan yang dapat dimanfaatkan untuk strategi pemasaran. 

Berbeda dengan metode manual yang menggunakan kartu fisik, loyalty app menawarkan sistem otomatis yang lebih praktis bagi pelanggan. 

Aplikasi ini membantu bisnis Anda memastikan data transaksi setiap pelanggan tercatat secara akurat, terukur, dan mudah diintegrasikan dengan sistem CRM atau penjualan yang sudah ada sebelumnya.

Baca juga: Customer Loyalty: Definisi, Tahapan dan Cara Meningkatkannya

Cara Kerja Loyalty App Secara Umum

Secara umum, cara kerja loyalty app mengikuti alur sederhana yang berfokus pada interaksi berkelanjutan antara bisnis dan pelanggan, antara lain:

  • Pelanggan mendaftar dan membuat akun di loyalty app milik brand.
  • Setiap transaksi atau aktivitas tertentu akan menghasilkan poin, stamp, atau benefit lainnya.
  • Poin atau benefit tersebut akan tercatat otomatis di akun pelanggan.
  • Pelanggan dapat menukarkan poin/reward sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Bisnis memanfaatkan data aktivitas pelanggan untuk personalisasi promo dan komunikasi lanjutan.

Dengan mekanisme ini, loyalty app membantu bisnis menjalankan program loyalitas secara konsisten tanpa proses manual yang rumit.


Perbedaan Loyalty App dan Loyalty Program

Meski sering digunakan bergantian, loyalty app dan loyalty program sebenarnya memiliki perbedaan mendasar. Berikut tabel perbandingannya:

Gunakan tombol panah kiri/kanan untuk menggulir secara horizontal.

PerbandinganLoyalty AppLoyalty Program
BentukAplikasi digital (mobile/web)Konsep atau strategi loyalitas
Cara KerjaOtomatis dan berbasis sistemBisa manual atau digital
Pengelolaan DataTerpusat dan real-timeSering terpisah atau manual
PersonalisasiTinggi, berbasis data pelangganTerbatas, tergantung implementasi
SkalabilitasMudah dikembangkanLebih sulit jika manual
Baca juga: Loyalty Program: Pengertian, Manfaat, Jenis, dan Contoh Sukses

Manfaat Menggunakan Loyalty App dalam Bisnis

Penggunaan loyalty app menjadi strategi nyata untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Berikut beberapa manfaat utama loyalty app bagi bisnis dari berbagai skala.

1. Meningkatkan Retensi dan Pembelian Ulang

Melalui sistem poin, reward, atau benefit eksklusif, loyalty app mendorong pelanggan untuk kembali bertransaksi. Semakin sering pelanggan berinteraksi, maka semakin besar pula peluang pelanggan melakukan repeat order.

Baca juga: Retensi Pelanggan: Pengertian, Metrik yang Dibutuhkan Hingga Contoh Strateginya

2. Meningkatkan Keterikatan Pelanggan

Bisnis Anda dapat membangun interaksi berkelanjutan yang lebih personal melalui push notification, promo khusus, hingga fitur gamifikasi yang interaktif. 

Dengan pengalaman yang lebih relevan dan menyenangkan ini, pelanggan akan merasa lebih dihargai sehingga secara natural tercipta kedekatan emosional yang kuat antara pelanggan dan brand Anda.

3. Memberikan Pengalaman Belanja Lebih Personal

Loyalty app juga mampu mempersonalisasi penawaran berdasarkan informasi pelanggan mulai dari riwayat transaksi, preferensi, dan perilaku pelanggan. Hasilnya, pelanggan akan menerima promo yang relevan, bukan sekadar pesan massal.

Baca juga: Konsistensi Pengalaman Pelanggan: Jenis, Pilar Utama Hingga Contoh Suksesnya

4. Menaikkan Nilai Transaksi Rata-rata

Loyalty program dapat mendorong pelanggan untuk berbelanja lebih banyak melalui sistem pencapaian yang jelas. 

Dengan adanya target untuk meraih reward tertentu, pelanggan cenderung akan menambah jumlah belanjaan mereka guna mengejar keuntungan eksklusif yang ditawarkan oleh program tersebut.

5. Menghemat Biaya Marketing dan Promosi

Dibandingkan mencari pelanggan baru, mempertahankan pelanggan lama melalui loyalty app jauh lebih hemat biaya. Dengan aplikasi ini, bisnis Anda dapat fokus pada pelanggan yang sudah memiliki ketertarikan terhadap brand Anda.

6. Mendapatkan Data Pelanggan yang Akurat

Setiap interaksi di dalam loyalty app terekam secara otomatis, mulai dari frekuensi pembelian hingga jenis produk yang paling diminati. 

Data tersebut memberikan gambaran akurat mengenai profil pelanggan, sehingga Anda dapat mengambil keputusan pemasaran yang lebih tepat sasaran berdasarkan data nyata, bukan sekadar asumsi.

7. Meningkatkan Customer Lifetime Value

Melalui pengalaman belanja yang konsisten, relevan, dan menguntungkan bagi pelanggan, loyalty app secara efektif memperpanjang masa hubungan antara pelanggan dan bisnis Anda. 

Hal ini tidak hanya menjaga kesetiaan mereka, tetapi juga secara signifikan meningkatkan total nilai ekonomi yang diberikan pelanggan selama mereka berinteraksi dengan merek Anda atau yang dikenal sebagai Customer Lifetime Value (CLV).


Fitur Utama yang Wajib Ada pada Loyalty App

Agar program loyalitas berjalan efektif, loyalty app perlu dilengkapi dengan fitur-fitur berikut ini:

1. Sistem Poin dan Reward

Fitur ini merupakan fondasi utama loyalty app yang berfungsi untuk memotivasi pelanggan agar terus bertransaksi. 

Melalui sistem ini, pelanggan dapat mengumpulkan poin dari setiap aktivitas atau pembelian, lalu menukarkannya dengan berbagai hadiah menarik seperti diskon, produk gratis, atau voucher eksklusif.

2. Personalisasi dan Penawaran Berdasarkan Data

Loyalty app yang ideal biasanya menyajikan promo dan reward yang relevan dengan profil serta perilaku belanja setiap individu. 

Dengan menghindari penawaran generik dan memberikan sesuatu yang sesuai kebutuhan pelanggan, tingkat konversi dan kepuasan pelanggan akan jauh lebih tinggi.

3. Integrasi Mobile App dan Pembayaran

Kemudahan akses melalui mobile app serta integrasi langsung dengan berbagai metode pembayaran membuat proses transaksi lebih cepat. 

Dengan menyatukan proses belanja dan program loyalitas dalam satu genggaman, kenyamanan pelanggan meningkat sehingga mereka lebih cenderung untuk kembali bertransaksi.

4. Integrasi Customer Data Platform

Loyalty app yang terhubung dengan data pelanggan memungkinkan bisnis memiliki satu tampilan terpadu (single customer view). 

Hal ini berfungsi untuk mempermudah proses analisis dan penyusunan strategi lanjutan yang lebih akurat karena seluruh riwayat interaksi pelanggan tersentralisasi di satu tempat.

5. Alat Gamifikasi dan Engagement

Fitur seperti badge, tingkatan level, misi, hingga challenge dapat meningkatkan partisipasi aktif pelanggan. 

Dengan elemen permainan ini, program loyalitas menjadi jauh lebih interaktif dan menyenangkan, membuat pelanggan merasa lebih tertantang untuk terus menggunakan aplikasi Anda.

6. Integrasi Omnichannel CRM

Integrasi dengan CRM omnichannel memastikan seluruh data loyalitas pelanggan tersinkronisasi secara otomatis di berbagai channel. 

Hal ini membuat tim marketing, sales, hingga customer service lebih mudah dalam memberikan layanan yang konsisten dan personal kepada pelanggan, terlepas dari platform komunikasi yang mereka gunakan.

Baca juga: Contoh Penggunaan Loyalty Program Berbasis CRM untuk Bisnis

7. Push Notification

Fitur ini membuat bisnis menyampaikan informasi promo, pengingat sisa poin, atau klaim reward secara real-time ke layar ponsel pelanggan. 

Dengan komunikasi yang instan ini, interaksi pelanggan akan tetap terjaga dan peluang terjadinya repeat order menjadi lebih besar.


Contoh Loyalty App Sukses di Berbagai Industri

Penerapan loyalty app terbukti efektif di berbagai industri, mulai dari F&B, retail, hingga e-commerce global. Berikut beberapa contoh loyalty app yang sering dijadikan benchmark bisnis-bisnis.

1. Starbucks Rewards

Starbucks Rewards merupakan salah satu contoh loyalty app berbasis poin (point-based loyalty) yang paling sukses secara global. 

Pelanggan akan mendapatkan poin (Stars) setiap kali melakukan pembelian melalui aplikasi Starbucks. Poin tersebut dapat ditukarkan dengan minuman gratis, makanan, atau merchandise eksklusif.

2. Sephora Beauty Insider

Menerapkan tiered loyalty program, Sephora menawarkan beberapa level keanggotaan, seperti Insider, VIB, dan Rouge. 

Setiap tier memberikan benefit yang berbeda, mulai dari poin belanja, hadiah ulang tahun, early access produk, hingga undangan event eksklusif.

Strategi tier ini mendorong pelanggan untuk meningkatkan total belanja tahunan agar naik ke level berikutnya.

3. Lululemon Membership

Berbeda dari loyalty app berbasis poin, Lululemon Membership lebih menekankan pada value-based loyalty

Pelanggan tidak hanya mendapatkan diskon, tetapi juga akses ke kelas olahraga, komunitas lokal, event eksklusif, serta konten premium.

Pendekatan ini membangun emotional loyalty, di mana pelanggan merasa menjadi bagian dari gaya hidup dan komunitas brand. 

4. Rakuten Points

Rakuten Points mengusung konsep multi-brand dan ecosystem-based loyalty app

Pelanggan dapat mengumpulkan poin dari berbagai merchant dalam ekosistem Rakuten, lalu menukarkannya kembali di banyak layanan dan platform yang berbeda.

Fleksibilitas penggunaan poin membuat reward terasa lebih bernilai dan relevan sehingga dinilai efektif untuk meningkatkan frekuensi transaksi lintas merchant sekaligus menjaga pelanggan tetap berada di dalam ekosistem Rakuten.

5. IKEA Family

IKEA Family adalah contoh loyalty app berbasis keanggotaan tanpa mekanisme poin yang rumit. Anggota mendapatkan diskon khusus produk tertentu, penawaran eksklusif, inspirasi interior, hingga akses event khusus anggota.

Pendekatan sederhana ini efektif untuk mendorong kunjungan ulang (repeat visit) dan memperkuat loyalitas pelanggan dalam jangka panjang, terutama untuk bisnis retail dengan siklus pembelian yang tidak terlalu sering.


Tingkatkan Penjualan dengan Loyalty App bersama Mekari Qontak!

Di era digital yang semakin kompetitif, loyalty app bukan lagi sekadar fitur tambahan, melainkan bagian penting dari strategi mempertahankan pelanggan. 

Dengan aplikasi loyalitas pelanggan, bisnis dapat membangun hubungan jangka panjang, meningkatkan pembelian ulang, dan memaksimalkan nilai setiap pelanggan.

Melalui ekosistem Mekari Qontak, bisnis dapat mengelola komunikasi pelanggan, data interaksi, dan program loyalitas secara terintegrasi di dalam satu platform omnichannel. 

Hal ini tentu akan memudahkan tugas tim marketing, sales, dan customer service menciptakan pengalaman pelanggan yang konsisten dan relevan.

Siap meningkatkan loyalitas pelanggan dan penjualan bisnis Anda? 

Pelajari lebih lanjut solusi omnichannel dan pengelolaan pelanggan dari Mekari Qontak melalui Qontak 360, dan siapkan bisnis Anda untuk mengelola loyalty app yang efektif dan scalable di masa depan.

Konsultasikan kebutuhan bisnis Anda secara gratis dengan tim ahli kami atau mulai coba gratis sekarang untuk merasakan kemudahan membangun program loyalitas yang lebih cerdas dan terukur bersama Mekari Qontak!

CTA Banner loyalty app

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Loyalty App (FAQ)

Apa perbedaan loyalty app dan CRM?

Apa perbedaan loyalty app dan CRM?

Loyalty app berfokus pada meningkatkan retensi dan pembelian ulang pelanggan melalui program reward, poin, dan membership. Sementara itu, CRM digunakan untuk mengelola data pelanggan, interaksi, dan proses penjualan secara menyeluruh. Dalam praktiknya, loyalty app dan CRM saling melengkapi—CRM mengelola data pelanggan, sedangkan loyalty app memanfaatkan data tersebut untuk mendorong loyalitas.

Apakah loyalty app cocok untuk UMKM?

Apakah loyalty app cocok untuk UMKM?

Ya, loyalty app sangat cocok untuk UMKM, terutama yang ingin meningkatkan repeat order dan mempertahankan pelanggan lama. Dengan loyalty app, UMKM dapat menjalankan program loyalitas secara otomatis tanpa proses manual yang rumit. Skema sederhana seperti poin belanja, voucher, atau promo eksklusif sudah cukup efektif untuk meningkatkan loyalitas pelanggan UMKM.

Berapa biaya implementasi loyalty app?

Berapa biaya implementasi loyalty app?

Biaya implementasi loyalty app bervariasi tergantung pada fitur, skala bisnis, dan tingkat integrasi yang dibutuhkan. Beberapa solusi loyalty app tersedia dengan biaya berlangganan bulanan, sementara yang lain memerlukan pengembangan khusus. Untuk bisnis yang sedang berkembang, biaya bisa disesuaikan dengan kebutuhan dasar terlebih dahulu, lalu ditingkatkan seiring pertumbuhan bisnis.

Apakah loyalty app bisa terintegrasi dengan WhatsApp?

Apakah loyalty app bisa terintegrasi dengan WhatsApp?

Bisa. Loyalty app modern umumnya dapat terintegrasi dengan WhatsApp sebagai kanal komunikasi pelanggan. Integrasi ini memungkinkan bisnis mengirim notifikasi poin, reward, promo, atau update membership secara langsung ke WhatsApp pelanggan, sehingga engagement dan respons pelanggan menjadi lebih tinggi.