Daftar isi
5 min read

Mengenal Tugas Sales Taking Order dan Skill yang Dibutuhkan

Tayang 26 Juli 2023
Diperbarui 15 Juli 2024
Sales Taking Order adalah
Mengenal Tugas Sales Taking Order dan Skill yang Dibutuhkan

Istilah sales taking order mungkin tidak asing lagi bagi sebagian pelaku bisnis. Sesuai namanya, istilah sales tersebut banyak digunakan untuk seseorang yang bertugas mengambil pesanan dari pelanggan.

Meski terlihat mudah, nyatanya tugas sales taking order bukan hanya itu saja. Masih banyak tanggung jawab berkaitan dengan penjualan yang harus mereka selesaikan untuk mendukung kemajuan bisnis.

Pelajari lebih jauh mengenai tugas dan tanggung jawab sales taking order pada artikel berikut.

Apa itu Sales Taking Order?

Sales taking order (sales TO) adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk mencatat pesanan pelanggan secara detail dan lengkap. Kemudian pesanan tersebut disampaikan ke perusahaan untuk proses selanjutnya.

Tugas tersebut membuat sales TO harus berinteraksi langsung dengan pelanggan yang ingin memesan produk atau layanan. Maka dari itu, membuat mereka lebih fokus memenuhi pesanan pelanggan daripada mencari Pelanggan baru.

Meskipun tidak terlibat dalam mencari calon pelanggan baru, mereka tetap berperan penting dalam menjaga kepuasan pelanggan dengan memastikan pesanan diselesaikan dengan tepat. Hal ini membantu membangun hubungan baik dengan pelanggan dan meningkatkan reputasi perusahaan.

Baca juga: Pengertian Sales Order, Manfaat, Format, dan Contohnya

Apa Tugas Sales Taking Order?

Tugas utama seorang sales taking order adalah mencatat pesanan pelanggan. Namun melansir laman Forbes.com bahwa tenaga penjualan yang baik mampu memengaruhi proses penjualan dan pembeli mereka dengan baik.

Oleh sebab itu, sales taking order juga memiliki tugas lain selain mencatat pesanan seperti berikut:

– Menawarkan Produk

Meski tugas utama sales TO adalah menerima pesanan, tapi dalam prakteknya mereka juga harus mengajukan tawaran produk untuk mendapatkan keuntungan lebih maksimal.

– Memeriksa Kondisi Produk

Kedua tugas sales taking order adalah memastikan bahwa kondisi produk tidak rusak atau kadaluarsa sebelum ditawarkan pelanggan. Tujuannya untuk menghindari pengembalian barang yang menyebabkan ketidakpuasan pelanggan.

– Menyelesaikan Transaksi Jual Beli

Selain mencatat pesanan, tugas sales order juga hingga pelanggan menyelesaikan transaksi jual beli tersebut. Mereka harus membantu pelanggan melakukan pembayaran melalui cash, debit atau kredit sesuai yang perusahaan sediakan.

– Menjalin Hubungan Baik dengan Pelanggan

Sebagai perwakilan perusahaan yang berhubungan langsung dengan pelanggan, sales TO juga wajib menjalin hubungan baik dengan pelanggan. Sales TOK harus berusaha memenuhi keinginan pelanggan bahkan menangani keluhan mereka.

Apa Perbedaan Sales Taking Order dengan Sales Kanvas?

Selain sales taking order, mungkin Anda juga tidak asing dengan sales kanvas. Secara keseluruhan, keduanya memiliki tugas yang serupa, yaitu menawarkan produk ke calon pelanggan (prospek).

Namun, mereka memiliki perbedaan tugas atau tanggung jawab utama. Sales kanvas bertugas mengenalkan produk baru ke prospek. Sedangkan sales TO bertugas mendapatkan keuntungan maksimal dari penjualan produk.

Perbedaan lainnya dari sales taking order dan kanvas bisa Anda lihat dari penjelasan berikut.

1. Tugas Utama

Seperti telah disinggung sebelumnya, sales kanvas dan sales taking order memiliki pekerjaan utama berbeda. Sales kanvas mulai dari mengenalkan produk baru ke pelanggan. Sementara sales TO melakukan penjualan dengan tujuan meraih keuntungan maksimal.
Kendaraan yang digunakan

Sales kanvas umumnya membutuhkan mobilitas tinggi. Oleh karena itu, mereka ditemani sopir biasanya menggunakan motor atau mobil untuk membawa produk yang akan dijual. Sementara sales TO hanya menggunakan motor untuk kunjungan ke pelanggan.

2. Produk yang Ditawarkan

Perbedaan ketiga bisa dilihat dari produk yang ditawarkan kedua jenis sales ini. Sales kanvas akan membawa dan menyerahkan produk langsung ke pelanggan. Sementara sales TO tidak membawa produk ke lokasi pelanggan, mereka hanya membawa katalog produk. Produk akan dikirimkan setelah pelanggan melakukan pesanan.

3. Target Pelanggan

Target pelanggan menjadi pembeda antara kedua jenis sales ini. Sales kanvas umumnya menargetkan pelanggan di retail dan semi grosir yang belum dijangkau oleh sales TO. Sedangkan sales TO akan menangani pelanggan lama atau yang berada dalam suatu area yang memiliki potensi penjualan tinggi.

4. Harga yang ditawarkan

Umumnya harga yang diajukan oleh sales kanvas relatif lebih rendah daripada sales taking order yang menawarkan harga cenderung lebih tinggi.

5. Metode pembayaran

Terakhir perbedaan antara sales kanvas dan sales taking order adalah cara pembayaran pelanggan. Umumnya pelanggan akan membayar dengan uang kepada sales kanvas saat menerima barang. Sementara itu, sales TO akan memberikan beberapa opsi pembayaran seperti uang tunai, kredit atau dilakukan setelah barang dikirimkan.

Baca juga: 10 Rekomendasi Sales Canvassing Software Terbaik

Skill Apa yang Diperlukan untuk Jadi Sales Taking Order?

Setelah mengetahui tugas dari sales taking order, Anda juga perlu tahu skill atau kemampuan yang perlu mereka miliki. Dengan begitu dapat mendukung performa serta efisiensi sales TO dalam bekerja.

Berikut kemampuan yang perlu sales taking order miliki adalah:

– Komunikatif

Keterampilan komunikasi sangat penting sales TO miliki untuk bisa berinteraksi dengan calon pelanggan. Komunikasi yang dimaksud meliput mampu menyampaikan informasi dengan tepat serta mendengarkan pelanggan dengan baik. Hal ini meminimalisir adanya miskomunikasi.

– Persuasif

Seorang sales TO juga perlu memiliki keterampilan persuasif atau mempengaruhi lawan bicaranya. Dalam hal ini, mereka harus bisa membuat pelanggan tertarik untuk melakukan transaksi atau pembelian dalam jumlah besar.

– Solutif

Sales TO juga perlu menjadi pendengar yang baik untuk pelanggan. Mereka harus memahami kondisi pelanggan yang kerap kurang ramah, menolak atau lainnya. Menghadapi hal tersebut, sales TO harus bisa mengidentifikasi masalah, mencari solusi terbaik, dan mengurangi dampak negatifnya.

– Ketelitian

Terakhir, sales TO dituntut teliti dalam bekerja. Sebab mereka harus mencatat pesanan pelanggan yang terkadang ada permintaan khusus. Mulai dari jumlah atau detail pesanan lainnya dari setiap pelanggan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan mereka tanpa adanya kesalahan.

Baca juga: 10 Aplikasi untuk Mencatat Orderan Terbaik di Tahun 2023

Optimalkan Sales Taking Order dan Raih Keuntungan

Sales taking order memiliki peran besar dalam mencatat dan mengelola pesanan pelanggan. Setiap pesanan pelanggan harus dicatat secara detail agar tidak ada kesalahan saat pengiriman.

Salah satu cara untuk memaksimalkan performa sales TO adalah dengan bantuan teknologi seperti aplikasi CRM. Aplikasi ini memiliki fitur lengkap yang mampu mengelola pesanan secara otomatis dan efektif.

Mekari Qontak menawarkan aplikasi sales CRM terbaik di Indonesia. Aplikasi CRM Mekari Qontak memiliki fitur pipeline yang akan menampilkan semua pesanan dan dasbor data pelanggan. Hal ini memudahkan dalam monitoring pesanan.

Jadi tunggu apa lagi? Coba Gratis gratis aplikasi CRM selama 14 hari dari Mekari Qontak, atau konsultasikan kebutuhan bisnis Anda bersama tim support Mekari Qontak!

Kategori : BisnisSales
WhatsApp WhatsApp Sales