
- KOL berperan besar dalam strategi pemasaran digital, karena mampu memengaruhi keputusan audiens melalui konten yang relevan, otentik, dan sesuai keahlian di berbagai platform seperti Instagram, YouTube, hingga TikTok.
- Perbedaan Micro dan Macro KOL menentukan efektivitas kampanye, di mana micro KOL unggul dalam engagement dan kedekatan audiens, sementara macro KOL menawarkan jangkauan yang jauh lebih luas.
- Pemilihan KOL harus disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, dengan mempertimbangkan relevansi brand, engagement rate, jumlah pengikut, kualitas konten, serta anggaran.
- Indonesia memiliki beragam KOL populer lintas kategori, mulai dari food, beauty, lifestyle, travel, game, hingga business expert, yang dapat dipilih sesuai target pasar.
Key Opinion Leader (KOL) memegang peran besar dalam memasarkan produk di era digital saat ini. Hal ini juga menyebabkan daftar nama KOL di Indonesia yang bisa diajak berkolaborasi bertambah setiap tahunnya.
Mengutip dari Wordstream bahwa sekitar 247% milineal lebih cenderung terpengaruh oleh blog atau situs jejaring sosial. Hal tersebut dipengaruhi sebagian besar oleh KOL atau influencer yang kerap menggungah konten sesuai keahliannya di blog, Youtube, Instagram, TikTok dan sosial media lainnya.
Berdasarkan fakta tersebut, mendorong bisnis untuk berkolaborasi dengan KOL untuk mengenalkan produk mereka ke publik. Jika Anda tertarik menggunakan jasa KOL, ada baiknya membaca artikel berikut.
Pada ulasan Mekari Qontak blog di bawah ini menjelaskan daftar KOL populer di Indonesia dengan engagement rate yang tinggi.
Perbedaan KOL Micro dan Macro
Sebelum lebih jauh membahas daftar Key Opinion Leader (KOL), ada baiknya Anda mengenal jenisnya. Secara sederhana, KOL dibedakan menjadi dua kriteria berdasarkan jumlah pengikut atau audiens mereka.
Pertama Micro Influencer yang merupakan KOL dengan jumlah pengikut berkisar 1.000-100.000. KOL jenis ini memiliki tingkat keterlibatan audiens yang tinggi.
Sementara ciri khas mereka adalah otentik dalam merekomendasikan produk dan memiliki hubungan intim dengan pengikut mereka. Hal ini karena konten yang dibuat oleh Micro KOL relatif original dan bersifat pribadi, seperti ulasan produk, unboxing, atau konten relevan lainnya sesuai target pasar.
Sayangnya dengan konten-konten tersebut, micro influencer hanya mampu menjangkau audiens yang kecil. Artinya bisnis perlu bekerjasama dengan beberapa Micro KOL untuk mencapai audiens secara lebih luas.
Beda halnya jika bisnis bekerjasama dengan Macro Influencer yang memiliki pengikut antara 500 ribu hingga jutaan. Angka tersebut menunjukkan peluang bisnis menjangkau audiens lebih besar jika berkolaborasi dengan Macro KOL.
Saat menjalin kerjasama, bisnis kerap mengajak macro influencer dalam kampanye besar seperti peluncuran produk, event khusus, atau kampanye merek global. Sebagai gantinya bisnis perlu merogoh kocek cukup dalam untuk kerjasama tersebut.
Meskipun memiliki jangkauan audiens luas, interaksi antara macro KOL dengan pengikut mereka kurang personal. Hal ini bagi sebagian bisnis kurang efektif, terutama untuk produk yang memerlukan keterlibatan audiens yang tinggi.
Tips Memilih KOL yang Tepat untuk Bisnis
Dari kedua jenis KOL influencer yang dijelaskan sebelumnya, bisa bisnis pilih siapa yang tepat untuk diajak berkolaborasi. Hal tersebut, tentu perlu disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.
Oleh karena itu, kami membagikan tips untuk memilih KOL yang tepat untuk bisnis. Berikut kriteria yang bisa dipertimbangkan:
1. Relevansi dengan Brand
Pertama, pastikan KOL yang akan dipilih memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan brand Anda. Pastikan juga KOL tersebut memiliki reputasi yang baik agar tidak mempengaruhi citra perusahaan.
Hal tersebut akan memudahkan KOL saat memperkenalkan atau menyampaikan pesan yang ingin brand disampaikan. Oleh karena itu, bisnis wajib memeriksa latar belakang KOL.
2. Pelajari Tingkat Keterlibatan Audiens
Langkah selanjutnya, periksa engagement rate audiens dari KOL. Engagement rate menunjukkan keaktifan audiens dalam berinteraksi dengan konten yang KOL posting.
3. Jumlah Pengikut di Media Sosial
Bahan pertimbangan lainnya dalam memilih KOL adalah memeriksa jumlah pengikut mereka di platform media sosial. Semakin banyak jumlah pengikut yang mereka miliki, artinya peluang brand Anda dikenal luas semakin tinggi.
4. Kualitas Konten
Kualitas konten yang KOL patut menjadi pertimbangan. Pastikan konten yang dihasilkan otentik dan sesuai dengan standar bisnis Anda. Pastikan juga keaslian followers mereka.
5. Anggaran
Terakhir, pastikan anggaran yang Anda sediakan sesuai dengan harga atau rate card KOL yang dipilih. Kemudian sesuaikan juga bentuk kerjasama dengan KOL atau influencer berdasarkan kategori mereka, seperti nano dan mikro untuk memaksimalkan anggaran yang tersedia.
Daftar Key Opinion Leader (KOL) Populer di Indonesia
Food Vlogger
1. Nana Koot

Nama Nana Koot populer berkat konsistensinya menggunah konten seputar dunia kuliner di Instagram. Berkat hal itu, perumpuan asal Surabaya tersebut dikenal sebagai food vlogger di Indonesia.
Salah satu konten yang berhasil menyita perhatian publik ketika Nana Koot mukbang makanan dalam porsi yang sangat besar atau konten makan gorengan dengan ukuran besar.
- Followers Instagram: 2,5 juta (@nanakoot_)
- Engagement Rate: 4.88%
2. Tasyi Athasyia

KOL Food vlogger selanjutnya adalah Tasyi Athasyia yang terkenal di kanal YouTube. Dia kerap membuat konten review makanan-makanan unik.
Konten yang paling diminati bertema “Battle Makanan” dari berbagai restoran. Selain review makanan, Tasyi juga kerap membuat konten memasakan dengan resep sendiri.
- Subscribers Youtube: 3,12 juta
- Engagement Rate berkisar 4.28%
3. Tanboy Kun

Food vlogger populer selanjutnya, ada Bara Ilham atau lebih dikenal sebagai Tanboy Kun. Bara kerap membuat konten mukbang dalam porsi besar di media sosial dan Youtube. Selain porsi makan besar, tak jarang juga Tanboy Kun menampilkan konten makanan besar.
- Followers Instagram: 1,4 juta (@tanboy_kun)
- Subscriber Youtube: 18,5 (tanboy kun)
- Engagement rate medsos: 1,55%
Beauty, Lifestyle and Entertainment
4. Tasya Farasya

Selanjutnya KOL yang juga banyak peminat adalah Tasya Farasya. Saudara kembar Tasyi Atasyi ini, kerap membagikan tips kecantikan dan fashion untuk audiensnya. Saking populernya, Tasya Farasya bahkan memiliki brand kosmetik sendiri bernama “Mother of Pearls”.
- Followers Instagram: 6,6 juta (@tasyafarasya)
- Subscriber Youtuber: 4,24 juta (tasya farasya)
- Engagement Rate: 3%
5. Rans Entertainment

Rans Entertainment menjadi bagian yang tidak boleh terlewatkan saat membahas KOL populer di Indonesia. Kanal milik pasangan Nagita Slavina dan Raffi Ahmad ini memiliki beragam konten hiburan, daily life dan lainnya yang menarik dan menginspirasi.
- Subscribers Youtube: 26 juta (Rans Entertainment)
- Followers Instagram: 75 juta (@rafginagita1717)
- Engagement Rate Organik: 0.99%
- Estimasi Total Impression: 931,600
6. Alessandro Georgie

Selanjutnya adal KOL Influencer yang fokus pada dunia fashion yaitu Alessandro Georgie. Pria yang kerap disapa Ale ini sering kali membagikan tips gaya berbusana dalam kontennya di TikTok dan TikTok, ciri khasnya menampilkan gaya maskulin rebel yang unik dan up to date dengan tren fashion yang berkembang.
- Followers Instagram: 71.1k
- Engagement Rate Organik: 10.56%
- Estimasi Total Reach: 300,400
Travel
7. Trinity Traveler

Sementara dalam dunia traveler, trinity traveler masuk dalam daftar KOL Indonesia populer. Trinity memiliki ciri khas dalam menceritakan pengalaman wisatanya menggunakan tata bahasa yang jenaka dan cenderung konyol.
Berkat konsistensinya membuat konten travel, Trinity bisa berhasil menyandang gelar “Indonesia’s Leading Travel Writer”.
- Followers Instagram: 124k (@trinitytravel)
8. Amrazing

Selain Trinity, Koh Lexy juga konsisten memposting foto dan video keren dari berbagai penjuru dunia lewat media sosial bernama Amrazing. Salah satu karya yang mendapatkan banyak pujian adalah hasil jepretan aurora di Iceland.
Lewat #LetMeTellYouAStory di tiap captionnya, Koh Lexy berhasil membawa kita hanyut dalam keindahan foto dan juga cerita yang ia bagikan.
- Followers Instagram: 592k (@amrazing)
- Estimasi Engagement rate: 21,91%
9. Aris Suhendra

Berikut, KOL yang masuk dalam daftar influencer kategori travel adalah Aris Suhendra melalui akun @kabutipis. Pada akun tersebut mudah ditemukan foto-foto pemandangan eksotis dari berbagai negara. Semua foto yang diunggah tampak memiliki cerita sendiri, sehingga menarik untuk dilihat.
- Followers Instagram: 61,3 K
- Engagement Rate: 1,34%
Game
10. Miaw Aug

Dari dunia Game, Miaw Aug masuk dalam daftar KOL populer di Indonesia. Miaw Aug selalu berhasil membuat penasaran dengan game apa lagi yang akan Ia mainkan.
Selain bermain game, Miaw Aug juga kerap me-review tempat menarik seperti toko mainan terbesar di Indonesia. Konten-konten yang Miaw Aug posting berhasil menarik beragam kalangan, mulai dari yang sudah dewasa hingga anak-anak.
- Subscribers Youtube: 21,3 juta (@miawaug)
- Engagement Rate Organik: 3.44%
- Estimasi Total Impression: 529,750
Business Expert
11. GM Susanto

Sementara itu, GM Susanto menjadi nama yang cukup populer sebagai KOL terkait bisnis. Pria bernama asli Gamaliel Marthin Susanto ini adalah seorang praktisi yang kerap memberikan tips membangun bisnis lewat media sosial seperti Facebook Ads.
- Followers Instagram: 28,7k (@gmsusanto)
- Engagement Rate: 3%
12. Prita Hapsari Ghozie

Daftar KOL populer Indonesia dari dunia bisnis adalah Prita Hapsari Ghozie. Perempuan yang berprofesi sebagai penulis dan konsultan ini kerap mengunggah konten mengenai tips dan trik mengelola keuangan. Bahkan Prita mendirikan perusahaan konsultan keuangan sendiri bernama ZAP Finance.
- Follower Instagram: 411k (@pritaghozie)
- Engagement Rate: 2%
13. Fellexandro Ruby

Nama terakhir yang masuk dalam daftar KOL populer di Indonesia adalah Fellexandro Ruby. Pengusaha muda ini sering muncul di berbagai kanal Youtube dan Podcast untuk membahas seputar bisnis dan tren yang banyak digandrungi anak muda.
- Followers Instagram: 243K (@fellexandro)
- Engagement Rate: 5%
Kolaborasi KOL Lebih Optimal dengan Dukungan Solusi Mekari Qontak!
Demikianlah daftar KOL yang memiliki banyak audiens di Indonesia. Terdapat beberapa katagori KOL yang bisa bisnis Anda ajak kolaborasi sesuai dengan kebutuhan.
Kolaborasi dengan KOL membuka kesempatan agar brand Anda lebih dikenal masyarakat lebih luas. Namun hal tersebut akan percuma, jika tidak dibarengi dengan customer service yang baik dan cepat. Pelanggan yang berasal dari audiens KOL tidak jadi konversi saat mendapat pelayanan buruk.
Mekari Qontak menawarkan aplikasi Omnichannel terbaik di Indonesia. Dengan omnichannel Mekari Qontak, Anda bisa menghubungkan berbagai media sosial dan saluran penjualan Anda dalam satu platform.
Selain itu, omnichannel juga memiliki fitur chatbot yang mampu merespon pelanggan secara otomatis. Integrasi omnichannel dan chatbot memungkinkan Anda untuk meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan.
Konsultasikan Kebutuhan Bisnis Anda Gratis dengan tim ahli dari Mekari Qontak dengan klik di sini.
Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Daftar KOL Populer (FAQ)
Apakah bisnis kecil tetap efektif bekerja sama dengan KOL meski anggaran terbatas?
Apakah bisnis kecil tetap efektif bekerja sama dengan KOL meski anggaran terbatas?
Ya, bisnis kecil tetap dapat memanfaatkan KOL dengan memilih micro atau nano KOL yang memiliki audiens relevan dan engagement tinggi. Strategi ini lebih hemat biaya namun tetap efektif untuk membangun kepercayaan dan awareness di segmen pasar tertentu.
Apa risiko terbesar dalam bekerja sama dengan KOL dan bagaimana cara menghindarinya?
Apa risiko terbesar dalam bekerja sama dengan KOL dan bagaimana cara menghindarinya?
Risiko terbesar meliputi reputasi KOL yang bermasalah, audiens tidak relevan, atau engagement palsu. Untuk menghindarinya, bisnis perlu melakukan riset mendalam, mengecek histori konten, serta menganalisis data engagement secara objektif sebelum bekerja sama.
Platform media sosial apa yang paling efektif untuk kolaborasi dengan KOL?
Platform media sosial apa yang paling efektif untuk kolaborasi dengan KOL?
Efektivitas platform bergantung pada target audiens dan jenis produk. Instagram dan TikTok cocok untuk produk visual dan lifestyle, YouTube efektif untuk review mendalam, sementara Twitter dan LinkedIn lebih relevan untuk topik bisnis atau profesional.
Apakah bisnis kecil tetap efektif bekerja sama dengan KOL meski anggaran terbatas?
Apakah bisnis kecil tetap efektif bekerja sama dengan KOL meski anggaran terbatas?
Ya, bisnis kecil tetap dapat memanfaatkan KOL dengan memilih micro atau nano KOL yang memiliki audiens relevan dan engagement tinggi. Strategi ini lebih hemat biaya namun tetap efektif untuk membangun kepercayaan dan awareness di segmen pasar tertentu.
Apakah satu brand boleh bekerja sama dengan beberapa KOL sekaligus dalam satu kampanye?
Apakah satu brand boleh bekerja sama dengan beberapa KOL sekaligus dalam satu kampanye?
Boleh, bahkan strategi ini sering digunakan untuk memperluas jangkauan audiens. Namun, pesan kampanye perlu disusun konsisten agar citra brand tetap selaras meski disampaikan oleh KOL yang berbeda.