
- Laporan marketing adalah dokumen terstruktur untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mengevaluasi kinerja pemasaran guna mendukung pengambilan keputusan bisnis.
- Elemen dalam laporan marketing mencakup KPI, tujuan kampanye, hasil yang dicapai, anggaran, strategi, analisis audiens, hingga traffic dan evaluasi performa.
- Cara membuat laporan marketing melalui tiga tahap utama yakni mengumpulkan (klasifikasi), mengelola, dan menganalisis data untuk mengevaluasi efektivitas kampanye.
- Tips menyajikan laporan marketing yakni dengan menggunakan visualisasi data, tampilkan insight utama di awal, transparan terhadap hasil, dan buat laporan ringkas serta mudah dipahami.
Laporan marketing sangat penting untuk mengetahui seberapa efektif kegiatan pemasaran yang berjalan. Pasalnya, laporan pemasaran umumnya memuat indikator-indikator yang perlu diukur oleh perusahaan.
Oleh karena itu, pembuatan laporan ini membutuhkan riset pasar atau survei langsung ke pelanggan. Survei tersebut bisa dilakukan dengan bertanya ke calon pembeli terkait efektivitas pesan dari kampanye pemasaran.
Pelajari selengkapnya terkait laporan marketing, cara membuat dan contoh templatenya pada ulasan Mekari Qontak blog berikut ini.
Apa itu Laporan Marketing?
Laporan marketing adalah dokumen atau laporan terstruktur yang digunakan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyajikan data serta kinerja aktivitas pemasaran dalam periode tertentu untuk mengevaluasi strategi dan mengambil keputusan yang lebih tepat.
Laporan pemasaran juga berfungsi untuk melihat bagaimana upaya pemasaran telah menghasilkan hasil nyata dan untuk mengidentifikasi area yang dapat ditingkatkan.
Oleh karena itu, sebaiknya laporan marketing dibuat secara berkala sehingga bisa lebih maksimal. Misalnya melacak OKR pemasaran setiap tiga bulan, sehingga Anda bisa melihat kemajuan bisnis setiap triwulan dan dapat mengidentifikasi tren jangka panjang.
Apa saja Elemen yang Ada dalam Pembuatan Laporan Marketing?
Melansir dari theenterpriseworld.com bahwa laporan marketing yang baik dapat memberikan wawasan yang jelas tentang Indikator Kinerja Utama (KPI) yang relevan dari upaya pemasaran Anda. Tujuannya agar memudahkan Anda untuk menganalisanya.
Selain indikator KPI, laporan pemasaran juga umumnya memuat elemen berikut ini:
- Tujuan melakukan aktivitas pemasaran.
- Hasil yang ingin dicapai dari kampanye pemasaran.
- Hasil yang didapatkan dari kampanye (misal jumlah prospek atau produk terjual)
- Rincian anggaran yang telah digunakan.
- Strategi pemasaran
- Total kampanye yang dipublikasikan
- Analisis target audiens
- Jumlah traffic dan engagement tiap saluran digital
- Kesimpulan atau evaluasi yang perlu dilakukan.
Ada berbagai format atau template laporan marketing yang dapat dijadikan contoh dari berbagai platform. Anda bisa menggunakan format tersebut untuk keperluan laporan marketing Anda.
Bagaimana Cara Membuat Laporan Pemasaran untuk Bisnis?
Laporan marketing yang baik dibuat setiap bulan. Dengan demikian, data yang disajikan lebih banyak, sehingga memudahkan dalam menganalisanya. Ada tiga tahapan penting dalam menyusun laporan pemasaran seperti berikut:
1. Klasifikasi Data
Tahapan pertama sebelum membuat laporan adalah Anda perlu menyeleksi data terkait pemasaran. Data tersebut bisa Anda kumpulkan dari tools monitoring seperti Google Analytics atau lainnya.
Pada Google Analytics, Anda bisa mengetahui jumlah impresi, CTR, tingkat bounce, tingkat konversi, dan lain-lain. Ambil data sesuai kebutuhan, misalnya data tingkat konversi dan CTR dalam 3 bulan terakhir selama kampanye aktif.
2. Kelola Data
Tahap kedua adalah mengelola data yang telah dikumpulkan sebelumnya. Anda bisa memanfaatkan tools seperti Google Sheets untuk memudahkan pengelolaan data.
Manfaatkan fitur yang Google Sheet miliki seperti pivot table, vlookup/hlookup, dan sebagainya. Lengkapi laporan pemasaran Anda dengan visual grafik atau chart lainnya agar terlihat lebih profesional.
Selain Google Sheet, Anda juga bisa menggunakan Google Data Studio untik pengolaan data secara otomatis. Tentukan juga waktu yang tepat untuk penarikan data sehingga tidak tumpang tindih.
3. Analisis Data
Terakhir, analisis data dengan membandingkan kinerja kampanye. Cobalah untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh untuk memastikan strategi yang diterapkan sudah tepat sasaran.
Misalnya dengan membandingkan rata-rata konversi bulan ini dengan 3 bulan lalu. Jika tidak ada peningkatan, maka Anda perlu melakukan optimasi seperti membuat konten yang lebih menari dan memperbaiki kualitas konten untuk meminimalisir bounce rate.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Anda dapat menyusun laporan digital marketing yang informatif dan membantu dalam mengambil keputusan dan melakukan perbaikan strategi pemasaran di masa depan.
Tips Menyajikan Laporan Marketing untuk Investor dan Klien
Setelah laporan marketing dibuat, biasanya perusahaan akan menunjukkannya ke investor atau mitra Klien sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Pastikan untuk menyampaikan laporan pemasaran yang berisi informasi relevan dan tidak bertele-tele. Dengan begitu, baik klien dan investor lebih mudah memahaminya.
Berikut tips menyajikan laporan marketing dengan baik:
- Gunakan visualisasi data seperti grafik atau chart lainnya, tambahkan juga perbandingan data periode sebelumnya. Hal ini lebih mudah dipahami daripada tampilan tabel.
- Tampilkan hasil di awal presentasi. Kemudian, jelaskan kampanye yang telah dilakukan dengan bahasa yang mudah dipahami.
- Transparan dalam menyajikan data, meskipun mendapatkan hasil yang buruk. Jangan sembunyikan hal negatif, sehingga bisa dievaluasi bersama dan menjadi panduan dalam pengambilan keputusan lebih baik.
- Pastikan untuk membuat laporan marketing yang ringkas, namun tetap bisa dipahami inti dari laporan yang disampaikan.
Contoh Template Laporan Marketing
Salah satu laporan marketing yang tak terpisahkan adalah terkait anggaran. Sebelum melakukan pemasaran, Anda harus mengalokasikan anggaran dengan cermat dan benar. Kemudian, Anda juga perlu mengawasi pengeluaran anggaran apakah sesuai dengan yang dialokasikan.
Contoh kali ini membahas laporan anggaran perusahaan kosmetik “Beauty” yang mengubah tampilan dan kualitas website bisnis. Maka pada laporan marketing menampilkan kebutuhan anggaran untuk setiap komponen perbaikan website mencapai $7.139.
Selain itu, laporan tersebut juga menyajikan realisasi anggaran untuk mendesain ulang website tersebut $646 dan sisa $493. Agar lebih jelasnya bisa lihat pada gambar di bawah.

Buat Laporan Marketing Lebih Mudah dengan Mekari Qontak
Saat ini, membuat laporan marketing lebih mudah dengan bantuan teknologi. Salah satunya aplikasi CRM dari Mekari Qontak.
Mekari Qontak menawarkan fitur custom report pada aplikasi CRM miliknya yang memungkinkan Anda untuk membuat laporan marketing sesuai kebutuhan. Anda juga tidak perlu memiliki keahlian teknis yang mendalam untuk membuat dan menyajikan laporan marketing CRM.
Custom report Mekari Qontak menggunakan data real-time dari database CRM Anda. Laporan tersebut diekspor ke dalam berbagai format seperti PDF, Excel, dan lainnya. Hal tersebut memfasilitasi kolaborasi antar tim dan memudahkan pengambilan keputusan.
Jadi tunggu apa lagi? Yuk, Dapatkan FREE TRIAL aplikasi CRM Mekari Qontak selama 14 hari atau Konsultasi Gratis dengan tim Mekari Qontak sekarang.
Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Laporan Marketing (FAQ)
Apa perbedaan laporan marketing dengan marketing dashboard?
Apa perbedaan laporan marketing dengan marketing dashboard?
Laporan marketing biasanya bersifat periodik (mingguan/bulanan) dan berisi analisis mendalam, sedangkan marketing dashboard menampilkan data secara real-time dalam bentuk visual untuk monitoring cepat tanpa analisis panjang.
Apa saja kesalahan umum dalam membuat laporan marketing?
Apa saja kesalahan umum dalam membuat laporan marketing?
Kesalahan yang sering terjadi antara lain menggunakan data yang tidak relevan, tidak menetapkan KPI yang jelas, terlalu banyak data tanpa insight, serta tidak melakukan analisis atau rekomendasi dari data yang disajikan.
Bagaimana cara mengukur keberhasilan laporan marketing itu sendiri?
Bagaimana cara mengukur keberhasilan laporan marketing itu sendiri?
Laporan dianggap berhasil jika mampu memberikan insight yang actionable, membantu pengambilan keputusan, dan mudah dipahami oleh stakeholder yang membacanya.
Apakah semua channel pemasaran harus dimasukkan dalam laporan marketing?
Apakah semua channel pemasaran harus dimasukkan dalam laporan marketing?
Tidak selalu. Pilih channel yang paling relevan dengan tujuan kampanye agar laporan tetap fokus dan tidak membingungkan.
Bagaimana cara membuat laporan marketing lebih mudah dipahami oleh non-marketing?
Bagaimana cara membuat laporan marketing lebih mudah dipahami oleh non-marketing?
Gunakan bahasa sederhana, fokus pada insight utama, sertakan visual seperti grafik, dan hindari istilah teknis yang terlalu kompleks tanpa penjelasan.