6 mins read

7 Strategi Meningkatkan Retensi Pelanggan Menggunakan CRM

Tayang
Ditulis oleh:
7 Strategi Meningkatkan Retensi Pelanggan Menggunakan CRM
Mekari Qontak Highlights
  • CRM berkaitan erat dengan retensi karena memberikan gambaran menyeluruh tentang setiap pelanggan, memungkinkan bisnis menyampaikan komunikasi dan follow-up yang lebih relevan.
  • Ada beberapa strategi CRM, dari memusatkan data hingga menganalisis perilaku pelanggan, membantu tim menjaga hubungan secara konsisten.
  • Penggunaan Aplikasi CRM terbaik bisa membantu tim menghubungkan data percakapan pelanggan dengan CRM untuk mendukung follow-up dan layanan.

Banyak bisnis menilai pertumbuhan dari jumlah pelanggan baru. Laporan marketing biasanya menonjolkan akuisisi, sedangkan pelanggan lama jarang mendapat porsi perhatian yang sama.

Riset Fred Reichheld dari Bain & Company dalam Forrester menunjukkan bahwa kenaikan retensi pelanggan sebesar 5% dapat meningkatkan laba 25% hingga 95%.

Sebuah kajian literatur sistematis juga menambahkan satu syarat bahwa teknologi CRM tidak otomatis menghasilkan retensi.

Hasil retensi bergantung pada cara tim memakai data pelanggan. Data yang terpusat, segmentasi yang jelas, dan follow-up yang konsisten menentukan apakah pelanggan bertahan.

Dalam artikel Mekari Qontak Blog ini, Anda akan memahami kaitan CRM dan retensi pelanggan, tujuh strategi penerapannya, manfaat, contoh alur, serta cara mengoptimalkan CRM.

CTA Banner aplikasi crm mekari qontak untuk mempercepat closing

Kaitan CRM dan Retensi Pelanggan

Customer Relationship Management (CRM) merupakan pendekatan dan sistem yang digunakan bisnis untuk mengelola hubungan serta interaksi dengan pelanggan. CRM dapat menyimpan berbagai informasi pelanggan, mulai dari data kontak, riwayat komunikasi, aktivitas penjualan, hingga catatan layanan.

Dalam konteks retensi pelanggan, CRM membantu bisnis memiliki gambaran yang lebih lengkap mengenai setiap pelanggan. Tim Anda dapat melihat riwayat interaksi dan menggunakan informasi tersebut untuk menentukan bentuk komunikasi atau follow up yang lebih relevan.

Pengelolaan hubungan dengan pelanggan juga berkaitan erat dengan pemahaman mengenai strategi bisnis dan pemasaran. Hal tersebut menjadi salah satu bidang yang dapat dipelajari melalui Program Studi Manajemen, khususnya dalam memahami pengelolaan bisnis dan aktivitas pemasaran.

CRM juga memungkinkan data pelanggan digunakan oleh berbagai tim dalam bisnis.

Informasi yang sebelumnya tersebar di berbagai channel dapat dikelola secara lebih terstruktur sehingga proses marketing, sales, dan customer service dapat berjalan dengan informasi pelanggan yang lebih terintegrasi.


Strategi Meningkatkan Retensi Pelanggan Menggunakan CRM

CRM dapat dimanfaatkan untuk menjalankan berbagai strategi retensi pelanggan. Berikut beberapa strategi yang dapat diterapkan bisnis.

1. Memusatkan Data Pelanggan

Langkah pertama adalah memastikan data pelanggan tersimpan secara terpusat. Informasi seperti data kontak, riwayat pembelian, komunikasi, dan layanan dapat dikelola dalam satu sistem.

Data yang terpusat memudahkan tim memahami konteks pelanggan tanpa harus mencari informasi dari berbagai sumber. Hal ini juga membantu mengurangi kemungkinan informasi pelanggan terlewat ketika pelanggan berinteraksi dengan tim yang berbeda.

2. Melakukan Segmentasi Pelanggan

Tidak semua pelanggan memiliki kebutuhan dan karakteristik yang sama. Untuk itu, Anda bisa menggunakan CRM untuk mengelompokkan pelanggan berdasarkan karakteristik tertentu, seperti riwayat transaksi, frekuensi pembelian, produk yang digunakan, atau tingkat interaksi.

Segmentasi tersebut membantu bisnis membuat komunikasi yang lebih relevan.

Misalnya, pelanggan yang sudah lama tidak melakukan transaksi dapat memperoleh komunikasi yang berbeda dengan pelanggan yang baru saja melakukan pembelian.

3. Mempersonalisasi Komunikasi

Data yang tersimpan dalam CRM bisa digunakan untuk membuat komunikasi yang lebih personal. Bisnis dapat menggunakan informasi mengenai riwayat interaksi dan preferensi pelanggan untuk menyesuaikan pesan yang diberikan.

Personalisasi tidak selalu berarti membuat pesan secara manual satu per satu. Melalui CRM, Anda bisa mengatur segmentasi dan alur komunikasi sehingga pesan yang diberikan lebih sesuai dengan kondisi pelanggan.

4. Melakukan Follow-Up Secara Teratur

Follow-up menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan dengan pelanggan. Namun, proses ini dapat terlewat ketika dilakukan secara manual, terutama ketika jumlah pelanggan semakin banyak.

CRM dapat membantu tim mencatat aktivitas dan menjadwalkan tindak lanjut berdasarkan kebutuhan pelanggan. Dengan demikian, komunikasi dapat dilakukan secara lebih konsisten tanpa hanya mengandalkan ingatan masing-masing anggota tim.

5. Mengidentifikasi Pelanggan yang Berisiko Churn

Salah satu fungsi penting CRM dalam strategi retensi adalah membantu bisnis mengenali pelanggan yang mulai menunjukkan perubahan perilaku.

Misalnya, pelanggan yang sebelumnya rutin melakukan transaksi tetapi kemudian tidak lagi berinteraksi dalam periode tertentu dapat menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan. Data tersebut dapat digunakan tim untuk melakukan follow-up dan mencari tahu apakah pelanggan mengalami kendala.

6. Memberikan Layanan yang Lebih Responsif

Pelanggan tidak hanya menilai bisnis berdasarkan produk yang diterima, tetapi juga berdasarkan pengalaman ketika membutuhkan bantuan.

Akses terhadap riwayat pelanggan membantu tim customer service memahami permasalahan tanpa harus meminta pelanggan mengulang informasi yang sama.

Dengan informasi yang lebih lengkap, tim dapat memberikan respons yang lebih kontekstual dan membantu mempercepat proses penyelesaian masalah.

7. Menganalisis Perilaku dan Riwayat Pelanggan

Data yang dikumpulkan CRM dapat digunakan untuk melihat pola interaksi pelanggan. Bisnis dapat menganalisis aktivitas pelanggan untuk memahami produk yang sering digunakan, pola pembelian, maupun respons terhadap komunikasi tertentu.

Hasil analisis tersebut dapat menjadi dasar untuk mengevaluasi strategi retensi dan menentukan pendekatan yang lebih sesuai pada periode berikutnya.


Manfaat CRM untuk Meningkatkan Retensi Pelanggan

Penggunaan CRM dalam strategi retensi pelanggan dapat memberikan manfaat yang saling berkaitan. Data pelanggan menjadi lebih terorganisir sehingga tim dapat mengakses informasi yang dibutuhkan dengan lebih mudah.

CRM juga membantu menjaga konsistensi komunikasi. Tim dapat mencatat aktivitas dan tindak lanjut sehingga hubungan dengan pelanggan tidak hanya bergantung pada proses manual.

Selain itu, data yang tersedia dalam CRM dapat membantu bisnis memahami pelanggan secara lebih mendalam. Informasi mengenai riwayat transaksi dan interaksi dapat digunakan untuk membuat keputusan yang lebih relevan dalam marketing, sales, maupun customer service.

Pada akhirnya, pemanfaatan CRM memungkinkan bisnis mengelola hubungan pelanggan secara lebih terstruktur, terutama ketika jumlah pelanggan terus bertambah.


Tips Mengoptimalkan CRM untuk Retensi Pelanggan

Penggunaan CRM tidak cukup hanya dengan memasukkan data pelanggan ke dalam sistem. Bisnis juga perlu memastikan sistem digunakan secara konsisten oleh tim.

1. Pastikan Data Pelanggan Selalu Diperbarui

Data yang tidak akurat dapat memengaruhi kualitas komunikasi dan analisis. Karena itu, informasi pelanggan perlu diperbarui secara berkala.

2. Tentukan Tujuan Retensi yang Jelas

Anda perlu menentukan tujuan yang ingin dicapai, misalnya meningkatkan pembelian berulang, mengurangi pelanggan yang berhenti menggunakan layanan, atau meningkatkan engagement.

3. Integrasikan CRM dengan Channel yang Digunakan Pelanggan

Pelanggan dapat berinteraksi melalui berbagai channel, seperti website, email, WhatsApp, maupun media sosial. Integrasi CRM dengan berbagai channel membantu bisnis mendapatkan gambaran interaksi pelanggan secara lebih menyeluruh.

4. Pantau Metrik Retensi

Bisnis Anda perlu memantau metrik yang relevan untuk mengetahui perubahan setelah strategi diterapkan. Beberapa metrik yang dapat diperhatikan antara lain customer retention rate, repeat purchase rate, customer churn rate, dan customer lifetime value.

Untuk memperdalam pemahaman mengenai perilaku pelanggan, pemasaran, dan pengelolaan hubungan pelanggan, bisnis juga dapat memanfaatkan referensi jurnal manajemen sebagai salah satu sumber informasi akademik yang relevan.

5. Evaluasi Strategi Secara Berkala

Kebutuhan pelanggan dapat berubah seiring waktu. Karena itu, strategi retensi perlu dievaluasi secara berkala berdasarkan data interaksi dan hasil yang diperoleh.

Evaluasi dapat dilakukan dengan membandingkan perubahan pada metrik retensi, respons pelanggan terhadap komunikasi, serta efektivitas berbagai strategi yang telah diterapkan.


Tingkatkan Retensi Pelanggan Bisnis dengan CRM Aplikasi Mekari Qontak

Meningkatkan retensi pelanggan membutuhkan pemahaman tentang kebutuhan, perilaku, dan riwayat interaksi pelanggan agar dapat membangun hubungan yang relevan dalam jangka panjang.

CRM dapat membantu proses tersebut dengan memusatkan data pelanggan, mendukung segmentasi, mempermudah follow-up, hingga memberikan informasi yang dapat digunakan untuk menganalisis perilaku pelanggan.

Aplikasi CRM Mekari Qontak bisa membantu Anda menghubungkan data percakapan pelanggan dalam satu dashboard sehingga tim sales, customer service, dan marketing menggunakan riwayat interaksi yang sama.

Dengan begitu, tim Anda dapat menjadwalkan follow-up dan merespons pelanggan dengan konteks yang lebih lengkap.

Pelajari Aplikasi CRM Mekari Qontak untuk bisnis Anda agar bisa follow-up dan merespons pelanggan dengan konteks yang lebih lengkap.

Dapatkan uji coba gratis Mekari Qontak atau konsultasikan kebutuhan bisnis Anda dengan tim ahli Mekari Qontak.

CTA Banner aplikasi crm mekari qontak untuk mempercepat closing
Pernyataan Kerjasama
Artikel ini merupakan hasil kolaborasi Mekari Qontak dan Universitas Internasional Batam yang telah melalui proses kurasi dan verifikasi ketat oleh tim Mekari Qontak. Kami memastikan setiap pembahasan tetap memenuhi standar kualitas kami dalam menyajikan edukasi bisnis dan teknologi yang kredibel.
Kategori : CRM

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Strategi Meningkatkan Retensi Pelanggan Menggunakan CRM (FAQ)

Bagaimana CRM Membantu Meningkatkan Retensi Pelanggan?

Bagaimana CRM Membantu Meningkatkan Retensi Pelanggan?

CRM memusatkan data dan riwayat interaksi pelanggan, sehingga tim dapat menyegmentasi pelanggan, menjadwalkan follow-up, dan merespons dengan konteks yang lengkap. Data yang sama membantu tim mengenali pelanggan yang berisiko berhenti.

Apa Saja Strategi Retensi Pelanggan yang Dapat Dijalankan dengan CRM?

Apa Saja Strategi Retensi Pelanggan yang Dapat Dijalankan dengan CRM?

Ada beberapa strategi utamanya adalah memusatkan data pelanggan, melakukan segmentasi, mempersonalisasi komunikasi, melakukan follow-up secara teratur, mengidentifikasi pelanggan yang berisiko churn, memberikan layanan yang lebih responsif, dan menganalisis perilaku pelanggan.

Apakah CRM Otomatis Meningkatkan Retensi Pelanggan?

Apakah CRM Otomatis Meningkatkan Retensi Pelanggan?

Tidak selalu, tapi meningkatkan peluang itu. Kajian literatur sistematis yang kami rujuk menyimpulkan bahwa teknologi CRM tidak otomatis menghasilkan retensi, dan hasilnya bergantung pada proses serta data yang tim jalankan.