17 mins read

20 Project Management Tools Terbaik untuk Meningkatkan Produktivitas

Tayang
Ditulis oleh:
20 Project Management Tools Terbaik untuk Meningkatkan Produktivitas
Mekari Qontak Highlights
  • Project management tools membantu bisnis dalam merencanakan timeline, pembagian tanggung jawab tim, pemantauan progres, serta pengambilan keputusan.
  • Terdapat beberapa tips memilih project management tools, dari memahami kebutuhan proyek bisnis, fokus pada fitur inti, mengutamakan kemudahan hingga memperhatikan integrasi.
  • Ada beberapa rekomendasi project management tools, dari Mekari Qontak, Bitrix24, Insightly, Monday hingga Clickup.
  • Mekari Qontak unggul sebagai solusi project management tools untuk proyek, penjualan, pemasaran, dan layanan pelanggan.

Project management tools adalah solusi perangkat lunak yang dirancang untuk membantu bisnis mengelola proyek dan tugas secara lebih terorganisir, efisien, dan terukur. 

Dengan tools ini, perusahaan dapat merencanakan pekerjaan, mengatur timeline, membagi tanggung jawab tim, serta memastikan setiap proyek berjalan sesuai target waktu dan tujuan bisnis.

Untuk membantu Anda memilih solusi yang paling tepat, Mekari Qontak Blog akan memberikan beberapa rekomendasi project management tools terbaik yang bisa dipertimbangkan. Simak daftar lengkapnya di bawah ini.

Solusi Automasi Penjualan dari Mekari Qontak

Terbaik Karena
Integrasi omnichannel CRM
Best Deals
5/5
Ringkasan
Terbaik Karena
Mudah digunakan oleh tim non-teknis
4.8/5
Ringkasan
Terbaik Karena
Custom workspace multi-fungsi
4.6/5
Ringkasan
Terbaik Karena
Fleksibilitas kustomisasi data
4.6/5
Ringkasan
Terbaik Karena
Email & pesan dalam satu dashboard
4.6/5
Ringkasan
Terbaik Karena
Fokus menggunakan Gantt chart
4.6/5
Ringkasan
Terbaik Karena
Integrasi dengan Google Workspace
4.5/5
Ringkasan
Terbaik Karena
Visual workflow
4.5/5
Ringkasan
Terbaik Karena
Dashboard portofolio
4.5/5
Ringkasan
Terbaik Karena
Integrasi ke ekosistem Microsoft
4.4/5
Ringkasan
Terbaik Karena
Fokus pada task management
4.4/5
Ringkasan
Terbaik Karena
Visualisasi drag and drop kanban
4.4/5
Ringkasan

Apa Itu Project Management Tools?

Project management tools adalah aplikasi perangkat lunak yang dirancang untuk membantu tim dalam merencanakan, mengorganisir, dan mengendalikan berbagai aspek proyek dari awal sampai selesai. 

Alat ini memungkinkan manajer proyek dan anggota tim bekerja lebih efisien dan tetap terkoordinasi untuk mencapai tujuan proyek tepat waktu. Sebagai contoh, Anda bisa menggunakan fitur task management, timeline visual, dan reporting.

Baca juga: CRM Project: Arti, Manfaat, dan Proses Penerapannya dalam Bisnis

Rekomendasi Project Management Tools Terbaik di Indonesia

1. Mekari Qontak

Project Management Tools Qontak

Mekari Qontak merupakan salah satu penyedia aplikasi project management tools terbaik di Indonesia. Project management software Mekari Qontak bekerja menggunakan sistem CRM serta dilengkapi dengan fitur-fitur yang lengkap.

Mekari Qontak memungkinkan tim untuk melacak tugas, mengelola pipeline penjualan, dan mengotomatisasi alur kerja bisnis. 

Sebagai produk lokal dari ekosistem Mekari, platform ini memahami kebutuhan bisnis Indonesia dengan dukungan bahasa lokal, integrasi perbankan lokal, dan customer support yang responsif dalam zona waktu yang sama.

Harga Mekari Qontak: Mulai dari Rp400.000 per pengguna/bulan. Cek biaya berlangganan selengkapnya di sini.

Fitur unggulan Mekari Qontak:

  • Task Management: Buat, edit, hapus tugas individu/tim secara massal, dengan detail prioritas, hasil aktivitas, dan reminder otomatis berdasarkan prospek/order.​
  • KPI & Progress Tracking: Pantau KPI tim, status penyelesaian tugas via drag-and-drop, dan pencegahan keterlambatan dengan dasbor terpusat.
  • Omnichannel CRM: Integrasi WhatsApp, call center, agent routing otomatis, dan automasi dokumen untuk workflow yang mulus.
  • Mobile Akses: App mobile untuk tugas on-the-go, cocok tim lapangan.
  • Manajemen Sales Pipeline: Menyimpan semua interaksi pelanggan di satu database terpusat.
  • Broadcast & Campaign: Mengirim pesan massal ke pelanggan melalui berbagai channel dengan personalisasi dan penjadwalan
  • Contact Management: Database pelanggan terpusat dengan segmentasi, tagging, dan riwayat interaksi lengkap
  • Chatbot Builder: Membuat chatbot otomatis untuk menjawab pertanyaan umum dan routing percakapan tanpa coding
  • Task & Ticket Management: Mengelola tugas tim dan tiket customer service dengan assignment dan prioritas.
  • Automasi Workflow: Mengotomatiskan proses internal seperti manajemen lead, penjadwalan follow-up otomatis, dan alur kerja penanganan tiket sehingga.
  • Dashboard & Analitik: Dashboard kustomisasi dengan analisis real-time performa bisnis, laporan agent, dan wawasan kapan saja via mobile app.
Kelebihan
  • Integrasi omnichannel lengkap dari banyak kanal komunikasi.
  • CRM terpadu dengan fitur automasi dan KPI kustom.
  • Dukungan pelanggan lengkap, dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
  • Compliance dengan regulasi data Indonesia dan server lokal untuk keamanan data.
  • Terintegrasi dengan berbagai modul ekosistem Mekari (software akuntansi/keuangan, HR, dan marketplace).
  • Bisa diintegrasikan dengan aplikasi eksternal menggunakan API dan Webhook
Kekurangan
  • Saat ini masih fokus pada pasar lokal.
Mengapa memilih Mekari Qontak?
Mekari Qontak adalah pilihan ideal untuk bisnis yang ingin menggabungkan manajemen proyek pada penjualan dan layanan pelanggan, serta membutuhkan solusi terintegrasi untuk mengelola komunikasi omnichannel dan manajemen pipeline penjualan.

2. Asana

Project Management Tools Asana

Asana adalah software project management berbasis cloud yang dirancang untuk membantu tim merencanakan, mengelola, dan melacak pekerjaan secara terstruktur dalam satu platform terpusat. 

Asana memungkinkan kolaborasi melalui komentar pada tugas, pembaruan status proyek, serta visibilitas progres kerja secara real-time. Melalui Asana, pengguna dapat mengelola task, timeline, deadline, dependensi pekerjaan, hingga tujuan bisnis (goals) dalam satu dashboard.

Harga Asana: Mulai dari US$10,99 per pengguna/belun (paket Starter)

Fitur unggulan Asana:

  • Task Management: Membuat, menetapkan, dan melacak tugas sehingga anggota tim tahu apa yang harus dilakukan dan kapan. 
  • Subtasks: Memecah tugas besar menjadi bagian-bagian kecil agar pekerjaan lebih terstruktur dan mudah ditindaklanjuti. 
  • Automasi Workflow: Membuat aturan otomatis untuk mengurangi pekerjaan manual seperti penugasan atau pembaruan status.
  • Dashboards & Reporting: Membuat laporan visual dan metrik real-time untuk melihat progres dan kinerja.
Kelebihan
  • Antarmuka yang intuitif dan mudah digunakan.
  • Tersedia versi web dan mobile.
  • Memiliki fitur untuk attach file dan bisa diintegrasi dengan aplikasi lain.
  • Memiliki kemampuan automasi untuk tugas berulang.
Kekurangan
  • Perlu subscribe paket berlangganan lebih tinggi untuk fitur native time tracking .
Mengapa memilih Asana?
Asana dipilih karena fleksibilitas visualisasi, kolaborasi tim yang kuat, dan kemampuan menghubungkan tugas harian dengan tujuan bisnis Anda.

3. Bitrix24

Project Management Tools Bitrix24

Bitrix24 adalah platform kolaborasi yang menggabungkan project management, CRM, komunikasi, HR tools, dan website builder dalam satu ekosistem terintegrasi.

Platform ini menawarkan solusi lengkap untuk menjalankan bisnis secara digital, dari mengelola proyek internal hingga berinteraksi dengan pelanggan.

Harga Bitrix24: Mulai dari US$ 61 per organisasi/bulan.

Fitur unggulan Bitrix24:

  • Task & Project Management: Membuat dan melacak tugas serta proyek lengkap dengan subtasks. 
  • Kanban Board & Gantt Chart: Visualisasi kerja dan jadwal proyek secara fleksibel. 
  • Workload & Time Tracking: Melacak waktu kerja dan beban tugas setiap anggota tim. 
  • Communication Tools (Chat, Calls): Kolaborasi tim real-time termasuk chat dan video call. 
  • CRM & Lead Management: Manajemen prospek, pipeline, dan kontak pelanggan.
Kelebihan
  • Antarmuka user friendly dan mudah digunakan.
  • Tersedia versi on-premise.
  • Bisa memilih untuk menggunakan Bitrix24 pada cloud atau pada server perusahaan sendiri.
  • Mendukung komunikasi secara real-time untuk kelompok, konferensi video, dan instant messenger.
  • Integrasi project management dengan CRM dan komunikasi tim.
Kekurangan
  • Total penyimpanan pada tier basic relatif rendah sehingga disarankan upgrade paket berlangganan untuk bisnis skala besar.
Mengapa memilih Bitrix24?
Bitrix24 dipilih karena menyatukan CRM, project management, dan komunikasi tim dalam satu platform, cocok bagi tim yang ingin mengurangi fragmentasi tools.
Baca juga: Contoh Template Gantt Chart Gratis untuk Manajemen Proyek dan Bisnis

4. Trello

Project Management Tools Trello

Trello adalah aplikasi manajemen proyek dengan pendekatan papan Kanban yang sangat visual sehingga memudahkan pengguna mengelola tugas dan alur kerja dengan drag-and-drop.

Karena fokusnya pada visualisasi papan dan kartu, Trello paling efektif untuk pekerjaan berbasis tugas yang berulang, seperti manajemen backlog ringan atau proses operasional yang tidak terlalu kompleks.

Harga Trello: Mulai dari $6USD per pengguna/bulan.

Fitur unggulan Trello

  • Boards, Lists, Cards: Sistem hierarki tiga tingkat untuk mengorganisir proyek secara visual.
  • Butler Automation: Mengotomasi tugas repetitif dengan rules, buttons, dan commands.
  • Custom Fields: Menambahkan informasi tambahan pada kartu seperti dropdown, checkbox, atau tanggal.
  • Labels & Filters: Mengkategorikan dan menyaring kartu berdasarkan label warna atau kriteria lain.
  • Card Templates: Membuat template kartu untuk standardisasi proses yang berulang.
Kelebihan
  • Mudah digunakan, bahkan untuk pemula.
  • Gratis untuk fitur dasar yang sudah cukup lengkap.
  • Memiliki sistem kolaborasi yang bersifat end-to-end.
  • Visual dan intuitif dengan drag-and-drop.
Kekurangan
  • Terbatas untuk proyek kompleks dan besar.
  • Fitur lengkap untuk aplikasi yang berbayar.
Mengapa memilih Trello?
Trello cocok untuk tim kecil atau individu yang membutuhkan sistem manajemen tugas yang simpel, visual, dan tidak memerlukan fitur project management yang kompleks.

5. Microsoft Project

Project Management Tools Microsoft-Teams

Microsoft Project adalah solusi perangkat lunak manajemen proyek profesional yang dikembangkan oleh Microsoft untuk membantu bisnis dalam merencanakan, menjadwalkan, mengelola sumber daya, dan melacak progres proyek secara terstruktur dan terukur. 

Alat ini digunakan oleh berbagai industri untuk menangani proyek dari yang sederhana hingga kompleks dengan dukungan fitur yang kuat seperti Gantt chart, resource allocation, dan reporting tool.

Harga Microsoft Project: Mulai dari USD$10.00 per pengguna/bulan (dibayar per tahun)

Fitur unggulan Microsoft Project:

  • Project Planning & Scheduling: Merencanakan proyek secara terperinci termasuk penjadwalan tugas, estimasi durasi, dan pengaturan dependensi antar tugas. 
  • Gantt Charts: Visualisasi timeline proyek dengan diagram Gantt untuk melihat hubungan tugas dan jadwal secara jelas. 
  • Resource Management: Mengalokasikan dan mengoptimalkan sumber daya seperti tenaga kerja, material, dan biaya untuk setiap tugas proyek. 
  • Reporting & Dashboards: Menyediakan laporan profesional dan dashboard visual untuk mengevaluasi progres, anggaran, dan metrik kinerja lainnya dengan cepat.
Kelebihan
  • Fitur perencanaan proyek yang kuat.
  • Integrasi dengan ekosistem Microsoft.
  • Menyediakan kontrol alokasi sumber daya dan pelacakan biaya.
  • Tersedia versi cloud & on-premise.
Kekurangan
  • Kurva pembelajaran yang tinggi.
Mengapa memilih Microsoft Project?
Microsoft Project banyak dipilih oleh perusahaan menengah hingga enterprise yang membutuhkan alat perencanaan proyek dengan dukungan fitur lanjutan untuk manajemen waktu, biaya, dan sumber daya yang komprehensif.

6. Wrike

Wrike

Wrike adalah platform project management dan kolaborasi yang membantu tim merencanakan, mengatur, dan melacak pekerjaan dengan fitur lengkap seperti Gantt chart, Kanban board, dan workload charts.

Sistem Wrike berbasis cloud dengan memanfaatkan layanan penyimpanan seperti Google  Drive, Dropbox, dan OneDrive.

Harga Wrike: Mulai dari $10 per pengguna/bulan.

Fitur unggulan Wrike:

  • Dashboards: Menampilkan visualisasi metrik proyek dan KPI secara custom dengan widget seperti grafik dan tabel.
  • AI (Work Intelligence): Menggabungkan kecerdasan buatan untuk memberikan wawasan data, otomatisasi, dan rekomendasi kerja.
  • Wrike Whiteboard: Menyediakan kanvas visual kolaboratif untuk brainstorming, diagram, dan ide tim.
  • Gantt Charts: Menyajikan timeline interaktif yang menunjukkan jadwal, dependensi, dan kemajuan proyek.
  • Automation: Mendefinisikan dan memicu alur kerja otomatis untuk tugas berulang atau kondisi tertentu.
Kelebihan
  • Fitur manajemen sumber yang baik.
  • Memudahkan dalam berkolaborasi, tim dapat langsung memberikan komentar pada video, dokumen, file dan lainnya.
  • Bisa diakses dari mana saja.
Kekurangan
  • Fiturnya yang kompleks membuat kurva pembelajaran tinggi untuk pengguna baru.
Mengapa memilih Wrike?
Wrike cocok untuk bisnis enterprise dan agency yang mengelola banyak proyek client secara bersamaan dengan kebutuhan resource management, approval workflows, dan security yang ketat.

7. Airtable

Airtable

Airtable adalah platform berbasis cloud yang menggabungkan unsur spreadsheet dan database untuk menciptakan sistem manajemen kerja yang fleksibel dan terstruktur.

Platform ini memungkinkan tim membangun tampilan proyek sesuai kebutuhan dengan berbagai views seperti grid, kanban, timeline, dan gallery, serta automasi alur kerja tanpa perlu coding.

Anda juga bisa mengkostumisasi data yang akan ditampilkan dalam bentuk kalender, kanban, galeri atau spreadsheet.

Harga Airtable: $20 per pengguna/bulan (dibayarkan setiap tahun)

Fitur unggulan Airtable:

  • Bases: Struktur database fleksibel seperti spreadsheet canggih dengan multiple tables dalam satu base, ideal untuk visualisasi proyek.
  • Blocks: Ekstensi fungsional untuk bases, termasuk editor visual untuk buat timeline, chart, pivot table, 3D explorer, hingga SMS/video chat.
  • Templates: Template bawaan untuk berbagai jenis proyek (content, creative, event, marketing, PM).
  • Konfigurasi Layout: Visualisasi proyek via Kanban, grid (prioritas/deadline), calendar, atau galeri.
  • Integrasi dan Ekstensi: Integrasi langsung dengan Asana, Trello, Zendesk, G-Suite, GitHub hingga Zapier.
Kelebihan
  • Mudah untuk bertukar dokumen, foto atau file lainnya dari mana saja.
  • Menyediakan template yang biasa langsung digunakan.
  • Multiple views (grid, kanban, calendar, gallery, gantt).
  • Tersedia API untuk integrasi kustom.
Kekurangan
  • Kurva pembelajaran bisa cukup tinggi bagi pengguna baru.
  • Bukan project management tools khusus.
Mengapa memilih Airtable?
Bisnis memilih Airtable karena kombinasi fleksibilitas visual dan struktur data relasional yang membantu menangani alur kerja kompleks dan data lintas departemen secara terkoordinasi.

8. Smartsheet

Smartsheet

Smartsheet adalah tools manajemen proyek yang membantu bisnis merencanakan, memantau dan melaporkan tugas bisnis Anda. Selain itu, Anda juga bisa langsung memberikan tugas kepada tim dari aplikasi Smartsheet. 

Bukan hanya itu saja, Smartseheet juga menyediakan ratusan template yang siap digunakan. Anda juga bisa mengkostumisasi sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

Harga Smartsheet: Mulai dari $9 per pengguna/bulan.

Fitur unggulan Smartsheet

  • Automation: Mengotomatiskan tugas yang berulang atau alur kerja berdasarkan pemicu dan kondisi tertentu.
  • Kolaborasi tim: Menyediakan ruang kerja bersama tempat tim dapat berbagi update, mengedit sheet bersama waktu nyata, dan berkolaborasi pada satu sumber data.
  • Account administration: Mengatur izin pengguna, pengelolaan akun, dan kontrol akses
  • Manajemen Sumber Daya: Memberi visibilitas dan kontrol atas alokasi sumber daya dengan melacak kapasitas tim, mengidentifikasi beban kerja, dan mengoptimalkan penugasan.
Kelebihan
  • Interface spreadsheet yang familiar untuk Excel users.
  • Sangat fleksibel untuk berbagai use case.
  • Powerful untuk data management dan reporting.
  • Cocok untuk project dengan banyak data.
Kekurangan
  • Antarmuka relatif tidak intuitif bagi pengguna baru.
Mengapa memilih Smartsheet?
Smartsheet ideal untuk bisnis yang sudah terbiasa dengan Excel/Google Sheets dan membutuhkan kemampuan spreadsheet dengan fitur project management dan kolaborasi yang lebih baik.
Baca juga: Rekomendasi Aplikasi Sales Management Terbaik di Indonesia

9. Basecamp

Basecamp Project management tools

Basecamp menawarkan solusi project management yang dapat membantu Anda untuk mengatur semua hal terkait proyek dan tugas di satu tempat. 

Basecamp menekankan kesederhanaan dan komunikasi. Ini menyediakan ruang kerja terpusat untuk tugas, message boards, jadwal, serta dokumen sehingga tim tetap sinkron dan terorganisir.

Harga Basecamp: $299 per bulan (paket Pro Unlimited untuk bisnis)

Fitur unggulan Basecamp:

  • Message Boards: Forum diskusi untuk membahas topik tertentu dengan sistem balasan bertingkat.
  • Daftar To-Do: Daftar tugas sederhana untuk mengelola pekerjaan dengan penugasan dan tenggat waktu.
  • Docs & Files: Penyimpanan terpusat untuk dokumen dan berbagi file.
  • Card Table: Papan bergaya Kanban untuk memvisualisasikan tahapan alur kerja.
Kelebihan
  • Kolaborasi tim terintegrasi dalam satu tempat.
  • Sangat sederhana dan mudah diadopsi.
  • Built-in komunikasi (message boards, group chat).
Kekurangan
  • Harga berlangganan relatif mahal untuk bisnis yang sedang berkembang
Mengapa memilih Basecamp?
Basecamp cocok untuk pekerja remote atau agensi kreatif yang menginginkan kesederhanaan, fokus pada komunikasi, dan harga yang bisa diperkiraan tanpa khawatir tentang jumlah pengguna.

10. Jira

Jira Project management tools

Jira adalah alat manajemen proyek yang dikembangkan Atlassian. Tools ini dirancang khusus untuk software development dengan metodologi Agile/Scrum.

Platform ini menawarkan manajemen backlog, sprint planning, dan pelaporan adaptif, serta sangat kuat untuk tim teknis yang bekerja dengan workflow devops dan integrasi pipeline.

Karena fleksibilitasnya, Jira juga bisa digunakan untuk manajemen proyek non-software, meskipun idealnya digunakan di lingkungan teknis.

Harga Jira: Mulai dari $7.91 per pengguna/bulan.

Fitur unggulan Jira:

  • Scrum/Kanban Boards: Board khusus untuk metodologi Agile dengan sprint planning dan backlog.
  • Issue Tracking: Sistem tracking bug, story, epic, dan task dengan workflow yang dapat dikustomisasi.
  • JQL (Jira Query Language): Bahasa query powerful untuk filter dan search issues yang kompleks.
  • Roadmaps: Visualisasi timeline untuk proyek dan rencana penting dalam satu dashboard.
Kelebihan
  • Sangat powerful untuk software development teams.
  • Fleksibel dan bisa dikustomisasi.
  • Fitur Agile/Scrum/Kanban yang sangat lengkap.
  • Integrasi dengan developer tools (GitHub, Bitbucket).
Kekurangan
  • Kurva pembelajaran yang curam.
  • Interface kurang intuitif untuk non-technical users.
Mengapa memilih Jira?
Jira menjadi pilihan terbaik untuk software development teams yang menggunakan metodologi Agile, membutuhkan tracking yang detail, dan integrasi dengan development workflow.

11. ClickUp

Clickup Project management software

ClickUp adalah project management software yang memiliki tampilan kustom, termasuk tampilan papan, tampilan daftar, tampilan kotak, dan tampilan kalender. Selain itu, software ini juga dapat membantu Anda menuju tujuan menggunakan fitur canggih yang melengkapinya.

ClickUp mendukung berbagai metodologi manajemen proyek, seperti Kanban, Gantt, list, dan calendar, serta menyediakan alat kolaborasi real-time untuk tim.

Harga ClickUp: Mulai dari $7 per pengguna/bulan.

Fitur unggulan ClickUp:

  • Custom Statuses: Membuat status workflow yang sesuai dengan proses bisnis unik tim.
  • Docs & Whiteboards: Dokumen kolaboratif terintegrasi dengan nested pages dan real-time editing.
  • Goals & OKRs: Menetapkan dan tracking goals dengan target yang terukur.
  • Time Tracking: Built-in time tracker dengan estimates, time entries, dan reporting.
  • Automations: Mengotomatiskan workflow dengan trigger dan kombinasi action.
Kelebihan
  • Bisa diakses multi agent.
  • Sangat fleksibel dan dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan tim.
  • Menyediakan banyak tampilan proyek dan tools kolaborasi.
Kekurangan
  • Learning curve tinggi untuk memaksimalkan fitur.
Mengapa memilih ClickUp?
Banyak organisasi memilih ClickUp karena kemampuan all-in-one dan kustomisasi yang mendukung berbagai workflow tanpa perlu banyak tools tambahan.

12. Monday

Monday Project Management tools

Monday adalah project management tools sederhana yang dapat membantu tim untuk mengatur tugas dan proyek secara visual. Dengan Monday, Anda dapat mengelola proyek dengan mudah melalui satu platform terpusat. 

Monday.com menyediakan antarmuka visual dan fleksibel untuk manajemen proyek, tugas, dan kolaborasi tim dengan model drag-and-drop yang intuitif.

Harga Monday: dari $8 per bulan/pengguna.

Fitur unggulan Monday.com

  • Automations: No-code automation dengan kumpulan templates untuk efisiensi workflow.
  • Integrations: Koneksi dengan berbagai tools termasuk Slack, Google Drive, Zoom, dan Salesforce.
  • Dashboards: Dashboard untuk visualisasi data dari multiple boards.
  • Timeline View: Tampilan bergaya Gantt chart untuk visualisasi perencanaan proyek secara intuitif.
  • Kanban View: Board kanban untuk visualisasi workflow stages.
Kelebihan
  • Interface yang sangat visual dan menarik.
  • Sangat fleksibel untuk berbagai use case (bukan hanya PM).
  • Automasi yang powerful dan mudah di-setup.
  • Integrasi luas.
Kekurangan
  • Beberapa fitur lanjutan hanya tersedia di paket lebih tinggi.
Mengapa memilih Monday?
Banyak perusahaan memilih Monday.com karena kemudahan setup dan tampilan visual yang langsung bisa dipahami seluruh tim tanpa pelatihan teknis.

13. Celoxis

Celoxis

Celoxis dapat membantu organisasi untuk merencanakan dan melacak portofolio, proyek, tugas, sumber daya, lembar waktu, masalah, dan risiko mereka dari satu tempat.

Celoxis sering digunakan oleh organisasi skala menengah hingga besar karena kemampuannya menangani portofolio proyek yang kompleks dan menyediakan visibilitas penuh ke performa proyek.

Harga Celoxis: Mulai dari $25 per bulan.

Fitur unggulan Celoxis:

  • Project Portfolio Management: Mengelola seluruh siklus proyek, mulai dari permintaan awal hingga analisis profitabilitas
  • Project Request Tracking: Memusatkan semua permintaan proyek dari berbagai kanal seperti email, formulir, atau spreadsheet ke dalam satu dashboard
  • Project Planning: Automasi penyesuaian jadwal dan alokasi sumber daya ketika terjadi perubahan kondisi di lapangan
  • Project Tracking: Memantau progres proyek secara menyeluruh melalui milestone, tugas, dan indikator kesehatan proyek langsung dari dashboard utama.
  • Project Accounting: Memberikan visibilitas real-time terhadap keuangan proyek, termasuk pengeluaran, pendapatan, dan profitabilitas di tingkat proyek maupun portofolio.
Kelebihan
  • Memberikan visibilitas end-to-end untuk portofolio besar.
  • Integrasi data proyek dan keuangan dalam satu platform.
  • Kostumisasi dashboard membantu analisis mendalam.
Mengapa memilih Celoxis?
Celoxis biasanya menjadi pilihan bisnis skala besar dengan banyak proyek karena Celoxis memiliki kemampuan portfolio management dan resource optimization yang tinggi.

14. TeamGantt

TeamGantt

TeamGantt adalah alat project planning dan scheduling berbasis Gantt chart yang membantu tim merencanakan, mengatur, dan menyelesaikan proyek tepat waktu.

Platform ini ideal untuk tim yang membutuhkan fokus pada perencanaan jadwal dan dependensi tugas, serta visibilitas lintas proyek melalui dashboard portofolio yang ringkas. 

Harga TeamGantt: Mulai dari US$12 per poyek/bulan.

Fitur unggulan TeamGantt:

  • Gantt Chart Scheduling: Timeline interaktif untuk merencanakan dan mengatur tugas. 
  • Portfolio Dashboard: Menampilkan status semua proyek di satu tampilan. 
  • Custom Columns & Filters: Menyesuaikan tampilan data proyek sesuai kebutuhan. 
  • Financial Forecasting: Memprediksi anggaran dan aliran kas berdasarkan jadwal proyek.
  • Integrations (Zapier/API): Menghubungkan dengan sistem lain untuk workflow otomatis.
Kelebihan
  • Tampilan Gantt chart sangat intuitif untuk perencanaan.
  • Portfolio view membantu memantau banyak proyek sekaligus.
  • Mudah diadopsi untuk tim dengan fokus jadwal.
Kekurangan
  • Kurang cocok untuk bisnis yang membutuhkan beberapa tampilan proyek selain Gantt dan list.
Mengapa memilih TeamGantt?
TeamGantt banyak dipilih oleh tim yang memprioritaskan perencanaan timeline dan dependensi tugas dengan visualisasi yang mudah dimengerti oleh semua stakeholder.

15. Insightly

Insightly

Insightly adalah platform CRM berbasis cloud yang juga menyediakan kemampuan project management ringan, memadukan manajemen hubungan pelanggan dan alur kerja proyek dalam satu sistem.

Fitur manajemen proyek Insightly membantu tim melacak tugas, milestone, dependensi, dan pipeline proyek dengan integrasi CRM sehingga informasi penjualan dan progres proyek tetap sinkron.

Harga Insightly: Mulai dari $29 per pengguna/bulan.

Fitur unggulan Insightly:

  • Project Management: Membuat dan melacak projects dengan tasks, milestones, dan pipeline stages yang terhubung ke CRM.
  • Automasi Workflow: Mengotomatisasi proses bisnis dengan trigger dan actions untuk lead routing, task creation, dan notifications.
  • Custom Fields & Objects: Membuat custom data fields dan objects untuk menyesuaikan platform dengan business processes unik.
  • Sales Pipeline: Visualisasi dan manajemen sales funnel dengan drag-and-drop dan forecasting capabilities.
  • Mobile CRM: Aplikasi mobile untuk akses data CRM dan update project status dari mana saja.
Kelebihan
  • Pelacakan aktivitas proyek dengan mudah.
  • Percepat penjualan dan kelola prospek.
  • Membantu Anda membangun hubungan yang bermakna.
Kekurangan
  • Fitur project management tidak se-komprehensif tools khusus project management.
Mengapa memilih Insightly?
Insightly banyak dipilih oleh bisnis yang membutuhkan sistem terintegrasi untuk mengelola sales pipeline dan project delivery dalam satu platform.

16. Planview AdaptiveWork

Clarizen

Planview AdaptiveWork atau yang sebelumnya dikenal Clarizen merupakan alat professional services automation dan manajemen proyek yang membantu tim merencanakan, melacak, dan mengeksekusi kerja dengan visibilitas penuh dan analitik proaktif.

Planview AdaptiveWork fokus pada work management automation, resource optimization, dan strategic alignment untuk bisnis skala besar.

Harga Planview AdaptiveWork: Anda perlu menghubungi tim sales Clarizen untuk mengetahui biaya berlangganannya.

Fitur unggulan Planview AdaptiveWork

  • Project Planning: Memungkinkan organisasi menyusun perencanaan proyek yang komprehensif
  • Analitik: Menyediakan insight berbasis data untuk mengukur performa proyek, portofolio dan tim dengan dashboard dan laporan yang dapat dikustomisasi.
  • Project & Work Management: Kemampuan untuk mengelola semua aspek kerja dan proyek dalam satu platform tunggal.
  • Financial Management: Dukungan untuk pemantauan anggaran dan performa keuangan proyek secara langsung di dalam platform.
  • Artificial Intelligence: AI dengan teknologi pintar untuk memberikan wawasan prediktif, rekomendasi prioritasi, peringatan risiko, dan automasi.
Kelebihan
  • Adanya AI bisa mempercepat risiko identifikasi.
  • Bisa diintegrasikan dengan CRM
  • Memudahkan bisnis enterprise dalam mengelola portofolio
Kekurangan
  • Kompleksitas fiturnya kurang cocok untuk bisnis skala kecil hingga menengah.
Mengapa memilih Planview AdaptiveWork?
Planview AdaptiveWork menjadi pilih perusahaan besar yang mengelola ratusan proyek, butuh pengawasan ketat, penyelarasan strategi dari portofolio hingga pelaksanaan.

17. Hive

hive

Hive adalah platform project management dan team collaboration yang dirancang untuk tim modern dengan fitur visualisasi kerja fleksibel seperti Gantt, Kanban, dan kalender, serta automasi workflow.

Alat ini memungkinkan Anda melacak status proyek, memberikan tampilan status gaya Kanban, bagan Gantt untuk kemajuan proyek, dan semua yang dibutuhkan tim proyek di satu halaman.

Harga Hive: Mulai dari $4 per pengguna/bulan.

Fitur unggulan Hive:

  • Projects & Tasks: Memungkinkan tim memulai dan mengorganisir pekerjaan, dari level proyek maupun tugas individual.
  • Dashboards & Real-Time Insights: Menampilkan dashboard yang memvisualisasikan data proyek, progres tugas, dan metrik tim.
  • Integrations: Menghubungkan Hive dengan aplikasi dan alat yang sudah tim gunakan, dari Slack, Google Drive, Zoom, dan lainnya.
  • Goals & Reporting: Menyediakan fitur penetapan tujuan yang terintegrasi dengan dashboards visual guna melacak progres tim terhadap target strategis.
  • Automation & Workflow Tools: Mendukung automasi tugas berulang melalui aturan alur kerja (workflows) yang dapat dipicu secara otomatis.
Kelebihan
  • Dukungan berbagai tampilan kerja sesuai gaya tim.
  • Kolaborasi real-time mempermudah koordinasi tim.
  • Fitur automasi membantu efisiensi operasional.
Kekurangan
  • Perlu upgrade ke tier yang lebih tinggi untuk fitur workflow.
Mengapa memilih Hive?
Hive sangat ideal untuk tim yang bekerja cepat, khususnya agensi kreatif atau departemen marketing yang butuh fleksibilitas tampilan kerja dan tools kolaborasi dalam satu aplikasi.

18. Notion

Notion

Notion adalah solusi all-in-one untuk Anda dapat menulis, merencanakan, dan berkolaborasi dengan tim. Notion memiliki nuansa modern baik dalam tampilan maupun fiturnya.

Notion ideal untuk tim yang mengintegrasikan manajemen tugas proyek dengan dokumen, referensi, serta basis pengetahuan sehingga seluruh data tim terpusat dan bisa diatur secara fleksibel sesuai kebutuhan.

Harga Notion: Mulai dari $10 per pengguna/bulan.

Fitur unggulan Notion:

  • Blocks: Elemen konten modular seperti teks, gambar, embed, dan database untuk membangun halaman dengan mudah.
  • Database: Database yang bisa disesuaikan dengan berbagai tampilan, seperti tabel, papan (board), kalender, galeri, atau timeline.
  • Template Praktis: Galeri template lengkap atau buat template sendiri untuk menjaga konsistensi workflow tim.
  • AI Meeting notes: merekam, mentranskrip, dan merangkum rapat secara otomatis langsung di workspace.
Kelebihan
  • Sangat fleksibel dan mudah dikustomisasi.
  • Sangat cocok untuk manajemen sumber daya dan dokumentasi.
  • Gratis untuk pengguna personal dengan fitur lengkap.
  • Mengintegrasikan catatan, database tugas, dan knowledge base.
Kekurangan
  • Kinerja relatif bisa melambat jika memiliki basis data yang besar dan konfigurasi kompleks.
  • Free plan relatif terbatas untuk kolaborasi besar.
Mengapa memilih Notion?
Notion cocok untuk startup dan bisnis skala kecil yang mencari solusi lengkap untuk dokumen, wiki, serta manajemen proyek ringan dalam satu ruang kerja yang bisa disesuaikan sepenuhnya.

19. Workzone

Workzone adalah alat manajemen proyek berbasis web yang dirancang untuk tim dengan alur kerja kompleks seperti pemasaran, operasi, atau IT, menyediakan pelacakan proyek, perencanaan tugas, dan laporan monitoring.

Harga Workzone: Biaya tidak dipublikasikan sehingga Anda perlu menghubungi tim sales Workzone.

Fitur unggulan Workzone:

  • Real-Time Project Visibility: Dashboard dan tampilan portofolio yang memperlihatkan status semua proyek secara langsung.
  • Kolaborasi Tim: Mempermudah kolaborasi tim dan para pemangku kepentingan dengan ruang kerja bersama, pembaruan status, komentar tugas, dan fitur pengesahan.
  • Resource & Time Management: Memberikan wawasan real-time tentang siapa yang mengerjakan apa, beban kerja tiap anggota, dan estimasi waktu.
  • Custom Workflows & Templates: Menyediakan workflow dan templat proyek yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan tim atau jenis proyek.
Kelebihan
  • Antarmuka yan user friendly sehingga mudah dipelajari dan digunakan.
  • Berkolaborasi dengan tim secara aman di cloud.
  • Manajemen pengelolaan kerja yang solid.
Kekurangan
  • Antarmuka relatif terasa lebih tradisional.
Mengapa memilih Workzone?
Workzone banyak dipilih bisnis yang mencari alat yang mudah digunakan dan tetap kuat untuk koordinasi multi-proyek sering Workzone.

20. Copper

Copper adalah alat project management berbasis web yang menyediakan fitur dasar seperti task management, file management, invoicing, dan timesheets.

Copper membantu tim tetap terorganisir dalam menyelesaikan tugas dan mengelola dokumen penting untuk tracking proyek dan file terkait. 

Harga Copper: Mulai dari $12 per pengguna/bulan.

Fitur unggulan Copper

  • Project Pipelines: Menyediakan tampilan pipeline yang bisa disesuaikan untuk mengelola proyek sebagai alur yang bergerak dari satu tahap ke tahap berikutnya
  • Automations: Membuat aturan otomatis yang memicu tindakan, seperti membuat tugas, memperbarui catatan, atau langkah workflow lainnya.
  • Tasks & Next Steps: Menawarkan manajemen tugas terpusat yang bisa membuat, menetapkan, dan melacak tugas atau langkah berikutnya.
Kelebihan
  • Sederhana dan mudah dipelajari.
  • Mendukung kebutuhan dasar manajemen proyek.
  • Antarmuka yang user-friendly sehingga kemungkinan on-boarding lebih cepat.
Kekurangan
  • Sangat tergantung pada Google Workspace, kurang optimal untuk Microsoft atau tools lain.
Mengapa memilih Copper CRM?
Copper CRM banyak dipilih oleh tim bisnis skala kecil yang sudah menggunakan Google Workspace secara ekstensif dan mencari CRM yang terintegrasi dengan workflow harian di Gmail dan Google Calendar.
Baca juga: Skill Project Manager yang Wajib Dimiliki Manajer Proyek!

Tips Memilih Project Management Tools Untuk Bisnis

Berikut ini beberapa tips memmilih project management tools yang bisa Anda pertimbangkan.

1. Sesuaikan Dengan Kebutuhan dan Kompleksitas Proyek Bisnis

Setiap bisnis memiliki karakteristik proyek yang berbeda, mulai dari tugas sederhana hingga proyek kompleks yang melibatkan banyak tim dan stakeholder. Oleh karena itu, penting untuk memilih project management tools yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. 

Sebagai contoh, bisnis kecil mungkin hanya membutuhkan pengelolaan tugas dan deadline, sedangkan perusahaan menengah hingga enterprise membutuhkan fitur tambahan, seperti dependensi tugas, resource management, dan pelaporan lintas proyek. 

2. Prioritaskan Fitur Inti yang Benar-Benar Dibutuhkan

Banyak project management tools menawarkan fitur yang sangat lengkap, tetapi tidak semuanya penting bagi setiap bisnis. Untuk itu, fokuslah pada fitur inti seperti task assignment, timeline atau Gantt chart, kolaborasi tim, serta pelacakan progres proyek. 

Fitur-fitur tersebut menjadi fondasi utama dalam memastikan proyek berjalan terstruktur dan transparan. Dengan memprioritaskan kebutuhan utama, bisnis dapat menghindari penggunaan tools yang terlalu kompleks atau mahal tanpa memberikan nilai tambah yang signifikan.

Baca juga: Contoh Template Gantt Chart Gratis untuk Manajemen Proyek dan Bisnis

3. Perhatikan Kemudahan Penggunaan dan Tingkat Adopsi Tim

Project management tools hanya akan efektif jika benar-benar digunakan oleh seluruh tim. Oleh sebab itu, kemudahan penggunaan menjadi faktor krusial dalam proses pemilihan. 

Tools dengan antarmuka yang intuitif dan alur kerja yang jelas akan mempercepat proses adopsi, mengurangi kebutuhan pelatihan, serta meminimalkan resistensi dari anggota tim. 

Makin mudah digunakan, semakin besar kemungkinan tools tersebut membantu meningkatkan produktivitas dan kolaborasi secara konsisten.

4. Pastikan Integrasi Dengan Sistem dan Tools Yang Sudah Digunakan

Bisnis umumnya sudah menggunakan berbagai aplikasi pendukung seperti email, kalender, Customer Relation Management (CRM), atau tools komunikasi internal. Project management tools yang mampu terintegrasi dengan sistem-sistem tersebut akan menciptakan alur kerja yang lebih efisien dan terpusat. 

Integrasi memungkinkan data mengalir secara otomatis antar platform, mengurangi duplikasi pekerjaan, serta memudahkan tim memantau aktivitas proyek tanpa harus berpindah aplikasi secara terus-menerus.

5. Pertimbangkan Skalabilitas dan Biaya Jangka Panjang

Selain harga awal, penting untuk mempertimbangkan biaya dan fleksibilitas penggunaan dalam jangka panjang. Seiring pertumbuhan bisnis, kebutuhan akan fitur tambahan, jumlah pengguna, dan tingkat kompleksitas proyek biasanya ikut meningkat. 

Pilih project management tools yang skalabel dan memiliki struktur harga yang transparan sehingga bisnis dapat berkembang tanpa harus sering berpindah platform. 

Dengan demikian, investasi pada tools tersebut akan tetap relevan dan bernilai dalam jangka panjang.

Baca juga: Rekomendasi Aplikasi Manajemen Proyek Terbaik di Indonesia

Pantau Proyek Bisnis Secara Real Time dengan Mekari Qontak!

Dengan demikian, terdapat beberapa rekomendasi project management tools terbaik yang bisa Anda pertimbangkan untuk bisnis Anda, dari Mekari Qontak, Asaba, Trello, hingga Bitrix24. 

Sebagai solusi terpadu, Mekari Qontak hadir sebagai salah satu project management tools terbaik yang tidak hanya sebagai aplikasi CRM, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai project management tools yang mendukung automasi workflow dan integrasi aplikasi omnichannel.

Dengan fitur lengkap serta kemampuan terhubung dengan berbagai aplikasi penting lainnya, Mekari Qontak membantu bisnis mengelola proyek, komunikasi, dan hubungan pelanggan secara lebih efisien dalam satu sistem terpadu.

Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kebutuhan bisnis Anda dengan tim ahli Mekari Qontak dan dapatkan uji coba gratis Mekari Qontak sekarang!

Solusi Automasi Penjualan dari Mekari Qontak
Kategori : Bisnis Tools

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Project Management Tools (FAQ)

Apa perbedaan project management tools dengan task management tools seperti to-do list biasa?

Apa perbedaan project management tools dengan task management tools seperti to-do list biasa?

Task management tools atau to-do list umumnya hanya berfungsi untuk mencatat dan menyelesaikan daftar tugas secara individual tanpa konteks proyek yang mendalam.

Sementara itu, project management tools dirancang untuk mengelola proyek secara menyeluruh, mencakup perencanaan timeline, pembagian peran tim, dependensi tugas, kolaborasi, pelacakan progres, hingga reporting.

Tool mana yang paling cocok untuk bisnis kecil/UMK?

Tool mana yang paling cocok untuk bisnis kecil/UMK?

Untuk bisnis kecil atau UMKM, tools seperti Trello, Notion, Hive (tier awal), atau ClickUp (free/basic plan) sering menjadi pilihan karena harganya terjangkau dan mudah digunakan.

Jika UMKM juga membutuhkan pengelolaan penjualan dan komunikasi pelanggan, Mekari Qontak menjadi opsi menarik karena menggabungkan CRM, task management, dan automasi workflow.

Tool mana yang paling cocok untuk perusahaan menengah hingga enterprise yang mengelola banyak proyek sekaligus?

Tool mana yang paling cocok untuk perusahaan menengah hingga enterprise yang mengelola banyak proyek sekaligus?

Perusahaan menengah hingga enterprise umumnya membutuhkan tools dengan kemampuan portfolio management, resource management, automasi, dan reporting lanjutan, seperti Wrike, Celoxis, dan Smartsheet.

Untuk enterprise yang juga fokus pada penjualan dan layanan pelanggan, Mekari Qontak, Bitrix24, dan Insightly relevan sebagai solusi terintegrasi antara manajemen proyek, CRM, dan omnichannel communication.