3 mins read

6 Contoh Email Marketing yang Menarik untuk Meningkatkan Penjualan Bisnis

Tayang
Ditulis oleh:
6 Contoh Email Marketing yang Menarik untuk Meningkatkan Penjualan Bisnis
Mekari Qontak Highlights
  • Enam jenis email marketing utama yang paling umum dipakai bisnis adalah welcome email, abandoned cart email, re-engagement email, post-purchase email, promotional email, dan transactional email.
  • Setiap jenis email memiliki tujuan dan timing pengiriman yang berbeda, sehingga copy dan waktu kirimnya perlu disesuaikan agar tetap relevan bagi pelanggan.
  • Personalisasi dan segmentasi pelanggan membuat email marketing jauh lebih efektif dibandingkan mengirim satu pesan generik ke seluruh list.
  • Integrasi dengan channel lain seperti WhatsApp membantu bisnis menjangkau pelanggan yang lebih responsif di luar inbox email.

Email marketing menjadi salah satu channel komunikasi dengan ROI tertinggi dibanding channel digital lainnya. Namun, mengirim email saja tidak cukup.

Email yang tidak relevan, tidak personal, atau tidak tepat waktu akan berakhir di folder spam atau diabaikan begitu saja.

Melalui artikel Mekari Qontak Blog ini, Anda akan mempelajari enam jenis email marketing yang paling umum digunakan bisnis, lengkap dengan contoh copy yang bisa langsung Anda jadikan referensi.

aplikasi omnichannel mekari qontak untuk mengelola leads terpusat

Jenis Email Marketing yang Paling Umum Digunakan Bisnis

Berikut enam jenis email marketing yang paling sering dipakai bisnis, lengkap dengan contoh copy yang bisa langsung Anda jadikan referensi.

1. Welcome Email

Welcome email adalah email pertama yang diterima pelanggan setelah mendaftar atau melakukan pembelian pertama. Ini adalah kesempatan terbaik untuk membangun kesan pertama yang kuat.

Email yang baik tidak hanya mengucapkan selamat datang, tapi langsung memberikan nilai: informasi yang berguna, penawaran eksklusif, atau panduan singkat tentang apa yang bisa pelanggan lakukan selanjutnya.

Subject: Selamat datang di [Nama Brand], [Nama Pelanggan]!


Halo [Nama],

Terima kasih sudah bergabung. Sebagai pelanggan baru, Anda mendapatkan diskon 10% untuk pembelian pertama. Gunakan kode WELCOME10 saat checkout.

Berlaku hingga 7 hari ke depan.

[Tombol CTA: Mulai Belanja]

Penting
Anda bisa kirim welcome email dalam 1 jam setelah pendaftaran. Semakin cepat, makin tinggi open rate-nya.

2. Abandoned Cart Email

Abandoned cart email dikirim ketika pelanggan menambahkan produk ke keranjang belanja tapi tidak menyelesaikan transaksi.

Rata-rata 70% cart ditinggalkan begitu saja, dan email reminder terbukti bisa memulihkan sebagian dari transaksi yang hampir hilang itu.

Subject: [Nama], produk di keranjang kamu hampir habis!


Halo [Nama],

Kamu meninggalkan sesuatu di keranjang belanja. Stok produk ini terbatas, jadi jangan sampai kehabisan.

[Gambar produk + harga]

[Tombol CTA: Selesaikan Pembelian]

Butuh bantuan? Balas email ini dan tim kami siap membantu.

Penting

Kirim tiga kali secara bertahap. Pertama 1 jam setelah cart ditinggalkan, kedua 24 jam kemudian, ketiga 72 jam kemudian dengan tambahan insentif seperti diskon atau free shipping.

3. Re-engagement Email

Re-engagement email ditujukan untuk pelanggan yang sudah lama tidak membuka email atau tidak melakukan pembelian.

Tujuannya adalah memancing mereka kembali aktif sebelum diputuskan untuk di-unsubscribe dari list.

Subject: Kami kangen kamu, [Nama]


Halo [Nama],

Sudah lama kita tidak berkabar. Banyak hal baru yang mungkin belum kamu tahu.

Sebagai tanda kami menghargai kesetiaan kamu, ada penawaran spesial yang kami siapkan khusus untukmu.

[Tombol CTA: Lihat Penawaran]

Kalau kamu sudah tidak ingin menerima email dari kami, tidak apa-apa. Kamu bisa berhenti berlangganan di sini.

Penting

Segmentasikan pelanggan yang tidak aktif dalam 90 hari, 180 hari, dan 1 tahun. Perlakukan ketiganya dengan pendekatan yang berbeda.

4. Post-purchase Email

Post-purchase email dikirim setelah transaksi selesai. Ini bukan hanya konfirmasi pesanan, tapi juga kesempatan untuk memperkuat manajemen hubungan dengan pelanggan, mendorong ulasan, atau merekomendasikan produk lain yang relevan.

Subject: Pesanan kamu sedang diproses, [Nama]!


Halo [Nama],

Terima kasih sudah berbelanja. Pesanan kamu sedang kami proses dan akan segera dikirimkan.

Ringkasan pesanan:

[Nama produk] — Rp [harga]

Estimasi tiba: [tanggal]

Sambil menunggu, kamu mungkin juga suka:

[Rekomendasi produk relevan]

[Tombol CTA: Lacak Pesanan]

Penting

Tambahkan permintaan ulasan 3–5 hari setelah produk diterima. Ulasan dari pelanggan nyata meningkatkan kepercayaan calon pembeli baru.

5. Promotional Email

Promotional email digunakan untuk mengumumkan promo, diskon, peluncuran produk baru, atau event tertentu. Jenis email ini paling sering dikirim, tapi juga paling mudah diabaikan kalau tidak relevan.

Kunci promotional email yang efektif adalah personalisasi. Bisnis yang menggunakan email marketing dengan fitur segmentasi dan automation dapat menjalankan promotional email yang lebih tepat sasaran dibanding blast ke seluruh list tanpa segmentasi.

Subject: Flash sale 24 jam, diskon hingga 50% untuk kamu


Halo [Nama],

Hari ini saja. Diskon hingga 50% untuk kategori [nama kategori] pilihan kami.

Penawaran ini berakhir pukul 23.59 malam ini.

[Tombol CTA: Klaim Diskon Sekarang]

Penting

Gunakan subject line yang menciptakan urgensi tapi tidak clickbait. Pastikan isi email sesuai dengan apa yang dijanjikan di subject line.

6. Transactional Email

Transactional email adalah email yang dikirim secara otomatis sebagai respons terhadap aksi spesifik pengguna, seperti OTP verifikasi, konfirmasi pembayaran, atau notifikasi pengiriman.

Berbeda dari jenis email lainnya, transactional email tidak bisa di-unsubscribe karena merupakan bagian dari layanan yang diminta pengguna.

Karena sifatnya yang kritikal, transactional email membutuhkan infrastruktur pengiriman yang andal. Email OTP yang terlambat 5 menit bisa membuat pengguna gagal login atau gagal menyelesaikan transaksi.

Bisnis dengan volume tinggi sebaiknya menggunakan transactional email yang terpisah dari email marketing untuk menjaga deliverability dan kecepatan pengiriman.

Subject: Kode verifikasi kamu berlaku 5 menit


Halo [Nama],

Gunakan kode berikut untuk verifikasi akun kamu:

[6-digit OTP]

Kode ini berlaku selama 5 menit. Jangan bagikan kode ini kepada siapapun.

Jika kamu tidak meminta kode ini, abaikan email ini.

Penting
Untuk transactional email, prioritaskan kecepatan dan kejelasan di atas segalanya. Pengguna membuka email ini untuk satu tujuan, pastikan informasi yang mereka butuhkan langsung terlihat.

Maksimalkan Strategi Email Marketing dengan Dukungan Omnichannel Mekari Qontak

Setiap jenis email memiliki tujuan dan karakteristik yang berbeda. Welcome email membangun kesan pertama, abandoned cart email memulihkan transaksi yang hampir hilang, re-engagement email menjaga list tetap sehat, hingga post-purchase email memperkuat loyalitas pelanggan.

Namun email marketing akan lebih maksimal jika tidak berdiri sendiri. Pelanggan hari ini berpindah-pindah channel, sebagian membuka email, sebagian lain lebih responsif lewat WhatsApp.

Mekari Qontak menghadirkan solusi omnichannel yang mengintegrasikan WhatsApp Business API, Aplikasi CRM, dan Chatbot AI dalam satu dashboard sehingga tim sales dan marketing bisa memantau seluruh interaksi pelanggan, termasuk yang berasal dari kampanye email.

Jadi, tunggu apalagi? Dapatkan demo gratis Mekari Qontak sekarang atau konsultasikan kebutuhan bisnis Anda dengan tim ahli Mekari Qontak!

aplikasi omnichannel mekari qontak untuk mengelola leads terpusat
Pernyataan Kerjasama
Artikel ini merupakan hasil kolaborasi Mekari Qontak dan Mailtarget yang telah melalui proses kurasi dan verifikasi ketat oleh tim Mekari Qontak. Kami memastikan setiap pembahasan tetap memenuhi standar kualitas kami dalam menyajikan edukasi bisnis dan teknologi yang kredibel.
Kategori : Omnichannel