4 mins read

5 Cara Jitu Meningkatkan Penjualan Melalui Customer Service

Tayang
5 Cara Jitu Meningkatkan Penjualan Melalui Customer Service
Mekari Qontak Highlights
  • Peran customer service dalam penjualan dapat dilakukan dengan menjaga hubungan jangka panjang dan membangun kepercayaan melalui penyelesaian masalah pasca-pembelian yang efektif.
  • Cara meningkatkan penjualan melalui customer service diantaranya membekali tim melalui product knowledge yang kuat, teknik cross-selling dan up-selling yang persuasif, serta memperlakukan pelanggan layaknya teman untuk menciptakan loyalitas.
  • Penggunaan tools CRM dapat menjadi solusi untuk mempercepat layanan, mengelola data secara terpusat, dan mengoptimalkan setiap interaksi menjadi peluang penjualan yang nyata.

Kesuksesan bisnis sering kali hanya diukur melalui pertumbuhan angka penjualan yang dihasilkan oleh tim sales sebagai garda terdepan.

Namun tak banyak bisnis yang memahami bahwa menerapkan strategi penjualan melalui customer service juga dapat membentuk pengalaman pelanggan yang berkesan dengan pelayanan yang prima.

Ulasan Mekari Qontak blog ini akan membantu Anda mengetahui berbagai cara meningkatkan penjualan melalui customer service yang membuka peluang profitabilitas dari basis pelanggan.

Manfaat fitur utama Service Suite Mekari Qontak

Peran Penting Customer Service Terhadap Penjualan

Selain menangani keluhan, tim customer service memiliki potensi strategis sebagai mesin pertumbuhan bisnis melalui kemampuan komunikasi yang setara dengan tim penjualan.

Sebagai pemecah masalah utama bagi konsumen pasca-pembelian, peran mereka sangat krusial dalam menciptakan solusi yang saling menguntungkan sekaligus membangun pengalaman positif.

Hal inilah yang menjadi alasan mengapa optimalisasi penjualan melalui customer service sangat penting, mengingat mereka kontak utama yang menjaga hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

Baca juga: Strategi Customer Service untuk Tingkatkan Kepuasan Pelanggan

Cara Meningkatkan Penjualan Melalui Customer Service

Terdapat beberapa cara meningkatkan penjualan melalui customer service yang dapat Anda terapkan dalam bisnis, sebagai berikut.

1. Tanamkan Pinsip Problem Solver

Prinsip sebagai pemecah masalah harus tetap menjadi fondasi utama tim customer service sebelum mereka didorong untuk melakukan aktivitas penjualan.

Kepercayaan konsumen akan tumbuh secara alami ketika mereka merasa setiap kendalanya diberikan solusi yang tepat dan tulus.

Setelah sampai pada titik kepercayaan inilah, tim dapat mulai menawarkan produk tambahan sebagai bentuk bantuan lebih lanjut bagi kebutuhan pelanggan.

2. Tingkatkan Product Knowledge dan Ilmu Sales

Penguasaan informasi produk yang mendalam memungkinkan tim layanan pelanggan untuk menggali kebutuhan spesifik dan memberikan rekomendasi yang akurat bagi konsumen.

Selain aspek teknis, mereka juga perlu dibekali teknik penjualan dasar seperti cara memaparkan manfaat produk hingga meyakinkan calon pembeli yang masih ragu.

Kombinasi antara pemahaman produk dan keterampilan persuasif inilah yang menjadi salah satu cara efektif meningkatkan penjualan melalui customer service.

Baca juga: Product Knowledge: Definisi, Manfaat, dan Fungsinya

3. Ciptakan Cross dan Up-Selling

Setelah kepercayaan terbangun, tim dapat menerapkan teknik cross-selling dengan menawarkan produk pelengkap atau up-selling untuk mengarahkan pelanggan pada layanan yang lebih tinggi.

Strategi ini berfungsi sebagai sarana edukasi mengenai fitur atau promo tertentu yang mungkin belum diketahui pelanggan namun sangat relevan dengan masalah mereka.

Namun keberhasilan cara ini sangat bergantung pada kemampuan komunikasi yang baik agar penawaran terasa seperti solusi, bukan sekadar paksaan untuk membeli.

4. Perlakukan Pelanggan Seperti Teman

Membangun hubungan yang hangat melalui sapaan yang ramah dan tulus dapat mengubah interaksi kaku menjadi percakapan yang lebih bermakna.

Dengan memperlakukan mereka layaknya keluarga atau teman dekat, pelanggan akan merasa jauh lebih dihargai dan memiliki keterikatan emosional terhadap bisnis Anda.

Kedekatan inilah yang nantinya akan memicu loyalitas jangka panjang serta membuat proses penawaran produk menjadi lebih diterima oleh konsumen.

5. Belajar dari Feedback Negatif

Menerima keluhan atau umpan balik negatif merupakan hal yang tidak terhindarkan dalam operasional bisnis, namun harus disikapi secara profesional.

Setiap komplain merupakan peluang emas bagi tim untuk mengevaluasi diri serta mengasah kemampuan pemecahan masalah agar tidak terulang kembali.

Melalui perbaikan berkelanjutan dari kritik tersebut, kualitas layanan akan semakin matang dalam mendukung peningkatan penjualan customer service ke depannya.

Baca juga: Cara Memperbaiki Reputasi Buruk Brand

Tingkatkan Layanan Sekaligus Penjualan dengan Dukungan Mekari Qontak!

Selain menerapkan kelima hal di atas, bisnis dapat meningkatkan penjualan melalui customer service dengan dukungan tools otomatisasi tambahan yang dapat mempercepat proses layanan sehingga meningkatkan kepuasan pelanggan.

Salah satu tools populer yang digunakan di Indonesia adalah Mekari Qontak, yang menawarkan solusi Qontak Service Suite terlengkap yang mendukung bisnis meningkatkan kualitas layanan pelanggan dan juga telah terintegrasi dengan CRM Mekari Qontak dan omnichannel.

Qontak Service Suite juga menyediakan fitur knowledge base terpusat yang didukung oleh alur kerja berbasis AI untuk memaksimalkan layanan pelanggan dalam satu waktu.

Solusi Mekari Qontak ini juga telah dipercaya oleh lebih dari 3500+ perusahaan terkemuka di Indonesia dan telah tersertifikasi ISO 27001 untuk menjamin keamanan data pelanggan.

Eksplor berbagai fitur canggih lainnya dengan uji coba gratis Service Suite Mekari Qontak atau konsultasikan kebutuhan strategi layanan dari bisnis Anda dengan tim ahlinya di sini.

Manfaat fitur utama Service Suite Mekari Qontak

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Meningkatkan Penjualan Melalui Customer Service (FAQ)

Apa saja metrik atau KPI yang digunakan untuk mengukur keberhasilan penjualan melalui customer service?

Apa saja metrik atau KPI yang digunakan untuk mengukur keberhasilan penjualan melalui customer service?

Selain melihat Customer Satisfaction Score (CSAT), perusahaan dapat mulai mengukur Conversion Rate dari interaksi layanan, jumlah pendapatan yang dihasilkan dari up-selling oleh tim CS, serta Customer Lifetime Value (CLV). Mengukur seberapa banyak komplain yang berubah menjadi transaksi baru adalah indikator utama keberhasilan strategi ini.

Bagaimana cara mengatasi penolakan saat customer service mencoba menawarkan produk?

Bagaimana cara mengatasi penolakan saat customer service mencoba menawarkan produk?

Tim CS harus dididik untuk tidak mendebat penolakan, melainkan memvalidasi perasaan pelanggan terlebih dahulu. Jika pelanggan menolak karena harga, CS dapat menekankan pada nilai jangka panjang atau penghematan yang didapat (ROI). Jika tetap menolak, CS harus segera kembali ke peran pendukung tanpa mengubah kualitas layanan, agar hubungan baik tetap terjaga untuk peluang di masa depan.

Bagaimana cara mengetahui momen yang tepat antara membantu pelanggan dan melakukan penawaran agar tidak terkesan memaksa?

Bagaimana cara mengetahui momen yang tepat antara membantu pelanggan dan melakukan penawaran agar tidak terkesan memaksa?

Kuncinya terletak pada “sinyal pembelian” atau buying signals. Customer service sebaiknya hanya melakukan penawaran setelah masalah utama pelanggan benar-benar teratasi dan pelanggan menunjukkan kepuasan. Jika pelanggan bertanya tentang fitur tambahan atau mengeluhkan keterbatasan paket yang sekarang, itulah momen organik untuk melakukan up-selling atau cross-selling.