Daftar isi
8 min read

Cause Related Marketing: Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerja

Tayang 15 Agustus 2023
Diperbarui 13 Desember 2023
Cause Related Marketing: Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerja

Setiap bisnis tentu ingin meningkatkan penjualannya. Salah satu taktik yang bisa digunakan adalah berkolaborasi dengan organisasi nirlaba melalui program cause related marketing. Melalui program ini, keduanya bisa mendapatkan eksposur cukup besar.

Namun program kemitraan semacam itu harus dipertimbangkan dengan hati-hati karena dapat beresiko meninggalkan bagi reputasi buruk kedua belah pihak. Misalnya, konsumen yang memandang negatif dari kampanye cause related marketing yang kerap dianggap sebagai komersialisme gerakan sosial.

Meski begitu, sebagian program cause related marketing berhasil mendatangkan keuntungan dan meninggalkan dampak sosial positif. Maka dari itu, artikel ini akan membahas selengkapnya terkait cause related marketing.

Apa itu Cause Related Marketing?

Cause related marketing adalah program kemitraan antara bisnis dan badan amal guna untuk mempromosikan penjualan bisnis dengan memanfaatkan isu sosial. Program ini membantu meningkatkan kesadaran dan publisitas positif untuk kedua organisasi.

Banyak perusahaan seringkali bermitra dengan organisasi nirlaba untuk menjalankan kampanye semacam itu. Dalam situasi seperti itu, baik perusahaan maupun organisasi nirlaba saling mendapatkan manfaat dengan meningkatkan jangkauan dari audiens masing-masing.

Contohnya sebagian konsumen ada yang selalu tertarik pada brand yang menunjukkan tanggung jawab sosial secara visual. Jadi saat ada brand baru yang melakukan kampanye sosial, mereka akan tertarik, serta mungkin mendukung kampanye mereka secara finansial.

Disisi lain, peningkatan kesadaran melalui kampanye semacam ini membuka peluang untuk perbaikan sosial. Dengan dukungan dan partisipasi dalam kampanye semacam itu, isu-isu sosial dapat mengambil langkah maju yang signifikan.

Baca juga: Micromarketing: Pengertian, Kelebihan dan Strategi Pemasaran Khusus

Apa saja Manfaat Cause Related Marketing?

Cause related marketing menjadi salah satu alternatif bagi perusahaan besar seperti Unilever, Danone, Nestle dan lain-lain untuk publikasi aktivitas corporate social responsibility (CSR) mereka. Tujuannya adalah untuk meningkatkan image dan reputasi perusahaan jangka panjang.

Hal tersebut sejalan dengan survei yang dilakukan Markstein (dikutip businesswire.com) bahwa 70% konsumen ingin tahu apa yang brand lakukan untuk mengatasi masalah sosial dan lingkungan, sementara 46% diantaranya sangat memperhatikan upaya tanggung jawab sosial brand dari produk yang mereka beli.

Oleh karena itu, cause related marketing memberikan berbagai manfaat bagi bisnis seperti berikut:

– Meningkatkan Keterlibatan dalam Masyarakat

Melalui cause related marketing, bisnis dapat menunjukkan bahwa mereka terlibat aktif dalam memecahkan masalah sosial dan lingkungan dalam masyarakat. Hal ini akan memberikan kesan positif bagi konsumen yang peduli tentang isu sosial dan lingkungan.

Maka dari itu, saat bisnis dapat menunjukkan komitmen tersebut kepada masyarakat, konsumen akan lebih cenderung mendukung bisnis tersebut. Sebaliknya, ketidaktahuan dalam masalah sosial dapat menyebabkan konsumen beralih ke perusahaan yang lebih sadar akan kesejahteraan publik.

– Menciptakan Publisitas Positif

Cause related marketing membuat bisnis lebih dikenal melalui berita atau logo yang terlihat di acara-acara tertentu. Jenis publisitas ini sering kali positif karena konsumen belajar tentang komitmen brand terhadap tujuan sosial. Hal ini membantu membangun citra positif bagi bisnis.

– Meningkatkan Moral Karyawan

Ketika karyawan merasa terhubung dengan kampanye sosial bisnis, mereka cenderung lebih termotivasi dan terlibat dalam pekerjaan mereka. Oleh karena itu, mereka akan lebih semangat di tempat kerja, yang berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan kinerja keseluruhan.

Baca juga: Mengenal Green Marketing, Komponen, Manfaat dan Pengaruhnya dalam Bisnis

Bagaimana Cara Kerja Cause Related Marketing?

Sebagian program cause related marketing mungkin tidak akan terlihat dampaknya secara langsung dari segi finansial. Namun, dari sisi brand awareness dan citra positif akan terbangung untuk jangka panjang.

Misalkan perusahaan Anda menjual perlengkapan memancing dan bekerja sama dengan organisasi yang bekerja untuk menjaga lautan bebas sampah.

Anda menyumbangkan uang, sumber daya, dan mengerahkan karyawan Anda untuk menyumbangkan waktu dan tenaga secara sukarela untuk membersihkan sampah di lautan.

Hasilnya target pasar Anda yang berprofesi sebagai nelayan akan melihat bahwa Anda dan karyawan Anda peduli menjaga lautan. Mereka melihat brand Anda di acara-acara dan lebih cenderung mengembangkan citra positif dengan merek Anda.

Meski tidak semua kampanye seperti itu viral, tetapi tetap meninggalkan efek positif bagi audiens Anda dari waktu ke waktu. Jika dipupuk terus menerus akan menghasilkan basis pelanggan yang lebih loyal daripada beriklan biasa.

Tips Menerapkan Cause Related Marketing

Sebelum meluncurkan kampanye cause related marketing, penting untuk merencanakan strategi pemasaran dengan cermat untuk memastikan bahwa kedua belah pihak mendapatkan hasil maksimal dari kolaborasi tersebut.

Ikuti tips cause marketing berikut untuk mendapatkan hasil baik:

1. Identifikasi Peluang Kemitraan

Kampanye cause related marketing harus mencerminkan nilai-nilai yang dipegang oleh perusahaan dan relevan bagi pelanggan Anda. Oleh karena itu, sangat penting memahami audiens Anda. Sebab hal ini juga dapat meningkatkan loyalitas pelanggan Anda.

Coba libatkan karyawan Anda untuk terlibat aktif dalam kampanye cause related. Dengan keterlibatan dan dukungan penuh dari karyawan, kolaborasi Anda dengan organisasi nirlaba akan menjadi lebih efektif dan bermakna.

2. Buat Dampak Langsung

Sebagian konsumen ingin melihat bahwa sebuah brand secara aktif bekerja sama dengan organisasi nirlaba untuk membuat perbedaan. Tujuannya agar mereka bisa merasakan langsung hasil dari pemasaran cause related.

Oleh karena itu, Anda bisa melibatkan karyawan untuk melakukan hal berikut:

  • Merencanakan acara
  • Mengorganisir sukarelawan dari perusahaan Anda
  • Mengelola email marketing
  • Membuat materi promosi
  • Mendonasikan produk atau layanan

Contoh tindakan tersebut akan menunjukkan bahwa Anda tulus dan dapat menciptakan ikatan yang kuat dengan organisasi nirlaba.

3. Libatkan Audiens Anda

Beri kesempatan ke audiens Anda untuk aktif berkontribusi dalam aktivitas kampanye cause marketing Anda. Misalnya mendorong mereka untuk menyumbang dana atau menjadi sukarelawan dalam acara.

Bahkan di era digital saat ini, Anda juga bisa mengajak audiens untuk membagikan postingan kampanye Anda melalui sosial media mereka. Sehingga bisa membantu menyebarkan dan meningkatkan engagement.

Membuat audiens merasa terlibat akan membangkitkan rasa tanggung jawab mereka, karena mayoritas orang merasa bahwa tindakan tersebut dapat membuat perbedaan. Hal ini menjadi cara yang efektif untuk mendorong keterlibatan mereka.

4. Optimalkan Promosi

Untuk mencapai keberhasilan kampanye Anda, penting untuk memaksimalkan upaya promosi. Oleh karena itu, maksimalkan kerjasama dengan organisasi nirlaba untuk memperluas jangkauan audiens Anda.

Cobalah cara promosi berikut ini:

  • Tag satu sama lain (bisnis dan mitra nirlaba) di posting media sosial untuk saling mempromosikan.
  • Sertakan informasi tentang afiliasi Anda di buletin atau surat kabar.
  • Kirim siaran pers bersama ke outlet berita untuk memperluas cakupan liputan.
  • Tulis postingan blog tentang pengalaman kolaborasi Anda bersama mitra nirlaba.
  • Gunakan logo satu sama lain dalam kampanye pemasaran untuk menunjukkan keterkaitan dan dukungan.

Contoh Cause Related Marketing

Berikut ini contoh perusahaan besar yang sukses menerapkan strategi cause related marketing:

– The Body Shop: Time To Care

The Body Shop - Time To Care

Sumber: thebodyshop.com

Pada tahun 2020, perusahaan kecantikan dan kesehatan, The Body Shop, ingin mengungkapkan rasa terima kasih kepada petugas kesehatan atas dedikasinya. Untuk mewujudkannya, The Body Shop menyumbangkan produk perawatan diri seperti sabun mandi dan sabun tangan kepada mereka yang membutuhkan.

Dalam upaya mempromosikan gerakan tersebut, The Body Shop mengeluarkan kampanye bernama “Time To Care.” Mereka menggunakan tagar #TimeToCare di sosial media. Mereka juga mengajak audiens untuk menggunakan tagar yang relevan untuk menyampaikan pesan ini.

Hingga saat ini, The Body Shop telah menyumbangkan produk mereka senilai lebih dari 4 juta dolar ke seluruh dunia. Paket perawatan yang berisi sampo, kondisioner, dan sabun mandi telah mendukung petugas kesehatan, relawan, dan mereka yang membutuhkan bantuan.

Dengan memanfaatkan kehadiran global dan penawaran produknya, merek ini berhasil memberikan dampak positif ke masyarakat yang membutuhkan.

– Nike Air Force 1 Low X Colin Kaepernick

Nike Air Force 1 Low X Colin Kaepernick

Sumber: nike.com

Nike dan berkolaborasi dengan Colin Kaepernick setelah aksi Kaepernick yang kontroversial di lapangan NFL. Saat itu, Ia berlutut selama pemutaran Lagu Kebangsaan sebagai bentuk protes terhadap perlakuan rasis terhadap orang kulit hitam oleh pemerintah AS.

Keputusan Nike berkolaborasi dengan Kaepernick juga menciptakan banyak kontroversi. Banyak kelompok konservatif yang membakar produk-produk Nike sebagai bentuk protes. Meskipun, sebenarnya Nike mendapat keuntungan dari reaksi tersebut.

Pertama, banyak orang yang menghancurkan produk Nike kemungkinan akan membeli lagi produk Nike di kemudian hari. Disisi lain, protes itu sendiri menjadi bentuk promosi yang berarti banyak orang membicarakan tentang kampanye Nike, meskipun ada kontroversi.

Selain itu, dukungan yang mereka berikan kepada perjuangan Kaepernick melawan rasisme juga berdampak positif pada citra perusahaan atau brand image.

Kembangkan Cause Related Marketing dan Raih Lebih Banyak Keuntungan

Banyak perusahaan global seperti The Body Shop dan Nike berhasil mendapatkan keuntungan finansial dan eksposur dari kampanye cause related marketing. Mereka menggunakan berbagai cara mempromosikan kampanye sosial tersebut.

Saat ini lebih mudah untuk mengelola pemasaran di berbagai saluran melalui aplikasi omnichannel. Aplikasi ini mampu menghubungkan berbagai macam platform pemasaran dalam satu dasbor.

Mekari Qontak menawarkan aplikasi omnichannel terbaik di Indonesia. Aplikasi Mekari Qontak memiliki fitur canggih yang mendukung aktivitas pemasaran bisnis secara terpadu.

Selain itu, Mekari Qontak telah berpengalaman dalam melayani 3500+ perusahaan atau bisnis-bisnis lokal berskala menengah dan besar. Mekari Qontak juga telah tersertifikasi ISO 27001 untuk memastikan keamanan informasi data pelanggan.

Jadi tunggu apa lagi? Yuk, Dapatkan FREE TRIAL aplikasi Omnichannel Mekari Qontak atau Konsultasi Gratis dengan tim Mekari Qontak sekarang.

Kategori : BisnisMarketing
WhatsApp WhatsApp Sales