Mekari Qontak
Business

Mengenal Apa Itu Go To Market Strategy (GTM)

Omnichannel CRM Qontak by Mekari

Ketika perusahaan Anda ingin meluncurkan sebuah produk, Anda tentu menginginkan kesuksesan bukan? Untuk mencapai kesuksesan tersebut, Anda perlu menggunakan strategi go-to-market (GTM) atau go to market strategy.

Namun, apa itu go to market strategy? Mengapa bisnis membutuhkannya? Dan bagaimana cara membangunnya?

Untuk mengetahui jawabannya, yuk simak pembahasan lengkap tentang strategi go-to-market di bawah ini!

Image CTA aplikasi CRM


Apa Itu Go To Market Strategy?

Go to market strategy adalah rencana yang dapat membantu bisnis atau perusahaan dalam menentukan pelanggan ideal, mengoordinasikan pengiriman pesan, dan mempromosikan produk yang ingin diluncurkan.

Selain itu, strategi GTM juga dapat menjaga unit bisnis utama Anda agar tetap selaras dengan rencana yang sama, memungkinkan Anda untuk memenuhi kebutuhan pasar, dan secara efektif membuat target audiens beralih pada produk yang Anda pasarkan.

Baca Juga: Catat! 12 Kesalahan Pebisnis Pemula yang Harus Dihindari


Siapa Saja yang Membutuhkan Go To Market Strategy?

Go to market strategy dapat dilakukan oleh siapa saja yang ingin meluncurkan produk baru di pasar yang sudah dan di pasar baru, serta menguji pasar produk baru untuk analisis pertumbuhan.

Dengan demikian, strategi GTM ini dapat relevan untuk individu ataupun perusahaan yang berada dalam ranah business-to-business (B2B).


Mengapa Go To Market Strategy Penting untuk Bisnis?

Go to market strategy sangat penting bagi bisnis karena mampu memberikan informasi yang dibutuhkan perusahaan untuk memposisikan diri secara efektif dalam menghadapi pasar dan persaingan.

Selain itu, go to market strategy mampu membantu bisnis dalam menciptakan model masuk dan keluar yang terukur, serta memanfaatkan strategi taktik yang tepat untuk mencapai tujuan.

Ini karena go to market strategy yang baik umumnya mampu mengidentifikasi target audiens, termasuk strategi pemasaran dan strategi penjualan.

Di sisi lain, strategi GTM mampu mengidentifikasi masalah pasar dan memposisikan produk sebagai solusi yang efektif.


Apa Saja Faktor yang menentukan Go To Market Strategy?

Dalam penerapannya, strategi GTM setidaknya memiliki empat faktor utama yang dapat menentukan keberhasilan dari strategi GTM itu sendiri, komponen tersebut antara lain:

Product Market Fit

Dalam hal ini, strategi GTM Anda harus dapat memastikan bahwa produk yang akan Anda luncurkan mampu memecahkan masalah yang ada di pasaran.

– Target Audiens

Pikirkan tentang siapa yang mengalami masalah yang dipecahkan produk Anda, dan berapa banyak mereka bersedia membayar untuk sebuah solusi yang Anda tawarkan.

Kemudian Anda juga perlu mengetahui hal apa yang menjadi pain points dan rasa frustasi yang dapat Anda kurangi dengan solusi tersebut.

– Persaingan dan Permintaan

Faktor lainnya yang menentukan go to market strategy adalah persaingan dan permintaan. Kira-kira siapa pesaing yang sudah menawarkan produk yang ingin Anda luncurkan.

Lalu, apakah ada permintaan pasar terkait produk yang akan Anda luncurkan atau apakah pasar Anda terlalu jenuh?

– Distribusi

Dan faktor go to market strategy yang terakhir adalah distribusi. Pikirkan tentang media apa yang akan Anda gunakan untuk menjual produk atau layanan.

Misalnya, seperti situs web, aplikasi, toko offline dan online, atau distributor pihak ketiga.

Baca Juga: Digital Branding: Pengertian dan Strategi Penerapannya pada Bisnis


Bagaimana Cara Membangun Go To Market Strategy?

Go To Market Strategy

Berikut adalah cara membangun go to market strategy yang dapat Anda terapkan pada bisnis Anda.

1. Tentukan pelanggan ideal Anda

Cara membangun go to market strategy yang pertama adalah dengan menentukan seperti apa pelanggan ideal Anda.

Untuk menentukannya, Anda perlu mengetahui siapa mereka, di mana mereka berja, dan apa tantangan yang mereka hadapi.

2. Lakukan analisis kompetitor

Memahami di mana produk atau layanan Anda akan cocok dalam lanskap yang ada merupakan kunci untuk setiap strategi go to market.

Ini karena analisis kompetitor dapat membantu Anda mempelajari apa yang ditawarkan mereka dan mengenali nilai yang mereka tambahkan untuk memposisikan produk Anda sendiri.

3. Kembangkan pesan Anda

Cara membangun strategi GTM berikutnya adalah dengan mengkomunikasikan nilai produk atau layanan Anda ke calon pelanggan ideal dengan cara yang sesuai painpoints mereka.

Ini akan membantu Anda nantinya untuk membuat strategi yang tepat dan sesuai dengan target audience produk atau layanan Anda.

4. Tetapkan tujuan Anda

Semua go to market strategy yang baik memiliki tujuan yang jelas. Untuk itu, Anda perlu menetapkan tujuan peluncuran produk Anda.

Ini akan membantu Anda untuk mengetahui strategi apa yang perlu Anda gunakan untuk mencapai tujuan Anda dan menjangkau calon pelanggan ideal Anda.

5. Pilih strategi Anda

Untuk mencapai target audiens yang diinginkan, Anda perlu menggunakan berbagai strategi secara bersamaan.

Ini dapat mencakup data, strategi pemasaran, rencana konten, dan kemitraan yang ingin Anda lakukan untuk mencapai tujuan strategi GTM Anda.

6. Minta umpan balik dari tim terkait

Membangun lingkaran umpan balik antara pemasaran, penjualan, dan pengembangan produk akan memastikan pembelajaran utama dari strategi GTM yang perlu Anda ditindaklanjuti.

Untuk membuat lingkaran ini, Anda perlu membuat setiap individu bertanggung jawab atas berbagai bagian dari strategi Anda.

Dalam hal ini, Anda perlu meminta setiap tim untuk melaporkan kemajuan mereka dalam pertemuan rutin, untuk  membantu Anda mengatasi tantangan secara kolektif.


Contoh Go To Market Strategy

Untuk membantu Anda lebih memahami tentang bagaimana penerapan GTM strategy dalam bisnis, berikut kami jabarkan beberapa contoh go to market strategy:

– Southwest Airlines

Saat memulai kembali di tahun 70-an, maskapai penerbangan Southwest Airlines mengatasi banyak kesulitan untuk membuatnya di industri penerbangan komersial.

Namun, dengan strategi GTM yang inovatif, maskapai ini mampu dengan cepat menaiki tangga dan mencuri perhatian.Southwest Airlines memperkenalkan konsep sistem point-to-point.

Alih-alih membawa penumpang ke tujuan akhir mereka melalui hub pusat, maskapai membawa mereka langsung ke perhentian mereka.

Inovasi layanan tersebut kemudian menjadikan Southwest Airlines menjadi salah satu maskapai yang banyak diminati oleh pelanggan di pasarnya.

– Vuclip

Vuclip adalah sebuah perusahaan media berbasis teknologi yang berspesialisasi dalam layanan mobile video on demand (VOD). Saat memulai usaha, mereka menggunakan buffering video lambat di pasar tertentu sebagai titik kesulitan utama mereka.

Untuk memperoleh keunggulan kompetitif di pasar tersebut, perusahaan secara selektif mengejar pasar di mana jaringan seluler belum berevolusi untuk mendukung buffering video yang mulus setiap saat.

Sederhananya, mereka mengalihkan fokus pada pasar negara berkembang yang “harus dimiliki”, seperti India dan Indonesia.

Untuk membuat segalanya lebih sederhana, perusahaan kemudian menggunakan sistem berbasis web, dan sepenuhnya membuang pendekatan berbasis aplikasi.

Selain itu, mereka banyak berinvestasi untuk membangun merek yang berpusat pada konsumen. Alhasil, saat ini Vuclip memiliki lebih dari 7 juta pelanggan dan tersedia di India, Afrika, Asia Tenggara, dan Timur Tengah.

Baca Juga: 9 Strategi Penetapan Harga yang Wajib Diketahui Bisnis


Gunakan Go To Market Strategy pada Bisnis Anda Sekarang!

Omnichannel CRM Qontak by Mekari

Itu dia pembahasan lengkap tentang go to market strategy. Di mana dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwasanya strategi GTM merupakan strategi yang harus diterapkan oleh perusahaan atau bisnis yang ingin meluncurkan produk atau layanan.

Untuk memaksimalkan strategi GTM, Anda dapat menggunakan beberapa cara membangun go to market strategy di atas. Dan untuk memaksimalkannya, Anda bisa menggunakan alat pendukung seperti CRM.

Dengan menggunakan CRM, Anda dapat menentukan siapa pelanggan ideal, melakukan analisis kompetitor, mengembangkan pesan, menetapkan tujuan, menentukan strategi yang tepat, dan berkomunikasi dengan tim terkait secara mudah dan efisien.

Mekari Qontak menyediakan aplikasi CRM terbaik yang dilengkapi dengan berbagai fitur canggih untuk mendukung strategi GTM perusahaan Anda. Selain itu, aplikasi CRM Qontak juga dapat diintegrasikan dengan Omnichannel untuk memaksimalkan bisnis Anda.

Tidak hanya itu saja, Mekari Qontak juga telah dipercaya lebih 3000+ perusahaan untuk membantu memaksimalkan strategi bisnis mereka secara efektif. Jadi tunggu apa lagi?

Hubungi Mekari Qontak sekarang!

 

Related Articles

WhatsApp WhatsApp Sales