Mekari Qontak
Business

Memahami Manfaat dan Tujuan Prinsip Etika Bisnis

Image CTA for Prinsip Etika Bisnis

Panduan Lengkap Prinsip Etika Bisnis yang Perlu Anda Ketahui!

Di dalam bisnis, terdapat prinsip etika bisnis yang perlu ditaati dan diikuti oleh perusahaan dan karyawan. Tujuannya supaya bisnis tersebut berjalan dengan lancar. Etika inilah yang disebut dengan etika bisnis. Etika bisnis adalah pedoman atau bimbingan bagi perusahaan untuk mengambil tindakan yang berkaitan dengan bisnisnya.

Bila dalam bisnis tidak ada etika, persaingan akan menjadi tidak sehat, bisa timbul pencemaran terhadap lingkungan, dan hal-hal buruk lainnya. Lantas, apa itu etika bisnis? Apa saja manfaat etika bisnis? Apa contoh dari etika bisnis? Simak ulasan lengkap tentang pengertian etika bisnis, contoh penerapan, dan informasi lengkapnya dalam artikel berikut ini!

12 Prinsip Etika Bisnis:

    1. Kejujuran atau Honesty
    2. Keadilan atau Fairness
    3. Kepemimpinan atau Leadership
    4. Integritas atau Integrity
    5. Kasih atau Compassion
    6. Menghormati atau Respect
    7. Tanggung Jawab atau Responsibility
    8. Loyalitas atau Loyalty
    9. Taat Hukum atau Law-Abiding
    10. Akuntabilitas atau Accountability
    11. Transparansi atau Transparency
    12. Kesadaran Lingkungan atau Environmental Consciousness

Image CTA Omnichannel

Apa itu Etika Bisnis?

Prinsip etika bisnis adalah hal penting yang perlu diketahui oleh setiap pelaku bisnis ketika melakukan bisnisnya. Maka dari itu, Anda perlu mengetahui pengertian etika bisnis.

Pengertian etika bisnis adalah ajaran sebagai pedoman mengenai apa yang benar dan salah sehingga petinggi perusahan bisa mempertimbangkan pengambilan keputusan dalam bisnis dengan baik.

Jadi, bisa dikatakan bahwa prinsip etika bisnis memiliki kaitan dengan tujuan dan cara pengambilan keputusan dalam bisnis. Prinsip etika bisnis berperan sebagai pedoman dalam menjalankan bisnis.

12 Prinsip Etika dalam Bisnis

Prinsip Etika Bisnis

Berikut adalah 12 (dua belas) prinsip etika bisnis yang perlu diterapkan dalam berbisnis:

1. Kejujuran atau Honesty

Dalam hal ini, semua orang harus berkomitmen untuk mengatakan kejujuran dalam segala bentuk komunikasi dan semua tindakan. Kejujuran di sini berarti berbagai kabar baik dan buruk secara andal dengan keterusterangan yang setara.

2. Keadilan atau Fairness

Setiap transaksi dan hubungan yang dilakukan bisnis harus didasarkan pada komitmen yang sadar dengan keadilan. Sehingga, dapat memperlakukan orang lain dengan seadil mungkin, sebagaimana Anda ingin diperlakukan.

3. Kepemimpinan atau Leadership

Kepemimpinan sangat dibutuhkan untuk memberikan contoh positif terkait perilaku etis. Di mana kepemimpinan itu sendiri merupakan komitmen untuk tetap unggul melalui pengambilan keputusan yang estin.

Bisnis dan para eksekutif bisnis perlu mempertahankan keunggulan mereka, dengan cara terus meningkatkan efisiensi operasional, kepuasan pekerja, dan persetujuan pelanggan.

4. Integritas atau Integrity

Bisnis dan setiap karyawan menunjukkan integritas mereka melalui konsistensi antara tindakan dan ucapan yang menginspirasi kepercayaan dan kredibilitas dan tindakan itu sendiri.

Integritas di sini juga berarti menepati janji, menghormati komitmen, memenuhi tenggat waktu, dan menolak berpartisipasi dengan kegiatan bisnis yang tidak bermoral.

5. Kasih atau Compassion

Komitmen untuk membina lingkungan bisnis yang penuh dengan empati dan kasih yang sangat dibutuhkan dalam bisnis. Adapun tujuannya ialah untuk bersikap baik dan peduli terhadap semua personel, mitra bisnis, dan pelanggan.

6. Menghormati atau Respect

Dalam hal ini, rasa hormat dapat ditunjukkan dengan berkomitmen penuh terhadap hak asasi manusia, martabat, otonomi, kepentingan, dan privasi setiap orang. Anda perlu mengakui bahwa setiap orang berhak untuk mendapatkan rasa hormat dan dukungan yang sama dalam berbagi ide maupun pendapat.

7. Tanggung Jawab atau Responsibility

Pelaku bisnis dan karyawan perlu menunjukkan tanggung jawab mereka dengan mengambil kepemilikan penuh atas tugas dan pekerjaan mereka. Di mana mereka perlu berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menyadari konsekuensi emosional, finansial, dan bisnis dari tindakan yang mereka lakukan.

8. Loyalitas atau Loyalty

Loyalitas yang dimaksud di sini ialah tetap setiap kepada rekan kerja, klien, mitra bisnis, dan distributor yang terlibat dengan Anda. Adapun loyalitas tersebut dapat dibuktikan dengan dengan tidak pernah mengungkapkan informasi yang dipelajari secara rahasia.

9. Taat Hukum atau Law-Abiding

Perusahaan harus sepenuhnya mematuhi semua peraturan dan undang-undang yang berlaku di lembaga daerah, nasional, maupun internasional. Selain itu, setiap karyawan juga harus taat hukum dengan mematuhi peraturan industri dan perdagangan, kebijakan, standar pasar, praktik, dan prosedur lainnya.

10. Akuntabilitas atau Accountability

Dalam hal ini, akuntabilitas membutuhkan komitmen yang besar terhadap kualitas etis dari semua keputusan, tindakan, dan hubungan yang dilakukan.

Ekspektasi tinggi terhadap perilaku etis kemudian mendorong praktik bisnis yang bertanggung jawab kepada karyawan, pelanggan, komunitas lokal, dan masyarakat secara luas.

11. Transparansi atau Transparency

Berkomitmen pada transparansi membutuhkan penyediaan informasi dan kebijakan bisnis untuk kelompok yang tepat, seperti investor keuangan, personel, dan pelanggan.

Misalnya seperti transparansi terkait kebijakan kenaikan harga, perekrutan, upah, pemberian promosi, dan masih banyak lagi.

12. Kesadaran Lingkungan atau Environmental Consciousness

Prinsip etika bisnis yang terakhir adalah  komitmen terhadap lingkungan dengan membantu mengurangi dampak dari perubahan iklim global. Ini mencakup seluruh tindakan yang bermanfaat termasuk mengurangi dampak negatif lingkungan dari melakukan bisnis dengan meningkatkan efisiensi energi.

Baca Juga: 15 Cara Ampuh Memenangkan Negosiasi dalam Bisnis!

Apa Manfaat Etika Bisnis?

Saat menjalankan bisnis, Anda perlu mengikuti etika bisnis. Sebab, etika bisnis bisa membawa manfaat bagi bisnis Anda, misalnya bisa membangun brand image Anda. Selain itu, masih ada manfaat lainnya yang dapat Anda peroleh. Beberapa manfaat etika dalam bisnis adalah:

– Memperoleh kepercayaan pelanggan

Memperoleh kepercayaan dari konsumen

Salah satu manfaat etika bisnis adalah memperoleh kepercayaan dari pelanggan. Apabila bisnis Anda dijalankan dengan cara yang jujur, Anda bisa mendapatkan kepercayaan dari pelanggan. Selain itu, pelanggan akan menunjukkan sikap loyal terhadap brand Anda serta rela untuk merekomendasikan produk Anda kepada orang lain.

– Meningkatkan keuntungan

Meningkatkan keuntungan

Manfaat etika bisnis lainnya yaitu menghasilkan keuntungan yang lebih baik. Karena konsumen sudah percaya terhadap brand Anda, maka mereka akan tergerak untuk menggunakannya kembali.

– Menciptakan nilai moral

Manfaat prinsip etika bisnis meningkatkan moral

Prinsip etika bisnis dalam perusahaan bisa menciptakan nilai moral yang baik. Dengan begitu, karyawan di perusahaan akan menunjukkan perilaku yang baik pula. Hal ini dapat meningkatkan value perusahaan. Inilah sebabnya etika bisnis diperlukan dalam bisnis. Sebab, bisa membangun perilaku dan moral yang baik di dalam lingkungan internal dan eksternal.

Apa Pentingnya Etika Bisnis?

Pentingnya etika bisnis dalam perusahaan bisa terlihat dari manfaat yang diperoleh. Misalnya, para pelaku bisnis sebaiknya memiliki integritas. Sebab, orang yang punya integritas biasanya memiliki sikap jujur, suka menghargai, memiliki tanggung jawab, dan kasih. Sikap-sikap seperti ini bisa membantunya ketika mengambil keputusan yang tepat.

Membuat keputusan dalam bisnis tidak selalu mudah. Maka dari itu, diperlukan prinsip etika bisnis untuk menentukan keputusan yang tepat, apalagi bila Anda harus membuat keputusan di luar tanggung jawab dan jabatan Anda.

Mempraktikkan prinsip etika bisnis dalam perusahaan memang tidak langsung memperlihatkan keuntungan dalam jangka waktu yang singkat. Namun, pengaplikasian etika ini ini bisa bermanfaat dalam keberlangsungan bisnis untuk jangka waktu yang lama. Etika bisnis akan menciptakan hasil yang positif bagi perusahaan dan karyawan.

Selain itu, lingkungan bisnis yang didukung dengan prinsip etika bisnis yang kuat umumnya akan menjadi lingkungan yang menyenangkan dan produktif. Kondisi ini bisa memberikan pengaruh yang positif terhadap konsumen, sehingga konsumen tidak akan beralih ke brand lain.

Intinya, prinsip etika bisnis bisa membimbing Anda menjalani kehidupan yang lebih positif baik secara profesional maupun personal. Jadi, dampak positifnya bisa terlihat dalam kegiatan bisnis dan kehidupan pribadi. Itulah pentingnya etika bisnis dalam perusahaan.

Apa Tujuan Etika Bisnis?

Pelajari Semua Tentang Prinsip Etika Bisnis!

Tujuan etika bisnis adalah memberikan batasan bagi para pelaku usaha agar mereka menjalankan bisnisnya dengan jujur dan adil serta menghindari praktik bisnis yang bisa mendatangkan kerugian bagi  banyak orang.

Etika bisnis dibentuk dengan tujuan supaya semua bisnis bisa berjalan dengan adil dan selaras dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun, sebenarnya etika bisnis bukan hanya menjadi pedoman bagi perusahaan dalam menjalankan kegiatan bisnis, masih ada beberapa tujuan lainnya.

Adapun beberapa tujuan etika bisnis adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan kepribadian karyawan

Salah satu tujuan etika bisnis dalam perusahaan yaitu untuk meningkatkan kepribadian pegawai. Bila pegawai memiliki kepribadian yang baik, mereka tidak akan menyalahgunakan kepentingan karyawan lainnya. Etika bisnis juga diperlukan supaya perusahaan menepati janji yang telah disepakati bersama dengan pegawainya.

2. Menjalankan bisnis dengan adil

Selain itu, tujuan etika bisnis lainnya adalah mendukung perusahaan untuk menjalankan bisnis yang adil dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Jika perusahaan menjalankan bisnisnya dengan adil, perusahaan bisa menjalin komunikasi yang baik dengan karyawan. Dengan demikian, karyawan akan menjalankan kebijakan internal dengan baik.

3. Menjaga hubungan baik

Menerapkan etika bisnis bisa membantu Anda menjaga hubungan yang baik dengan para pemangku kepentingan. Misalnya, Anda bisa tetap memiliki hubungan yang baik dengan pelanggan, supplier, pegawai, pemerintah, lembaga keuangan, pemegang saham, dan semua orang yang ada kaitannya dengan perusahan Anda.

Seperti Apa Contoh Etika Bisnis?

Contoh etika bisnis yang bisa Anda tiru antara lain:

  • Menyapa atasan, rekan kerja, pelanggan dengan ramah. Anda juga perlu ramah ketika menjawab feedback dari pelanggan. Hal ini bisa membantu Anda menjaga hubungan yang baik dengan semua orang.
  • Mengikuti aturan yang berlaku. Misalnya, jika aturan perusahan menetapkan jam kerja dimulai pukul delapan, maka Anda harus datang tepat waktu sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
  • Jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih. Hal ini perlu diperhatikan dalam bisnis.
  • Ketika memperkenalkan diri dalam dunia bisnis, sebutkan nama dengan lengkap. Sebaiknya, lakukan perkenalan diri dalam posisi berdiri.
  • Ketika Anda duduk, usahakan untuk tidak menyilangkan kaki, karena hal ini dianggap kurang sopan.

Supaya Anda bisa menjalankan bisnis dengan cara yang optimal, Anda perlu mengetahui contoh pelanggaran etika bisnis. Contoh pelanggaran etika bisnis, yaitu:

  • Pelanggaran hukum, misalnya jika perusahaan melakukan PHK namun tidak memberikan pesangon kepada karyawannya.
  • Pelanggaran kejujuran, misalnya ketika sebuah perusahaan menjual barang dengan harga dan kualitas yang tidak jujur.

Baca Juga: Green Marketing dan Pengaruhnya Pada Keberlanjutan Bisnis

Aplikasikan Prinsip Etika Bisnis dan Tingkatkan Bisnis Anda Sekarang!

Omnichannel CRM Qontak by Mekari

Prinsip etika bisnis sangat penting dalam menjalankan suatu bisnis. Sebab, manfaatnya bisa dirasakan bukan hanya oleh pelaku usaha, namun juga para karyawan dan pelanggan. Manfaat dari etika bisnis dapat dirasakan dalam jangka waktu yang pendek dan panjang. Apabila Anda telah terbiasa untuk mengaplikasikan etika dalam kehidupan sehari-hari, maka tidak sulit bagi Anda untuk mengaplikasikannya juga dalam bisnis.

Selain menerapkan prinsip etika bisnis, Anda juga perlu meningkatkan bisnis dengan menggunakan sistem yang mempercepatan seluruh proses tahapan bisnis, seperti CRM yang terintegrasi dengan Omnichannel. Mekari Qontak menyediakan aplikasi CRM yang terintegrasi dengan Omnichannel dan dapat Anda gunakan untuk mengotomatiskan serta meningkatkan seluruh tahapan bisnis Anda dengan berbagai fitur canggih yang menarik.

Dengan demikian, Anda tidak perlu lagi menghabiskan waktu dan tenaga untuk hal yang seharusnya bisa dilakukan secara efektif. Selain itu, sistem ini juga dapat membantu Anda untuk mengurangi beban kerja karyawan, sehingga Anda tidak membutuhkan banyak karyawan untuk melakukan pekerjaan yang berulang seperti tugas administratif.

Sementara itu, Mekari Qontak telah dipercaya lebih dari 3000+ perusahaan untuk membantu mengembangkan dan meningkatkan bisnis mereka. Tidak hanya itu saja, Mekari Qontak juga telah tersertifikasi ISO 27001 untuk memastikan keamanan informasi data pelanggan.

Jadi tunggu apa lagi? Yuk, coba demo Omnichannel CRM Mekari Qontak dan dapatkan FREE TRIAL selama 14 hari sekarang!

Hubungi Mekari Qontak sekarang!

 

Related Articles

WhatsApp WhatsApp Sales