7 mins read

6 Cara Membuat Laporan Marketing dan Contoh Templatenya untuk Meningkatkan Pendapatan

Tayang
Diperbarui
6 Cara Membuat Laporan Marketing dan Contoh Templatenya untuk Meningkatkan Pendapatan
Mekari Qontak Highlights
  • Laporan marketing adalah dokumen terstruktur untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mengevaluasi kinerja pemasaran guna mendukung pengambilan keputusan bisnis.
  • Elemen dalam laporan marketing mencakup KPI, tujuan kampanye, hasil yang dicapai, anggaran, strategi, analisis audiens, hingga traffic dan evaluasi performa.
  • Cara membuat laporan marketing melalui tiga tahap utama yakni mengumpulkan (klasifikasi), mengelola, dan menganalisis data untuk mengevaluasi efektivitas kampanye.
  • Tips menyajikan laporan marketing yakni dengan menggunakan visualisasi data, tampilkan insight utama di awal, transparan terhadap hasil, dan buat laporan ringkas serta mudah dipahami.
Data Sender menunjukkan bajwa perusahaan yang berbasis data melaporkan ROI pemasaran 5–8% lebih tinggi dibandingkan kompetitornya. Sayangnya, hanya 36% perusahaan yang mampu mengukur ROI secara akurat.

Tanpa laporan yang rapi, Anda kesulitan membuktikan dampak kampanye di hadapan manajemen. Akibatnya, anggaran pemasaran rentan dipangkas karena hasil kerja tim tidak terlihat di dashboard direksi.

Artikel di Mekari Qontak blog ini akan membahas tuntas definisi laporan marketing, elemen wajibnya hingga 6 langkah sistematis pembuatannya. Simak artikel ini hingga tuntas!

aplikasi omnichannel mekari qontak untuk mengelola leads terpusat

Apa itu Laporan Marketing?

Laporan marketing adalah dokumen atau laporan terstruktur yang digunakan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyajikan data serta kinerja aktivitas pemasaran dalam periode tertentu untuk mengevaluasi strategi dan mengambil keputusan yang lebih tepat.

Laporan pemasaran juga berfungsi untuk melihat bagaimana upaya pemasaran telah menghasilkan hasil nyata dan untuk mengidentifikasi area yang dapat ditingkatkan.

Oleh karena itu, sebaiknya laporan marketing dibuat secara berkala sehingga bisa lebih maksimal. Misalnya melacak OKR pemasaran setiap tiga bulan, sehingga Anda bisa melihat kemajuan bisnis setiap triwulan dan dapat mengidentifikasi tren jangka panjang.


Elemen Penting yang Ada dalam Pembuatan Laporan Marketing

Melansir dari theenterpriseworld.com bahwa laporan marketing yang baik dapat memberikan wawasan yang jelas tentang Indikator Kinerja Utama (KPI) yang relevan dari upaya pemasaran Anda. Tujuannya agar memudahkan Anda untuk menganalisanya.

Selain indikator KPI, laporan pemasaran juga umumnya memuat elemen berikut ini:

  • Tujuan melakukan aktivitas pemasaran.
  • Hasil yang ingin dicapai dari kampanye pemasaran.
  • Hasil yang didapatkan dari kampanye (misal jumlah prospek atau produk terjual)
  • Rincian anggaran yang telah digunakan.
  • Strategi pemasaran
  • Total kampanye yang dipublikasikan
  • Analisis target audiens
  • Jumlah traffic dan engagement tiap saluran digital
  • Kesimpulan atau evaluasi yang perlu dilakukan.

Ada berbagai format atau template laporan marketing yang dapat dijadikan contoh dari berbagai platform. Anda bisa menggunakan format tersebut untuk keperluan laporan marketing Anda.


Cara Membuat Laporan Marketing Secara Sistematis untuk Bisnis Anda

Laporan marketing yang baik dibuat setiap bulan. Dengan demikian, data yang disajikan lebih banyak, sehingga memudahkan dalam menganalisanya. Ada tiga tahapan penting dalam menyusun laporan pemasaran seperti berikut:

1. Tentukan Tujuan dan Audiens Laporan Sejak Awal

Langkah pertama dalam cara membuat laporan marketing yang efektif adalah menentukan tujuan laporan secara eksplisit di halaman pertama. Tujuan ini akan menentukan metrik mana yang harus ditonjolkan dan mana yang cukup dijadikan lampiran.

Anda juga perlu mengidentifikasi audiens utama laporan, apakah tim internal, board of director, atau investor eksternal. Kedalaman teknis dan visualisasi akan disesuaikan berdasarkan pembaca tersebut.

2. Klasifikasi dan Kumpulkan Data dari Sumber yang Relevan

Tahapan pertama sebelum membuat laporan adalah Anda perlu menyeleksi data terkait pemasaran. Data tersebut bisa Anda kumpulkan dari tools monitoring seperti Google Analytics atau lainnya.

Pada Google Analytics, Anda bisa mengetahui jumlah impresi, CTR, tingkat bounce, tingkat konversi, dan lain-lain. Ambil data sesuai kebutuhan, misalnya data tingkat konversi dan CTR dalam 3 bulan terakhir selama kampanye aktif.

3. Bersihkan dan Kelola Data Menggunakan Tools yang Tepat

Tahap pengelolaan data mencakup pembersihan duplikasi, normalisasi format, dan agregasi metrik per channel. Anda dapat menggunakan Google Sheets, Excel, atau Looker Studio sebagai workspace pengolahan data utama.

Fitur pivot table, VLOOKUP, dan query function akan sangat membantu pada tahap ini. Tim yang mengelola data dalam volume besar disarankan beralih ke Looker Studio atau BigQuery agar prosesnya tetap efisien.

4. Analisis Data

Terakhir, analisis data dengan membandingkan kinerja kampanye. Cobalah untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh untuk memastikan strategi yang diterapkan sudah tepat sasaran.

Misalnya dengan membandingkan rata-rata konversi bulan ini dengan 3 bulan lalu. Jika tidak ada peningkatan, maka Anda perlu melakukan optimasi seperti membuat konten yang lebih menari dan memperbaiki kualitas konten untuk meminimalisir bounce rate.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Anda dapat menyusun laporan digital marketing yang informatif dan membantu dalam mengambil keputusan dan melakukan perbaikan strategi pemasaran di masa depan.

5. Susun Narasi dengan Format Inverted Pyramid

Cara membuat laporan marketing yang dapat dipahami dengan cepat memerlukan format inverted pyramid, yaitu kesimpulan dan key insight di paling atas, diikuti oleh data pendukung dan metodologi di bagian belakang.

Format ini membantu manajemen yang sibuk mendapatkan jawaban dalam hitungan menit. Jika mereka butuh detail tambahan, mereka tinggal menelusuri bagian setelah ringkasan eksekutif.

6. Validasi Laporan Sebelum Disebarkan ke Stakeholder

Langkah terakhir yang sering dilupakan adalah validasi silang antara tim marketing, finance, dan sales sebelum laporan didistribusikan. 

Validasi ini memastikan angka anggaran, revenue, dan jumlah lead konsisten lintas departemen.

Anda dapat menjadwalkan internal review meeting selama 30 menit pada H-1 publikasi laporan agar semua pihak punya satu versi data yang sama saat presentasi berlangsung.


Tools dan Teknologi Pendukung Cara Membuat Laporan Marketing yang Efisien

Cara membuat laporan marketing modern sangat bergantung pada kombinasi tools analitik, pengolah data, dan visualisasi yang tepat. Tools yang tepat akan memangkas waktu pelaporan dari satu minggu menjadi hitungan jam.

Berikut lima kategori tools yang banyak digunakan tim marketing perusahaan menengah hingga enterprise di Indonesia.

1. Google Analytics 4 untuk Tracking Trafik Website

Google Analytics 4 (GA4) menjadi tools wajib untuk memantau performa website dan funnel digital. 

Platform ini menyediakan metrik penting seperti pengunjung unik, sesi, conversion rate, dan attribution per channel.

Anda dapat menghubungkan GA4 dengan Looker Studio agar laporan trafik otomatis ter-update setiap hari tanpa perlu copy-paste manual.

2. Google Sheets dan Looker Studio

Google Sheets cocok untuk pengolahan data tahap awal, sedangkan Looker Studio unggul dalam visualisasi dan distribusi laporan. Kombinasi keduanya populer di kalangan startup Indonesia karena gratis dan fleksibel.

Looker Studio juga mendukung integrasi langsung dengan GA4, Meta Ads, Google Ads, hingga BigQuery, sehingga Anda tidak perlu membangun pipeline data dari nol.

3. Marketing Dashboard pada Aplikasi CRM

Aplikasi CRM modern seperti Mekari Qontak menyediakan custom report bawaan yang menarik data secara real-time dari database pelanggan. 

Fitur ini sangat membantu tim sales-marketing yang membutuhkan visibilitas full-funnel.

Dashboard CRM juga memungkinkan Anda melihat performa kampanye per agen, per produk, atau per region tanpa perlu menyusun query manual setiap minggu.

4. Tools Visualisasi seperti Tableau dan Power BI

Untuk perusahaan dengan volume data besar dan kebutuhan analisis multi-departemen, Tableau dan Microsoft Power BI menjadi pilihan utama. Kedua platform ini menawarkan kapabilitas analitik tingkat lanjut, termasuk machine learning bawaan.

Investasi pada tools ini biasanya baru memberikan ROI maksimal jika tim Anda memiliki minimal satu data analyst yang fokus.

5. Automasi Pelaporan dengan Integrasi API

Tren terkini dalam cara membuat laporan marketing adalah otomatisasi penuh menggunakan integrasi API antara platform iklan, CRM, dan dashboard. Pendekatan ini menghilangkan pekerjaan repetitif penyusunan laporan mingguan.


Tips Menyajikan Laporan Marketing Agar Mudah Dipahami Manajemen dan Investor

Setelah laporan marketing dibuat, biasanya perusahaan akan menunjukkannya ke investor atau mitra Klien sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Pastikan untuk menyampaikan laporan pemasaran yang berisi informasi relevan dan tidak bertele-tele. Dengan begitu, baik klien dan investor lebih mudah memahaminya.

Berikut tips menyajikan laporan marketing dengan baik:

  • Gunakan visualisasi data seperti grafik atau chart lainnya, tambahkan juga perbandingan data periode sebelumnya. Hal ini lebih mudah dipahami daripada tampilan tabel.
  • Tampilkan hasil di awal presentasi. Kemudian, jelaskan kampanye yang telah dilakukan dengan bahasa yang mudah dipahami.
  • Transparan dalam menyajikan data, meskipun mendapatkan hasil yang buruk. Jangan sembunyikan hal negatif, sehingga bisa dievaluasi bersama dan menjadi panduan dalam pengambilan keputusan lebih baik.
  • Pastikan untuk membuat laporan marketing yang ringkas, namun tetap bisa dipahami inti dari laporan yang disampaikan.

Contoh Template Laporan Marketing

Salah satu laporan marketing yang tak terpisahkan adalah terkait anggaran. Sebelum melakukan pemasaran, Anda harus mengalokasikan anggaran dengan cermat dan benar. Kemudian, Anda juga perlu mengawasi pengeluaran anggaran apakah sesuai dengan yang dialokasikan.

Contoh kali ini membahas laporan anggaran perusahaan kosmetik “Beauty” yang mengubah tampilan dan kualitas website bisnis. Maka pada laporan marketing menampilkan kebutuhan anggaran untuk setiap komponen perbaikan website mencapai $7.139.

Selain itu, laporan tersebut juga menyajikan realisasi anggaran untuk mendesain ulang website tersebut $646 dan sisa $493. Agar lebih jelasnya bisa lihat pada gambar di bawah.

Contoh Template Laporan Anggaran Marketing

Optimalkan Laporan Marketing Bisnis Anda dengan Mekari Qontak!

Cara membuat laporan marketing yang baik telah berkembang menjadi proses berbasis data, otomatis, dan terintegrasi lintas channel.

Lima langkah yang telah dibahas, dari penetapan tujuan, klasifikasi data, pengelolaan data, analisis komparatif, dan penyusunan narasi menjadi kerangka praktis yang dapat segera Anda terapkan untuk evaluasi kampanye berikutnya.

Mekari Qontak hadir dengan fitur custom report pada aplikasi CRM yang memungkinkan Anda untuk membuat laporan marketing sesuai kebutuhan. Anda juga tidak perlu memiliki keahlian teknis yang mendalam untuk membuat dan menyajikan laporan marketing CRM karena report dapat dibuat meski tanpa coding atau bisa langsung hubugni tim Mekari Qontak untuk custom report.

Custom report Mekari Qontak menggunakan data real-time dari database CRM Anda. Laporan tersebut diekspor ke dalam berbagai format seperti PDF, Excel, dan lainnya. Hal tersebut memfasilitasi kolaborasi antar tim dan memudahkan pengambilan keputusan.

Jadi, tunggu apalagi? Konsultasikan kebutuhan bisnis Anda dapatkan demo gratis Mekari Qontak sekarang!

Referensi

aplikasi omnichannel mekari qontak untuk mengelola leads terpusat
Kategori : BisnisMarketing

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Laporan Marketing (FAQ)

Apa perbedaan laporan marketing dengan marketing dashboard?

Apa perbedaan laporan marketing dengan marketing dashboard?

Laporan marketing biasanya bersifat periodik (mingguan/bulanan) dan berisi analisis mendalam, sedangkan marketing dashboard menampilkan data secara real-time dalam bentuk visual untuk monitoring cepat tanpa analisis panjang.

Apa saja kesalahan umum dalam membuat laporan marketing?

Apa saja kesalahan umum dalam membuat laporan marketing?

Kesalahan yang sering terjadi antara lain menggunakan data yang tidak relevan, tidak menetapkan KPI yang jelas, terlalu banyak data tanpa insight, serta tidak melakukan analisis atau rekomendasi dari data yang disajikan.

Bagaimana cara mengukur keberhasilan laporan marketing itu sendiri?

Bagaimana cara mengukur keberhasilan laporan marketing itu sendiri?

Laporan dianggap berhasil jika mampu memberikan insight yang actionable, membantu pengambilan keputusan, dan mudah dipahami oleh stakeholder yang membacanya.

Apakah semua channel pemasaran harus dimasukkan dalam laporan marketing?

Apakah semua channel pemasaran harus dimasukkan dalam laporan marketing?

Tidak selalu. Pilih channel yang paling relevan dengan tujuan kampanye agar laporan tetap fokus dan tidak membingungkan.

Bagaimana cara membuat laporan marketing lebih mudah dipahami oleh non-marketing?

Bagaimana cara membuat laporan marketing lebih mudah dipahami oleh non-marketing?

Gunakan bahasa sederhana, fokus pada insight utama, sertakan visual seperti grafik, dan hindari istilah teknis yang terlalu kompleks tanpa penjelasan.