6 mins read

15 Cara Closing di WhatsApp yang Terbukti Efektif Tingkatkan Penjualan

Tayang
15 Cara Closing di WhatsApp yang Terbukti Efektif Tingkatkan Penjualan
Mekari Qontak Highlights
  • Closing WhatsApp adalah proses kesepakatan jual beli melalui percakapan di WhatsApp yang kini menjadi kanal utama komunikasi bisnis.
  • Beberapa cara melakukan closing di WhatsApp dimulai dari strategi perencanaan, pengelolaan kontak, komunikasi, hingga teknik persuasi untuk mendorong pelanggan membeli.
  • Pemanfaatan fitur WhatsApp Business seperti broadcast, chatbot, dan API membantu meningkatkan efektivitas closing dan penjualan bisnis.

Sebagian besar bisnis hanya hanya fokus mendatangkan calon pelanggan melalui WhatsApp. Sayangnya mereka lupa tidak semua calon pelanggan tersebut akan mencapai closing (kesepakatan) setelah melakukan percakapan melalui WhatsApp. Oleh sebab itu, Anda harus memahami bagaimana cara mencapai closing di WhatsApp.

Cara closing di WhatsApp sebenarnya susah susah gampang, itu lah mengapa Anda perlu mendalami teknik closing. Sebuah penelitian mengungkapkan 80% pelanggan membeli produk berdasarkan emosi, sedangkan sisanya berdasarkan logika. Hal ini harus dimanfaatkan dengan memberikan layanan pelanggan terbaik salah satunya melalui WhatsApp.

Lalu, bagaimana cara ampuh closing di WhatsApp? Yuk pelajari selengkapnya pada ulasan Mekari Qontak blog dibawah ini!


Apa itu Closing WhatsApp?

Closing WhatsApp adalah proses kesepakatan pembelian antara bisnis dan pelanggan yang dilakukan melalui percakapan di aplikasi WhatsApp, mulai dari tahap komunikasi awal hingga pelanggan memutuskan untuk membeli produk atau layanan yang ditawarkan.

Closing WhatsApp sering terjadi terlebih di era digital saat ini pelanggan lebih memilih berkomunikasi dengan bisnis melalui WA.

Hal ini juga didukung oleh WhatsApp yang memfasilitasi bisnis dengan meluncurkan WhatsApp Business. Aplikasi ini didesain khusus untuk berkomunikasi lancar dengan pelanggan.


15 Cara Ampuh Closing di WhatsApp

Closing sangat dibutuhkan oleh bisnis untuk menambah pendapatan. Salah satu media untuk mencapai closing adalah melalui WhatsApp.

Berikut 15 cara ampuh closing di WhatsApp sebagai berikut:

1. Tentukan target dan buat rencana

Setiap aktivitas yang akan dilakukan bisnis harus direncanakan terlebih dahulu, lengkap dengan target yang ingin dicapai. Tujuannya agar semua berjalan lancar, tak terkecuali dalam penjualan.

Apabila Anda serius menggunakan WhatsApp untuk aktivitas marketing, maka Anda harus membuat rencana bulanan. Rencana tersebut harus disertakan target yang harus dipenuhi. Misalnya rencana konten, jualan, plan menjangkau leads, memperluas list building dan sebagainya.

2. Mengumpulkan kontak pelanggan

Berbeda dengan metode pemasaran lainnya, pesan WhatsApp akan tersampaikan jika Anda memiliki kontak pelanggan. Oleh karena itu, Anda harus mengumpulkan nomor pelanggan.

Setelah itu, Anda bisa menyimpan nomor tersebut. Selanjutnya Anda bisa mengirimkan pesan marketing ke mereka melalui WhatsApp. Semakin banyak kontak pelanggan yang Anda simpan, semakin besar peluang closing yang Anda capai.

3. Fokus konten edukasi

Menyebarkan konten edukasi pilihan tepat untuk Anda yang ingin memperbesar list kontak WhatsApp. Konten ini berfungsi sebagai penarik agar orang mau menjadi daftar kontak yang Anda simpan.

4. Buat broadcast list

Buat list kontak yang akan Anda kirimi pesan broadcast. Satu list broadcast bisa berisi 100 atau 200 kontak pelanggan. Selain itu, Anda juga perlu membuat template broadcast yang bisa dikirimkan saat ada promo atau atau open pre order.

List broadcast bisa Anda buat tanpa batasan apabila Anda menggunakan WhatsApp business API. Platform whatsApp business ini tidak membatasi Anda untuk mengirimkan broadcast ke banyak kontak tanpa menyimpan nomor mereka.

5. Sesuaikan script copywriting

Script copywriting menjadi teknik yang harus Anda kuasai. Sebab dengan script yang tepat dapat menarik pelanggan. Gunakan pola copywriting sesuai dengan target marketnya:

  • Cold market: jangan langsung berjualan untuk target market ini, sebagai gantinya gunakan covert selling, seeding dan teaser, karena segmen market ini belum dekat dengan Anda.
  • Warm market: pada target market ini, Anda dapat mengenalkan produk tapi dengan menggunakan soft selling karena segmen market ini sudah mulai kenal dengan Anda.
  • Hot market: terdiri dari pelanggan yang sudah pernah membeli produk Anda. Oleh karena itu, Anda bisa menggunakan teknik hard selling. Namun sebelumnya Anda harus menggunakan teaser dan edukasi terlebih dahulu.

6. Terapkan alur Funneling

Sebelum Anda mulai mengirimkan pesan ke pelanggan, Anda membutuhkan strategi funneling khusus. Dimana funneling adalah tahapan yang perlu Anda lakukan sebelum mencapai closing dimulai dari proses edukasi > teaser > calon buyer > buyer > reseller.

Alur funneling dimulai dari menjaring leads atau prospek dari saluran pemasaran bisnis seperti Facebook atau Instagram. Setelah itu Anda bisa mengirimkan pesan berisi konten edukasi yang diteruskan ke tahap funneling berikutnya hingga mencapai closing.

7. Menguasai percakapan

Selanjutnya Anda harus bisa menguasai percakapan dengan pelanggan di WhatsApp. Artinya Anda harus perlu menanggapi pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh pelanggan.

Selain itu, Anda juga harus inisiatif bertanya kepada pelanggan. Meski begitu Anda tidak perlu menjaga diri sehingga tidak mengganggu pelanggan.

8. Memuji pelanggan

Selain menguasai percakapan, Anda juga perlu memberikan pujian atas pertanyaan yang diajukan oleh pelanggan. Misalnya “pilihan kakak tepat sekali, wah cocok sekali dengan kakak”.

Diharapkan dengan begitu, pelanggan akan merasa lebih nyaman dengan Anda dan semakin tertarik dengan produk yang Anda tawarkan.

9. Buat penawaran terbatas

Buatlah kesan seolah penawaran yang Anda berikan terbatas. Misalnya harga spesial hanya untuk hari ini atau produk ini hanya diproduksi 200 pcs, sudah laku terjual 100 pcs.

Hal ini mendorong pelanggan untuk segera memiliki produk Anda. Syaratnya Anda tidak boleh membohongi pelanggan dengan penawaran palsu.

10. Jangan memberikan pertanyaan membingungkan

Jangan sekali-kali membuat pelanggan bingung dengan pertanyaan yang Anda ajukan.

Misalnya dengan mengajukan pertanyaan yang memiliki dua hal berlawanan seperti “Apakah Anda jadi beli atau tidak? Sebaliknya buatlah pertanyaan yang mengarahkan pelanggan untuk membeli.

11. Pengaruhi pelanggan hingga merasa butuh dengan produk Anda

Cara closing di WhatsApp selanjutnya Anda harus bisa mempengaruhi pelanggan. Buat mereka merasa butuh dengan produk Anda dengan membangun percakapan intens.

Dimulai dengan mengidentifikasi kebutuhan pelanggan saat awal percakapan. Kemudian bujuk pelanggan untuk membeli produk Anda dengan alasan yang logis seperti manfaat atau keunggulan produk Anda yang dicocokan dengan kondisi terkini pelanggan.

12. Berikan kejutan

Berikan kejutan kepada pelanggan jika Anda ini menjadi kedekatan secara khusus. Dengan memberikan kejutan, akan meningkatkan emosi pelanggan dengan Anda. Cara closing di WhatsApp ini efektif untuk meningkatkan loyalitas pelanggan Anda.

13. Manfaatkan teknik Jika-Maka

Gunakan teknik Jika-Maka untuk mempengaruhi keputusan pelanggan. Misalnya “jika Anda tidak membeli sekarang, harga akan naik besok pagi”. Atau bisa juga “Jika Anda punya Anda, maka sayang lewatkan penawaran ini yang tidak bisa ditemukan di toko lain”. Tapi jangan kalimat yang menipu.

14. Gunakan kalimat closing

Cara closing di WhatsApp yang tidak boleh terlewatkan adalah membuat kalimat penutup. Ada beberapa kalimat closing yang menambah ketertarikan pelanggan pada produk Anda seperti berikut:

  • Memberikan penawaran spesial untuk mereka
  • Berilah perbandingan harga dengan kompetitor
  • Bandingkan keunggulan yang akan mereka dapatkan dengan membeli produk Anda segera

15. Akhiri Pertanyaan

Terakhir agar closing penjualan tercapai adalah penjual yang harus mengakhiri percakapan. Apabila pihak pelanggan sudah selesai menjawab pertanyaan Anda, maka Anda juga harus memberikan feedback sehingga Anda lah yang mengakhiri percakapan.

Hal tersebut juga berlaku di semua kondisi sehingga apapun situasinya, pastikan penjual yang mengakhiri percakapan.


Tingkatkan Closing Penjualan Bisnis Anda di WhatsApp dengan Mekari Qontak!

Banyak cara yang bisa dilakukan oleh bisnis untuk mencapai closing di WhatsApp seperti yang disebutkan sebelumnya. Cara tersebut dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan bisnis.

Saat ini WhatsApp telah menjelma sebagai aplikasi pesan instan yang digunakan oleh banyak bisnis untuk berinteraksi dengan pelanggan. Untuk menambah nilai jual, bisnis melengkapi aplikasi WhatsApp dengan banyak fitur canggih seperti Chatbot dan centang biru dari WhatsApp Business API.

Sebagai partner resmi WhatsApp API terbaik di Indonesia, Mekari Qontak menawarkan fitur unggulan untuk meningkatkan closing di WhatsApp Anda. Fitur tersebut diantaranya centang hijau yang meningkatkan kepercayaan pelanggan, WhatsApp blast yang menyebarkan broadcast otomatis tanpa menyimpan kontak dan banyak lagi.

Mekari Qontak telah dipercaya lebih 3000+ perusahaan untuk menangani penjualan dan bisnis mereka. Tidak hanya itu saja, Qontak juga telah tersertifikasi ISO 27001 untuk memastikan keamanan informasi data pelanggan.

Kategori : SalesWhatsApp

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Cara Closing di WhatsApp (FAQ)

Bagaimana cara mengetahui pelanggan sudah siap untuk closing?

Bagaimana cara mengetahui pelanggan sudah siap untuk closing?

Tanda pelanggan siap closing antara lain sering bertanya detail produk, menanyakan harga atau promo, membandingkan opsi, serta menunjukkan urgency seperti “barangnya ready tidak?” atau “bisa kirim hari ini?”.

Bagaimana cara follow up yang efektif agar cepat closing di WhatsApp?

Bagaimana cara follow up yang efektif agar cepat closing di WhatsApp?

Gunakan follow-up yang relevan dan bernilai, seperti mengingatkan manfaat produk, memberikan testimoni, atau menawarkan promo terbatas. Kirim pesan dengan jeda waktu yang wajar (misalnya 1–2 hari) dan gunakan bahasa yang ramah serta tidak memaksa agar pelanggan tetap nyaman merespons.

Apa kesalahan umum yang sering terjadi saat closing di WhatsApp?

Apa kesalahan umum yang sering terjadi saat closing di WhatsApp?

Kesalahan yang sering terjadi antara lain terlalu cepat menawarkan produk tanpa memahami kebutuhan pelanggan, respon yang lambat, serta komunikasi yang terlalu kaku atau terlalu memaksa.

Bagaimana cara meningkatkan konsistensi closing di WhatsApp?

Bagaimana cara meningkatkan konsistensi closing di WhatsApp?

Gunakan SOP atau alur komunikasi yang jelas, manfaatkan template pesan, serta evaluasi performa chat secara rutin untuk mengetahui strategi mana yang paling efektif.

Bagaimana cara membedakan pendekatan untuk pelanggan baru dan lama untuk closing WhatsApp?

Bagaimana cara membedakan pendekatan untuk pelanggan baru dan lama untuk closing WhatsApp?

Pelanggan baru membutuhkan edukasi dan pendekatan soft selling, sedangkan pelanggan lama bisa langsung ditawarkan promo atau produk lain karena sudah memiliki kepercayaan.