
Untuk Anda yang berkecimpung di bisnis ritel, Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah manajemen ritel bukan? Yap, manajemen ritel merupakan proses pengelolaan aktivitas keseharian ritel terkait penjualan kepada pelanggan.
Untuk informasi selengkapnya, simak pembahasan tentang apa itu manajemen ritel, fungsi, dan strategi manajemen ritel di artikel berikut ini!
Apa Itu Manajemen Ritel?
Pengertian Manajemen Ritel adalah proses menjalankan dan mengelola aktivitas keseharian ritel terkait penjualan barang dan jasa kepada pelanggan.
Dalam hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa organisasi ritel berfungsi pada kapasitas terbaiknya, termasuk melayani target pelanggan dan menyelaraskan operasi backend atau back office dengan front end.
Adapun tujuan dari manajemen ini ialah untuk memastikan bahwa pelanggan puas dengan barang dan jasa yang mereka beli, serta ritel berjalan dengan lancar dan terdapat pertumbuhan yang menguntungkan.
Mengapa Manajemen Ritel Penting untuk Bisnis?
Retail management merupakan salah satu faktor terpenting untuk menjalankan bisnis ritel dengan sempurna. Di mana dalam hal ini, pengetahuan tentang operasi bisnis dan manajemen menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan untuk dapat bertahan di pasaran.
Selain itu, retail management dapat membantu Anda untuk melayani pelanggan Anda dengan cara yang tepat dan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan. Di sisi lain, retail management yang baik juga dapat meningkatkan produktivitas karyawan.
Oleh karena itu, manajemen memainkan peranan penting dalam pengelolaan bisnis.
Apa Fungsi Manajemen Ritel?
Manajemen ritel mengacu pada keberhasilan bisnis dalam menjalankan dan mengelola fungsi internal toko ritel. Selain itu, manajemen ritel juga memiliki beberapa fungsi lainnya, antara lain:
– Mengajarkan tentang manajemen inventaris dan manajemen pasokan
Dalam hal ini, retail management berfungsi untuk menyampaikan berbagai teknik untuk mengoptimalkan seluruh operasi ritel. Oleh karena itu, penting untuk memahami kebutuhan setiap karyawan yang akan berada di garis depan bisnis, di mana mereka akan mewakili merek Anda setiap hari.
Selain itu, hal ini dilakukan juga untuk keberhasilan mengelola toko ritel dan memastikan Anda memiliki karyawan yang paling sesuai untuk mencerminkan visi Anda.
– Membantu menghemat waktu dan memastikan ketersediaan pelanggan
Anda harus mencatat seluruh pembelian dan penjualan produk dengan menggunakan laporan arus kas dan laporan penjualan harian. Ini akan membantu Anda dalam menjaga citra produk dan memastikan ketersediaan barang.
– Menciptakan sistem distribusi yang lebih baik
Retail management yang baik dapat mendorong sistem distribusi yang lebih baik. Di mana proses pendistribusian menjadi lebih mudah dan terkontrol.
Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Manajemen Ritel?
Secara umum, terdapat 3 (tiga) faktor utama yang dapat mempengaruhi manajemen ritel, yaitu:
1. Faktor Sosial
Saat ini industri ritel sangat bergantung pada faktor sosial seperti tren, gaya hidup, komunitas, dan status sosial masyarakat. Di mana dalam penerapannya, faktor-faktor ini dapat membantu bisnis untuk mengidentifikasi siapa saja target audiens mereka, bagaimana mereka hidup, dan apa saja faktor yang dapat mempengaruhi hubungan target audiens dan bisnis itu sendiri.
Di sisi lain, faktor sosial juga dapat mempengaruhi keputusan bisnis, seperti pemasaran seperti apa yang ingin dilakukan, jenis stok apa yang harus mereka tambah, dan saluran penjualan mana saja yang harus mereka pilih.
2. Faktor Ekonomi
Faktor ekonomi menjadi salah satu faktor berpengaruh lainnya dalam retail management. Ini karena ekonomi dapat mempengaruhi daya beli masyarakat dan biaya operasional bisnis itu sendiri.
Oleh karena itu, sangat penting bagi bisnis atau perusahaan untuk memperhatikan faktor ekonomi sebagai faktor penting dalam mengelola manajamen ritel bisnisnya.
3. Faktor Teknologi
Saat ini teknologi tengah memainkan peranan penting dalam hampir seluruh aspek kehidupan, termasuk industri ritel. Apabila dulu kebanyakan pemasaran dan penjualan dilakukan secara offline, kini semuanya dapat dilakukan secara online dengan mudah dan cepat.
Lebih lanjut, pemahaman tentang teknologi dan penggunaan alat-alat pendukung menjadi hal penting yang perlu diperhatikan oleh para pebisnis, baik bisnis skala kecil maupun besar sekalipun.
4. Faktor Lingkungan
Meningkatnya kesadaran lingkungan telah menyebabkan beberapa retailer merespons dengan cara berbeda untuk menarik minat pelanggan dan menawarkan produknya. Saat ini, ada banyak pelanggan yang lebih memilih untuk membeli produk yang ramah lingkungan dan mementingkan lingkungan dalam operasionalnya.
Oleh sebab itu, Anda sebagai seorang retailer juga perlu memperhitung faktor lingkungan dalam manajemen ritel Anda. Ini termasuk bagaimana Anda mengelola daur ulang sampah atau menunjukkan kepedulian Anda melalui proses produksi, pengemasan, dan pengiriman barang Anda.
Baca juga: 10 Retail Management Software Terbaik di Indonesia
Apa Saja Jenis Manajemen Ritel?
Berikut adalah beberapa jenis manajemen ritel yang perlu Anda ketahui:
– Independen
Manejemen ritel independen umumnya digunakan oleh pelaku bisnis kecil yang baru saja merintis bisnisnya. Di mana semua proses retail management dilalakukan secara independen atau sendiri tanpa adanya bantuan dari orang lain. Ini termasuk proses perencanaan, pembangunan, produksi, hingga pengiriman.
Namun manajemen ritel independen ini umumnya tidak bertahan lama, karena pada saat bisnis mulai berkembang, pelaku bisnis akan membutuhkan lebih banyak tenaga bantuan guna mengelola usahanya.
– Lanjutan
Berbeda dengan manajemen ritel independen, manajemen ritel lanjutan adalah pengelolaan bisnis yang dilakukan dengan cara melanjutkan operasional manajemen bisnis yang sudah ada.
Umumnya, manajemen ritel ini dilakukan pada bisnis yang diawariskan atau diberikan secara turun temurun. Adapun tujuannya adalah untuk mempertahankan nilai-nilai bisnis yang sudah ada dan dikenal oleh pelanggan.
– Waralaba
Seperti namanya, manajemen ritel waralaba umumnya digunakan oleh bisnis waralaba atau franchise dari brand yang sudah dikenal oleh banyak orang. Manajemen ritel ini dilakukan dengan cara mengikuti ketentuan atau panduan manajemen yang sudah disiapkan oleh perusahaan pusat.
Hal ini bertujuan untuk menyamakan seluruh proses operasional bisnis, sehingga memiliki kinerja dan performa yang sama kualitasnya antara satu toko waralaba dengan toko lainnya.
– Toko Online
Secara garis besar manajemen ritel toko online tidak jauh berbeda dengan manajemen ritel usaha lainnya. Namun, yang membedakan adalah penjual tidak bertemu secara langsung dengan pelanggan. Di mana barang yang dibeli akan dikirimkan kepada pelanggan sesuai dengan pesanan online yang masuk.
Bagaimana Strategi Manajemen Ritel?
Industri ritel merupakan salah satu sektor yang sangat dinamis dan kompetitif di pasaran. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi manajemen ritel yang tepat untuk menjaga kelangsungan dan pertumbuhan bisnis ritel Anda.
Berikut adalah beberapa strategi manajemen ritel yang dapat Anda terapkan pada bisnis Anda.
1. Membuat Strategi Pemasaran

Sumber: Freepik
Strategi manajemen ritel yang pertama adalah dengan melakukan strategi pemasaran yang tepat dan efektif. Mengingat marketing yang baik dapat menjangkau target audiens Anda dan membuat mereka mengetahui brand awareness bisnis Anda.
Ada berbagai jenis strategi pemasaran yang dapat Anda gunakan untuk memasarkan produk Anda, misalnya seperti melakukan influencer marketing, pemasaran di media sosial, membuat Google Ads, dan masih banyak lagi.
2. Tentukan Harga Produk

Sumber: Freepik
Hal yang tak tidak kalah penting adalah harga produk. Dalam hal ini Anda harus menetapkan harga yang sesuai dengan produk dan target pasar Anda.
Untuk menetapkan harga produk yang tepat, Anda dapat memperhitungkan biaya produksi dan melihat berapa kisaran harga produk yang sama di pasaran.
Perlu Anda ketahui, bahwa daya beli pelanggan memainkan peran yang sangat penting untuk menentukan segmen harga yang Anda pilih.
3. Memberikan Diskon dan Promosi

Sumber: Freepik
Grafik penjualan bukanlah sesuatu yang konstan, grafik ini dapat berfluktuasi tergantung dari bulan yang berbeda dalam setiap tahunnya. Sehingga tidak heran apabila ada off season atau masa di mana penjualan lebih menurun dibandingkan dengan biasanya.
Apabila bisnis Anda tengah berada di masa-masa tersebut, Anda bisa mencoba untuk menaikkan kembali grafik penjualan dengan penawaran diskon dan promosi.
Namun, perlu diingat bahwa diskon dan promosi tidak selamanya baik untuk keuangan perusahaan. Oleh karena itu, Anda perlu memilih penawaran yang bijak untuk bisnis Anda.
4. Meninjau Review Pelanggan

Sumber: Freepik
Seorang retailer yang baik selalu berusaha untuk memberikan produk dan layanan terbaik mereka kepada pelanggan. Dalam hal ini, customer journey dan pengalaman pelanggan menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh Anda.
Anda dapat meninjau ulasan atau review yang diberikan pelanggan terkait pengalaman dan kepuasan pelanggan Anda. Selain itu, Anda juga dapat menganalisis perjalanan pelanggan Anda untuk mengevaluasi pelayanan Anda dan meningkatkannya menjadi lebih lagi.
5. Melakukan Transformasi Digital

Sumber: Freepik
Transformasi digital sangat penting seiring pola perilaku belanja konsumen yang lebih nyaman belanja online. Hal ini juga menyebabkan salah satu perusahaan retail terbesar di Indonesia Transmart menutup beberapa gerainya.
Dikutip dari viva.co.id, Vice President Corporate Communication Transmart Satria Hamid mengatakan salah satu penyebab Transmart menutup sejumlah gerai karena adanya perubahan pola belanja masyarakat yang sudah terbiasa belanja by online saat pandemi kemarin.
Transformasi digital juga harus didukung oleh komitmen membangun digital marketing. Tujuannya untuk meningkatkan jangkaun bisnis ritel Anda.
Mengingat saat ini teknologi telah memainkan peranan penting dalam kehidupan, dan kebanyakan orang telah beralih ke platform digital yang lebih mudah, cepat, dan nyaman untuk digunakan.
Baca Juga: Manajemen Persediaan: Pengertian, Fungsi, dan Metode
Pahami Manajemen Ritel dan Tingkatkan Penjualan Anda Sekarang Juga!
Manajemen Ritel merupakan proses mengelola aktivitas keseharian ritel yang berkaitan dengan penjualan barang dan jasa kepada pelanggan. Manajemen ritel merupakan salah satu faktor terpenting untuk menjalankan bisnis ritel dengan sempurna.
Anda dapat meningkatkan manajemen ritel bisnis Anda dengan menggunakan aplikasi sales CRM terbaik. Aplikasi sales CRM dapat membantu Anda mengatur penjualan dan pemasaran dengan mudah melalui satu platform terpadu.
Mekari Qontak menyediakan aplikasi sales CRM terbaik dengan fitur-fitur canggih yang juga disukai banyak bisnis karena mampu meningkatkan performance dan pendapatan bisnis Anda.
Selain itu, Mekari Qontak juga memiliki tim bisnis yang selalu siap membantu Anda melalui solusi CRM tingkat lanjut & terlokalisasi yang sepenuhnya melayani semua kategori industri.
Jadi tunggu apa lagi? Coba Gratis aplikasi CRM gratis selama 14 hari dari Mekari Qontak, atau konsultasikan kebutuhan bisnis Anda bersama tim support Mekari Qontak.