Aplikasi Sales Lapangan Terbaik di Indonesia

Aplikasi Sales Lapangan Terpadu untuk Kelola Aktivitas Penjualan Salesman

Susun rute kunjungan tim dan pantau pelaksanaannya secara real-time dengan aplikasi sales lapangan terbaik dari Mekari Qontak.

  • Susun rute kunjungan harian yang efisien untuk setiap salesman.
  • Catat kunjungan lewat check-in terverifikasi lokasi dan waktu.
  • Pantau posisi dan status tim lapangan secara real-time dari mana saja.
  • Hasilkan laporan performa otomatis tanpa input manual dari tim.
  • Tetap berjalan di area tanpa koneksi internet lewat mode offline.
Sales GPS Tracking

Telah dipercaya oleh 35.000+ bisnis di Asia Tenggara

Logo rumah sakit menampilkan nama
Logo berwarna biru menunjukkan nama
Logo Alodokter yang tertulis dengan huruf kapital berwarna biru, berfungsi sebagai identitas dalam konteks layanan kesehatan digital di Indonesia.
Logo Bank MAYORA terlihat menonjol dengan warna merah, menandakan identitas lembaga keuangan yang menawarkan berbagai layanan perbankan. Desainnya sederhana, menciptakan kesan profesional di sektor perbankan.
Logo BCA Insurance menampilkan nama perusahaan dengan warna biru yang cerah. Ini digunakan sebagai identitas dalam sektor asuransi di Indonesia.
Latar belakang merah menonjolkan teks dengan karakter yang sederhana, memberikan nuansa kuat dan menarik perhatian dalam konteks desain grafis.
Logo Faber-Castell menonjol dengan desain elegan. Teks menunjukkan reputasi merek dalam industri alat tulis sejak 1761.
Logo Gojek terlihat jelas dengan kombinasi warna hijau dan hitam, mewakili layanan transportasi dan pengantaran di Indonesia.
Logo GrandLucky Superstore dengan warna cerah menonjolkan nama brand. Dikenal untuk belanja barang sehari-hari dengan kualitas baik.
Dua karakter kartun ceria tersenyum, mengenakan topi kuning, mewakili merek HokBen. Latar belakang berwarna cerah memberikan kesan ramah dan mengundang selera makan.
Logo Hana Bank menampilkan elemen grafis yang dinamis dan modern, dengan kombinasi warna biru dan merah, menggambarkan identitas lembaga keuangan.
Logo Toyota-Astra Motor menonjol dengan huruf merah, mencerminkan identitas dan brand perusahaan otomotif yang terkemuka di Indonesia.
Logo Hyundai ditampilkan dengan jelas, menunjukkan identitas merek otomotif terkenal. Latar belakangnya berwarna biru, menambahkan kesan modern dan profesional.
Logo bulat berwarna kuning dengan tulisan
Logo kementerian menampilkan globe dan burung garuda, simbol negara, mencerminkan otoritas dan integritas dalam pengawasan publik di Indonesia.
Logo Mayapada Hospital menonjolkan nama rumah sakit dengan simbol hati yang terintegrasi. Menggambarkan komitmen terhadap perawatan kesehatan yang lebih baik.
Teks
Logo Novotel terletak di latar belakang gelap, mencerminkan identitas merek hotel yang modern dan profesional. Desainnya sederhana namun elegan.
Logo dengan kata
Logo Puma menampilkan seekor puma melompat, diiringi dengan nama
Logo Shell menampilkan simbol cangkang berwarna merah dan kuning, berfungsi sebagai identitas merek di industri energi dan bahan bakar.
Logo Transvision menonjol dengan kombinasi warna biru dan ungu. Desain modern ini mengkomunikasikan identitas merek sebagai penyedia layanan hiburan digital di Indonesia.
Sebuah rumah dengan gaya minimalis dan atap datar terletak di tengah taman yang rimbun, dikelilingi berbagai tanaman hijau dan bunga berwarna-warni.
Logo Tupperware berwarna merah muda menonjol di atas latar belakang putih, menggambarkan merek yang dikenal untuk produk penyimpanan makanan.

Manfaat aplikasi sales lapangan bagi tim penjualan Anda

Balon udara menggantung di udara, siap untuk terbang, dikelilingi oleh langit biru yang cerah dan pemandangan alam di bawahnya.

Pelaksanaan terkendali

Pastikan setiap rencana kunjungan penjualan benar-benar dijalankan sesuai target yang sudah disepakati.

Monitor menampilkan grafik gelombang sinus, menunjukkan analisis data. Lingkungan digital ini biasanya digunakan untuk pemantauan kesehatan atau sinyal.

Data akurat

Terima laporan aktivitas dan pencapaian langsung dari lapangan, tanpa perantara dan tanpa rekap manual.

Sebuah jam dinding menunjukkan waktu, dengan jarum jam yang berada di posisi tertentu. Terlihat desain minimalis dengan latar belakang sederhana.

Waktu lebih efisien

Kurangi waktu yang habis di jalan lewat rute kunjungan yang disusun berdasarkan kedekatan lokasi pelanggan.

Pastikan setiap kunjungan berjalan sesuai rencana dengan Software Sales Lapangan

Pantau aktivitas tim salesman saat bertugas di lapangan secara langsung, sehingga Anda tahu mana rencana yang terlaksana dan mana yang perlu ditindaklanjuti hari itu juga.

  • Interaksi dengan pelanggan tercatat - Seluruh aktivitas dan hasil kunjungan tim lapangan terekam saat mereka menemui pelanggan.
  • Laporan diperbarui real-time - Data pencapaian masuk seketika, sehingga informasi yang Anda pegang selalu yang terbaru.
  • Posisi sales mudah dipantau - Seluruh aktivitas salesman terlihat dari satu dasbor, memudahkan pengawasan kinerja harian.
  • Basis data tersinkronisasi otomatis - Data dari berbagai saluran bisnis menyatu, sehingga tidak ada lagi catatan yang tumpang tindih.
Chat panel Sales GPS Tracking

Percepat proses penjualan dengan rute kunjungan lapangan yang tertata

Bekali tim lapangan dengan peta perjalanan pelanggan agar waktu di jalan berkurang dan jumlah kunjungan produktif meningkat.

  • Susun rute kunjungan sendiri - Buat peta perjalanan sesuai sebaran lokasi pelanggan agar waktu tempuh lebih hemat.
  • Jangkau pelanggan sesuai keberadaannya - Kunjungi pelanggan di mana pun mereka berada tanpa membuat mereka menunggu lama.
  • Prioritaskan pelanggan berdekatan - Kunjungi lokasi yang berdekatan lebih dulu untuk memangkas waktu perjalanan.
  • Permudah kolaborasi tim untuk mempercepat proses penjualan - Koordinasi karyawan dengan tim lainnya untuk menyelesaikan penjualan dilakukan dalam satu aplikasi, sehingga tidak ada miskomunikasi.
Report dasbor Sales GPS Tracking
Frequently Asked Questions (FAQ)

Apa itu aplikasi sales lapangan?

Aplikasi sales lapangan adalah perangkat lunak yang membantu perusahaan mengelola tim penjualan yang bekerja langsung di lapangan, mulai dari menyusun rencana kunjungan, mencatat aktivitas saat menemui pelanggan, sampai menyusun laporan pencapaian. Berbeda dari aplikasi CRM yang berfokus pada data pelanggan, aplikasi jenis ini menekankan pelaksanaan di lapangan beserta verifikasinya.

Kebutuhan ini paling terasa di perusahaan yang tim penjualannya bekerja secara mobile, seperti distributor FMCG, farmasi, asuransi, properti, dan layanan B2B berbasis kunjungan.

Mekari Qontak menyediakan aplikasi sales lapangan yang terhubung dengan modul CRM, manajemen deal, dan pemetaan area dalam satu platform. Setiap kunjungan yang tercatat langsung tersambung dengan profil pelanggan, tahapan deal, dan pencapaian target salesman, sehingga tidak perlu sistem terpisah untuk masing-masing kebutuhan.

Apa bedanya aplikasi sales lapangan dengan aplikasi CRM biasa?

Keduanya saling melengkapi, tetapi titik beratnya berbeda.

Aplikasi CRM berfokus pada data pelanggan dan tahapan deal, yaitu siapa pelanggannya, sudah sampai mana prosesnya, dan apa langkah berikutnya. Datanya sebagian besar diisi dari kantor atau setelah kunjungan selesai.

Sementara itu, Aplikasi sales lapangan berfokus pada pelaksanaan di lapangan, yaitu menyusun rute kunjungan, mencatat check-in di lokasi pelanggan, dan menghasilkan laporan aktivitas tanpa rekap manual. Pencatatannya terjadi saat kunjungan berlangsung, bukan sesudahnya.

Di Mekari Qontak keduanya berjalan dalam satu platform, sehingga kunjungan yang tercatat di lapangan langsung memperbarui tahapan deal tanpa perlu diinput ulang.

Mengapa perusahaan dengan tim penjualan lapangan membutuhkan aplikasi sales lapangan?

Mengapa perusahaan dengan tim lapangan membutuhkan aplikasi sales lapangan?
Tanpa sistem terpusat, pengelolaan tim lapangan menghadapi tiga masalah yang berulang:

1. Laporan sulit diverifikasi

Kunjungan yang dilaporkan lewat pesan atau spreadsheet tidak bisa dipastikan benar-benar terjadi, sehingga keputusan soal target dan wilayah dibuat di atas data yang belum tentu akurat.

2. Kendala terlambat diketahui

Rute yang berubah, pelanggan prioritas yang belum dikunjungi, atau hambatan di lapangan sering baru terungkap di akhir hari, ketika kesempatan untuk turun tangan sudah lewat.

3. Waktu habis untuk administrasi

Tim lapangan menghabiskan sebagian jam kerjanya untuk menyusun laporan, padahal waktu itu bisa dipakai untuk menambah kunjungan.

Bagaimana cara kerja aplikasi sales lapangan dalam operasional harian?

Aplikasi sales lapangan bekerja lewat empat tahap yang saling terhubung, mulai dari penyusunan rencana sampai laporan pencapaian.

1. Perencanaan rute dan target kunjungan

Supervisor menyusun daftar pelanggan yang perlu dikunjungi beserta urutan rutenya, biasanya berdasarkan sebaran lokasi dan prioritas target periode berjalan. Rute yang disusun mempertimbangkan kedekatan antar lokasi, sehingga waktu tempuh berkurang dan jumlah kunjungan produktif per hari bisa bertambah.

Rencana ini langsung terkirim ke perangkat masing-masing salesman, lengkap dengan alamat, kontak, dan riwayat kunjungan sebelumnya, sehingga tim sudah membawa konteks pelanggan sejak sebelum berangkat.

2. Pelaksanaan kunjungan di lapangan

Salesman memulai hari kerja lewat clock-in di aplikasi, lalu bergerak mengikuti rute yang sudah ditetapkan. Setiap tiba di lokasi pelanggan, mereka melakukan check-in yang otomatis mencatat titik lokasi dan waktu kunjungan sebagai bukti kehadiran.

Pada saat yang sama, salesman dapat mencatat hasil pertemuan, mengunggah foto kondisi outlet, atau memperbarui status pesanan langsung dari aplikasi. Semua ini berlangsung di tempat, sehingga tidak ada informasi yang hilang karena baru dicatat setelah kembali ke kantor.

3. Pemantauan aktivitas secara real-time

Seluruh aktivitas tim tervisualisasi dalam satu dasbor yang dapat diakses supervisor maupun manajer. Lewat tampilan peta, manajemen melihat posisi dan status setiap salesman, apakah sedang dalam perjalanan, berada di lokasi pelanggan, atau belum memulai kunjungan.

Dasbor juga menyediakan penyaringan berdasarkan area, tim, atau individu, sehingga tetap terkelola meski jumlah salesman mencapai ratusan. Kalau ada rencana yang meleset di tengah hari, supervisor bisa langsung menghubungi tim terkait, bukan menunggu laporan sore.

4. Pelaporan dan evaluasi pencapaian

Data dari seluruh kunjungan terkumpul otomatis menjadi laporan pencapaian, tanpa perlu rekap manual dari tim lapangan. Laporan ini mencakup jumlah kunjungan yang terlaksana, tingkat penyelesaian rute, sampai hasil pertemuan di setiap pelanggan.

Karena datanya berasal dari pencatatan di lokasi, angka yang muncul di laporan bisa dipakai langsung untuk menilai kinerja, menyusun target periode berikutnya, dan menentukan wilayah mana yang membutuhkan tambahan sumber daya.

Pemantauan berhenti otomatis saat salesman melakukan clock-out, sehingga aktivitas di luar jam kerja tetap terjaga privasinya.

Apakah aplikasi sales lapangan tetap berfungsi di area tanpa sinyal?

Ya, tetap berfungsi. Aktivitas lapangan tidak selalu berlangsung di area dengan koneksi internet yang stabil, sehingga data kunjungan disimpan lebih dulu di perangkat ketika koneksi terputus. Begitu jaringan tersedia kembali, data tersinkronisasi otomatis ke server tanpa perlu tindakan tambahan dari pengguna. Kemampuan ini penting untuk mendukung kunjungan di daerah pelosok, basement gedung, maupun perjalanan antar kota.

Apakah penggunaan aplikasi sales lapangan legal dan bagaimana privasi karyawan dijaga?

Legal, selama penerapannya memiliki tujuan operasional yang jelas dan proporsional dengan kebutuhan bisnis. Pertanyaan ini biasanya menjadi salah satu pertimbangan utama tim HR dan legal sebelum implementasi, karena data lokasi termasuk kategori data pribadi yang pengelolaannya diatur undang-undang.

1. Dasar penggunaannya adalah kebutuhan operasional yang sah

Pemantauan aktivitas karyawan selama jam kerja merupakan praktik yang dapat dijalankan secara legal di Indonesia, sepanjang tujuannya berkaitan langsung dengan pelaksanaan pekerjaan. Untuk tim lapangan, tujuan itu mencakup verifikasi kunjungan pelanggan, pengelolaan rute dan wilayah kerja, serta perhitungan pencapaian yang menjadi dasar penilaian kinerja maupun komisi.

Prinsip yang perlu dipegang adalah proporsionalitas, yaitu data yang dikumpulkan tidak melebihi kebutuhan tujuan tersebut. Pemantauan yang dirancang untuk memverifikasi kunjungan cukup mencatat titik lokasi saat check-in dan pergerakan selama jam kerja, bukan seluruh aktivitas karyawan sepanjang hari.

2. Karyawan mengetahui dan menyetujui mekanismenya

Keterbukaan menjadi syarat penting agar penerapannya tidak dipersoalkan di kemudian hari. Karyawan perlu memahami data apa yang dikumpulkan, kapan pengumpulannya berlangsung, siapa yang dapat mengaksesnya, dan untuk keperluan apa data itu dipakai.

Persetujuan tersebut sebaiknya dituangkan dalam dokumen resmi, baik lewat kontrak kerja, kebijakan internal perusahaan, maupun berita acara sosialisasi. Dalam praktiknya, penjelasan yang disampaikan sejak awal juga mengurangi resistensi tim terhadap sistem baru, terutama ketika mereka melihat bahwa data yang sama dipakai untuk memvalidasi pencapaian dan komisi mereka.

3. Pemantauan dibatasi pada jam kerja

Pelacakan hanya berjalan setelah salesman melakukan clock-in dan berhenti otomatis begitu mereka melakukan clock-out. Di luar rentang itu, sistem tidak merekam lokasi, sehingga aktivitas pribadi karyawan di luar jam kerja tetap terjaga.

Batas ini penting bukan hanya secara hukum, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan tim. Sistem yang terus merekam tanpa batas waktu cenderung ditolak penggunanya, dan sistem yang tidak dipakai tidak menghasilkan data apa pun.

4. Data lokasi dikelola sesuai ketentuan perlindungan data pribadi

Data lokasi termasuk data pribadi menurut Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, sehingga pengelolaannya perlu mengikuti ketentuan dalam undang-undang tersebut, mulai dari kejelasan tujuan sampai pembatasan masa penyimpanan.

Dari sisi teknis, akses terhadap data lokasi dibatasi berdasarkan peran, sehingga supervisor hanya melihat tim yang menjadi tanggung jawabnya dan tidak setiap pengguna dapat menelusuri riwayat lokasi karyawan lain.

Industri apa saja yang paling membutuhkan aplikasi penjualan salesman?

Kebutuhan paling tinggi ada di industri dengan volume kunjungan besar dan kebutuhan verifikasi yang ketat:

  1. Distribusi FMCG dan farmasi: Tim mengunjungi puluhan outlet setiap hari, sehingga verifikasi kunjungan menentukan keakuratan pencapaian target.
  2. Penjualan B2B lapangan: Industri seperti mesin, alat kesehatan, dan alat berat punya siklus penjualan panjang dengan banyak pertemuan di lokasi pelanggan.
  3. Asuransi dan jasa keuangan: Agen yang menemui nasabah secara langsung membutuhkan bukti kunjungan yang dapat ditelusuri.
  4. Properti: Agen melakukan kunjungan lokasi bersama calon pembeli, sehingga durasi dan tindak lanjutnya perlu tercatat.
  5. Layanan teknis di lokasi pelanggan: Tim yang bertugas di lapangan perlu mencatat waktu penanganan dan hasil pekerjaannya.

Apakah aplikasi sales lapangan cocok untuk perusahaan multi-cabang dengan ratusan sales lapangan?

Justru perusahaan dengan skala seperti inilah yang merasakan manfaat terbesarnya, karena semakin banyak tim di lapangan, semakin sulit memantau pelaksanaan kunjungan secara manual. Namun kebutuhan operasional yang lebih kompleks juga menuntut sistem yang dirancang untuk skala besar, bukan sekadar pencatatan kunjungan dasar. Ada empat hal yang perlu dipastikan sebelum memilih.

1. Skalabilitas untuk tim dalam jumlah besar

Sistem perlu mampu memantau ratusan hingga ribuan perangkat secara bersamaan tanpa penurunan performa, terutama pada jam sibuk ketika seluruh tim melakukan clock-in dalam rentang waktu yang berdekatan.

Selain itu, data kunjungan perlu tersimpan dalam jangka panjang agar dapat ditelusuri saat audit, evaluasi kinerja tahunan, maupun penelusuran sengketa komisi yang biasanya merujuk aktivitas beberapa bulan ke belakang.

2. Tata kelola dan pengaturan hak akses berjenjang

Dalam organisasi multi-cabang, setiap tingkat manajemen membutuhkan cakupan data yang berbeda. Kantor pusat perlu melihat gambaran nasional, manajer wilayah memantau area yang menjadi tanggung jawabnya, kepala cabang mengelola timnya sendiri, sementara supervisor cukup melihat salesman yang berada di bawah koordinasinya.

Pengaturan berjenjang seperti ini menjaga keamanan data sekaligus memastikan setiap pengguna hanya berhadapan dengan informasi yang relevan baginya, sehingga dasbor tidak menjadi terlalu padat untuk dibaca.

3. Perbandingan kinerja yang konsisten antar cabang

Dasbor yang seragam memungkinkan perusahaan membandingkan pencapaian target, jumlah kunjungan terlaksana, dan produktivitas tim antar cabang menggunakan ukuran yang sama.

Konsistensi ini yang membuat perbedaan angka antar cabang bisa ditafsirkan dengan tepat, apakah berasal dari perbedaan potensi wilayah, kualitas eksekusi tim, atau kebutuhan tambahan sumber daya di area tertentu.

4. Dukungan untuk operasional yang kompleks

Perusahaan berskala besar jarang menjalankan satu model penjualan yang seragam. Sebagian cabang mungkin fokus pada kunjungan outlet harian, sebagian lain menangani penjualan proyek dengan siklus panjang, sehingga alur kerja, target, dan indikator kinerjanya perlu dapat diatur berbeda di tiap cabang.

Sistem juga perlu mengakomodasi perbedaan wilayah operasi, termasuk cabang yang berada di zona waktu berbeda, serta terhubung dengan sistem lain yang sudah dipakai perusahaan agar data kunjungan tidak berhenti sebagai catatan terpisah.

Bisakah aplikasi sales lapangan terhubung dengan sistem yang sudah dipakai?

Bisa. Ini yang membedakan sistem terpadu dari aplikasi yang berdiri sendiri, karena aplikasi terpisah memaksa tim berpindah-pindah untuk mencatat aktivitas dan memperbarui data.

1. Terhubung dengan CRM dan pipeline penjualan

Setiap kunjungan yang tercatat langsung tersambung dengan profil pelanggan dan deal yang sedang berjalan, sehingga aplikasi sales pipeline dan aktivitas lapangan bekerja di atas data yang sama.

2. Mendukung perencanaan dan evaluasi

Data kunjungan dapat dipadukan dengan pemetaan area untuk memastikan rencana benar-benar dijalankan, sekaligus menjadi dasar penilaian pencapaian tanpa input ulang.

3. Terhubung dengan sistem HR

Data kehadiran dan aktivitas lapangan dapat dimanfaatkan bersama ekosistem Mekari untuk kebutuhan operasional lainnya.

Berapa biaya aplikasi sales lapangan dan bagaimana mengukur ROI dan manfaatnya?

Banyak perusahaan berfokus pada harga lisensi software saat mengevaluasi. Padahal yang menentukan nilai baliknya adalah tingkat pemakaian oleh tim di lapangan dan kualitas data yang dihasilkan.

1. Komponen biaya tidak berhenti di lisensi

Selain langganan per pengguna, implementasi mencakup aktivasi fitur, onboarding, pelatihan, serta integrasi dengan CRM, HRIS, atau penggajian. Pelatihan sering diremehkan padahal paling menentukan, sebab tim yang tidak paham alasan pencatatan akan mengisi data seadanya.

2. Jangka pendek, efisiensi operasional

Rute yang tertata memangkas waktu tempuh dan biaya perjalanan, sementara laporan otomatis menghapus pekerjaan rekap manual. Validasi komisi juga lebih cepat karena data kunjungan sudah terverifikasi sejak awal.

3. Jangka menengah, kualitas eksekusi

Jumlah kunjungan yang terlaksana meningkat dan pelanggan prioritas tidak lagi terlewat. Supervisor mulai bisa membedakan siapa yang butuh pendampingan berdasarkan aktivitas tercatat, bukan kesan sesaat.

4. Jangka panjang, keputusan berbasis data

Perkiraan penjualan lebih akurat karena disusun dari kunjungan terverifikasi. Data yang sama menjadi dasar pembagian wilayah dan rencana ekspansi, yaitu keputusan yang dampaknya jauh melampaui biaya lisensi tahunan.

Untuk mengetahui estimasi investasi sesuai jumlah pengguna dan kebutuhan bisnis Anda, kunjungi halaman harga Mekari Qontak.