Mekari Qontak
Marketing

14 Cara Efektif Meningkatkan CTR di Google

Panduan Lengkap Cara Meningkatkan CTR

Pelajari Cara Meningkatkan CTR Organik yang Efektif di Sini!

Click through rate (CTR) merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan di situs Anda. Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahui bagaimana cara meningkatkan CTR organik situs Anda.

Untuk informasi selengkapnya, simak pembahasan tentang apa itu CTR dan bagaimana cara meningkatkannya di artikel berikut ini!

Aplikasi CRM Mekari Qontak

Apa Itu CTR?

Click through rate adalah rasio jumlah klik yang diterima hasil pencarian dengan search engine results pages (SERPs) atau impressions.

Umumnya klik bersumber dari hasil pencarian organik pengguna internet di hasil Google search console atau pencarian Google. Sementara impression berasal dari jumlah munculnya halaman situs web Anda di hasil pencarian.

Dalam hal ini, menghitung CTR organik dapat membantu Anda mengukur seberapa berharga setiap posisi peringkat bagi situs Anda. Selain itu, ini juga memungkinkan Anda untuk memperkirakan organic traffic yang masuk ke situs Anda.


Bagaimana Cara Menghitung CTR?

Untuk mengetahui berapa jumlah click through rate, Anda dapat menggunakan click through rate formula dengan cara membagi total jumlah klik yang Anda terima dengan jumlah impression situs web Anda.

Berikut adalah rumus CTR:

Rumus CTR

Misalnya Anda memiliki total jumlah klik sebanyak 25 dan jumlah impression 100, maka:

(Total Jumlah Klik : Jumlah Impressions) x 100 = …

(25 : 100) x 100 = 25%

Sementara itu, menurut Databox, rata-rata CTR yang ‘baik’ atau average CTR adalah 5% ke atas.

Mengapa Meningkatkan CTR Organik Penting?

CTR merupakan metrik atau persentase penting yang dapat membantu Anda memahami pelanggan atau search intent. Ini dapat memberitahu Anda tentang apa yang berhasil dan tidak berhasil, ketika Anda sedang mencoba menjangkau target audiens atau prospek Anda.

Dalam hal ini, CTR yang rendah akan menunjukkan bahwa Anda menargetkan audiens yang salah atau tidak berbicara dengan mereka secara persuasif guna meyakinkan mereka untuk mengklik konten Anda.

Di sisi lain, CTR organik dapat membantu Anda mengetahui organic traffic yang Anda miliki dan mengukur keberhasilan upaya yang telah Anda lakukan sebelumnya. Kemudian, Anda dapat menetapkan harapan yang realistis terkait ROI, kampanye, konten, dan perubahan situs Anda.

Bagaimana Cara Meningkatkan CTR?

Berikut adalah tips cara meningkatkan CTR:

1. Gunakan Long Tail Keyword

Long tail keyword untuk meningkatkan CTR

Sumber: Ahrefs

Cara meningkatkan CTR yang pertama adalah dengan menggunakan long tail keyword, terutama di bagian heading dan tag judul Anda.

Long tail keyword umumnya sangat deskriptif, sehingga dapat mencocokkan konten Anda dengan search intent atau maksud pencari.

2. Tulis Meta Description yang Efektif

Cara meningkatkan CTR lainnya adalah dengan menulis meta description yang efektif. Meta description adalah teks deskripsi yang muncul di bawah tag judul Anda di SERPs.

Ini akan memberitahu pengguna tentang halaman Anda dan juga menarik mereka untuk mengklik postingan Anda. Oleh sebab itu, Anda perlu memuat CTA dalam  meta description Anda.

3. Menerapkan Data Terstruktur

Cara meningkatkan CTR selanjutnya adalah dengan menerapkan data terstruktur untuk ‘berbicara’ dengan algoritma mesin pencarian Google.

Dalam hal ini, Anda dapat menggunakan tools untuk mengubah konten Anda menjadi kode yang dapat diproses dengan mudah oleh Google search console. Ini akan membantu mereka untuk menampilkan hasil pencarian yang kaya dan interaktif.

4. Buat Postingan Dengan Gambar

Gambar pada SERP

Memuat gambar dalam postingan adalah praktik yang umum dilakukan oleh para marketer dan blogger. Namun, tahukah Anda bahwa ini ternyata dapat meningkatkan CTR organik Anda?

Gambar di konten merupakan cara ampuh untuk meningkatkan keterlibatan pelanggan Anda. Mengingat menjadi unsur penting konten, di mana ini akan muncul di cuplikan unggulan dan kotak info lainnya yang berada di SERP.

5. Gunakan URL Deskriptif

Cara meningkatkan CTR berikutnya adalah dengan menggunakan URL deskriptif. URL halaman Anda adalah salah satu informasi utama yang akan ditampilkan di SERP.

Oleh sebab itu, Anda harus mengoptimalkannya untuk membantu meningkatkan CTR organik Anda. Adapun cara yang dapat Anda lakukan adalah dengan membuatnya secara deskriptif atau mudah untuk dibaca.

Anda dapat memasukkan kata kunci Anda secara alami di URL Anda. Ini akan memperkuat topik inti postingan Anda, sehingga menunjukkan kepada pengguna bahwa konten Anda relevan dengan keyword yang mereka cari.

6. Sederhanakan Format Judul Anda

Tag judul merupakan bagian dari informasi yang akan ditampilkan di SERP. Dalam hal ini, Anda perlu meluangkan waktu untuk membuat format judul dengan benar.

Adapun cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan membuatnya tetap sederhana. Mengingat orang umumnya akan menelusuri hasil pencarian untuk mencari hasil yang paling relevan.

Sehingga, apabila judul Anda sederhana dan menjelaskan dengan jelas tentang apa postingan tersebut, maka Anda akan mendorong lebih banyak klik untuk halaman situs Anda.

7. Lokalkan Konten Anda

Saat ini smartphone tengah banyak digunakan oleh berbagai kalangan. Lebih lanjut, sebagian besar ponsel akan mengaktifkan lokasi untuk fungsi peta, dan memungkinkan Google untuk membaca solusi mereka serta memberikan solusi lokal.

Oleh karena itu, Anda dapat memanfaatkan hal ini untuk membuat konten lokal yang dapat mendukung hal tersebut dan pada akhirnya meningkatkan CTR Anda.

8. Gunakan Format Listicle

Kemudian, Anda dapat membuat konten dengan format listicle untuk meningkatkan CTR Anda. Mengapa? Karena orang-orang menyukai daftar listing dan ini membutuhkan upaya kognitif minimum untuk dicerna.

Dalam hal ini, Anda dapat menyertakan format listicle dalam strategi konten Anda. Untuk melakukannya, pastikan Anda menyertakan angka di judul dan tag judul Anda.

Ini akan menjelaskan kepada pengguna, bahwa konten Anda merupakan daftar yang mudah untuk dibaca.

9. Gunakan Pratinjau Yoast (WordPress)

 

Cara meningkatkan CTR dengan Yoast

Apabila Anda pengguna WordPress, Anda dapat memanfaatkan Yoast untuk meningkatkan CTR organik Anda. WordPress memiliki pratinjau atau Yoast review yang akan muncul di SERP.

Ini akan membantu Anda melihat apakah ada kata kunci yang terpotong dan bagaimana meta description Anda akan muncul di SERP.

10. Identifikasi CTR Anda

Cara meningkatkan CTR berikutnya adalah dengan menghitung mana yang memiliki CTR yang bagus dan mana yang memiliki CTR yang buruk. Ini termasuk halaman, judul, serta jenis konten yang Anda miliki.

Dalam hal ini, Anda dapat menggunakan Google Analytics untuk mengidentifikasi CTR Anda. Kemudian optimalkan kembali halaman lama dan konten web Anda untuk mendapatkan CTR organik yang lebih baik.

11. Optimalkan Kecepatan Situs

Google Page Speed

Apabila situs web Anda memiliki kecepatan yang tidak baik, maka pengunjung yang mengklik halaman Anda mungkin akan segera terpental dari halaman situs Anda atau mengalami bounce.

Hal ini tentu akan memengaruhi CTR Anda secara negatif. Oleh karena itu, Anda perlu mengoptimalkan kecepatan situs Anda, agar Anda tidak memiliki bounce rate yang tinggi.

Baca Juga: 10 Cara Menurunkan Bounce Rate secara Efektif!

12. Gunakan Rich Snippets

Rich snipppet untuk meningkatkan CTR

Rich snippets adalah fitur yang dapat menyajikan data yang ditampilkan pada pengguna saat memasukkan kata kunci di mesin pencarian Google.

Dalam hal ini, rich snippets bisa menjadi cara lain untuk mendorong klik ke situs web Anda. Ini menunjukkan hasil pencarian data yang ditampilkan bersama.

13. Aktifkan Navigasi Breadcrumb

Navigasi breadcrumb dapat membantu Anda untuk dengan mudah melacak kembali langkah Anda di situs web. Selain itu, navigasi ini dapat membantu Anda untuk memberikan pengalaman pengguna yang positif kepada pengguna.

Navigasi ini juga memiliki efek bola salju yang menghasilkan peringkat situs web yang  lebih tinggi. Akibatnya, Anda dapat menghasilkan CTR yang lebih tinggi pula.

14. Manfaatkan Laporan Google Analytics

Google Analytics untuk meningkatkan CTR

Google Analytics dapat memberikan Anda informasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja pencarian organik dan tingkat konversi halaman situs Anda.

Anda dapat menggunakan laporan dari Google Analytics untuk membuat call to action (CTA) yang lebih baik dan pada akhirnya meningkatkan quality score serta CTR yang lebih tinggi.

Saya Mau Coba Gratis Qontak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Qontak Sekarang!


Pelajari Cara Meningkatkan CTR dan Terapkan Sekarang Juga!

Logo Mekari Qontak

Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa click through rate (CTR) merupakan persentase rasio antara jumlah klik halaman situs Anda dengan impressions. Anda dapat menghitung CTR Anda dengan cara membagi total jumlah klik dengan jumlah impression.

Sementara itu, menghitung CTR organik dapat membantu Anda untuk memperkirakan organic traffic yang masuk ke situs Anda. Apabila CTR Anda rendah, maka sebaiknya Anda memperbaikinya dengan cara meningkatkan CTR yang sudah dijelaskan di atas.

Selain meningkatkan CTR dengan kiat-kiat di atas, Anda juga dapat meningkatkan CTR dengan mengoptimalkan strategi pemasaran Anda. Salah satunya dengan menggunakan aplikasi omnichannel terbaik.

Qontak menyediakan aplikasi mnichannel CRM terbaik di Indonesia, yang dapat dintegrasikan dengan semua platform bisnis yang Anda butuhkan dengan mudah. Selain itu, Anda dapat mengelola, memonitor, serta menganalisis bisnis Anda pada semua platform melalui satu dashboard.

Jadi tunggu apa lagi? Coba gratis CRM omnichannel selama 14 hari dari Qontak atau konsultasikan kebutuhan bisnis Anda bersama tim support Qontak.

Hubungi Qontak sekarang!

 

Related Articles

WhatsApp WhatsApp Sales