Daftar isi
6 min read

Panduan Lengkap Membuat Media Planning untuk Iklan Perusahaan

Tayang 22 Februari 2024
Diperbarui 15 Juli 2024
Panduan lengkap untuk membuat media planning
Panduan Lengkap Membuat Media Planning untuk Iklan Perusahaan

Media planning berfungsi memastikan uang yang dihabiskan untuk beriklan tidak terbuang percuma. Terlebih, tanpa disadari, sejumlah media online memerlukan anggaran beriklan lebih besar daripada media konvensional.

Price Waterhouse Coopers (PwC) melaporkan bahwa pengeluaran media online telah melampaui pengeluaran iklan TV, radio, majalah, dan surat kabar. Misalnya, pengeluaran pada iklan mobile diperkirakan meningkat dari 70% menjadi 81% dari penjualan iklan online antara tahun 2019 dan 2023.

Fakta tersebut menunjukkan bahwa bisnis harus berhati-hati dalam membuat perencanaan media beriklan, agar bisa mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan.

Yuk, pelajari metode membuat media plan yang efektif, dan apa saja komponen yang perlu dimasukkan dalam perencanaan media Anda. Semuanya akan dikupas tuntas pada artikel berikut.

Apa itu Media Planning?

Media planning adalah proses menentukan metode pemasaran terbaik, mulai dari bagaimana, kapan hingga dimana audiens akan menerima pesan iklan. Pada proses pembuatannya, memerlukan riset serta analisis yang tepat terkait target audiens, konten iklan hingga channel yang akan digunakan.

Dalam media plan memuat semua rangkaian yang bisnis perlu lakukan selama menjalankan iklan. Oleh karena itu, pembuatan perencanaan media yang teliti, bisnis dapat menjangkau calon pelanggan di saluran yang tepat dengan pesan yang tepat pada waktu yang tepat pula.

Selain itu, adanya media plan memudahkan bisnis dalam mengevaluasi seberapa efektif kampanye pemasaran yang mereka jalankan, termasuk pemilihan platform media yang tepat.

Hal tersebut, membantu bisnis untuk menyusun strategi pemasaran yang lebih baik di masa depan. Dengan begitu, bisnis bisa mendapatkan keuntungan maksimal.

Apa saja Manfaat Membuat Media Planning?

Peran media planning sangatlah penting pada masa kini. Hal tersebut tidak lepas dari keuntungan yang akan bisnis dapatkan dengan membuat media plan. Keuntungan tersebut di antaranya sebagai berikut:

  • Memiliki Alur Pemasaran yang Jelas

Keuntungan pertama, bisnis mempunyai gambaran proses pemasaran yang lengkap. Hal ini memudahkan bisnis dalam meningkatkan efisiensi setiap tahapannya dengan menghemat sumber daya yang ada.

  • Mengukur Pengeluaran Anggaran Kampanye

Berikutnya, bisnis bisa memperhitungkan semua biaya yang dibutuhkan untuk beriklan. Dengan begitu, bisnis dapat memperkirakan ROI yang mungkin akan didapatkan.

  • Segmentasi dan Analisis Audiens

Keuntungan dari perencanaan media berikutnya adalah bisnis lebih memahami target audiens mereka. Hal tersebut membantu bisnis mengidentifikasi pesan iklan yang tepat agar terhubung dengan target audiens.

  • Optimalkan Strategi Kampanye

Terakhir, media planning memberikan bisnis data akurat terkait pencapaian iklan kampanye mereka, seperti apa yang telah berhasil, apa yang tidak berhasil, dan berhasil. Hal ini berfungsi untuk menyusun strategi kampanye di masa depan lebih optimal.

Baca juga: Memahami Media Promosi, Fungsi, Contoh dan Kelebihannya

Faktor – Faktor Apa saja yang Mempengaruhi Media Planning?

Sebelum mulai membuat media planning, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan. Faktor-faktor tersebut adalah

1. Tujuan

Tujuan menjadi faktor penting pertama yang mempengaruhi pembuatan media plan. Agar lebih mudah menentukan tujuan perencanaan media plan, bisa dengan menjawab pertanyaan berikut:

  • Apakah bertujuan untuk meningkatkan kesadaran merek?
  • Apakah bertujuan untuk mendorong pengguna untuk berbagi informasi kontak atau mengisi formulir?
  • Bagaimana aset ini mendukung strategi pemasaran yang lebih besar?

2. Audiens

Faktor kedua, audiens beriringan dengan tujuan yang harus ditentukan saat awal perencanaan media. Dalam menentukan audiens, dapat dengan mengajukkan pertanyaan berikut:

  • Siapa konsumen yang ditargetkan?
  • Siapa yang akan mendapatkan manfaat dari menonton, mendengarkan, atau membaca konten tersebut?
  • Siapa yang kemungkinan akan membeli layanan atau produk atau mengembangkan hubungan jangka panjang dengan merek?

3. Jangkauan

Faktor terakhir yang perlu dipertimbangkan dalam menyusun media planning adalah berapa banyak orang yang ditargetkan oleh platform media tertentu. Dalam hal ini termasuk frekuensi seorang calon pelanggan membaca, menonton, atau mendengarkan aset iklan terkait. Semakin sering sebuah video atau iklan dibagikan, semakin besar kemungkinannya untuk dilihat.

Apa saja Komponen media Planning?

Selain faktor-faktor di atas, dalam penyusunan media planning juga wajib menyertakan komponen-komponen berikut:

  • Audiens

Kampanye pemasaran tidak akan berhasil tanpa ada target audiens yang jelas. Oleh karena itu, komponen pertama dari media planning adalah audiens. Bisnis harus mengetahui informasi audiens mereka seperti usia, pendapatan dan preferensi media mereka.

  • Biaya Pemasaran

Komponen penting berikutnya adalah biaya atau anggaran untuk memasarkan produk dari awal hingga akhir produksi. Bisnis perlu dengan cermat memperkirakan besarnya yang harus dikeluarkan agar tidak habis ditengah jalan.

  • Target

Kemudian, bisnis juga membutuhkan target yang ingin dicapai selama menjalankan iklan. Hal ini memudahkan dalam menyusun rencana media menjadi lebih terarah dan efektif.

  • Frekuensi

Komponen terakhir yang patut dipertimbangkan adalah frekuensi bisnis dalam beriklan. Hal ini akan mempengaruhi jumlah iklan dan tingkat paparan harus direncanakan dengan baik untuk mencapai tujuan perencanaan media yang diinginkan.

Bagaimana Proses Pembuatan Media Planning yang Efektif?

Setelah memahami komponen penting dan faktor yang mempengaruhi media planning, kini saatnya Anda membuat perencanaan media sendiri. Ikuti langkah-langkah berikut untuk membuatnya:

1. Menetapkan Tujuan Beriklan

Langkah pertama dimulai dengan menentukan tujuan Anda dalam beriklan. Pastikan tujuan yang Anda buat harus sejelas mungkin untuk memudahkan tahapan selanjutnya.

2. Lakukan Riset Pasar

Kedua, Anda perlu memahami pasar yang akan dimasuki. Cara termudahnya adalah dengan mengumpulkan informasi audiens di pasar tersebut, seperti demografi (usia, lokasi, atau pendapatan), tujuan, dan tantangan, Anda perlu mengetahui jenis iklan yang paling banyak disukai oleh audiens target Anda.

3. Bentuk Buyer Persona

Selanjutnya, memanfaatkan temuan dari riset pasar untuk membangun buyer persona. Personifikasi pembeli adalah representasi semi-fiksi dari pelanggan ideal Anda. Anda dapat menggunakan personifikasi pembeli untuk membuat keputusan pemasaran yang berdaya guna.

4. Pilih Platform Media

Tahapan keempat, Anda bisa membuat daftar saluran melalui mana yang akan digunakan untuk menjangkau audiens. Lengkapi juga deskripsi singkat tentang konten yang akan muncul di setiap saluran. Fokuskan pada saluran yang kemungkinan besar digunakan oleh audiens Anda.

Baca juga: Cara untuk Memilih Saluran Media Sosial yang Tepat

5. Susun Perencanaan Media

Terakhir, gunakan semua informasi dan ide yang telah Anda kumpulkan sebelumnya ke media planning. Tulis rencana media Anda dan sebarkan kepada anggota tim pemasaran dan pemangku kepentingan lainnya. Pastikan dalam media plan untuk menyertakan poin-poin beerikut:

  • Tujuan dan KPI (Indikator Kinerja Utama)
  • Anggaran
  • Jadwal
  • Target audiens
  • Pesan yang ingin disampaikan
  • Penjadwalan
  • Saluran media

6. Ukur dan Evaluasi

Terakhir, selama menjalankan iklan, pastikan untuk mengukur tingkat keberhasilannya secara teratur. Jadwalkan waktu untuk melacak kinerja dan pengukurannya terhadap tujuan Anda. Sesuaikan rencana media dengan kebutuhan bisnis Anda.

Buat Media Plan Bisnis Anda Sekarang

Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa pembuatan media planning penting untuk memastikan iklan bisnis tepat sasaran. Dalam pembuatan media planning sangat dipengaruhi oleh tujuan, audiens, dan luasan jangkauan pasar.

Oleh karena itu, bisnis perlu melakukan riset pasar agar perencanaan yang mereka buat efektif. Salah satu solusi adalah dengan memanfaatkan teknologi yang bisa bisnis gunakan untuk riset pasar, seperti aplikasi CRM.

Mekari Qontak menawarkan aplikasi CRM terbaik di Indonesia yang memberikan wawasan mendalam terkait kebutuhan serta perpektif pelanggan. Hal ini memudahkan bisnis dalam merencanakan media yang tepat untuk memasarkan produk mereka.

Konsultasikan Kebutuhan Bisnis Anda bersama tim Ahli Mekari Qontak Gratis di sini.

Referensi

Kategori : Marketing
WhatsApp WhatsApp Sales