Mekari Qontak
Marketing

Revolusi Komunikasi dengan Pesan Interaktif

Interactive Communication Messaging

Revolusi bisnis merupakan langkah inovatif yang dengan sadar harus diambil oleh semua pelaku bisnis dalam satu tahap jika ingin tetap bergerak maju. Pertanyaan di zaman sekarang yang kemudian muncul untuk para konsumer adalah mengapa komunikasi dengan brand tidak bisa hanya sekedar mengirimkan pesan pendek daripada harus menelepon dan menunggu disambungkan seperti layanan customer yang sudah-sudah? Jangan sampai menyesal karena ketinggalan revolusi bisnis yang sesungguhnya karena hanya menjadi penonton skeptis yang mengebalkan diri terhadap perubahan. Jadilah bagian dari kesuksesan servis brand Anda dan pahami pentingnya revolusi berkomunikasi dan berinteraksi dengan customer karena alasan ini.

1. Millennials lebih menyukai berkirim pesan dibandingkan menelepon

Memang benar tidak semua customer merasa cukup berkomunikasi lewat pesan pendek, namun mayoritas generasi zaman sekarang yang didominasi kaum millennials atau mereka yang lahir dari tahun 1982 hingga awal 2000an benar-benar lebih mengutamakan bertukar pesan pendek. Tambahkan channel pesan pendek ini demi memperlebar market Anda sambil mempertahankan dan terus menginovasi channel komunikasi lama.

Interactive Communication Messaging

Sumber Gambar: stuff.co.nz

2. Semuanya menggunakan smartphone, temukan para penggunanya

Berbagai aplikasi menjadi media komunikasi brand-brand besar saat ini, karena sifatnya yang menjadi bagian dari smartphone dan dapat diakses secara lebih mudah. Pikirkanlah pilihan ini dan lakukan eksekusi yang sesuai.

3. Popularitas yang konsisten dari pesan pendek dan aplikasi

Meski sudah terlihat kekuatan dan pengaruh dari komunikasi interaktif menggunakan pesan pendek dan aplikasi sejak berkembangnya media sosial, popularitasnya hanya akan terus menanjak dan bertahan secara konsisten. Memulai jenis komunikasi interaktif ini dari sekarang akan menjadi investasi jangka panjang yang berbalik menguntungkan Anda.

Interactive Communication Messaging

Sumber Gambar: figensoft.com

4. Penggunaan medium komunikasi interaktif yang tetap hadir di setiap kelompok usia meski dalam persentase yang berbeda-beda

Tidak hanya terbatas pada kaum millennials saja, ternyata kelompok usia di bawah 50 tahun, bahkan sekitar 26 persen di kelompok usia 50 hingga 64 tahun menyatakan mereka menggunakan layanan komunikasi interaktif berupa pesan pendek. Kelompok usia yang paling jarang menggunakan pertukaran pesan interaktif pendek adalah kelompok usia 65 tahun ke atas.

Berdasarkan informasi dan data berikut, setiap kelompok usia didominasi dan masih menggunakan pesan interaktif sebagai salah satu media komunikasi, dan bukan tidak mungkin hal ini juga digunakan secara rutin meskipun tidak seintens anak generasi millennials. Kelompok usia yang paling jarang menggunakan atau memanfaatkan pesan pendek pun sudah mengamini penggunaan email dan chat message yang lebih praktis dibandingkan dengan menelepon.

Sekarang, tergantung brand Anda, apakah ingin mengadopsi dan menginovasi komunikasi interaktif berikut? Mempermudah komunikasi dengan customer Anda merupakan kunci kesuksesan penetrasi brand dan marketing, serta terjadinya transaksi dan meningkatkan loyalitas konsumer.


Adapun salah medium komunikasi interaktif yang dapat Anda coba adalah aplikasi chatting WhatsApp. Namun, menggunakan WhatsApp biasa saja untuk bisnis Anda mungkin tidak akan cukup. Untuk itu, Anda dapat menggunakan WhatsApp Business API yang tidak hanya dapat memaksimalkan komunikasi dengan customer Anda, tetapi juga dapat menjadi sarana bisnis yang efektif.

WhatsApp API dilengkapi dengan berbagai fitur canggih seperti WhatsApp blast yang memungkinkan Anda untuk mengirimkan pesan ke banyak kontak sekaligus secara mudah dan cepat.

Anda dapat memperoleh WhatsApp API resmi di business solution partner terpercaya seperti Mekari Qontak. Jadi tunggu apa lagi? Yuk, cek sekarang juga!

Related Articles

WhatsApp WhatsApp Sales