Mekari Qontak
Marketing

Ketahui 5 Hal Mendasar Ini Agar Beriklan di Insta Stories Efektif

Beriklan di Instastory

Instagram bisa dikatakan telah menjadi salah satu media sosial yang memiliki banyak pengguna. Seperti yang diwartakan oleh Kompas Tekno pada Desember 2016, Instagram telah mengumumkan bahwa pengguna aktif bulanannya telah mencapai 600 juta pengguna. Angka tersebut dua kali lipat lebih banyak dibanding tahun 2014 silam.

Melonjaknya pengguna Instagram tak terlepas dari bermunculannya fitur-fitur baru, sebut saja Insta Story dan Live Video Streaming. Instagram pun kemudian meluncurkan layanan iklan pada September 2016 dan mampu menggaet 500.000 pengiklan sampai Desember 2016.

Dan salah satu trend iklan yang sedang mewabah di Instagram yakni dengan memanfaatkan fitur Insta Stories. Insta Stories sendiri tak jauh berbeda dengan fitur yang terdapat pada Snapchat. Dengan demikian rasanya pengguna Instagram pun tak merasa terganggu dengan iklan-iklan yang bermunculan. Justru mereka akan cenderung penasaran untuk membukanya. Sebab Insta Stories memang dibuat agar pengguna dapat lebih dekat dengan followers.

Karena itu barangkali Anda akan tertarik untuk beriklan di Insta Stories. Namun sebelum memutuskan untuk beriklan di Insta Stories, ketahui dulu hal-hal mendasar berikut ini agar iklan Anda lebih efektif.

1. Insta Stories Hanya Muncul 24 Jam

Satu hal yang perlu diketahui bahwa media beriklan Insta Stories ini tak seperti Anda beriklan di media sosial pada umumnya. Iklan Anda hanya akan muncul selama 24 jam di feed Instagram audiens yang sudah Anda targetkan. Inilah salah satu kelemahan yang harus Anda catat.

Namun beriklan di Insta Stories ini membuat Anda tak terlihat seperti sedang beriklan. Sebab Insta Stories ditempatkan sebagai fitur video dan foto yang berisikan kegiatan hari-hari. Label ‘Sponsored’ yang tersemat di bawah nama akun pun membuat banyak pengguna tak menyadari bahwa yang dilihatnya adalah sebuah iklan.

Beriklan di Instastory

Sumber Gambar: twistedsifter.com

2. Pastikan Konten Menarik

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, Insta Stories hanya bertahan 24 jam dan ini menjadi tantangan bagi Anda yang hendak beriklan. Hal pertama yang harus dipastikan tentu saja membuat konten yang menarik. Dan ingat, konten bukan hanya bicara teks, tapi juga tema video atau foto. Konten yang menarik tentu akan dapat membuat perhatian target audiens tertuju pada iklan yang dibuat. Sehingga dapat memberikan dampak nantinya.

3. Buat Konten yang Mudah Dipahami

Perlu diingat bahwa konten yang menarik tak berarti menjadikan konten Anda hanya menonjolkan sisi kerennya saja. Dalam setiap iklan yang dibuat Anda harus menonjolkan sisi esensinya. Karena itu buatlah iklan yang menarik namun juga mudah dipahami. Dengan begitu target audiens Anda dapat dengan sukarela mengikuti iklan Anda dan dapat memahami isinya sehingga tujuan iklan Anda akan tercapai nantinya.

4. Langsung Sampaikan Tujuan Iklan

Bila tujuannya adalah selling, maka pastikan iklan Anda di Insta Stories dapat langsung menyampaikan tujuannya tanpa perlu bertele-tele. Misalkan Anda beriklan untuk produk diskon dan berharap target audiens Anda tertarik untuk membelinya, maka segera munculkan konten diskon dan produknya, lalu tambahkan kalimat atau narasi yang bersifat persuasif.

Beriklan di Instastory

Sumber Gambar: giantbomb.com

5. Sematkan Label Brand yang Jelas

Insta Stories memiliki durasi yang cukup singkat dalam sekali iklannya. Namun tak masalah sebab target audiens masih dapat melihatnya selama 24 jam. Kendati demikian Anda harus menyematkan label brand dengan jelas untuk dapat memudahkan target audiens mengingat brand Anda setelah iklan Anda hilang.

Inilah 5 hal mendasar yang perlu Anda ketahui saat akan beriklan di Insta Stories. Bila Anda sudah mengetahui seluk-beluknya dengan baik, maka Anda dapat membuat iklan yang menarik dan mengena di target audiens. Setelah itu terjadi maka target audiens pun dapat mengerjakan apa yang menjadi tujuan iklan Anda.

Insta Stories sendiri merupakan fitur baru pada Instagram yang dapat Anda manfaatkan dengan baik demi kepentingan marketing dan selling. Inilah trend baru beriklan yang ditawarkan oleh Instagram kepada Anda di tengah-tengah fitur iklan yang monoton dan sudah ‘terbaca’ target audiens. Manfaatkanlah dengan baik fitur iklan ini dan dapatkan efektivitas iklannya bagi brand Anda.

Related Articles

WhatsApp WhatsApp Sales