Mekari Qontak
Marketing

Cara Membuat Narasi yang Menarik Customer

Brand narratives

Deskripsi mengenai brand Anda merupakan satu dari sekian banyak bagian brand yang harus Anda perhatikan. Bagaimana Anda ingin brand Anda dilihat oleh target market Anda? Karena itulah, narasi yang tepat harus dibuat, dan membuatnya tentu saja memerlukan penelitian, kreativitas dan usaha yang tentunya tidak sedikit. Namun, saat hal ini sudah dibuat, Anda sudah melakukan investasi jangka panjang yang bermanfaat bagi kelangsungan brand Anda. Lalu, darimana sebaiknya Anda memulai narasi bagi brand Anda?

Statement yang menjabarkan mengenai misi dari brand Anda serta hal-hal tertulis mengenai perusahaan adalah titik awal Anda untuk memulai. Setelah itu, Anda perlu memberikan ‘kehidupan” dalam narasi ini agar menarik dan benar-benar mewakili brand Anda dan identitasnya. Aspirasi dan harapan dari sebuah brand harus terwakili dalam narasi ini, berikan sentuhan personal yang membuat mereka yang membacanya mampu membangun koneksi dengan brand Anda. Adanya sentuhan seperti ini tanpa Anda duga dapat menjadi alasan orang-orang bersedia memakai brand Anda.

Berikut cara Anda membangun narasi menarik bagi brand Anda:

  1. Tanyakan pertanyaan-pertanyaan berikut dan tuangkan jawabannya sebagai tambahan dari statement misi brand Anda.
  • Apa yang membuat brand Anda berbeda dari kompetitor?
  • Mengapa Anda memulai brand ini?
  • Masalah apa yang bisa disolusikan melalui brand Anda?
  • Apa kebaikan yang diterima oleh lingkungan sekitar dengan brand Anda?
  • Apa saja hal yang ingin brand Anda capai?
  • Apa yang dipikirkan orang-orang mengenai brand Anda?
  1. Gunakanlah bahasa yang dipahami oleh target market Anda

Jangan terpaku oleh bahasa baku atau bahasa yang ingin Anda gunakan untuk terlihat mentereng. Pastikan pesan sampai dengan jelas dan tidak menimbulkan kebingungan dari target market Anda. Pilihlah kata-kata yang membuat mereka yang membacanya seperti tengah berkomunikasi dengan teman yang dikenalnya.

Brand narratives

Sumber Gambar: richtopia.com

  1. Biarkan customer Anda menentukan narasi brand Anda

Jangan membiarkan narasi brand Anda didikte oleh pikiran yang terlalu sempit. Selalu terbuka untuk masukan dan inspirasi yang datangnya tidak lain dan tidak bukan dari customer Anda. Customer Anda adalah orang yang tepat untuk membantu memposisikan brand Anda, dan membuatnya semakin familiar dan lebih mudah diterima oleh masyarakat.

  1. Jaga agar posisi brand Anda dan narasinya tetap kohesif

Semua brand memiliki kisahnya, dan setiap orang memiliki interpretasinya masing-masing. Semua interpretasi tidak dapat disalahkan dan pasti valid, namun dibutuhkan konsistensi dan keseragaman dalam pesan marketing Anda dari semua sumber Anda. Hanya dengan demikianlah publik bisa memahami dengan menyeluruh brand Anda dan mencerna pesan brand Anda dengan maksimal. Karenanya, Anda perlu menentukan pesan brand Anda agar tetap kompak.

Brand narratives

Sumber Gambar: microsoft.com

Tahap selanjutnya adalah menyebarluaskan kisah brand Anda ini. Kapanpun, relevansi terhadap kisah brand Anda bisa tercipta dan brand Anda bisa dikenal lebih luas lagi. Gunakan semua medium marketing Anda untuk menyebarluaskannya dengan merata.

Related Articles

WhatsApp WhatsApp Sales