Mekari Qontak
Marketing Other Business

B2B, Ini 4 Cara Membangun Brand Anda Secara Online

B2B Branding

Mengapa B2B Perlu Membangun Brand Secara Online?

Apakah Anda pemilik bisnis B2B atau jenis penyedia jasa business-to-business? Pemilik bisnis yang seperti ini haruslah melakukan penyesuaian yang sedikit berbeda dengan jenis bisnis B2C atau jenis bisnis businesstoconsumer yang langsung mengarahkan promosi dan strateginya agar menarik perhatian dan menjawab kebutuhan consumer. Lalu, bagaimana cara Anda membangun dan memposisikan brand bisnis yang termasuk B2B?


4 Cara Membangun Brand B2B Secara Online

  1. Manfaatkan platform media sosial LinkedIn

LinkedIn merupakan media sosial popular yang sangat mengakomodasi berbagai bisnis B2B untuk membangun nama di antara para profesional. Di bidang yang berbeda maupun yang serupa, Anda dapat meningkatkan awareness dan trafik lewat postingan rutin di LinkedIn brand bisnis Anda. Bangunlah halaman bisnis di LinkedIn lalu manfaatkan halaman tersebut untuk memberikan post relevan mengenai brand dan dunia bisnis brand Anda bergerak. Banyak-banyaklah berinteraksi lewat grup yang relevan dengan bisnis Anda. Koneksi merupakan kekuatan dari bisnis B2B. Jadi, cukup fokus untuk menambah koneksi dan pelanggan akan datang dengan sendirinya dalam bentuk kolaborasi dengan bisnis lainnya.

b2b-brand-linkedin-page

  1. Sampaikan cerita yang menarik

Cara membangun brand B2B adalah dengan menampilkan cerita yang rasional, bukan yang menyentuh pada level emosional seperti trik pembangunan brand B2C biasanya. Dalam dunia bisnis B2B, customer yang sesama pelaku bisnis cenderung akan lebih memperhitungkan bagaimana produk Anda dapat membantu mereka menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat, menghemat biaya mereka atau membuat mereka merasa nyaman dalam melakukan bisnis mereka. Karena itu, mereka akan lebih tertarik akan angle kisah yang rasional, dan teknik konten yang Anda sediakan untuk brand B2B Anda sebaiknya meliputi hal-hal yang seperti ini untuk memperkuat komunikasi dengan target market Anda. Pastikan format penyampaian konten Anda meliputi deskripsi masalah, solusi dari masalah tersebut dan mengapa solusi tersebut akan berhasil.

  1. Proses B2B akan sedikit lebih berlapis dibandingkan dengan pendekatan brand B2C

Decision making atau proses pengambilan keputusan customer pada bisnis B2B jelas lebih berlapis dan tidak langsung seperti pada bisnis B2C yang langsung menjual pengalaman yang diterima oleh consumer setelah mengonsumsi atau memakai produk maupun jasa. Decision making oleh target audiens bisnis B2B biasanya akan melibatkan tim, bukan individu, dan akan dianalisa terlebih dahulu dari berbagai departemen dalam satu perusahaan yang Anda targetkan. Hal ini berarti waktu untuk memutuskan secara otomatis akan menjadi lebih panjang dan pertimbangan akan lebih matang. Pahami kebutuhan mereka untuk mempertimbangkan tawaran Anda untuk membuat penjualan berjalan secara lebih efektif.

b2b

  1. Pertimbangkan apa pesan yang brand B2B Anda coba sampaikan

Terdapat aspek teknis yang harus disampaikan juga dalam pesan marketing dari brand Anda serta suara yang ingin Anda asosiasikan dengan bisnis B2B Anda. Anda harus memasukkan juga bahasan-bahasan teknis dalam bahasa yang lebih teknis pula untuk membuat target bisnis Anda lebih spesifik. Namun, usahakan penulisan akhirnya terkemas dalam kata-kata yang mudah dimengerti oleh siapapun demi mengundang trafik prospek baru yang mungkin belum paham betul mengenai bisnis Anda. Gunakanlah bahasa sehari-hari dan kemaslah dalam bentuk cerita yang menarik dibaca dan dibagikan.


Gunakan Aplikasi Pendukung Brand B2B Anda!

Bisnis B2B mungkin memang sedikit lebih rumit sehingga strategi marketingnya pun perlu disesuaikan sebaik mungkin. Namun, dalam hal kesuksesan digital marketing, rumusannya kurang lebih tetap sama. Yaitu adanya konten yang baik, berkualitas dan mengundang trafik serta investasi budget marketing yang tepat.

Anda perlu mempertimbangkan penggunaan aplikasi yang dapat mendukung brand B2B Anda secara online. Anda dapat menggunakan sebuah aplikasi pendukung marketing yang menyediakan fitur lengkap sehingga tidak perlu anggaran yang besar. Pastikan aplikasi marketing yang dipilih mudah digunakan, sesuai dengan kebutuhan bisnis, dan sesuai dengan budget. Mulailah dengan aplikasi CRM Qontak.com yang dapat membantu Anda melakukan marketing automation dengan email campaigns atau pesan siaran dengan WhatsApp blast.

b2b

Fitur Aplikasi CRM ini memungkinkan Anda untuk:

  • Mengirimkan kampanye email marketing dalam jumlah besar secara otomatis kepada prospek dan pelanggan Anda
  • Personalisasi nama maupun data-data yang tersedia di database pelanggan Anda
  • Mengirimkan promosi langsung tanpa aplikasi tambahan kepada prospek atau pelanggan.
  • Kustomisasi isi dari promosi yang menyesuaikan prospek atau pelanggan yang ditargetkan. Hal tersebut dapat menarik minat dari penerimanya sehingga dapat meningkatkan sales.
  • Filter berdasarkan jabatan, departemen, industri, ukuran perusahaan, dan lainnya, sebelum melakukan kampanye email.

Aplikasi CRM Qontak.com juga dapat terintegrasi dengan sistem internal atau platform dan sosial media yang bisnis Anda gunakan.

[quote_colored name=”” icon_quote=”no”]Hubungi tim Qontak.com untuk konsultasi atau coba GRATIS aplikasi CRM untuk kegiatan bisnis B2B online Anda sekarang juga.[/quote_colored]

Related Articles

WhatsApp WhatsApp Sales